SWARAREPUBLIKA.com, PPU, - Penutupan pesta rakyat dalam agenda HUT Ke 21 penajam Paser Utara di hadiri unsur pimpinan DPRD PPU meliputi berbagai acara pameran koperasi dan usaha kecil menengah (KuKM) 5 hari berturut turut. Kegiatan acara pesta rakyat di selenggarakan di Bundaran Islamic Center, Nipah Nipah berjalan dengan aman dan kondusif

Senin, (13/3/2023).- Ketua DPRD PPU Syahrudin M Noor menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat langsung di perayaan HUT ke 21 Kabupaten PPU ini.

Di kegiatan penutupan ini semoga saja kedepannya akan lebih meriah lagi "Alhamdulillah kami bersyukur sekali kegiatan pesta rakyat dalam rangka HUT ke-21 Kabupaten PPU ini dapat berjalan dengan meriah dan kondusif.

Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat PPU maupun pihak-pihak yang terlibat di dalamnya sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Hiburan rakyat HUT ke 21 menampilkan artis lokal, dan diramaikan dengan pameran KUKM sehingga Dipadati ribuan masyarakat PPU. Penutupan kegiatan pesta rakyat dihadiri Bupati PPU Hamdam bersama dengan jajaran forkopimda penajam Paser Utara.

Puncak perayaan malam hiburan pesta rakyat disaksikan dengan ribuan pasang mata bahkan sama sekali TDK ada ruang yang tidak terisi ini menunjukkan rasa kepercayaan dan dukungan penuh masyarakat PPU terhadap pemerintahnya.

Dalam kegiatan Ini panitia pelaksana kegiatan juga mengumumkan sejumlah juara lomba dalam rangka HUT ke-21 Kabupaten PPU diantaranya adalah sebagai pemenang terbaik stand pameran KUKM dipegang oleh stan milik TP PKK Kabupaten PPU. Sementara untuk lomba fashion batik Sekretariat Kabupaten PPU menjadi juara 1 di lingkungan Pemkab PPU, ungkapnya.

(ADV)

SWARAREPUBLIKA.com, PPU - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat di (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (PPU Kaltim), Syahruddin M Noor menyampaikan dukungan dan dorong percepatan pemekaran wilayah daerah setempat seperti Kecamatan Sepaku yang sudah masuk daerah otonom Ibu Kota Nusantara (IKN) dan dipimpin Kepala Badan Otorita.  

"Kami sangat dukung dan dorong percepatan pemekaran wilayah tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa," Ucap Syahruddin M Noor kepada Awak media ini di ruang kerjanya.

Senin (13/3/2023) Pembangunan IKN yang baru yang di bangun di wilayah Kecamatan Sepaku tersebut bakal diambil alih pemerintah pusat. Sehingga wilayah kecamatan Sepaku ini akan berkurang satu.   "Syarat menjadi daerah otonom kabupaten minimal memiliki lima wilayah kecamatan, sedangkan setelah Kecamatan Sepaku masuk wilayah IKN, Kabupaten PPU sehingga tersisa tiga wilayah kecamatan," jelas Syahruddin M Noor.  

Syahruddin M Noor Menambahkan bahwa Ia telah bertemu dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu dan membahas tentang pemekaran wilayah Kecamatan, Kelurahan dan Desa tersebut.   "Kemendagri dan kementerian telah memberikan lampu hijau dan informasi menyangkut proses pemekaran wilayah kecamatan, kelurahan dan desa yang akan dilakukan pemerintah kabupaten," ucapnya.

"Dan selanjutnya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara rencananya bakal memekarkan wilayah menjadi tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Penajam menjadi empat kecamatan," sambungnya.   Selain itu, Syahruddin M Noor menyebutkan Kecamatan Babulu menjadi dua Kecamatan dan Kecamatan Waru satu kecamatan.  

⁷Sehingga Pemerintah Kabupaten PPU harus segera melakukan kajian menyangkut pemetaan dan batas wilayah, serta inventarisasi atau mencatat aset agar dokumen untuk melakukan pemekaran wilayah benar-benar siap.

"Dewan akan memperjuangkan pemerintah kabupaten PPU segera melakukan percepatan pemekaran Kecamatan, Kelurahan dan Desa karena ada sebagian daerah yang masuk wilayah ibu kota negara Indonesia baru," tegas Syahruddin M Noor.

ADV