
Balikpapan - Dalam menghadapi polemik yang melanda kota Balikpapan , akibatkan penyebaran wabah Virus Corona atau Covid -19,membuat Tim Banggar DPRD Balikpapan bersama Pemerintahan Kota Balikpapan Dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar rapat internal di ruang rapat Parupurna DPRD Balikpapan , Kamis(02/04/2020).
Dalam pembahasan kali ini di antaranya mengenai Rapid Test, Menggratiskan Iuran PDAM selama 3 Bulan ,dan lainya terkait penanganan pencegahan penyebaran virus corona yang semakin mewabah di kota Balikpapan. Taufik Qul Rahman Anggota DPRD Balikpapan yang tergabung dalam komisi III dan merupakan Anggota Banggar DPRD Balikpapan,ikut menghadiri Rapat Internal DPRD.
Pemerintahan Kota Balikpapan diharapkan bisa mengambil suatu kebijakan terhadap masyarakat Balikpapan untuk diberikan keringan pembayaran iuran PDAM , karena situasi dan kondisi akibat dari adanya wabah virus Corona mengakibatkan jarak langkah terhenti untuk mencari kebutuhan hidup masyarakat kita,ungkap Taufiq.
Di dalam Rapat Taufik menanyakan " bahwasanya program yang akan di lakukan Pemerintah Kota Balikpapan untuk menggratiskan iuran PDAM selama 3 bulan apakah sudah memiliki data yang kongkrit , jangan sampai di lapangan terjadi tebang pilih , itu sangat berbahaya, yang pastinya akan terjadi keributan di tengah-tengah wabah covid -19 yang meresahkan semua warga masyarakat kota Balikpapan."
Seusai mengikuti kegiatan rapat Taufik Qul Rahman mengatakan kepada awak media " kita akan memperjuangkan terkait program Pemerintah Kota untuk menggratiskan iuran bulanan PDAM selama 3 bulan bagi masyarakat yang kurang mampu" imbuhnya.
Masih Taufik " namu saya meminta kepada Pemkot Balikpapan di saat situasi seperti ini kita tidak boleh membedakan mana yang mampu dan tidak mampu semua masyarakat kota Balikpapan harus di gratiskan tanpa tebang pilih, insyaallah dalam 1 sampai 2 hari sudah ada jawabanya"tegasnya "
Intinya saya sebagai Wakil Rakyat dan anggota Banggar akan memperjuangkan untuk kepentingan warga masyarakat Kota Balikpapan ini, kalau memang mau di geratiskan iuran PDAM oleh pemerintah , semua masyarakat harus di gratiskan tanpa terkecuali jangan ada perbedaan , karena semua masyarakan kota Balikpapan yang merasakan dampak wabah virus corona ini , sementara wabah virus ini sendiri tidak memandang antara yang mampu atau yang tidak mampu semua bisa terjangkit" pungkas taufik