Pemkot Balikpapan Dorong Wisata Halal dan Ekonomi Kreatif, Kota Kian Siap Menjadi Destinasi Ramah Wisata
-
swara republika
SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat pengembangan pariwisata dan ruang ekspresi masyarakat melalui sejumlah program serta fasilitas baru. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, dalam kegiatan di Aula Pemkot Balikpapan, Kamis (27/11/2025).
Ratih mengungkapkan bahwa Balikpapan kini resmi ditetapkan sebagai destinasi wisata halal. Penetapan ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi, melibatkan Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Dinas Perdagangan, DKUMKMP, serta dukungan perbankan. Pemerintah daerah juga telah mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai pengakuan resmi atas pengembangan wisata halal tersebut. “Kami sudah berkolaborasi dan Balikpapan telah ditetapkan sebagai destinasi wisata halal. Kami bekerja sama dengan Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Dinas Perdagangan, DKUMKMP serta perbankan. Selain itu, kami juga telah memperoleh penetapan HAKI sebagai hak cipta di bidang tersebut,” ujarnya.
Selain sektor pariwisata, Disporapar juga terus memperluas fasilitas publik yang ramah keluarga. Ratih menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan Ruang Bermain Anak Indonesia yang diresmikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang aman bagi anak untuk beraktivitas sekaligus wadah interaksi sosial masyarakat.
“Dengan fasilitas ini, masyarakat kini lebih mudah mengakses ruang publik dan melakukan berbagai kegiatan,” tambahnya.
Dalam upaya memperkuat ekonomi kreatif, Disporapar menghadirkan Ruang Kreatif Balikpapan Kreatif Center yang dipimpin Hj. Nurlena, Ketua Forum Ekonomi Kreatif. Tempat ini aktif digunakan sebagai ruang berkarya, pelatihan, dan pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif.
Seluruh pelatihan dan pendampingan diberikan secara gratis bagi masyarakat maupun pelaku industri kreatif. Ratih menyebut bahwa ruang ekspresi masyarakat juga difasilitasi melalui program Si Permata, termasuk pengembangan olahraga seperti basket untuk generasi muda.
Pemkot turut menyediakan meeting point wisata dengan aplikasi yang terhubung ke layanan bus City Tour gratis dari program CSR salah satu perusahaan di Balikpapan. Di akhir penyampaiannya, Ratih menegaskan bahwa seluruh inovasi ini merupakan langkah konsisten pemerintah untuk membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat agar bisa berekspresi, berkembang, dan menikmati fasilitas publik secara menyeluruh.
(ADV/Disporapar)