Bunda Paud Kita Balikpapan Hj Nurlena Mas'ud mengukuhkan bunda Paud kecamatan dan kelurahan di auditorium  Pemkot Balikpapan

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Balikpapan, Adamin Siregar, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Balikpapan.

Menurut Siregar, peran Bunda PAUD lebih dari sekadar simbol; mereka adalah penggerak utama dalam membangun fondasi pendidikan sejak usia dini. “Saya berharap amanah yang diberikan kepada Bunda PAUD Kecamatan dan kelurahan serta Pokja dapat dilaksanakan dengan dedikasi dan tanggung jawab penuh,” ujarnya dalam sambutan Wali Kota Balikpapan saat pengukuhan Bunda PAUD tingkat Kecamatan dan Kelurahan periode 2024-2027 di Auditorium Balikpapan, Rabu, 21 Agustus 2024.

Pengukuhan dilakukan secara langsung oleh Bunda PAUD Kota Balikpapan, Hj. Nurlena Mas’ud. Acara ini ditandai dengan pembacaan sumpah, penandatanganan berita acara, penyematan pin, dan pemasangan selempang kepada Bunda PAUD yang baru dilantik. Hj. Nurlena Mas’ud mengungkapkan keyakinannya bahwa amanah yang dijalankan dengan tulus akan membawa perubahan positif bagi generasi penerus Kota Balikpapan.

“Kita harus menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan penuh kasih sayang untuk perkembangan anak-anak kita,” tegasnya. Dalam acara tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan memberikan bantuan meja, kursi, serta smart table untuk PAUD yang terakreditasi A.

Pemerintah Kota juga menyerahkan seragam batik kepada 18 ribu anak PAUD di seluruh Kota Balikpapan. Hj. Nurlena berharap bahwa peran Bunda PAUD sebagai penggerak utama akan memotivasi semua pihak dalam mewujudkan Gerakan Nasional PAUD Berkualitas. Dia juga menekankan pentingnya peningkatan akses PAUD di daerah terluar dan partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan dan pengembangan layanan PAUD berkualitas.

Selain itu, Hj. Nurlena mendorong peningkatan mutu pendidik, penanganan stunting melalui penyediaan makanan sehat, serta pelatihan pencegahan stunting selama 1000 hari pertama kehidupan. Acara pengukuhan ini dihadiri oleh Asisten I, II, dan III Setda Balikpapan, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balikpapan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan.

(Jm/ADV/Diskominfo Balikpapan)

Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar acara "Balikpapan Bersholawat" di Halaman Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) / Dome pada Rabu, 21 Agustus 2024. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dan berhasil menarik ribuan masyarakat dari berbagai daerah, termasuk warga dari Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kota-kota sekitarnya.

Antusiasme masyarakat Balikpapan dan sekitarnya terlihat jelas saat mereka berkumpul untuk mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama Majelis Ta’lim dan Sholawat Az Zahir dari Pekalongan. Warga dengan penuh semangat turut melantunkan sholawat, berharap doa-doa mereka membawa keberkahan bagi masa depan Kota Balikpapan dan seluruh Indonesia.

Tak hanya menjadi ajang ibadah, acara ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga yang hadir. Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, secara resmi membuka acara tersebut dengan disaksikan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Balikpapan serta sejumlah pejabat pemerintah setempat.

Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa "Balikpapan Bersholawat" adalah bentuk rasa syukur atas usia 79 tahun kemerdekaan Indonesia. "Dengan usia yang semakin dewasa, bangsa ini harus terus menjaga persatuan dan kesatuan agar dapat diwariskan secara utuh kepada generasi penerus," ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi simbol kekuatan spiritual yang mendasari pembangunan di kota ini. Lebih lanjut, Wali Kota Rahmad juga mengajak seluruh umat Islam di Balikpapan untuk menjadi pengayom dan pionir dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

Menurutnya, kerukunan inilah yang menjadi modal penting dalam membangun kota Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Negara. "Mari kita mendoakan kota Balikpapan dan bangsa Indonesia agar selalu diberikan keselamatan dan dihindari dari marabahaya atau bencana," tambah Rahmad.

Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, yang memimpin sholawat, turut mengajak seluruh warga yang hadir untuk bersatu dalam doa. Ia menyampaikan harapannya agar doa-doa yang dipanjatkan dapat membawa kebaikan bagi Kota Balikpapan dan seluruh warganya. Dengan penuh kekhusyukan, acara ini menjadi simbol kebersamaan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik, dimana seluruh masyarakat hidup dalam kedamaian dan kemakmuran.

(Jm/ADV/Diskominfo Balikpapan)