Disporapar Dorong Sinergi Solid dengan Pengurus Baru KONI Balikpapan untuk Matangkan Persiapan Porprov 2026

Kepala Dinas Pemuda, olahraga dan Pariwisata Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk membangun pola kerja sama yang lebih kuat bersama jajaran pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan.

Penegasan ini disampaikan menyusul tuntasnya pelaksanaan Musyawarah Kota Luar Biasa (Musorkotlub), yang melahirkan formasi kepengurusan baru sebagai motor penggerak organisasi olahraga di daerah. Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, menilai bahwa momentum pergantian pengurus merupakan titik awal bagi pemerintah daerah dan KONI untuk menyusun ulang strategi pembinaan olahraga secara lebih terpadu.

Ratih menekankan bahwa agenda persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 memerlukan koordinasi yang menyeluruh, mengingat banyaknya program pembinaan dan kebutuhan teknis yang berjalan secara paralel. “Terpilihnya pengurus baru KONI ini menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat komunikasi dan menyamakan arah pembinaan. Persiapan menuju Porprov bukan pekerjaan satu pihak, tetapi harus dikerjakan melalui langkah kolaboratif antara pemerintah dan KONI,” ujar Ratih, Minggu (16/11/2025).

Menurutnya, tantangan pembinaan olahraga saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan kemampuan atlet, namun juga keterpaduan program lintas lembaga. Ia melihat masih ada beberapa agenda yang berjalan sendiri-sendiri, sehingga penyelarasan perlu dilakukan agar arah pembinaan lebih tepat dan terukur.

Ratih juga berharap berbagai kegiatan yang direncanakan KONI, seperti roadshow ke cabang olahraga (cabor) untuk memantau kondisi atlet maupun sarana latihan, dapat dilakukan dengan keterlibatan aktif Disporapar. Pemerintah daerah, kata dia, perlu memahami situasi di lapangan agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap program pembinaan saling melengkapi. Jika KONI melakukan kunjungan ke cabor, Disporapar harus ikut mendampingi. Dengan begitu, kebutuhan dan persoalan bisa langsung kami cermati sebelum ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ratih menambahkan bahwa persiapan menuju Porprov 2026 akan semakin padat setelah seluruh rangkaian Babak Kualifikasi (BK) selesai. Oleh karena itu, penguatan komunikasi dan sinergi harus dipercepat agar setiap agenda tidak saling berbenturan. Ia menekankan bahwa jadwal latihan, kesiapan venue, hingga dukungan pelatih harus dipantau secara rutin karena merupakan bagian yang menentukan performa atlet. “Banyak kegiatan yang berjalan bersamaan, dan itu memerlukan koordinasi yang rapi. Karena itu, sinergi dengan KONI menjadi hal mendesak agar seluruh program selaras dan tidak saling menghambat,” terangnya.

Ia berharap harmonisasi Disporapar dan KONI dapat menghasilkan pola pembinaan atlet yang lebih kuat, meningkatkan daya saing cabor, serta memberi peluang lebih besar bagi Balikpapan untuk tampil kompetitif pada Porprov Kaltim 2026. Dengan kerja sama yang solid, Ratih optimistis target prestasi yang diharapkan masyarakat dapat tercapai.

(ADV/Disporapar Balikpapan)