SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Langkah pembenahan struktur pemerintahan kembali dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan melalui pelantikan puluhan pejabat di berbagai sektor. Kebijakan ini diambil sebagai upaya memperkuat kinerja birokrasi agar semakin profesional, adaptif, serta mampu memberikan pelayanan publik yang optimal.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan bahwa penataan ini menjadi bagian penting dalam mendorong efektivitas roda pemerintahan. Sebanyak 75 pejabat resmi dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkot Balikpapan.
Mereka berasal dari berbagai jenjang, mulai dari jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, kepala puskesmas, kepala sekolah, hingga jabatan fungsional tertentu. Penempatan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta meningkatkan kinerja di masing-masing perangkat daerah. Tidak hanya itu, sebanyak 119 Aparatur Sipil Negara (ASN) juga turut mengucapkan sumpah dan janji jabatan.
Prosesi tersebut menjadi simbol komitmen dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, dengan menjunjung tinggi integritas, loyalitas, serta tanggung jawab dalam bekerja. Dalam sambutannya, Rahmad menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau rotasi jabatan semata.
Ia menyebut, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi sekaligus penempatan aparatur sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Menurutnya, kesesuaian antara jabatan dan kemampuan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi bagian dari upaya memperkuat organisasi dan memastikan setiap jabatan diisi oleh orang yang tepat. Saya minta seluruh pejabat bekerja dengan profesional, menjaga integritas, serta mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik,” ujarnya saat kegiatan berlangsung di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Kamis (16/4/2026).
Ia juga menambahkan bahwa seluruh aparatur yang telah dilantik akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan guna memastikan setiap program berjalan efektif serta sejalan dengan target pembangunan daerah.
Dengan pengawasan yang konsisten, diharapkan kualitas tata kelola pemerintahan di Balikpapan semakin meningkat dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat secara luas.
(ADV/J/Diskominfo kota Balikpapan)
