Balikpapan Perkuat Sektor MES Melalui Penguatan Infrastruktur, Akses Penerbangan, dan Kolaborasi Pentahelix

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Ratih kusuma rapat bersama walikota di Aula Pemkot 

SWARAREPUBLiKA.com, BALIKPAPAN — Upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam memperkuat sektor Meeting, Event, and Sport Tourism (MES) terus dilakukan secara bertahap melalui peningkatan infrastruktur, perluasan aksesibilitas, hingga kerja sama penerbangan internasional maupun domestik.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, dalam kegiatan pemaparan kebijakan daerah di Aula Pemkot Balikpapan pada Kamis (27/11/2025).

Ratih menjelaskan bahwa langkah pengembangan MES dimulai dari penguatan infrastruktur kota sebagai fondasi utama untuk mendukung penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional. “MES yang pertama, seperti yang tadi sudah disampaikan oleh Bapak-Ibu di kota, adalah penguatan infrastruktur,” ujarnya.

Setelah itu, peningkatan aksesibilitas menjadi fokus berikutnya. Pemerintah memperluas jaringan penerbangan internasional guna memudahkan mobilitas wisatawan yang berkunjung ke Balikpapan. “Kami sudah membuka kerja sama, khususnya dengan penerbangan luar negeri. Tahun 2023 sudah dibuka rute Malaysia melalui Malaysia Airlines dan AirAsia. Kemudian penerbangan ke Singapura melalui Scoot, dan yang terbaru launching pada Februari 2025 yaitu ke Brunei,” tutur Ratih.

Ia menyebut, penambahan rute ini menjadi strategi memperluas jaringan wisata dan membuka pintu masuk lebih lebar menuju Kota Balikpapan. Tidak hanya penerbangan internasional, jalur domestik juga diperkuat melalui penambahan jadwal oleh sejumlah maskapai.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan arus aktivitas pariwisata serta mendukung pergerakan peserta event olahraga maupun kegiatan berskala besar lainnya. “Selain penerbangan internasional, penerbangan domestik juga sudah ditambah baik yang menuju Balikpapan maupun keluar dari Balikpapan,” tambahnya.

Strategi pengembangan MES juga menyasar kolaborasi lintas sektor melalui skema pentahelix, di mana pemerintah bekerja sama dengan akademisi dan sejumlah Dinas Pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami sudah menjalin kemitraan dengan beberapa dinas pariwisata se-Indonesia serta bekerja sama dengan akademisi untuk memperkuat promosi pariwisata kami,” jelas Ratih.

Selain itu, kerja sama dengan maskapai turut diperluas untuk meningkatkan jangkauan promosi pariwisata Balikpapan ke khalayak yang lebih luas. Ratih menegaskan bahwa keseluruhan langkah tersebut merupakan bagian dari visi besar Balikpapan sebagai kota tujuan kegiatan MICE, olahraga, dan wisata terpadu. “Demikian izin penjelasan kami,” tutupnya.

(ADV/Disporapar)