Turun Kewarga, Fauzi Adi Firmansyah Prioritaskan Infrastruktur dan Kebersihan Lingkungan
-
swara republika
SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari daerah pemilihan Balikpapan Utara, Fauzi Adi Firmansyah, menggelar kegiatan reses masa sidang II tahun 2025–2026 di kediamannya yang berlokasi di Jalan Agustus, Gang H Nawawi, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua RT 32 Bambang, tokoh masyarakat, tokoh agama, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta warga setempat. Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus berdiskusi langsung dengan wakil rakyat terkait berbagai kebutuhan di lingkungan mereka.
Dalam sambutannya, Fauzi menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban bagi seluruh anggota DPRD untuk turun langsung ke lapangan dan menyerap aspirasi masyarakat. “Seluruh anggota DPRD, sebanyak 45 orang, wajib melaksanakan reses dan tidak meninggalkan daerah. Ini adalah momentum bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan warga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara warga dan pemangku kepentingan di tingkat lingkungan. Menurutnya, berbagai persoalan di masyarakat dapat diselesaikan melalui musyawarah bersama. “Kalau ada masalah yang belum selesai di lingkungan, silakan dibicarakan. Tidak ada persoalan yang tidak memiliki solusi jika kita duduk bersama,” katanya.
Fauzi mengapresiasi koordinasi yang telah terjalin baik di lingkungan RT 32. Ia menilai berbagai persoalan yang muncul sudah mulai teratasi secara bertahap, meskipun belum sepenuhnya sempurna. “Saya melihat koordinasi di sini sudah cukup baik. Permasalahan yang ada satu per satu mulai terselesaikan,” tambahnya.
Terkait pembangunan infrastruktur, Fauzi menyebutkan bahwa sebagian besar jalan di RT 32 telah mengalami peningkatan kualitas. Ia memperkirakan sekitar 80 persen jalan di wilayah tersebut sudah dalam kondisi baik. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Percuma kalau pembangunan sudah bagus, tetapi tidak dirawat. Kesadaran bersama sangat diperlukan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Selain itu, ia mengungkapkan rencana pembangunan drainase sepanjang kurang lebih 300 meter yang akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Proyek tersebut, menurutnya, telah melalui tahap survei bersama pihak terkait.
Fauzi juga meminta peran aktif Ketua RT dan warga dalam menentukan titik prioritas pembangunan, serta mengantisipasi potensi kendala seperti konflik lahan.
Ia berharap, melalui sinergi antara masyarakat dan pemerintah, pembangunan di lingkungan RT 32 dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
(R)


