Anggota DPRD kota Balikpapan Wahyullah

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung, menyoroti pentingnya tema "Harmoni Berkelanjutan" yang diusung dalam perayaan HUT ke-128 Kota Balikpapan tahun 2025. Menurutnya, tema ini memiliki makna mendalam yang menekankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Wahyullah menjelaskan bahwa konsep harmoni dalam pembangunan harus diterapkan secara nyata. Ia mengingatkan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil harus mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.

"Tema Harmoni Berkelanjutan ini mengingatkan kita bahwa kota yang maju bukan hanya berkembang dari segi fisik, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan," ujarnya kepada wartawan, Senin, 10 Februari 2025.

Menurutnya, pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan harus memperhatikan dua aspek utama, yaitu dampaknya terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Wahyullah menegaskan bahwa tanpa keseimbangan tersebut, pembangunan bisa berdampak negatif bagi generasi mendatang. Ia mencontohkan bahwa dalam pembangunan infrastruktur, aspek lingkungan harus menjadi pertimbangan utama.

Setiap proyek, kata Wahyullah, perlu disertai dengan langkah-langkah konkret untuk menjaga sumber daya alam dan mengurangi dampak ekologis. "Kita tidak bisa hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi tanpa memikirkan dampak sosial dan lingkungan. Jika keseimbangan ini diabaikan, maka kerusakan yang terjadi bisa sulit diperbaiki di masa depan," tambahnya.

Sebagai kota yang terus berkembang, Wahyullah berharap Balikpapan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan. Ia meyakini bahwa dengan komitmen bersama, Balikpapan dapat tumbuh sebagai kota modern yang tetap menjaga kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungannya.

"Tema ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan berperan aktif dalam menciptakan kota yang harmonis, seimbang, dan berkelanjutan," pungkasnya.

(ADV)

Anggota DPRD kota Balikpapan Jafar Sidik

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Jafar Sidik, menyampaikan harapannya dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan yang jatuh pada 10 Februari 2025. Ia berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Jafar, tema "Harmonisasi Berkelanjutan" yang diusung dalam perayaan tahun ini mencerminkan harapan agar Balikpapan terus berkembang dengan keseimbangan antara pembangunan dan kesejahteraan warganya. Ia menilai, meskipun kota ini telah mengalami kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir, masih banyak tantangan yang harus diatasi demi menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat.

"Berbagai capaian yang telah diraih, termasuk penghargaan yang diterima, harus menjadi pemacu semangat bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pembangunan dan pelayanan publik," ujar Jafar kepada wartawan, Senin (10/2/2025)

Namun, ia mengingatkan bahwa keberlanjutan pembangunan tidak hanya diukur dari penghargaan, tetapi juga dari bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga. Ia menyoroti beberapa permasalahan yang masih membutuhkan perhatian serius, seperti kemacetan dan pengelolaan lingkungan.

"Masyarakat berharap agar persoalan seperti kemacetan dan tata kota yang kurang tertata bisa segera diatasi dengan langkah-langkah konkret dari pemerintah," tambahnya.

Sebagai anggota DPRD, Jafar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan Balikpapan yang lebih harmonis dan berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi yang erat akan menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada serta memastikan pembangunan yang dilakukan berdampak positif dalam jangka panjang.

Ia optimistis bahwa dengan komitmen bersama, Balikpapan dapat terus maju sebagai kota yang nyaman, aman, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (ADV)

Anggota DPRD kota Balikpapan Nelly Turuallo

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Harapan untuk Masa Depan Balikpapan: Membangun Kota yang Maju dan Berkelanjutan Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan, Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Nelly Turuallo, menyampaikan harapannya agar kota ini terus berkembang dan menghadapi tantangan masa depan dengan optimisme.

Ia menilai bahwa kemajuan pesat yang telah dicapai Balikpapan harus diimbangi dengan langkah-langkah strategis agar pertumbuhan kota tetap berkelanjutan. "Balikpapan telah berkembang pesat dalam berbagai sektor. Namun, tantangan ke depan adalah bagaimana kita memastikan kota ini terus maju dengan pembangunan yang terencana," ujar Nelly dalam keterangannya pada Senin(10/2/2025)

Sebagai kota yang berperan sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan ibu kota baru. Menyadari hal ini, Nelly menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kesinambungan kemajuan kota.

Salah satu aspek yang menurutnya perlu mendapat perhatian khusus adalah pembangunan infrastruktur yang merata dan peningkatan kualitas layanan publik. Ia menekankan bahwa sektor transportasi, pendidikan, dan kesehatan harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari pesatnya perkembangan kota.

"Sebagai gerbang menuju IKN, kita harus memastikan bahwa infrastruktur, layanan publik, dan sektor ekonomi kreatif terus mengalami peningkatan. Dengan begitu, masyarakat Balikpapan dapat memperoleh dampak positif dari perkembangan ini," tambahnya.

Selain pembangunan fisik, Nelly juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, Balikpapan harus tetap menjadi kota yang hijau, nyaman, dan ramah lingkungan, sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang diterapkan di IKN.

Ia berharap agar pesatnya pembangunan tidak mengorbankan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.

"Kita semua harus berperan aktif dalam membangun Balikpapan. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, kita bisa menjadikan kota ini semakin maju dan siap menyandang predikat sebagai beranda IKN," pungkasnya.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Aminuddin

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Aminuddin, mengungkapkan harapannya dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Balikpapan ke-128 yang diperingati pada 10 Februari 2025. Ia menegaskan bahwa masyarakat menantikan perubahan yang nyata dan berdampak positif di bawah kepemimpinan Wali Kota Rahmad Mas'ud dan Wakil Wali Kota Bagus Susetyo.

Aminuddin menekankan bahwa perubahan yang diinginkan tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur, tetapi juga kebijakan yang benar-benar membawa manfaat bagi kesejahteraan warga. Menurutnya, pemerintah daerah harus menghadirkan program yang solutif untuk berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. "Tentu kami berharap ada perubahan besar di Balikpapan.

Dengan kepemimpinan yang ada saat ini, kami ingin melihat kemajuan yang lebih nyata dan berkelanjutan," ujarnya kepada wartawan, Senin (10/2/2025). Sebagai anggota legislatif, Aminuddin memastikan bahwa DPRD akan terus menjalankan perannya dalam mendukung, mengawasi, dan mengevaluasi kebijakan pemerintah.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong kebijakan yang berpihak pada masyarakat, terutama dalam sektor kesehatan dan kesejahteraan. "Kami dari legislatif berkomitmen untuk memastikan kebijakan yang diambil pemerintah selalu berorientasi pada kepentingan rakyat, terutama dalam hal kesejahteraan dan pelayanan publik," lanjutnya.

Namun, Aminuddin juga mengingatkan bahwa DPRD tidak akan segan memberikan evaluasi apabila kebijakan yang diambil tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap kebijakan tetap diperlukan agar tidak ada keputusan yang merugikan warga. "Jika ada kebijakan yang menyimpang dari kepentingan rakyat, kami akan memberikan peringatan dan meminta evaluasi agar arah pembangunan tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat Balikpapan," tegasnya.

Momentum perayaan HUT ke-128 ini, lanjut Aminuddin, harus menjadi refleksi bagi seluruh pihak untuk terus mendorong Balikpapan menuju kota yang lebih maju dan sejahtera. Ia berharap kebijakan yang diambil pemerintah selalu berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga.

"Semoga dengan bertambahnya usia kota ini, kebijakan yang diambil selalu berpihak pada masyarakat dan mampu menjadikan Balikpapan sebagai kota yang lebih baik," pungkasnya.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan TaufiQul Rahman 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Kota Balikpapan merayakan hari jadinya yang ke-128 pada Senin (10/2/2025), sebuah momen bersejarah yang menjadi refleksi bagi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah dan legislatif diharapkan terus berperan aktif dalam mendorong kemajuan serta kesejahteraan kota.

Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang kota ini yang telah terbentuk bahkan sebelum Indonesia merdeka. Menurutnya, usia 128 tahun harus menjadi pijakan untuk menjadikan Balikpapan semakin matang dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Di usia yang ke-128 ini, Kota Balikpapan harus lebih dewasa dalam mengelola pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Kita juga harus terus memikirkan bagaimana masa depan generasi penerus agar kehidupan mereka lebih baik," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Setiap keputusan yang diambil, kata Taufik, harus berlandaskan amanah masyarakat demi kesejahteraan bersama. "Dalam pemerintahan ke depan, Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas’ud, diharapkan bisa benar-benar mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat," tambahnya.

Selain itu, Taufik juga mengajak seluruh warga Balikpapan untuk terus menjaga keharmonisan dan silaturahmi di tengah pesatnya perkembangan kota sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga persatuan dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam membangun Balikpapan yang lebih maju dan sejahtera.

(ADV/J)

Wakil ketua DPRD kota Balikpapan Yono Suherman

SWARARDPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan, Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota.

Ia menegaskan bahwa kemajuan Balikpapan harus dirasakan secara merata, tidak hanya terpusat di pusat kota, tetapi juga menyentuh daerah yang masih berkembang seperti Balikpapan Timur dan Balikpapan Utara. Menurut Yono, tema HUT tahun ini, Harmonisasi Keberlanjutan, harus menjadi landasan untuk memperkuat program pembangunan yang telah berjalan serta mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ia menekankan bahwa pembangunan kota harus dilakukan dengan sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat agar hasilnya lebih optimal. “Di momen ulang tahun Balikpapan ini, tentu kita harus semakin bersinergi. Apa yang sudah tercapai mudah-mudahan bisa kita tingkatkan, dan yang sudah ada harus dipertahankan agar terus berkembang demi kebaikan Kota Balikpapan,” ujar Yono saat ditemui usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-128 Kota Balikpapan di halaman BSCC Dome, Senin (10/2/2025).

Lebih lanjut, Yono menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat juga harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pembangunan. Ia mengingatkan bahwa menciptakan Balikpapan sebagai kota yang layak huni bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat merasakan kesejahteraan dan kebahagiaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap kebijakan pembangunan harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga, sehingga Balikpapan benar-benar menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali,” tambahnya.

Dengan komitmen pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan, Yono berharap Balikpapan terus berkembang sebagai kota yang harmonis dan berkelanjutan di masa depan.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Laisa Hamisah

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara yang melibatkan masyarakat serta kelompok seni lokal. Momentum bersejarah ini menjadi ajang untuk memperkuat kebersamaan dan kebanggaan terhadap kota yang terus berkembang dengan tetap menjaga ketertiban dan kenyamanannya.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Laisa Hamisah, menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya usia Kota Balikpapan yang tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi warganya. Ia mengungkapkan kebanggaannya sebagai bagian dari masyarakat kota yang dikenal dengan julukan Kota Beriman ini.

“Kami sebagai warga Balikpapan tentu merasa bangga dan bersyukur bisa hidup di kota yang indah, aman, dan nyaman,” ujar Laisa saat ditemui usai upacara peringatan HUT ke-128 Kota Balikpapan yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome), Senin (10/2/2025).

Dalam perayaan tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memberikan kejutan istimewa dengan menghadirkan pencipta lagu Hymne Balikpapan, Raden Muhammad Samsudin Dajat Hardjakusumah atau yang lebih dikenal sebagai Sam Bimbo. Kehadiran musisi legendaris tersebut semakin menyemarakkan perayaan HUT kota, terlebih saat ia membawakan sendiri lagu ciptaannya yang menjadi kebanggaan masyarakat Balikpapan.

Laisa menilai, Hymne Balikpapan memiliki makna yang sangat dalam, yakni ungkapan rasa syukur atas keberkahan yang diberikan Tuhan kepada kota ini. Ia pun ikut larut dalam suasana haru saat lagu tersebut dinyanyikan langsung oleh penciptanya. “Balikpapan ini adalah anugerah dari Tuhan, sesuai dengan lirik hymne yang tadi dinyanyikan oleh Sam Bimbo, ‘Anugerah yang kau berikan pada kami, Kota Balikpapan’,” ungkapnya seraya mengulang potongan lirik lagu tersebut.

Menutup pernyataannya, Laisa berharap Balikpapan akan terus menjadi kota yang damai, tertib, dan harmonis. Ia menegaskan pentingnya menjaga kenyamanan kota agar tetap menjadi tempat yang membanggakan bagi seluruh warganya. “Semoga Balikpapan tetap aman, tenteram, dan terhindar dari segala gangguan yang bisa menghambat ketertiban serta kenyamanan masyarakat,” tutupnya.

(ADV/J)

Wakil ketua DPRD kota Balikpapan Muhammad Taqwa

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa, mengungkapkan rasa bangga dan harapannya terhadap perkembangan kota Balikpapan yang telah memasuki usia ke-128 tahun.

Dengan mengusung tema Harmonisasi Berkelanjutan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Balikpapan berlangsung meriah di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Senin (10/2/2025). Upacara tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, pejabat pemerintah, serta tokoh daerah.

Taqwa menilai pertambahan usia ini menjadi momentum untuk terus menjaga dan mengembangkan Balikpapan sebagai kota yang nyaman bagi seluruh warganya. “Hari ini kita bersuka cita merayakan 128 tahun Kota Balikpapan. Sebagai warga kota, kita tentu bangga karena Balikpapan menjadi beranda utama Ibu Kota Nusantara,” ujarnya usai upacara peringatan.

Ia menegaskan bahwa Balikpapan terus berkembang menjadi kota global yang nyaman bagi masyarakat, pemerintah, serta dunia usaha. Harapannya, Balikpapan tetap menjadi kota yang ramah dan kondusif bagi semua pihak. “Ke depan, kita ingin Balikpapan tetap menjadi tempat yang nyaman dihuni, baik bagi warganya, pemerintah, maupun sektor usaha yang berkembang di sini,” lanjutnya.

Selain itu, Taqwa menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan keberagaman di Balikpapan. Menurutnya, meskipun kota ini tidak memiliki penduduk asli, masyarakatnya telah hidup rukun dalam kebhinekaan. “Balikpapan adalah kota yang heterogen, tetapi kita tetap membaur. Kebhinekaan itu ada di sini, dan jika bukan kita yang menjaga serta merawatnya, maka siapa lagi?” katanya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan lingkungan yang kondusif. “Mudah-mudahan warga Balikpapan selalu sehat dan diberikan kemampuan untuk menjaga kondusivitas kota. Itu yang paling penting,” pungkasnya.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qadri

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - DPRD Balikpapan dan Pemerintah Kota Bahas Pemangkasan Anggaran 2025 Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyatakan bahwa Inpres Nomor 1 Tahun 2025, yang menekankan efisiensi anggaran, akan mempengaruhi berbagai program pemerintah daerah.

Dalam menghadapi kebijakan ini, DPRD Balikpapan bersama Pemerintah Kota akan segera melakukan kajian menyeluruh terhadap program-program yang ada. Pada Sabtu (8/2/2025), Alwi mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam penerapan efisiensi anggaran adalah mengidentifikasi program-program yang dapat dikurangi atau bahkan dihapus tanpa mengorbankan pelayanan masyarakat.

"Beberapa kegiatan yang sudah diprogramkan mungkin harus dikurangi atau bahkan dihapus. Kami akan segera berdiskusi dengan Pak Wali Kota mengenai langkah-langkah yang tepat untuk menyiasati kondisi ini,” ungkapnya.

Efisiensi anggaran ini menuntut penyesuaian pada program prioritas, terutama yang kurang mendesak. Alwi menyebutkan bahwa DPRD dan Pemerintah Kota harus bekerja keras agar program-program vital tetap berjalan meskipun ada pemangkasan anggaran.

Menurutnya, jika pemangkasan anggaran dilakukan tanpa pertimbangan yang matang, hal ini dapat menghambat sejumlah sektor pembangunan dan pelayanan publik. Di sisi lain, Alwi mengingatkan bahwa Balikpapan telah menetapkan sejumlah program strategis, termasuk pembangunan infrastruktur, penyediaan air bersih, dan penguatan sektor pariwisata. “Kami harus memastikan bahwa proyek-proyek strategis ini tidak terganggu,” jelasnya.

Pemerintah Kota, lanjut Alwi, harus lebih selektif dalam menentukan proyek yang benar-benar mendesak. Dalam waktu dekat, DPRD Balikpapan bersama Pemerintah Kota akan mengadakan diskusi lebih lanjut untuk menyelaraskan kebijakan ini agar pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qadri

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al-Qadri, menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan sepak bola usia dini dengan menghadiri ajang Balikpapan Soccer Championship untuk kelompok umur 11 (kelahiran 2014/2015). Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Balikpapan ke-128 dan menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di kota ini.

Dalam sambutannya, Alwi menekankan bahwa kompetisi seperti ini memiliki peran penting dalam mencetak generasi pesepak bola berbakat. Menurutnya, sejak usia dini, anak-anak perlu diberikan kesempatan bertanding agar dapat meningkatkan keterampilan serta menumbuhkan mental juara. "Pendidikan dan pembinaan sepak bola di usia dini adalah investasi jangka panjang bagi perkembangan olahraga kita. Kami berharap ajang ini tidak hanya meningkatkan teknik bermain, tetapi juga membentuk karakter yang kuat," ujar Alwi pada Minggu (9/2/2025).

Lebih lanjut, ia mendorong peningkatan frekuensi turnamen serupa guna menjaga semangat kompetisi di kalangan pemain muda. Dengan seringnya bertanding, mereka akan lebih siap menghadapi level yang lebih tinggi di masa depan. Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembinaan atlet muda, Alwi juga mengungkapkan rencana pendirian sekolah atlet di Balikpapan.

Ia menilai, keberadaan fasilitas ini akan memperkuat sistem pembinaan dan menciptakan proses pelatihan yang lebih profesional. Di sisi lain, Alwi turut menyoroti perjuangan Persiba Balikpapan dalam upayanya kembali ke Liga 2. Ia berharap klub kebanggaan warga Balikpapan ini dapat segera bangkit dan bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. "Kami sangat mendukung perjuangan Persiba agar bisa kembali ke Liga 2 dan bahkan menembus Liga 1. Sepak bola adalah kebanggaan kota ini, dan kami akan terus memberikan dukungan penuh," tegasnya.

Kehadiran Alwi dalam turnamen ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih baik. Dengan pembinaan yang tepat serta dukungan yang berkelanjutan, diharapkan Balikpapan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

(ADV/J)

Anggota komisi IV DPRD kota Balikpapan Lim 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Iim, menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas di Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) agar lebih nyaman dan edukatif bagi masyarakat. Hal ini ia sampaikan setelah meninjau langsung RBRA di Balikpapan Islamic Center.

Salah satu aspek yang menjadi perhatiannya adalah ketersediaan fasilitas edukasi, khususnya area baca dengan buku fisik. Menurutnya, tidak semua orang memiliki akses ke buku digital atau e-book, sehingga keberadaan buku fisik masih sangat dibutuhkan. “Tidak semua orang bisa mengakses e-book, makanya kami minta untuk disediakan buku fisik. Tidak harus berupa ruangan khusus, bisa saja dalam bentuk lemari kecil yang ditopang tiang, seperti rumah burung,” ujar Iim, Jumat (7/2/2025).

Ia menjelaskan, konsep perpustakaan mini ini dapat menjadi alternatif bagi anak-anak untuk menghabiskan waktu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat selain bermain. Dengan kehadiran buku fisik, literasi sejak usia dini bisa lebih didorong. Selain itu, Iim juga menekankan pentingnya penghijauan di sekitar taman bermain.

Ia menilai bahwa keberadaan pohon dapat menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan nyaman bagi anak-anak serta orang tua yang mendampingi. “Penanaman pohon di sekitar area taman juga penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri, serta memberikan keteduhan,” tambahnya.

Dengan adanya tambahan fasilitas dan penghijauan ini, diharapkan RBRA di Balikpapan semakin ramah anak serta mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qadri

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengungkapkan keprihatinannya terkait dampak kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap pengelolaan keuangan daerah. Ia menyatakan bahwa anggaran untuk program ini ternyata berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan, bukan sepenuhnya dari pemerintah pusat seperti yang diperkirakan sebelumnya.

“Program ini membebani APBD Kota Balikpapan, yang otomatis mempengaruhi alokasi anggaran secara keseluruhan. Kami harus melakukan efisiensi, karena sebagian anggaran yang ada harus dialihkan untuk mendanai MBG,” jelas Alwi, dalam keterangan yang disampaikan pada Sabtu (8/2/2025).

MBG sendiri merupakan program dari pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak dengan memberikan makanan bergizi secara gratis. Meskipun tujuan program ini sangat baik, pembiayaan yang bersumber dari APBD tersebut membawa dampak signifikan terhadap kestabilan keuangan daerah.

Alwi mengungkapkan bahwa kebijakan ini memaksa DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan untuk meninjau ulang prioritas anggaran, agar program-program lain tidak terabaikan. “Saya harus berdiskusi dengan Wali Kota untuk merumuskan langkah strategis. Banyak program yang sudah dirancang hingga 2026, dan beberapa di antaranya mungkin harus dipangkas atau bahkan dihentikan untuk mengalokasikan dana bagi MBG,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga harus menghadapi kebijakan efisiensi belanja yang tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025. Kebijakan ini membuka peluang untuk penyesuaian terhadap program-program pembangunan yang tengah berjalan dan yang akan datang. “Kami perlu bekerja keras untuk menyeimbangkan semua hal ini. Program-program prioritas bisa terdampak.

Bukan berarti kami menentang MBG, kami mendukung sepenuhnya program ini. Namun, kami harus mencari solusi agar program-program lain yang juga penting bagi masyarakat tetap berjalan,” jelas Alwi lebih lanjut.

DPRD bersama Pemerintah Kota Balikpapan akan segera melakukan pembahasan intensif untuk mencari langkah-langkah terbaik dalam menghadapi situasi ini. Alwi berharap ada keseimbangan dalam pengalokasian anggaran sehingga tidak ada sektor yang terlalu dirugikan.

“Kami membutuhkan strategi yang matang agar anggaran tetap dapat digunakan secara optimal tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat,” tandasnya.

(ADV/J)