H Suwarni anggota DPRD kota Balikpapan membacakan pandangan akhir fraksi Golkar 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Fraksi Golkar DPRD Kota Balikpapan secara tegas menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi.

Dalam sidang paripurna yang digelar pada Selasa (11/2/2025), anggota DPRD Suwarni membacakan pandangan akhir Fraksi Golkar, yang menegaskan bahwa regulasi ini diharapkan memberikan kepastian hukum bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Balikpapan. "Peraturan ini diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang sehat serta memberikan dampak sosial ekonomi yang positif," ujar Suwarni dalam forum tersebut.

Menurutnya, dengan adanya regulasi ini, investor akan lebih yakin dalam menanamkan modalnya di Balikpapan. Kepastian hukum dan berbagai insentif yang diberikan dapat meningkatkan daya saing daerah, terlebih sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi Balikpapan sebagai pusat investasi yang menarik. Fraksi Golkar juga optimistis bahwa kebijakan ini akan membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

Masuknya investasi baru diproyeksikan dapat mendorong pertumbuhan sektor usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan bertambahnya peluang kerja, angka kemiskinan diharapkan dapat berkurang secara signifikan.

Selain itu, peningkatan investasi juga akan berdampak positif terhadap pendapatan daerah. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) memungkinkan pemerintah mengalokasikan anggaran lebih besar untuk pembangunan infrastruktur serta peningkatan layanan publik, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Namun, Fraksi Golkar menekankan bahwa keberhasilan regulasi ini tidak hanya bergantung pada penerbitan peraturan semata. Diperlukan sinergi yang erat antara DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan dalam mengawal implementasi kebijakan ini. Kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif akan memastikan regulasi berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Sebagai kota yang memiliki visi menjadi Madinatul Iman, Balikpapan perlu terus berinovasi dalam menciptakan kebijakan ekonomi yang seimbang. Pertumbuhan investasi harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan sosial, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Untuk itu, Fraksi Golkar mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, untuk bersama-sama mendukung kebijakan ini. Dengan adanya Raperda ini, diharapkan iklim investasi di Balikpapan semakin kondusif, perekonomian tumbuh berkelanjutan, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan fraksi PKB dengan Hanura dan Demokrat

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Fraksi PKB yang berkoalisi dengan Hanura dan Demokrat di DPRD Balikpapan menyatakan bahwa kemudahan investasi harus diimbangi dengan pengawasan yang ketat. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD pada Selasa (11/2/2025), oleh Wakil Ketua Fraksi PKB, Muhammad Hamit.

Menurut Hamit, penyederhanaan proses perizinan dan pengurangan birokrasi yang rumit sangat dibutuhkan untuk menarik lebih banyak investor. Hal ini diyakini dapat mempercepat realisasi investasi, meningkatkan kepercayaan para investor, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah. “Kami mendukung langkah pemerintah untuk menyederhanakan persyaratan investasi. Proses perizinan yang cepat dan tidak berbelit akan mendatangkan investasi lebih besar untuk Balikpapan,” ujar Hamit.

Namun, ia juga menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap investasi yang masuk. Fraksi PKB mengingatkan bahwa kemudahan investasi tidak boleh mengabaikan regulasi yang ada, dan pengawasan tetap harus dilakukan untuk menghindari potensi dampak negatif. “Kemudahan investasi tidak boleh mengesampingkan pengawasan. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap proses perizinan, operasional usaha, serta kepatuhan pajak dan lingkungan dapat diawasi dengan baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fraksi PKB menegaskan bahwa pengawasan harus dilaksanakan secara adil, tanpa diskriminasi, dan tanpa perlakuan khusus terhadap pelaku usaha atau investor tertentu. Semua pihak harus tunduk pada peraturan yang berlaku. “Kami ingin pengawasan dilakukan secara objektif, tanpa tebang pilih.

Pemerintah harus tegas dalam menegakkan aturan agar investasi benar-benar memberikan manfaat untuk masyarakat,” tegasnya. Selain itu, Fraksi PKB menganggap penting untuk memaksimalkan peluang usaha dan investasi di Balikpapan demi kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.

Hamit berharap agar investasi yang masuk dapat menjadikan Balikpapan sebagai kota yang modern, ramah investasi, dan memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Kami menginginkan Balikpapan menjadi kota yang modern, yang tidak hanya ramah terhadap investasi, tetapi juga menjaga keseimbangan dengan lingkungan. Kebijakan yang diambil harus berpihak pada kepentingan masyarakat,” tutup Hamit.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Subari

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Subari, menegaskan pentingnya pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Balikpapan Timur untuk mengakomodasi kebutuhan pendidikan masyarakat yang semakin meningkat.

Menurutnya, keberadaan SMK sangat krusial mengingat pertumbuhan penduduk di kawasan tersebut, terutama di Kelurahan Manggar dan Manggar Baru, terus mengalami peningkatan. "SMK sangat dibutuhkan karena penduduk di Timur semakin padat," ujar Subari saat diwawancarai wartawan, Selasa (11/2/2025).

Saat ini, wilayah Manggar telah memiliki tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP), yakni SMP 8, SMP 23, dan SMP 28 yang baru selesai dibangun. Namun, seiring bertambahnya jumlah lulusan SMP setiap tahunnya, kebutuhan akan sekolah lanjutan semakin mendesak. Jika tidak ada penambahan sekolah, dikhawatirkan banyak lulusan SMP yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Subari juga mengapresiasi pembangunan SMP 28 di Balikpapan Timur yang menurutnya merupakan aspirasi langsung dari masyarakat. "Itu sebenarnya bukan aspirasi dewan, tapi aspirasi masyarakat. Kami sebagai anggota dewan hanya menyalurkan apa yang menjadi keinginan masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran SMP 28 menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pendidikan di Balikpapan Timur. Namun, agar sistem pendidikan di wilayah ini lebih seimbang, keberadaan SMK juga harus menjadi prioritas.

Sekolah kejuruan dinilai penting agar lulusan SMP yang ingin mengambil jalur vokasi bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, Subari menyoroti rencana pemekaran wilayah di Kelurahan Manggar. Dengan bertambahnya jumlah Rukun Tetangga (RT) dari 100 menjadi 135, wilayah ini berpotensi berkembang menjadi kelurahan baru.

Jika pemekaran tersebut terealisasi, kebutuhan akan fasilitas pendidikan, termasuk SMK, akan semakin mendesak. DPRD Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota guna memastikan pembangunan sekolah baru serta pemerataan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Dengan semakin banyaknya sekolah di Balikpapan Timur, diharapkan anak-anak di wilayah tersebut tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Subari pun berharap pembangunan SMK di Balikpapan Timur dapat segera diwujudkan, sehingga para lulusan SMP memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan pendidikan mereka sesuai dengan kebutuhan dan minatnya.

(ADV/J)

Vera Yulianti anggota DPRD Balikpapan dari fraksi NasDem

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Parkir Klandasan, Selasa (11/2/2025).

Regulasi ini diharapkan mampu menarik lebih banyak investor ke Balikpapan guna memperkuat posisi kota sebagai pusat ekonomi di Kalimantan Timur, terutama sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Juru bicara Fraksi NasDem DPRD Balikpapan, Vera Yulianti, menyampaikan bahwa regulasi ini memberikan kepastian hukum serta berbagai kemudahan bagi investor. Menurutnya, kebijakan ini berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Dengan adanya insentif dan kemudahan investasi, kami optimistis akan semakin banyak sektor usaha yang berkembang di Balikpapan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, insentif akan diberikan berdasarkan kriteria tertentu yang mencakup sektor prioritas seperti infrastruktur, logistik, dan industri kreatif. Berbagai kemudahan yang ditawarkan mencakup penyederhanaan birokrasi perizinan, pengurangan pajak daerah, serta kemudahan akses lahan bagi investor yang memenuhi syarat.

Vera menegaskan bahwa DPRD akan mengawasi implementasi kebijakan ini agar benar-benar memberikan manfaat bagi daerah. “Kami ingin memastikan bahwa investasi yang masuk tidak hanya menguntungkan investor, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” tegasnya.

DPRD Balikpapan berharap regulasi ini dapat menjadikan kota lebih kompetitif dan ramah investasi. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan H.Haris

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Balikpapan ke-128 pada Senin, 10 Februari 2025, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, H. Haris, mengungkapkan pentingnya kesiapan kota untuk menghadapi tantangan masa depan, terutama dalam peran Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dengan mengusung tema 'Harmonisasi Berkelanjutan', kami berharap Balikpapan dapat terus berkembang menjadi kota yang lebih maju dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya,” ujar H. Haris, seusai upacara HUT di BSCC Dome Balikpapan.

Dalam pandangannya, tantangan pembangunan yang akan datang semakin kompleks, terutama dengan peran strategis Balikpapan dalam mendukung pemindahan IKN ke Kalimantan Timur. Oleh karena itu, DPRD Kota Balikpapan berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah, khususnya dalam memperkuat sarana dan prasarana kota guna mendukung kebutuhan yang terus berkembang.

“Kita harus siap dengan segala perubahan, salah satunya adalah kesiapan infrastruktur untuk menampung lonjakan jumlah penduduk dan kebutuhan layanan publik yang semakin meningkat,” tambahnya.

Sebagai bagian dari persiapan jangka panjang, DPRD melihat adanya kebutuhan mendesak dalam sejumlah sektor vital. Di antaranya adalah: Peningkatan kapasitas jalan dan transportasi umum untuk mendukung mobilitas yang lebih tinggi seiring dengan pertumbuhan penduduk yang pesat.

Pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan guna memastikan layanan yang optimal dan merata untuk seluruh lapisan masyarakat. Penyediaan infrastruktur ekonomi, seperti pasar dan pusat-pusat UMKM, agar perekonomian lokal tetap tumbuh dan berkembang.

H. Haris menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan seiring dengan tugas Balikpapan sebagai kota penyangga IKN. “Pembangunan yang terencana dengan baik adalah kunci untuk mewujudkan kota yang lebih maju.Melalui sinergi bersama, kita akan memastikan bahwa Balikpapan tidak hanya berkembang, tetapi juga menjadi kota yang dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh warganya,” tandasnya.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, DPRD Kota Balikpapan berharap dapat mendukung pertumbuhan kota yang berkelanjutan dan siap menyambut peran pentingnya sebagai bagian dari IKN.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qadri

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan bahwa sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam peringatan HUT ke-128 Balikpapan yang mengusung tema "Harmonisasi Berkelanjutan". Menurutnya, kolaborasi erat antara berbagai pihak sangat diperlukan guna mengatasi tantangan pembangunan yang dihadapi kota ini. "Ada beberapa kendala dalam proses pembangunan. Namun, kami bersama Wali Kota berkomitmen untuk bekerja maksimal demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Alwi saat menghadiri peringatan HUT Balikpapan di BSCC Dome, Senin (10/2/2025).

Sebagai lembaga legislatif, DPRD terus mengevaluasi kebijakan serta program prioritas agar dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Salah satu tantangan utama yang menjadi perhatian adalah pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Balikpapan, termasuk daerah yang masih minim fasilitas publik.

Selain fokus pada infrastruktur, DPRD juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial dan ekonomi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat perekonomian serta menciptakan lapangan kerja baru.

Dalam kesempatan tersebut, Alwi juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam proses pembangunan kota. Menurutnya, partisipasi aktif warga sangat dibutuhkan, baik dalam menjaga fasilitas publik maupun mendukung berbagai kebijakan yang dicanangkan pemerintah. "Kami ingin pembangunan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

Dengan begitu, Balikpapan bisa terus berkembang secara harmonis dan berkelanjutan," katanya. DPRD Balikpapan memastikan akan terus mengawal serta mengevaluasi setiap program pembangunan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat peringatan HUT ke-128, diharapkan Balikpapan semakin maju, modern, dan tetap menjadi kota yang nyaman bagi seluruh warganya.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Ari Sanda

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan yang mengusung tema Harmoni Berkelanjutan, Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Ari Sanda, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan infrastruktur dan fasilitas publik guna menunjang kesejahteraan masyarakat.

Ari Sanda menyatakan bahwa DPRD akan terus berupaya mengatasi berbagai tantangan pembangunan demi mewujudkan Balikpapan yang lebih maju dan modern. "Mudah-mudahan Balikpapan semakin berkembang dan berdaya saing. Kami di DPRD akan terus bekerja untuk meningkatkan sektor-sektor yang masih membutuhkan perhatian," ujarnya usai mengikuti upacara peringatan HUT Kota Balikpapan di Halaman BSCC Dome, Senin (10/2/2025).

Dalam upaya mendukung pertumbuhan kota, ia menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, serta perbaikan sarana pendidikan. Menurutnya, sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan membutuhkan layanan publik yang lebih berkualitas guna menghadapi perkembangan pesat di masa mendatang.

"Peningkatan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan layanan masyarakat harus terus diperhatikan. Begitu juga dengan pendidikan, agar generasi muda Balikpapan mendapatkan akses yang lebih baik," jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perbaikan dan pelebaran jalan guna mengatasi kemacetan serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. "Jalan-jalan utama perlu diperlebar agar mobilitas masyarakat lebih lancar.

Kami akan terus mengawal program ini agar bisa segera terealisasi," tambahnya. Dengan semangat peringatan HUT ke-128, DPRD Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus bekerja secara optimal demi mewujudkan pembangunan kota yang lebih berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan warganya.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Suriani

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan, Anggota DPRD Balikpapan, Suriani, menegaskan perlunya penguatan sektor ekonomi lokal, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), guna mendorong pertumbuhan kota yang lebih berkelanjutan.

Usai mengikuti upacara peringatan HUT Balikpapan di BSCC Dome pada Senin, 10 Februari 2025, Suriani mengapresiasi berbagai pencapaian yang telah diraih kota ini. Ia berharap prestasi tersebut dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat. "Harapannya ke depan Balikpapan menjadi kota yang lebih baik lagi. Kita sudah melihat berbagai prestasi yang diraih, dan itu harus terus kita dorong agar lebih berkembang," ujarnya.

Sebagai anggota Komisi II DPRD Balikpapan yang membidangi ekonomi dan keuangan, Suriani menyoroti pentingnya peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, sektor ini tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga berkontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "UMKM harus kita dorong lebih besar lagi, terutama di Balikpapan Timur yang memiliki sentra UMKM. Potensinya sangat besar dan butuh dukungan lebih agar berkembang," jelasnya.

Ia menekankan bahwa penguatan UMKM harus dilakukan melalui berbagai strategi, seperti kemudahan akses permodalan, pelatihan manajemen usaha, penguatan pemasaran, serta dukungan kebijakan dari pemerintah daerah. DPRD Balikpapan, kata Suriani, berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah dalam merancang kebijakan yang pro-UMKM.

Salah satu fokus utama adalah pengembangan sentra UMKM di Balikpapan Timur yang dinilai berpotensi menjadi pusat ekonomi baru di kota ini. "Ke depan, kita ingin memastikan UMKM di Balikpapan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih luas," katanya.

Dengan sinergi antara DPRD, pemerintah, dan pelaku usaha, Suriani optimistis sektor UMKM di Balikpapan akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi kota.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Muhammad Raja Siraj

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Anggota DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Raja Siraj, menyampaikan harapannya agar Balikpapan semakin maju dan nyaman dihuni seiring dengan peringatan HUT ke-128 kota tersebut.

Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan serta sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota sangat penting dalam mewujudkan hal itu. Usai menghadiri upacara peringatan di BSCC Dome Balikpapan pada Senin, 10 Februari 2025, Raja Siraj menegaskan bahwa DPRD akan terus bekerja sama dengan pemerintah dalam merancang kebijakan pembangunan.

Ia berharap Balikpapan terus berkembang dan semakin baik dalam berbagai aspek. "Saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kota Balikpapan yang ke-128. Semoga ke depan kota ini semakin maju dan semakin nyaman bagi seluruh masyarakatnya," ujarnya.

Raja Siraj menekankan bahwa program pembangunan yang telah berjalan baik harus terus ditingkatkan demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Ia menilai keberhasilan pembangunan harus dilakukan secara berkelanjutan agar kota ini tetap menjadi tempat yang layak huni. "Yang sudah baik harus kita tingkatkan lagi, supaya Balikpapan semakin nyaman bagi masyarakatnya," katanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti beberapa sektor yang menjadi perhatian utama DPRD, termasuk peningkatan infrastruktur, layanan publik, kebersihan kota, serta penguatan sektor ekonomi lokal. Menurutnya, berbagai program prioritas ini harus dikawal agar pelaksanaannya berjalan maksimal.

Selain itu, Raja Siraj juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan kota yang harmonis. "Mari kita jaga bersama kondusivitas, kestabilan, serta kebersihan kota ini.Balikpapan dikenal sebagai kota yang aman dan nyaman, mari kita pertahankan bersama," ungkapnya.

Sebagai penutup, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai dalam moto Balikpapan Kota Beriman (Bersih, Indah, Aman, dan Nyaman). Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, ia optimistis Balikpapan akan terus berkembang dan menjadi kota yang lebih maju.

"Dengan menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong, kita bisa membawa Balikpapan menjadi kota yang lebih maju dan tetap menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi semua," tutupnya

(ADV/J)

Ketua komisi IV DPRD kota Balikpapan Gasali di momen HUT Kota Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengungkapkan apresiasinya atas perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan yang berlangsung meriah. Ia menilai momen ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dalam membangun kota yang lebih maju dan harmonis.

Setelah menghadiri upacara peringatan di BSCC Dome Balikpapan pada Senin, 10 Februari 2025, Gasali menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Balikpapan atas suksesnya penyelenggaraan acara tersebut. "Perayaan tahun ini sangat luar biasa. Saya mengapresiasi Pemkot Balikpapan yang telah menyelenggarakan acara ini dengan baik. Dengan mengusung tema 'Harmoni Berkelanjutan', semoga kota ini semakin nyaman dan harmonis bagi seluruh warganya," ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam upaya membangun Balikpapan ke arah yang lebih baik. Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap berbagai program yang dicanangkan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih kondusif. "Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan kota. Partisipasi aktif warga menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman," tegasnya.

Gasali menekankan bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat pembangunan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Ia menyadari bahwa meskipun Balikpapan terus berkembang, masih banyak aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. "Proses pembangunan harus terus berjalan demi meningkatkan kualitas hidup warga. DPRD akan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, serta fasilitas publik lainnya," jelasnya.

Sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan. Oleh karena itu, Gasali berharap Pemkot Balikpapan dapat melakukan evaluasi secara berkala guna memastikan setiap kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, saya yakin Balikpapan akan semakin maju dan menjadi kota yang lebih layak huni," pungkasnya.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qadri sekaligus pembina Persiba Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua DPRD Kota Balikpapan sekaligus Pembina Persiba Balikpapan, Alwi Al Qadri, optimistis tim kebanggaan Kota Minyak ini mampu meraih tiket promosi ke Liga 2. Saat ini, Persiba tengah berjuang di babak enam besar Liga Nusantara dengan hasil cukup positif.

Dari dua pertandingan awal, Persiba telah mengumpulkan empat poin berkat kemenangan pada laga pertama di Stadion Batakan melawan Sumut dan hasil imbang melawan NZR. Kini, tim asuhan Nasuha itu hanya menyisakan dua pertandingan krusial yang akan menentukan langkah mereka menuju Liga 2. "Insyaallah Persiba tinggal dua pertandingan lagi. Pertama, pada 15 Februari 2025 di Bantul melawan Sumut, kemudian laga terakhir di Stadion Batakan pada 19 Februari 2025 melawan NZR," ujar Alwi, Senin, 10 Februari 2025.

Menariknya, jadwal pertandingan kandang terakhir Persiba mengalami perubahan. Semula dijadwalkan sore hari, laga tersebut akhirnya digeser ke malam hari. "Alhamdulillah, kami menuruti permintaan masyarakat dan suporter. Laga yang awalnya sore, kini akan digelar malam hari," kata Alwi.

Sebagai bentuk dukungan penuh, Alwi memastikan tiket pertandingan di Stadion Batakan tetap gratis. Namun, ia meminta satu hal kepada suporter setia Persiba. "Kami ingin Stadion Batakan dipenuhi warna biru. Suporter harus memberikan dukungan penuh agar Persiba bisa meraih tiga poin di laga kandang terakhir," tegasnya.

Alwi berharap Persiba mampu mengakhiri fase ini dengan hasil maksimal dan mengamankan tiket promosi. Tidak hanya Liga 2, ia juga menargetkan Persiba untuk menembus Liga 1 di masa depan. Saat ini, fokus utama tim adalah dua laga terakhir yang akan menjadi kunci kesuksesan mereka. "Konsentrasi penuh di dua laga sisa. Mudah-mudahan kami bisa meraih poin penuh agar lebih mudah melangkah ke Liga 2," harap Alwi.

Dengan semangat juang tim dan dukungan penuh dari masyarakat Balikpapan, Persiba optimistis bisa mewujudkan target promosi dan mengembalikan kejayaan mereka di kancah sepak bola nasional.

(ADV/J)

Anggota komisi IV DPRD kota Balikpapan Lim

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Iim, menyatakan dukungannya terhadap program Ruang Bersama Indonesia yang digagas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Menurutnya, program ini memiliki potensi besar dalam memberikan edukasi bagi masyarakat, terutama terkait kesadaran dalam menjalani pernikahan.

Iim menekankan pentingnya edukasi mengenai pernikahan dini agar generasi muda memahami risiko yang bisa timbul akibat keputusan menikah di usia terlalu muda. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan angka pernikahan dini bisa ditekan, sehingga turut mengurangi potensi perceraian dan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Mudah-mudahan Ruang Bersama Indonesia bisa menyediakan edukasi tentang pernikahan dini. Kita ingin angka pernikahan dini menurun, sehingga ketika seseorang memutuskan menikah, mereka sudah memiliki kesiapan penuh. Jangan sampai saat menghadapi masalah, mereka justru lari ke keluarga atau mencari pelarian lain,” ujar Iim pada Jumat (7/2/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan pasangan yang akan menikah, baik dari segi mental, emosional, maupun ekonomi. Menurutnya, menjadi orang tua bukan sekadar status, tetapi membutuhkan kesiapan yang matang agar mampu menjalankan peran dengan baik.

"Usia menikah yang matang itu lebih baik. Pendidikan tentang pernikahan dini sangat penting, karena ini juga bagian dari langkah menuju Indonesia Emas," tambahnya.

Iim berharap program ini bisa menjadi wadah yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, sehingga setiap pernikahan dapat dijalani dengan kesiapan penuh dan bertanggung jawab.

(ADV/J)