CEO Pertama Abadi Group H Ahmad Basir

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar CEO Permata Abadi Group (PAG) sekaligus tokoh masyarakat Balikpapan, H Ahmad Basir (AHB), di kawasan BDS, Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara perusahaan, karyawan, serta masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan. Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu dihadiri para karyawan Permata Abadi Group, tokoh masyarakat, serta sejumlah ketua RT dan warga dari berbagai wilayah sekitar, termasuk Kampung Buton dan lingkungan BDS 12.

Dalam kesempatan tersebut, AHB menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama bukan hanya sekadar agenda rutin yang digelar setiap Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik antara perusahaan dengan masyarakat sekitar.

Menurutnya, bulan suci Ramadan merupakan momen yang tepat untuk kembali mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. “Buka puasa ini kita laksanakan bersama karyawan Permata Abadi Group dan tokoh masyarakat di sekitar sini. Sudah cukup lama kita tidak berkumpul dalam suasana silaturahmi seperti ini, sehingga momentum Ramadan ini kita manfaatkan untuk kembali mempererat kebersamaan,” ujar AHB.

Ia juga mengingatkan pentingnya nilai perjuangan, keikhlasan, dan ketulusan dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam membangun hubungan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap usaha yang dilakukan harus disertai dengan keyakinan serta sikap berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. “Dalam setiap perjuangan tentu ada proses yang harus dilalui. Kita harus terus berikhtiar, tidak mudah menyerah, dan selalu berserah kepada Allah SWT. Selama kita masih diberikan umur dan kesempatan, maka kita harus terus berbuat yang terbaik, minimal untuk masyarakat di sekitar kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, AHB juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menilai kemajuan Kota Balikpapan tidak lepas dari kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah hingga berbagai elemen lainnya.

Selain itu, AHB turut menyoroti pentingnya peran media dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. “Teman-teman media memiliki peran besar dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Informasi yang disampaikan tentu harus berdasarkan fakta sehingga dapat menjadi kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Ia pun optimistis pemerintah daerah akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan dan gagasan, sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendorong kemajuan Kota Balikpapan ke depan.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Menghadapi meningkatnya aktivitas pelayaran menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) memastikan seluruh layanan operasional di pelabuhan tetap berjalan maksimal.

Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan guna menjaga kelancaran aktivitas kapal selama periode libur Lebaran. Melalui Subholding Wilayah 4 yang beroperasi di Balikpapan, SPJM melakukan sejumlah persiapan, mulai dari penguatan sumber daya manusia hingga kesiapan sarana pendukung operasional. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan pergerakan kapal, baik kapal penumpang maupun kapal logistik yang membawa kebutuhan masyarakat.

Senior Manager Wilayah 4 Subholding SPJM, Al Abrar, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen memastikan pelayanan kepelabuhanan tetap berjalan lancar selama masa mudik. Menurutnya, stabilitas layanan menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas penumpang serta kelancaran distribusi barang.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan para petugas pandu telah dilakukan sejak awal untuk memastikan pelayanan navigasi kapal tetap berjalan, meskipun sebagian personel berencana mengambil cuti pada periode Lebaran. “Kami sudah mengingatkan para pandu bahwa cuti merupakan hak mereka. Namun apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, kami berharap mereka tetap siap membantu pelayanan,” ujar Al Abrar saat ditemui di Balikpapan, Kamis (5/3/2026).

Selain menyiapkan personel, perusahaan juga memastikan seluruh armada dan peralatan operasional berada dalam kondisi prima. Pengecekan menyeluruh terhadap kapal tunda beserta perlengkapan pendukungnya telah dilakukan guna menjamin kelancaran proses sandar dan keberangkatan kapal di area pelabuhan. “Kapal tunda beserta peralatannya sudah diperiksa secara menyeluruh dan dipastikan siap digunakan untuk mendukung operasional,” jelasnya.

Dalam periode mudik Lebaran ini, SPJM memberikan prioritas layanan terhadap kapal penumpang serta kapal pengangkut logistik yang membawa kebutuhan pokok masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah potensi keterlambatan pelayanan yang dapat menghambat distribusi barang maupun perjalanan penumpang. “Kami ingin memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik. Momentum mudik menjadi momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga,” tambahnya.

Seiring meningkatnya mobilitas pelayaran, sejumlah operator kapal juga melakukan penyesuaian dengan menambah frekuensi perjalanan. Salah satunya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang meningkatkan jadwal kunjungan kapal pada rute-rute utama seperti Surabaya dan Makassar.

Menanggapi peningkatan aktivitas tersebut, SPJM turut menyesuaikan operasional dengan menambah frekuensi layanan pandu serta kesiapan kapal tunda agar proses keluar masuk kapal di pelabuhan dapat berlangsung aman, tertib, dan efisien. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan posko layanan operasional yang dilengkapi petugas officer on duty di bawah koordinasi manajemen wilayah.

Posko ini bertugas memantau jalannya operasional pelabuhan serta memastikan setiap layanan berjalan sesuai prosedur. Dengan berbagai langkah tersebut, SPJM berharap dapat mendukung kelancaran arus mudik nasional sekaligus menjaga keamanan dan efisiensi aktivitas maritim selama periode Lebaran.

(R)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 2026, PT Pelindo Regional 4 Balikpapan memastikan kesiapan layanan di Terminal Penumpang Pelabuhan Semayang untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas perjalanan laut.

Berbagai langkah persiapan telah dilakukan sejak Februari 2026 guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid, menegaskan bahwa pelayanan kepada penumpang menjadi perhatian utama selama periode mudik Lebaran.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan buka puasa bersama dengan para pemangku kepentingan sektor kepelabuhanan di Hotel Blue Sky Balikpapan, Kamis (12/3/2026).

Menurut Suhadi, Pelindo terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui semangat pelayanan dengan tagline “Melayani Sepenuh Hati”. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memastikan seluruh fasilitas terminal penumpang siap digunakan serta dukungan petugas yang sigap membantu masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

“Kami ingin memastikan para pemudik yang berangkat dari Balikpapan mendapatkan pelayanan yang maksimal. Prinsipnya, setiap penumpang harus dilayani seperti keluarga sendiri,” ujar Suhadi.

Ia menambahkan, seluruh petugas di lapangan telah diberikan arahan agar aktif membantu penumpang, memberikan informasi yang diperlukan, serta menjaga ketertiban selama proses keberangkatan maupun kedatangan kapal. Sebagai bagian dari peningkatan pelayanan selama masa mudik, Pelindo juga menyiapkan Posko Mudik Terpadu yang mulai beroperasi pada Jumat, 13 Maret hingga 18 April 2026.

Posko ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi penumpang, mulai dari jadwal keberangkatan kapal, layanan pelabuhan, hingga penanganan berbagai kebutuhan selama berada di terminal penumpang.

Posko tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Capt Weku Frederik Karuntu, yang ditandai dengan apel kesiapsiagaan bersama unsur terkait di kawasan Pelabuhan Semayang.

Dalam kesempatan itu, Weku mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan selama perjalanan laut. Ia menilai kesadaran penumpang dalam mengikuti arahan awak kapal menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan selama pelayaran. “Ketika kapal akan sandar biasanya penumpang mulai berdiri dan berkumpul di sisi kapal karena ingin segera turun. Kondisi tersebut dapat memengaruhi stabilitas kapal. Karena itu kami mengimbau penumpang tetap mengikuti arahan dari awak kapal,” jelasnya.

Weku menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama selama masa angkutan mudik Lebaran tahun ini. Seluruh operator kapal juga telah diingatkan agar memastikan seluruh standar keselamatan pelayaran dipenuhi.

Pengawasan mencakup kesiapan alat keselamatan di kapal, kesiapan awak kapal, serta pengaturan arus penumpang agar tidak terjadi penumpukan selama pelayaran maupun saat proses naik dan turun kapal. Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang menekankan pentingnya keselamatan transportasi laut selama periode mudik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman hingga tiba di tujuan.

Secara nasional, jumlah penumpang kapal laut pada masa mudik tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 6,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun khusus di Balikpapan, lonjakan penumpang diperkirakan tidak terlalu signifikan. Berdasarkan hasil koordinasi antara KSOP Balikpapan, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan pelabuhan, peningkatan jumlah penumpang melalui Pelabuhan Semayang diprediksi hanya sekitar satu persen dibandingkan tahun lalu.

KSOP Balikpapan juga memperkirakan puncak arus mudik melalui jalur laut akan terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026. Meski peningkatannya relatif kecil, pengawasan tetap diperketat untuk memastikan seluruh proses perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui jalur laut juga diimbau untuk menjaga ketertiban, khususnya saat proses naik dan turun kapal, agar tidak terjadi kepadatan di area embarkasi maupun debarkasi di Pelabuhan Semayang.

(*)

SWARAREPUBLIKA. com, BALIKPAPAN — Manajemen Pelindo Regional 4 Balikpapan memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan sektor maritim di kawasan Pelabuhan Semayang, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini dikemas dalam acara buka puasa bersama yang juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dengan para mitra kerja di lingkungan pelabuhan. Acara tersebut dihadiri berbagai pihak yang berkaitan langsung dengan aktivitas kepelabuhanan, di antaranya KSOP Balikpapan, TNI AL, serta sejumlah asosiasi seperti INSA, ALFI/ILFA, APBMI, dan APINDO.

Pertemuan ini dimanfaatkan sebagai forum komunikasi untuk membahas berbagai hal terkait peningkatan pelayanan dan kelancaran operasional di pelabuhan. General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menampung berbagai masukan dari para mitra kerja.

Melalui pertemuan seperti ini, pihaknya dapat berdiskusi secara langsung mengenai berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. “Momentum ini juga kami manfaatkan untuk mempersiapkan angkutan Lebaran 2026. Dengan komunikasi langsung bersama para mitra, berbagai kendala operasional dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi,” ujarnya usai kegiatan.

Salah satu topik yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah pengaturan lalu lintas kendaraan di area pelabuhan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan yang biasanya terjadi saat terjadi lonjakan penumpang pada musim mudik. Sebagai bagian dari penataan tersebut, seluruh pihak sepakat mengubah fungsi Gate 1 menjadi jalur khusus masuk ke kawasan pelabuhan.

Sebelumnya, gate tersebut digunakan sebagai jalur keluar dan masuk kendaraan. Selain itu, Pelindo juga berencana membuka kembali akses jalan di depan kantor KSOP Balikpapan. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan pelabuhan, terutama pada saat aktivitas penumpang meningkat.

Suhadi menjelaskan, pengaturan lalu lintas ini tidak hanya diterapkan selama periode angkutan Lebaran, tetapi juga direncanakan berlanjut setelahnya. Bersamaan dengan itu, Pelindo juga tengah melakukan pembenahan infrastruktur serta penguatan sistem digital di pintu gerbang pelabuhan.

Melalui sistem tersebut, pengelola pelabuhan nantinya dapat memantau jumlah kendaraan yang keluar dan masuk secara lebih akurat. Sistem ini juga dapat membantu pengawasan terhadap kendaraan yang membawa muatan. “Dengan sistem ini kita bisa mengetahui jumlah kendaraan yang masuk dan keluar, sekaligus membantu pengawasan terhadap kendaraan yang membawa muatan berlebih,” jelasnya.

Menurutnya, langkah tersebut juga diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengendalikan kendaraan bermuatan agar tidak melampaui kapasitas jalan. “Dengan begitu beban jalan tidak terlalu besar. Jika kapasitasnya 20 ton, maka harus tetap sesuai dengan ketentuan tersebut,” tegasnya.

Di sisi lain, Pelindo juga memastikan kesiapan pelayanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada musim mudik tahun ini. Sejumlah perbaikan fasilitas di terminal penumpang telah dilakukan sejak awal Februari guna meningkatkan kenyamanan pengguna jasa. Seluruh petugas di lapangan juga diinstruksikan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik.

“Tagline kami ‘Melayani Sepenuh Hati’. Kami ingin memastikan para pemudik mendapatkan pelayanan terbaik, sehingga perjalanan mereka bisa berlangsung aman dan nyaman hingga tiba di tujuan,” tutupnya.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Balikpapan menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para mitra kerja dan pemangku kepentingan sektor maritim di Hotel Blue Sky Balikpapan, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi membahas berbagai hal terkait operasional pelabuhan, khususnya menjelang arus mudik Lebaran. Acara tersebut dihadiri sejumlah pihak yang terlibat dalam aktivitas kepelabuhanan, di antaranya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan, Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal), serta perwakilan asosiasi pelayaran dan logistik seperti INSA, ALFI/ILFA, APBMI, dan APINDO.

General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum kebersamaan di bulan Ramadan, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Pelindo dengan para mitra strategis di lingkungan pelabuhan.

Menurutnya, pertemuan ini dimanfaatkan untuk membahas berbagai hal terkait pelayanan operasional serta menyerap masukan dari para stakeholder guna meningkatkan kinerja layanan di Pelabuhan Semayang Balikpapan. “Selain menjalin silaturahmi, momen ini juga kami gunakan untuk berdiskusi mengenai pelayanan yang telah berjalan serta masukan dari para mitra kerja, termasuk dari sisi regulasi di KSOP, apakah sudah berjalan dengan baik, termasuk terkait pemenuhan PNBP,” ujar Suhadi.

Dalam diskusi tersebut, salah satu topik yang menjadi perhatian adalah upaya mengurai kemacetan kendaraan di kawasan pelabuhan, terutama saat terjadi lonjakan aktivitas penumpang dan kendaraan. Salah satu usulan dari para mitra pelayaran adalah mengubah fungsi Gate 1 yang sebelumnya digunakan sebagai jalur keluar-masuk menjadi pintu masuk khusus.

Sementara untuk arus keluar kendaraan akan dialihkan melalui pintu lain yang berada di depan kantor KSOP. “Rencananya kita akan membuka satu pintu yang selama ini tertutup di depan kantor KSOP. Alhamdulillah Pak KSOP juga merekomendasikan agar pintu tersebut segera dibuka dan dibenahi sehingga arus kendaraan yang masuk dan keluar pelabuhan bisa lebih tertata,” jelasnya.

Pelindo menargetkan pembenahan infrastruktur gerbang tersebut dapat mulai direalisasikan pada awal April 2026, setelah perayaan Lebaran. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga akan meningkatkan sistem monitoring kendaraan di area pelabuhan. Melalui sistem tersebut, pergerakan kendaraan yang masuk dan keluar pelabuhan dapat dipantau secara real-time, termasuk pengawasan terhadap beban kendaraan.

Hal ini penting untuk memastikan kendaraan yang melintas sesuai dengan kapasitas yang diizinkan. “Misalnya truk yang tercatat memiliki bobot 20 ton, maka saat keluar harus tetap sesuai. Dengan begitu beban kendaraan di jalan tidak berlebihan dan bisa membantu menekan potensi pelanggaran ODOL,” tambah Suhadi.

Selain membahas pengelolaan lalu lintas di pelabuhan, Pelindo Balikpapan juga telah melakukan berbagai persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Suhadi mengungkapkan bahwa berbagai langkah pembenahan sudah dilakukan sejak awal Februari 2026 guna memastikan layanan pelabuhan berjalan optimal selama periode mudik.

“Sejak awal Februari kami sudah melakukan berbagai pembenahan. Dengan tagline ‘Melayani Sepenuh Hati’, kami ingin memastikan para penumpang dilayani dengan baik, seolah mereka adalah keluarga sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh petugas di lapangan, termasuk di terminal penumpang, telah diingatkan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik agar perjalanan mereka berlangsung aman dan nyaman hingga tiba di tujuan. Melalui kolaborasi yang kuat antara Pelindo dan seluruh stakeholder, diharapkan operasional Pelabuhan Semayang Balikpapan dapat berjalan lebih tertib dan lancar, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, PONTIANAK – PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan menggelar kegiatan Safari Ramadan 2026 di Ballroom Hotel Mercure Pontianak, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara manajemen dan seluruh insan Pegadaian sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat di bulan suci Ramadan.

Acara tersebut dihadiri Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Rinaldi Lubis, serta jajaran pimpinan dan karyawan Pegadaian yang berada di Kota Area Pontianak. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, manajemen Pegadaian juga memberikan sesi sharing learning yang membahas capaian kinerja perusahaan.

Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja para pegawai sekaligus memotivasi seluruh insan Pegadaian untuk terus meningkatkan produktivitas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, mengatakan Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang pertemuan dengan keluarga besar Pegadaian di daerah, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat semangat kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian sosial.

“Safari Ramadan ini bukan sekadar silaturahmi dengan keluarga besar Pegadaian di daerah, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan motivasi kerja, serta berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak,” ujar Selfie.

Selain kegiatan internal, Pegadaian juga menyalurkan bantuan sosial kepada Panti Asuhan Yayasan Al-Adabiy Pontianak. Bantuan berupa uang tunai dan paket sembako tersebut diserahkan secara langsung oleh Selfie Dewiyanti bersama Rinaldi Lubis kepada pihak pengurus panti asuhan.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun budaya kerja yang kuat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat. “Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Pegadaian tidak hanya berfokus pada pencapaian bisnis, tetapi juga berkomitmen memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu serta membawa kebahagiaan bagi anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Al-Adabiy,” katanya.

Pihak Yayasan Al-Adabiy Pontianak menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan PT Pegadaian kepada anak-anak panti asuhan. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian yang diberikan Pegadaian kepada anak-anak di panti kami. Bantuan ini tentu sangat membantu dan menjadi berkah bagi kami. Semoga Pegadaian semakin maju dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar perwakilan pengurus yayasan.

Melalui Safari Ramadan 2026 ini, Pegadaian berharap dapat terus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan perusahaan sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk melayani dengan sepenuh hati.

(*)

Pasar murah LPG 3 Kg dikelurahan Graha Indah

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah bersama sejumlah pihak menggelar kegiatan pasar murah LPG 3 kilogram bersubsidi di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Kamis (12/3/2026).

Program ini digelar untuk membantu masyarakat memperoleh gas bersubsidi dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga pada akhir Ramadan. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna Kelurahan Graha Indah tersebut mendapat sambutan antusias dari warga.

Sejak pagi hari, masyarakat mulai berdatangan untuk mendapatkan tabung LPG 3 kilogram yang dijual dengan harga Rp19 ribu per tabung. Dalam penyalurannya, setiap warga hanya diperbolehkan membeli satu tabung agar pembagian dapat merata.

Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rachman, menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar murah ini merupakan hasil usulan pihak kelurahan kepada Pemerintah Kota Balikpapan melalui Bagian Ekonomi. Usulan tersebut disampaikan setelah banyak warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG bersubsidi di tingkat pengecer.

Menurut Arif, kondisi tersebut kerap terjadi setiap menjelang Ramadan hingga mendekati Idulfitri. Ketersediaan LPG 3 kilogram di pasaran sering terbatas, bahkan harga di tingkat pengecer kerap melampaui harga yang seharusnya. “Karena itu kami mengajukan pasar murah agar masyarakat tetap bisa mendapatkan LPG 3 kilogram dengan harga sesuai ketentuan. Apalagi saat ini harganya di pengecer cukup tinggi,” ujarnya.

Selain LPG bersubsidi, pasar murah tersebut juga menyediakan sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Melalui dukungan Koperasi Merah Putih, warga dapat membeli beras premium kemasan 5 kilogram dengan harga Rp80 ribu. Sementara itu minyak goreng juga dijual dengan harga Rp40 ribu untuk kemasan 2 liter dan Rp20 ribu untuk kemasan 1 liter.

Pasokan LPG pada kegiatan ini disuplai oleh Pangkalan Anisa yang berada di bawah naungan Agen Anugerah Adiwira Sejahtera. Proses distribusi dilakukan secara tertib dengan pengawasan petugas guna memastikan penyaluran tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Kegiatan ini juga turut dihadiri Anggota DPRD Kota Balikpapan, Jafar Sidik dari Komisi II, yang hadir untuk melihat langsung pelaksanaan pasar murah serta memastikan distribusi LPG bersubsidi dapat diterima masyarakat dengan baik. Arif menambahkan, tingginya minat warga mengikuti pasar murah ini menunjukkan bahwa kebutuhan LPG bersubsidi masih sangat tinggi, terutama menjelang Lebaran.

“Antusiasme warga cukup besar. Banyak yang berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena sangat membantu masyarakat,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, aparat keamanan setempat termasuk Bhabinkamtibmas turut melakukan pengawasan di lokasi. Hingga kegiatan berjalan, situasi tetap aman dan tertib, serta seluruh proses distribusi berlangsung lancar.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Menyambut puncak arus mudik Lebaran 2026, aktivitas di Pelabuhan Semayang Balikpapan mulai dipersiapkan secara maksimal. PT Pelindo Regional 4 Balikpapan memastikan seluruh aspek pelayanan penumpang telah ditingkatkan guna mengantisipasi lonjakan perjalanan laut pada periode tersebut.

Kesiapan itu terlihat dari berbagai pembenahan fasilitas terminal yang telah dilakukan sejak Februari 2026. Upaya ini bertujuan menciptakan kenyamanan sekaligus kelancaran arus penumpang selama masa mudik.

General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid, menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pelayanan optimal dengan mengusung semangat “Melayani Sepenuh Hati”. Menurutnya, seluruh petugas di lapangan telah diarahkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik. “Setiap penumpang yang berangkat dari Balikpapan harus diperlakukan layaknya keluarga sendiri. Itu menjadi prinsip utama dalam pelayanan kami di terminal,” ujarnya saat kegiatan silaturahmi bersama para pemangku kepentingan kepelabuhanan di Hotel Blue Sky, Kamis (12/3/2026).

Selain peningkatan layanan, Pelindo juga menghadirkan Posko Mudik Terpadu untuk memudahkan akses informasi bagi masyarakat. Posko tersebut mulai beroperasi pada 13 Maret hingga 18 April 2026, dan menjadi pusat koordinasi pelayanan selama periode angkutan Lebaran.

Posko ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor KSOP Kelas I Balikpapan, Capt Weku Frederik Karuntu, melalui apel kesiapsiagaan. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kesadaran penumpang terhadap keselamatan selama perjalanan laut. Ia mengingatkan kebiasaan penumpang yang sering berdiri dan berkumpul di sisi kapal saat hendak sandar dapat berisiko terhadap stabilitas kapal.

Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap mengikuti arahan dari awak kapal. “Keselamatan adalah hal utama. Penumpang harus disiplin dan tidak berkerumun agar perjalanan tetap aman,” tegasnya. Lebih lanjut, KSOP memastikan seluruh operator kapal telah diinstruksikan untuk memenuhi standar keselamatan pelayaran, mulai dari kelengkapan alat keselamatan hingga pengaturan arus penumpang di atas kapal.

Kebijakan ini selaras dengan arahan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang menekankan pentingnya keamanan transportasi laut selama musim mudik. Secara nasional, jumlah penumpang kapal laut diprediksi meningkat sekitar 6,9 persen dibanding tahun lalu. Namun di Balikpapan, kenaikan diperkirakan relatif kecil, hanya sekitar 1 persen.

Puncak arus mudik melalui Pelabuhan Semayang diprediksi terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026. Meski lonjakan tidak terlalu signifikan, pengawasan tetap diperketat demi memastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib.

KSOP Balikpapan juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban saat proses naik dan turun kapal guna menghindari kepadatan di area pelabuhan.

(*)