Balikpapan-Dukungan bagi para pejuang Tenaga Medis terus mengalir di tengah gempuran virus corona ( Covid-19) yang kian merebak di Kota Balikpapan dalam hal ini kita suport untuk para medis di Balikpapan dengan kebutuhan fisiknya tetap terjaga.

Para pejuang medis yang terdiri dari perawat dan dokter diberikan bantuan berupa suplai nutrisi dan vitamin serta susu segar dari Puryadi yang merupakan anggota Komisi IV DPRD kota Balikpapan dengan tujuan agar meningkatkan daya tahan tubuh selama masa pademi virus corona, Sabtu (04/04/2020)

Puryadi mengatakan saat di temui awak media di sela-sela kegiatanya" bantuan suplemen dan susu segar ini merupakan sebagai upaya menjaga kesehatan untuk tenaga medis, di mana mereka merupakan garda terdepan, dalam menangani wabah virus corona yang sudah merambah di beberapa kecamatan di kota Balikpapan ini"katanya " jangan sampai tenaga medis yang merawat malah mereka yang sakit akibat kelelahan dan terjangkit di karenakan asuban gizi mereka yang kurang dan tidak teratur.

mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa membantu mereka untuk menjaga kesehatan, agar mereka terus berjuang dalam merawat pasien yang terjangkit virus corona sampai sembuh," imbuh Puryadi

sebelum mengakhiri Puryadi menambahkan" kepada seluruh masyarakat kota Balikpapan agar terus mengikuti himbauan pemerintah,insyaallah pasti kita bisa mangatasi permasalahan virus yang melanda di kota Balikpapa" pungkasnya

BALIKPAPAN,Masa Persidangan Pertama Tahun 2020 (Reses) yang sempat tertunda akibat Penyebaran Wabah Virus Corona atau COVID - 19 , akhirnya, Muhammad Najib yang merupakan Anggota DPRD kota Balikpapan, dapat melaksanakanya, walaupun dengan cara yang unik, berbeda dengan Reses-reses sebelumnya.

Walaupun wabah Virus Corona melanda kota Balikpapan, bukan berar tidak dapat melakukan serap aspirasi , Muhammad Najib menggelar Serap Aspirasi Masa Persidangan Pertama Tahun 2020, dengan cara yang unik yaitu dengan cara Reses Online, Komunikasi Melalui Telepone atau Aplikasi Whatsaap.

Reses Online di lakukan untuk menghindari kontak langsung dengan masa yang lebih banyak sesuai anjuran Pemerintah Kota Balikpapan untuk melakukan Social Distancing (Jaga Jarak) serta agar tetap melakukan aktifitas di dalam rumah untuk menekan terjadinya penyebaran wabah virus corona yang melanda kota Balikpapan.

"Kegiatan Reses kita lakukan secara online sesuai Intruksi Ketua DPRD, yang tidak boleh mengumpulkan masa, hasil serap aspirasi yang di laksanakan secara online, sebagian besar warga mengajukan untuk di lakukan penyemprotan desinfektan, selain itu ada juga pengajuan semenisasi, drainase, siring dan Posyandu terang Najib saat di temui awak media di kediamanya Selasa (01/04/2020).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP) juga menambahkan " Penyemprotan yang di lakukan selain di tempat- tempat umum seperti Rumah Ibadah, Posyadu, dan lainya, kita juga melakukan penyemprotan dari rumah ke rumah dengan tujuan untuk bisa mencegah terjadinya penyebaran virus corona yang mana sudah membuat resah masyarakat kota Balikpapan, semoga Covid - 19 yang melanda kota Balikpapan Khususnya dan Negara Indonesi pada umumnya dapat segera teratasi " tutup Najib.

Balikpapan - Dalam menghadapi polemik yang melanda kota Balikpapan , akibatkan penyebaran wabah Virus Corona atau Covid -19,membuat Tim Banggar DPRD Balikpapan bersama Pemerintahan Kota Balikpapan Dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar rapat internal di ruang rapat Parupurna DPRD Balikpapan , Kamis(02/04/2020).

Dalam pembahasan kali ini di antaranya mengenai Rapid Test, Menggratiskan Iuran PDAM selama 3 Bulan ,dan lainya terkait penanganan pencegahan penyebaran virus corona yang semakin mewabah di kota Balikpapan. Taufik Qul Rahman Anggota DPRD Balikpapan yang tergabung dalam komisi III dan merupakan Anggota Banggar DPRD Balikpapan,ikut menghadiri Rapat Internal DPRD.

Pemerintahan Kota Balikpapan diharapkan bisa mengambil suatu kebijakan terhadap masyarakat Balikpapan untuk diberikan keringan pembayaran iuran PDAM , karena situasi dan kondisi akibat dari adanya wabah virus Corona mengakibatkan jarak langkah terhenti untuk mencari kebutuhan hidup masyarakat kita,ungkap Taufiq.

Di dalam Rapat Taufik menanyakan " bahwasanya program yang akan di lakukan Pemerintah Kota Balikpapan untuk menggratiskan iuran PDAM selama 3 bulan apakah sudah memiliki data yang kongkrit , jangan sampai di lapangan terjadi tebang pilih , itu sangat berbahaya, yang pastinya akan terjadi keributan di tengah-tengah wabah covid -19 yang meresahkan semua warga masyarakat kota Balikpapan."

Seusai mengikuti kegiatan rapat Taufik Qul Rahman mengatakan kepada awak media " kita akan memperjuangkan terkait program Pemerintah Kota untuk menggratiskan iuran bulanan PDAM selama 3 bulan bagi masyarakat yang kurang mampu" imbuhnya.

Masih Taufik " namu saya meminta kepada Pemkot Balikpapan di saat situasi seperti ini kita tidak boleh membedakan mana yang mampu dan tidak mampu semua masyarakat kota Balikpapan harus di gratiskan tanpa tebang pilih, insyaallah dalam 1 sampai 2 hari sudah ada jawabanya"tegasnya "

Intinya saya sebagai Wakil Rakyat dan anggota Banggar akan memperjuangkan untuk kepentingan warga masyarakat Kota Balikpapan ini, kalau memang mau di geratiskan iuran PDAM oleh pemerintah , semua masyarakat harus di gratiskan tanpa terkecuali jangan ada perbedaan , karena semua masyarakan kota Balikpapan yang merasakan dampak wabah virus corona ini , sementara wabah virus ini sendiri tidak memandang antara yang mampu atau yang tidak mampu semua bisa terjangkit" pungkas taufik

Balikpapan-Mewabahnya Virus Corona atau Codvid-19 sangat meresahkan sehingga memunculkan polemik , langkah apa yang harus di lakukan untuk menghabat lajunya penyebaran Virus Corona ini, banyaknya usulan masyarakat mengenai karantina wilayah atau lockdown,

hal ini mendapat tanggapan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Azis menanggapi hal ini , dirinya mengatakan, "berbagai macam usulan yang di sampaikan masyarakat, ada sebagian masyarakat yang mengusulkan lockdown, dan tidak sedikit pula yang tidak menyetujui di lakukanya Lockdown, namun semua itu harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018, untuk melakukan karantina wilayah atau kewilayahan yaitu Undang-Undang Karantina Kesehatan, merupakan kewenangan pemerintah pusat,” kata Thohari saat ditemui awak media beberapa hari yang lalu.

Thohari juga menambahkan “Kalau dilakukannya LOCKDOWN , maka secara otomatis kewajiban Pemerintah harus segera dipenuhi seperti kebutuhan masyarakat yaitu kebutuhan dasar perorangan hingga makanan hewan ternak, yang terpenting pemerintah harus memikirkan masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap ,apakah Pemerintah Kota Balikpapan sudah siap dengan itu,” tambahnya.

“Hal yang terpenting, kalau masyarakat sama-sama disiplin mengikuti Himbauan, arahan pemerintah, membatasi kegiatan di luar rumah, berkomunikasi dengan jarak tertentu, olahraga dirumah, tetap menjaga kesehatan, wabah ini akan segera berakhir,” terang Thohary.

Yang terjadi saat ini kesadaran masyarakat belum satu semangat, untuk mematuhi himbauan Pemerintah, bahwasannya Covid-19 ini adalah virus yang mudah menyebar dan sangat membahayakan.

“Kalau tidak disiplin, ya susah juga untuk mengatasi dengan model apapun. Dan intinya dari kita untuk kita semua, serta harus ada kesadaran bersama untuk mengikuti himbauan yang sudah ditetapkan pemerintah,” pungkas Thohary

 

Balikpapan- Rapat internal yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh ,S.sos di ruang rapat gabungan kantor DPRD , untuk merumuskan tentang penanganan virus Corona (Covid-19) yang melanda kota Balikpapan, Selasa (31/03/2020).

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, di gelaranya rapat Internal ini ,dimana DPRD Balikpapan mencoba membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam rangka merumuskan bersama tentang penanganan Covid-19 yang mewabah di kota Beriman ini.

“Semua sudah dilakukan sesuai Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Pencegahan Wabah virus Corona antara lain social distancing atau jarak sosial berskala kecil maupun berskala besar yang sudah juga dilakukan oleh pemerintah daerah,akan tetapi jumlah orang dalam pantauan (ODP) yang dinsinyalir Pemkot Balikpapan kian hari kian meningkat”

kata Abdulloh saat ditemui media di sela kegiatan rapatnya. masih Abdulloh “Kalau masuk ke dalam karantina wilayah, itu sudah jelas menunggu peraturan pemerintah dari pusat, sedangkan daerah masih dilarang untuk melakukan karantina wilayah atau lockdown,” imbuhnya.

Terkait hal inilah DPRD Balikpapan yakni seluruh unsur pimpinan melakukan rapat internal untuk memberikan sumbangsih atau pemikiran apa yang harus dilakukan ke depan Abdulloh menambahkan, "hal itu juga menjadi pertimbangan khusus kami , sambil menunggu keputusan Pemerintah Pusat manakala akan terbit peraturan pemerintah pusat yang mengharuskan daerah melakukan karantina wilayah, maka pemerintah daerah sudah siap untuk melakukan itu" tambahnya

“Salah satu pembahasanya adalah akan menyiapkan perangkat perangkatnya, Alat Pelindung Diri ( APD ) dan peralatan yang lain, yang sangat di anggap perlu yang masuk dalam pembahasan kita, tidak lupa juga di dalam rapat internal tadi membahas bahwa di semua titik-titik di wilayah Balikpapan, tertentu yang menjadi pusat masyarakat akan diadakan tempat cuci tangan alias wastafel umum,” pungkasnya.

BALIKPAPAN,Anggota DPRD yang juga Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Balikpapan Budiono menyambut positif dilaksanakannya rapat internal yang membahas tentang penanganan virus Corona atau Covid-19 yang melanda di kota Balikpapan.

Rapat internal melibatkan seluruh unsur pimpinan DPRD kota Balikpapan yang meliputi Ketua DPRD, wakil wakil Ketua DPRD, Ketua Komisi, Ketua fraksi, dan Ketua Badan DPRD Balikpapan, serta lainnya, yang digelar di ruang rapat DPRD Balikpapan ini, untuk merumuskan penanganan pencegahan penyebaran virus Corona yang mewabah di kota, Selasa (31/03/2020).

Saat di temui awak media Budiono mengatakan" bahwa hasil dari rapat tersebut nantinya akan disampaikan kepada Wali Kota Balikpapan sebagai masukan untuk menindaklanjuti untuk pencegahan penyebaran virus Corona yang sangat meresahkan warga masyarakat di kota Balikpapan"imbuh Budiono.

"DPRD telah merumuskan yang pertama terkait protokoler yakni bagaimana penanganan orangnya, peralatannya serta anggarannya yang akan di gunakan dalam melakukan pencegahan Covid-19 ini, seperti pengadaan penyemprotan disinfektan di setiap RT yang menyasar langsung ke pemukiman warga di seluruh wilayah kota Balikpapan, penyediaan tempat cuci tangan di setiap RT harus di adakan, serta lainya yang termasuk tanggungan Pemerintah Kota(Pemkot)"terang nya.

“Saat ini DPRD Balikpapan sedang membuat rumusannya dan akan dirapatkan kembali dengan pemerintah kota Balikpapan,” tutup Budiono.

Balikpapan-Dalam memberantas penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 yang semakin meluas dengan jumlah yang terinfeksi kian hari kian bertambah , Ketua DPRD kota Balikpapan ABDULLOH, S.sos turun langsung untuk melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah wilayah Kota Balikpapan, Khususnya di Balikpapan Utara ,Minggu (29/03/2020) Bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kota Balikpapan.

Abdulloh bersama unsur elemen masyarakan yang ada di Balikpapan utara , terkhusus Kelurahan Batu ampar, dengan melakukan penyemprotan di ruas jalan utama , tidak hanya itu di jalan-jalan pemukiman penduduk yang bisa dilalui mobil BPBD tidak luput dari sasaran ketua DPRD ,untuk dilakukan penyemprotan.

Di sela kegiatannya ,saat di temui awak media Abdulloh mengatakan" di harapkan kepada seluruh warga masyarakat kota Balikpapan agar tetap bersinergi dalam memberantas penyebaran wabah Virus Corona atau Covid -19 yang melanda kota kita ini, sekali lagi jangan menganggap remeh virus ini, tetap harus mematuhi Himbauan - pemerintah kota Balikpapan" terangnya.

" kegiatan hari ini kita melakukan penyemprotan desinfektan di wilayah Balikpapan utara, dan hal ini terus berlanjut di seluruh wilayah kota Balikpapan yang bekerja sama dengan BPBD, ini merupakan langkah awal untuk melakukan pencegahan dini penyebaran Covid-19 di kota Balikpapan.

"Alhamdulillah hari ini kita bisa melakukan penyemprotan di sejumlah titik di wilayah Balikpapan Utara, walaupun dengan keterbatasan alat, namun bisa berjalan dengan lancar"imbuh Abdulloh. Abdulloh menambahkah " Insyaalah dalam waktu dekat ini Kita akan melaksanakan penyemprotan secara masif serentak di seluruh wilayah kota Balikpapan baik tingkat Kelurahan Bahkan sampai Lorong-lorong di tingkat RT," tambahnya.

" Mudah-mudahan semua masyarakat kota Balikpapan mematuhi semua himbauan yang di keluarkan Pemerintah Kota(Pemkot), kami akan terus Berjuang Siang - Malam tanpa mengenal lelah, untuk memberantas penyebaran virus Covid-19 ini.

kerja keras Kami (Pemerintah )tidak akan menuai hasil ,bila masyarakatnya tidak mau di ajak kerja sama. Mudah-mudahan semua masyarakat kota Balikpapan semua sadar bahwa virus ini sangat berbahaya, jangan di anggp Remeh atau menyepelekan , karena korban virus covid-19 semakin hari semakin bertambah ,mari kita bekerja sama untuk menangani Virus Corona yang mewabah di Balikpapn ini" tutup Abdulloh

Swararepublika,Upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona dikota Balikpapan terus dilakukan Pemerintah Kota, baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang hampir setiap hari melakukan penyemprotan vaksin disinfektan di beberapa titik wilayah kota Balikpapan.

Tentunya apa yang dilakukan hingga saat ini belum maksimal, karena tidak terjangkau untuk masyarakat yang bermukim dikawasan lorong-lorong dan perbukitan yang tidak mampu di jangkau oleh kendaraan BPBD Melihat hal tersebut Nelly Turuallo anggota Komisi III DPRD Balikpapan turun langsung ke masyarakat yang berada dikawasan Gn.Sari Ulu dan Gn Sari Ilir, Senin(30/03/2020).

Dari dua kelurahan tersebut ada sebanyak 9 RT yang dilakukan penyemprotan cairan vaksin disinfektan yang dilakukan Nelly Turuallo, bersama Tim dimana aktifitas penyemprotan dipandu langsung oleh ketua RT setempat, Hal tersebut disampaikan Nelly Turuallo pada awak media melalui sambungan telpon.

Dijelaskan beliau penyemprotan vaksin disinfektan selain inisiatif pribadi dirinya ini juga salah satu acuan masyarakat dalam melaksanakan Serap Aspirasi (Reses) di lakukan secara Online melalui Telepone dan Aplikasi Whatsaap , sebagai wakil rakyat, yang tentu saja membawa amanah rakyat.

"Saya turun langsung melakukan penyemprotan ke rumah - rumah warga yang memang akses jalannya sangat sulit untuk dijangkau mobil milik BPBD, karena jalannya sangat kecil, di dalam Lorong atau gang-gang dan berbukit yang di lakukan selama dua hari di lokasi berbeda, bukan saja terfokus pada rumah-rumah warga, akan tetapi ada beberapa rumah ibadah yang menjadi sasaran dalam penyemprotan vaksin disinfektan, seperti Gereja GPDI Mawar Saron dan GPDI Bukit Hermon" jelas Nelly.

Selain melakukan penyemprotan vaksin disinfektan, Nelly juga sempat diminta oleh beberapa Rukun Tetangga (RT) untuk sedikit memberikan arahan pada warga terkait virus corona yang saat ini tengah mewabah kota Balikpapan.

"Jelasnya ACTION  saya dilapangan seperti orang Dinas Penerangan, yang berjalan kaki, sambil mengikuti petugas yang melakukan penyemprotan dengan membawa pengeras suara, saya berbicara memberikan arahan bagi warga tentang bahayanya virus corona"tutur Politisi Partai Golkar ini.

Nelly juga menyampaikan, dengan adanya aktifitas penyemprotan yang dilakukan dirinya, masyarakat sangat senang karena sejak awal masyarakat yakin, bahwa tidak akan ada aktifitas penyemprotan yang dilakukan dilingkungannya karena akses jalan yang sangat sulit, Namun ternyata masih ada anggota DPRD Balikpapan yang saat ini bisa terfikirkan untuk melakukan penyemprotan rumah warga yang bermukim di area perbukitan.

BALIKPAPAN,31/3/2020,Dampak dengan adanya virus Corona diKota-kota di Indonesia khususnya Kota Balikpapan, yang mengakibatkan semua kegiatan dihentikan baik di masyarakat maupun kalangan Pejabat, salah satunya masa Serap Aspirasi (reses) yang seharusnya dilakukan anggota DPRD kota Balikpapan .

Namun ini bukan berarti tidak bisa melakukan serap aspirasi masyarakat, Sempat tertunda dua pekan lamanya, Fadlianoor yang merupakan anggota DPRD kota Balikpapan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan utara,  akhirnya dapat menggelar serap Aspirasi Masa Persidangan Pertama Tahun 2020, walaupun dengan cara yang tidak biasa yaitu Reses Online, Komunikasi Melalui Telepone atau Aplikasi Whatsaap.

Reses Online di lakukan untuk menghindari kontak langsung dengan masa yang lebih banyak sesuai anjuran Pemerintah Kota Balikpapan untuk melakukan Social Distancing (Jaga Jarak) serta agar tetap di melakukan aktifitas di dalam rumah untuk menekan terjadinya penyebaran wabah virus corona yang melanda kota Balikpapan.

"Kegiatan Reses ini di lakukan secara online sesuai Intruksi Ketua DPRD , yang tidak boleh mengumpulkan masa, hasil serap aspirasi yang di laksanakan secara online, sebagian besar warga mengajukan untuk di lakukan penyemprotan disinfektan, selain itu ada juga pengajuan semenisasi, drainase, dan Posyandu" terang Fadlianoor.

Politisi yang berasal dari PDI perjuangan ini juga menambahkan " Penyemprotan yang di lakukan selain di tempat- tempat umum kita juga melakukan penyemprotan dari rumah ke rumah(Dor To Dor) dengan tujuan untuk bisa mencegah terjadinya penyebaran virus corona, yang mana sudah membuat resah masyarakat kota Balikpapan, semoga Covid-19 yang melanda kota Balikpapan Khususnya dan Negara Indonesi pada umumnya dapat segera teratasi " tutunya.

Balikpapan-Upaya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang terus mewabah dikota Balikpapan terus dilakukan dibeberapa kawasan kota Beriman ini, dengan cara membagikan Masker dan Hand Sanitizer secara gratis.

Seperti yang di lakukan Anggota Komisi IV DPRD kota Balikpapan Rahmatia, SE bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra, Balikpapan Barat , melakukan pembagikan 1000 botol kecil Hand Sanitizer kepada masyarakat yang melintas menggunakan kendaraan baik roda empat maupun roda dua di wilayah Balikpapan, beberapa hari yang lalu.

Pembagian Hand Sanitizer yang bertujuan untuk sebagai langkah awal mengatasi pencegahan Virus Corona Yang mewabah di kota Balikpapan, seperti di ungkap Rahmatia saat di konfirmasi awak media melalui aplikasi Whatsaap.

"hand sanitizer merupakan salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yang sangat efektif dan efisien, sebagai salah bahan alternatif untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tangan, disamping itu juga hand sanitizer sangat bermanfaat untuk masyarakat yg sekarang masih melakukan aktivitas diluar, kegiatan ini di support oleh MARWAH SKIN TREATMENT BALIKPAPAN"terang Rahmatia.

Hand Sanitizer tersebut dibagikan kerumah-rumah ibadah, pasar Pandan sari, sepinggan, Pasar Baru , Petugas Kebersihan serta dibagikan kepada lansia, selain membagikan hand sanitizer Rahmatia beserta tim membagikan berupa Brosur tentang pencegahan penularan COVID-19, yaitu panduan Self Quarantine /Social Distancing.

Rahmatia berharap " semoga langkah kecil ini dapat memberikan banyak manfaat untuk masyarakat Balikpapan, dan kita semua masyarakat kota Balikpapan berharap penyebaran virus corona segera berlalu, dan jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) tidak terus bertambah dan tidak ada lagi korban yang terjangkit"tuturnya.

Rahmatia juga menghimbau masyarakat "saya meminta kepada warga masyarakat Balikpapan agar dapat mentaati himbauan yang telah disampaikan Pemerintah Kota (pemkot) untuk melakukan "Social Distancing", berdiam diri dirumah, mengurangi aktifitas diluar rumah jika tidak penting , selain itu harus tetap selalu menggunakan masker, jika melakukan aktifitas diluar ruangan, selalu menjaga pola hidup sehat, dan rajin mencuci tangan dengan sabun" tutupnya

SELASA,31/3/2020, Taufik Qulrahman bersama Tim nya masih gencar melaksanakan penyemprotan disinfektan kerumah rumah warga khususnya di Balikpapan Barat yang sekaligus merupakan Dapil beliau. Anggota DPRD dari komisi 3 ini memang beda dari yang lain hampir tidak pernah putus menjalankan kegiatan penyemprotan disinfektan.

seperti hari ini Taufik putra kilat bersama tim nya sudah bergerak sampai di RT 12 melakukan penyemprotan kerumah warga hingga masuk kedalam rumah hanya dengan tujuan mencari amal amal kebaikan dan ridho Allah SWT.

Anggota DPRD dari fraksi PKB Ini sangat penting baginya untuk mendahulukan kepentingan masyarakatnya bahkan disaat situasi seperti ini beliau langsung terjun kelapangan bersama timnya melakukan penyemprotan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini.

Ibu Suwarni yang menjabat sebagai RT 12 menanggapi dengan adanya penyemprotan ini sangat berterima kasih kepada saudara Taufik yang sudah menyempatkan dirinya bersama timnya tanpa pandang siapa pun beliau turun langsung hanya untuk kepentingan masyarakatnya.

Semoga akan ada kelanjutannya kembali dalam penyemprotan ini agar betul betul steril dan bebas dari virus Corona ini. Setelah di RT 12 penyemprotan ini dilanjutkan kembali di RT 6 sampai RT 11 karena memang masih dianggap ada yang kurang atau tidak maksimal ,jelas Taufik."

BALIKPAPAN,30-3-2020,Anggota DPRD dari fraksi PKB Taufik Qulrahman  hampir tidak pernah merasa lelah turun kemasyarakat khususnya di wilayah Balikpapan barat. Semua yang dilakukan beliau hanya untuk masyarakat sesuai dengan janji beliau disaat kampanye akan selalu ada bersama warganya dan selalu memperhatikan apa yang dibutuhkan warganya.

Secara jelas dan nyata Taufik Qulrahman masih terus melaksanakan penyemprotan disinfektan kerumah rumah warga dimana wabah virus Corona ini semakin meradang dikota Balikpapan. Dengan kondisi seperti ini wakil rakyat dapil Balikpapan Barat Taufik Qulrahman bersama tim nya atau yang disebut TTC selalu siaga dan siap menerima permintaan warga Balikpapan Barat yang belum mendapatkan penyemprotan disinfektan.

Dibilang mustahil tapi memang nyata dan fakta bukan  pencitraan tapi beliau ingin melaksanakan kewajiban nya sebagai wakil rakyat dan melindungi warga Balikpapan Barat dari serangan virus Corona ini atau COVID-19 yang semakin bertambahnya jumlah pasien yang positif.

Seperti yang disampaikan oleh ketua RT 25  DamaiSyah yang berada di gang soklay kebun sayur kelurahan Baru Ilir sangat berterima kasih yang sebesar besarnya telah menjalan tugasnya sebagai wakil rakyat semoga selalu diberikan kemudahan kepada beliau dan selalu diberikan kesehatan.

Dengan dilakukan penyemprotan diwilayah nya harapan beliau semoga virus Corona segera dapat teratasi dan semua masyarakat bisa menyambut bulan suci Ramadhan dengan gembira,tegas damai.

Agus.