Hari pertama Kerja Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud Sidak di puskesmas Klandasan Ilir

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Di hari pertama masuk kerja usai libur Idulfitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Balikpapan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Klandasan Ilir, Selasa (8/4/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, didampingi Wakil Wali Kota Bagus Susetyo dan Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Muhaimin. Dalam kunjungannya, Wali Kota Rahmad Mas’ud menilai bahwa pelayanan kesehatan di puskesmas tetap berjalan optimal meskipun terlihat antrean pengunjung.

Ia memahami adanya lonjakan pasien karena masyarakat memanfaatkan momentum usai libur panjang untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

"Antrean sedikit wajar, karena ini hari pertama masuk kerja. Harusnya masyarakat bisa kontrol saat libur, tapi justru datang saat jam kerja," ujar Rahmad Mas’ud saat diwawancarai media.

Ia menyebut, sebagian besar keluhan yang disampaikan warga bersifat umum dan berkaitan dengan pola konsumsi selama Lebaran, seperti meningkatnya tekanan darah serta kadar kolesterol. Untuk itu, dirinya mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, terlebih layanan dari BPJS Kesehatan kini dapat diakses tanpa biaya tambahan.

"Banyak keluhan biasa seperti tekanan darah dan kolesterol naik. Kami imbau masyarakat tetap cek kesehatan, apalagi BPJS juga gratis," tuturnya.

Ia juga mendoakan agar masyarakat segera pulih dan kembali sehat pasca-Lebaran. Selain memantau pelayanan kesehatan, sidak ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap kehadiran aparatur sipil negara (ASN) setelah libur panjang.

Rahmad menegaskan bahwa seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Balikpapan telah kembali bekerja sesuai ketentuan. "Alhamdulillah semua pelayanan berjalan baik. Kami memastikan tidak ada ASN yang menambah cuti atau terlambat masuk kerja. Pelayanan publik harus kembali normal dan siap melayani masyarakat," ujarnya menegaskan.

(ADV/Diskominfo Balikpapan/JM)

Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud jalani kegiatan Safari Ramadhan 1446 H di Masjid As- Suadaa (10/3)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud, menghadiri kegiatan Safari Ramadan 1446 Hijriah yang kedua di Masjid Jami' As Suadaa pada Senin malam, 10 Maret 2025.

Kehadirannya disambut antusias oleh jamaah yang turut serta dalam rangkaian ibadah di bulan suci ini. Dalam sambutannya, Wali Kota Rahmad menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selalu menjaga kedamaian dan kebersihan lingkungan di Kota Balikpapan.

Ia mengajak seluruh umat Muslim untuk mengisi bulan Ramadan dengan berbagai amalan baik.

"Mari kita manfaatkan bulan penuh berkah ini untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Wali Kota juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan para ulama guna memberikan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah Ustadz Das’ad Latif, yang direncanakan akan memberikan ceramah di Masjid Jami' As Suadaa serta beberapa masjid lainnya di Balikpapan.

"Semoga kedatangan para ulama ini bisa menambah wawasan keagamaan dan mempererat ukhuwah Islamiah," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rahmad Mas’ud juga meresmikan Kubah Masjid Jami' As Suadaa dengan menandatangani prasasti. Sebagai bentuk dukungan bagi tempat ibadah, ia menyerahkan bantuan senilai Rp 50 juta beserta satu unit AC standing berkapasitas 5 PK.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah. Ketua Majelis Jami' As Suadaa, Jumil Haseng, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Balikpapan yang terus memberikan perhatian terhadap kegiatan keagamaan.

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian Pemkot terhadap pengembangan masjid dan perayaan hari besar Islam," ujarnya.

Di akhir acara, Jumil juga menyampaikan selamat atas pelantikan Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan yang dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025.

"Semoga kepemimpinan mereka diberkahi Allah SWT dan dapat menjalankan amanah dengan baik hingga 2030," tutupnya.

Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi dan memperdalam keimanan di bulan suci Ramadan.

(ADV/Diskominfo/J)

Kepala Dinas pariwisata, pemuda dan olahraga kota Balikpapan Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) terus mendorong generasi muda agar terjun ke dunia wirausaha. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar Wira Muda Expo 2025 Balikpapan Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi kreativitas anak muda serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kewirausahaan. Sebagai persiapan menuju acara tersebut, Disparpora Balikpapan mengadakan rapat koordinasi di Kantor Disparpora pada Senin, 10 Maret 2025.

Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma, menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi ajang strategis bagi pemuda untuk mengembangkan ide bisnis serta memperluas jaringan usaha mereka.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam menyediakan ruang bagi pemuda untuk menyalurkan kreativitas dan inovasi mereka dalam dunia usaha. Kami ingin memastikan bahwa generasi muda Balikpapan memiliki kesempatan yang luas untuk berkembang sebagai wirausahawan yang mandiri dan kreatif,” ujar Ratih Kusuma.

Wira Muda Expo 2025 dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Maret 2025 di STIE Madani, Balikpapan. Acara ini menghadirkan pameran produk kreatif serta usaha rintisan dari para pemuda. Selain itu, beragam kegiatan menarik turut diselenggarakan, seperti talkshow inspiratif, perlombaan rebana, dan kompetisi da’i.

Seiring dengan pelaksanaannya di bulan Ramadan, Wira Muda Expo 2025 juga menghadirkan Pasar Ramadan yang menyediakan makanan berbuka puasa. Tak hanya itu, kegiatan berbagi takjil bagi masyarakat sekitar turut menjadi bagian dari acara ini. Konsep ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha muda untuk berjualan sekaligus mempererat rasa kebersamaan di kalangan pemuda dan masyarakat.

“Kami ingin Wira Muda Expo 2025 lebih dari sekadar pameran wirausaha. Harapannya, acara ini juga membawa dampak sosial positif, terutama melalui Pasar Ramadan dan program berbagi takjil. Dengan begitu, semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh di kalangan peserta,” tambah Ratih Kusuma.

Disparpora Balikpapan optimistis bahwa Wira Muda Expo 2025 akan berlangsung sukses dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Pemkot Balikpapan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung acara ini guna semakin mendorong minat pemuda dalam berwirausaha.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam mendukung usaha muda semakin meningkat. Kami juga mengajak berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk turut berkontribusi dalam membina dan mendukung wirausahawan muda di Balikpapan,” pungkas Ratih Kusuma.

(ADV/Diskominfo/J)

Lurah Graha Indah Muhammad Arif Rachman 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rachman, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mencegah banjir dan masalah lingkungan lainnya.

Menurut Arif, faktor alam seperti curah hujan tinggi yang  bertepatan dengan pasang air laut memang berpengaruh terhadap sistem drainase. Namun, ia menegaskan bahwa kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan turut memperburuk situasi dengan menyumbat aliran air.

"Banjir memang ada faktor alamnya, terutama saat hujan deras terjadi bersamaan dengan pasang air laut. Itu bisa memperlambat aliran air ke laut. Tapi, Alhamdulillah, kemarin meskipun air sempat naik, genangan cepat surut," ujarnya saat ditemui di Graha Indah, Balikpapan Utara, Senin (10/3/2025).

Ia menambahkan bahwa perilaku masyarakat yang belum disiplin dalam membuang sampah masih menjadi tantangan besar. Beberapa warga diketahui kerap membuang sampah sembarangan, terutama pada malam hari.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak kelurahan bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Ketua Rukun Tetangga (RT) guna mengedukasi warga agar lebih tertib dalam mengelola sampah.

"Kami terus menggalakkan sosialisasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Arif menyebut bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan membangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di depan kantor kelurahan. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu mengelola sampah di wilayah Graha Indah dengan lebih baik.

"Alhamdulillah, tahun ini DLH berencana membangun TPST. Kami berharap ini bisa menjadi solusi untuk masalah sampah di sini," ujarnya.

Selain itu, ia mengimbau warga untuk membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni antara pukul 18.00 hingga 06.00. Sayangnya, masih ada warga yang belum menaati aturan ini, sehingga menyulitkan pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Tak hanya itu, Arif juga mendorong masyarakat untuk memilah sampah, karena tidak semua jenis sampah harus dibuang. "Ada sampah yang masih memiliki nilai ekonomis dan bisa dimanfaatkan kembali," tambahnya.

Untuk membangun kesadaran kolektif, pihak kelurahan turut menggandeng tokoh agama dalam menyampaikan pesan tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

"Dalam ajaran agama disebutkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Oleh karena itu, kami juga melibatkan ulama agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan. Apalagi, Balikpapan sudah dikenal sebagai salah satu kota terbersih di Indonesia. Kita harus bangga dan berpartisipasi dalam menjaganya," pungkasnya.

(ADV/Diskominfo/J)

Plt Dinas perhubungan Kota Balikpapan Zulkifli 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Upaya pelebaran Jalan MT Haryono di Balikpapan yang bertujuan memperlancar arus lalu lintas masih belum memberikan hasil optimal. Penyebab utamanya adalah maraknya parkir liar yang menghambat pergerakan kendaraan, terutama di sejumlah titik yang seharusnya menjadi jalur utama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Zulkifli, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan strategi untuk menata ulang sistem parkir di kawasan tersebut.

Langkah ini diambil guna memastikan pelebaran jalan benar-benar berdampak pada kelancaran mobilitas kendaraan.

"Untuk memaksimalkan manfaat pelebaran jalan, kami akan menerapkan manajemen lalu lintas yang lebih baik.Salah satu solusi yang sedang dikaji adalah penerapan sistem parkir satu arah di beberapa titik yang rawan penyempitan," ujar Zulkifli, Senin (10/3/2025).

Meskipun beberapa ruas jalan telah dilengkapi rambu-rambu lalu lintas untuk mengatur parkir dan pergerakan kendaraan, masih ada beberapa titik yang belum tertata dengan baik. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh pengendara yang memarkir kendaraannya sembarangan, terutama di depan toko-toko kecil yang berjejer di sepanjang jalan tersebut.

Masalah ini semakin pelik pada jam sibuk, di mana kendaraan yang berhenti untuk parkir di bahu jalan membuat arus lalu lintas tersendat.

Oleh karena itu, Dishub berencana melakukan sosialisasi kepada para pemilik usaha agar mereka memahami pentingnya mematuhi aturan parkir demi kelancaran bersama.

Selain itu, Dishub akan memperkuat pengawasan dan penegakan aturan dengan menggandeng kepolisian serta Satpol PP. Jika diperlukan, sanksi tegas seperti penilangan dan penggembokan kendaraan akan diterapkan untuk menertibkan pelanggaran parkir liar. Dishub juga berencana mengoordinasikan kebijakan ini dengan berbagai pihak guna memastikan proyek pelebaran jalan memberikan manfaat jangka panjang.

"Kami berharap langkah-langkah ini dapat mengurangi kemacetan dan menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib serta nyaman bagi masyarakat," tutup Zulkifli.

(ADV/Diskominfo/J)

Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud sidak Bendali Ampal

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan proyek pembangunan Bendungan Pengendali (Bendali) Ampal Hulu segera dieksekusi sebagai langkah nyata dalam mengatasi permasalahan banjir.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan bahwa proyek ini bukan lagi sekadar wacana, melainkan langsung menuju tahap realisasi.

"Ini bukan lagi soal diskusi panjang, tapi bagaimana kita eksekusi secepatnya. Proyek ini sudah dibahas berulang kali, sekarang waktunya kita laksanakan. Lahan milik Pemkot seluas 10 hektare sudah siap digunakan untuk pembangunan bendali," ujar Rahmad saat meninjau lokasi proyek pada Senin (10/3/2025).

Bendali Ampal Hulu dirancang untuk menampung aliran air dari Sungai Ampal sebelum mencapai daerah hilir yang kerap terdampak, terutama kawasan Kelurahan Damai (DAM). Proyek ini menjadi salah satu program prioritas Pemkot dalam menanggulangi banjir yang terus menjadi keluhan warga.

Rahmad menyebutkan bahwa pengerjaan bendali ditargetkan mulai bulan ini. Keberadaan bendali ini diharapkan mampu berfungsi sebagai tampungan air yang efektif, sehingga dapat mengurangi risiko banjir di kawasan Balikpapan Baru dan sekitarnya.

"Insyaallah bulan ini mulai dikerjakan. Minimal bendali ini bisa menjadi tampungan air sementara agar debit air tidak langsung meluap ke kawasan permukiman," tambahnya.

Lebih lanjut, Rahmad mengungkapkan bahwa proses pembebasan lahan hampir rampung. Dari total 10 hektare yang dibutuhkan, sebagian besar sudah dibebaskan, sementara beberapa titik masih dalam proses konsinyasi di pengadilan.

"Tinggal sedikit lahan yang dalam tahap penyelesaian. Kami berharap semuanya berjalan lancar tanpa kendala agar proyek ini segera terealisasi," jelasnya.

Pemerintah kota Balikpapan juga terus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan Timur untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang dalam pengendalian banjir di kota ini. Rahmad pun mengajak masyarakat untuk mendukung proyek ini agar dapat berjalan tanpa hambatan.

Ia berharap Bendali Ampal Hulu dapat menjadi solusi efektif dalam menanggulangi banjir yang selama ini menjadi permasalahan utama di Balikpapan.

"Kami akan terus berupaya agar Balikpapan bisa terbebas dari banjir. Mohon doa dan dukungan agar semuanya berjalan lancar," pungkasnya.

(ADV/Diskominfo/J)

Plt Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Zulkifli 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengatasi lonjakan kemacetan yang kerap terjadi selama bulan Ramadan, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

Peningkatan mobilitas masyarakat pada sore hari menjadi tantangan tersendiri, khususnya di sekitar pasar takjil dan pusat keramaian lainnya. Plt. Kepala Dishub Kota Balikpapan, Zulkifli, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

“Kami menyiagakan petugas di beberapa titik yang sering mengalami kepadatan kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk menjelang berbuka puasa. Pengaturan lalu lintas tetap dilakukan seperti biasa, dengan personel yang bertugas pagi dan sore hari di lokasi-lokasi strategis,” ujar Zulkifli dalam wawancara pada Senin (10/3/2025).

Beberapa kawasan yang menjadi perhatian utama dalam pengamanan lalu lintas di antaranya Simpang Agung Tunggal, Simpang Batu Ampar, Simpang Grand City, serta area yang tidak memiliki lampu lalu lintas.

Di titik-titik tersebut, kepadatan kendaraan sering kali meningkat akibat tingginya aktivitas masyarakat yang berburu takjil dan melakukan persiapan berbuka puasa. Salah satu titik dengan tingkat kemacetan tertinggi adalah Simpang Soekarno-Hatta Kilometer 5.

Menurut Zulkifli, kepadatan di kawasan ini meningkat drastis menjelang magrib.

“Kilometer 5 menjadi salah satu titik tersibuk karena banyak warga yang membeli takjil di sekitar area tersebut. Jika kemacetan di Simpang Batu Ampar sudah terurai, personel kami akan digeser ke kawasan ini untuk membantu kelancaran lalu lintas,” jelasnya.

Tak hanya menempatkan personel di lokasi rawan kemacetan, Dishub Balikpapan juga menjalin koordinasi dengan pihak kepolisian guna memastikan arus kendaraan tetap lancar. Patroli mobile akan dilakukan secara rutin di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan, khususnya di sekitar pusat-pusat keramaian yang selalu ramai saat Ramadan. Selain itu, Dishub mengimbau para pengendara agar lebih disiplin dalam berkendara, terutama di sekitar pasar Ramadan. Banyaknya pengendara yang berhenti sembarangan atau parkir di bahu jalan menjadi salah satu faktor yang memperparah kemacetan. Untuk mengatasi hal tersebut, Dishub bekerja sama dengan petugas parkir guna memastikan kendaraan diparkir di tempat yang telah disediakan sehingga tidak menghambat arus lalu lintas. Dengan berbagai langkah antisipasi ini, Dishub Kota Balikpapan berharap kemacetan selama bulan Ramadan dapat diminimalisir. Masyarakat pun diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman serta tetap dapat beraktivitas tanpa terganggu oleh kemacetan yang berlebihan.

Satuan Polisi Pamong Raja (Satpol PP) gelar operasi Yustisi ditempat hiburan malam

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Satpol PP Kota Balikpapan bersama sejumlah instansi terkait menggelar operasi yustisi guna memastikan kepatuhan terhadap Surat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 300/093/Pem. Edaran tersebut mengatur penutupan sementara usaha hiburan dan arena bola sodok (biliar) selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (8/3/2025) dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Satpol PP Kota Balikpapan, Ismir Novia Hakim. Operasi ini bertujuan untuk menegakkan peraturan serta menjaga ketertiban umum selama Ramadan. Dalam pelaksanaannya, petugas menemukan beberapa tempat hiburan malam yang masih beroperasi, termasuk arena biliar yang seharusnya tutup sesuai ketentuan.

Menindaklanjuti pelanggaran tersebut, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kota Balikpapan langsung memberikan sanksi administratif kepada pemilik usaha yang melanggar aturan. Selain itu, sejumlah barang bukti juga disita untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Boedi Liliono, menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah nyata dalam menjaga ketertiban selama bulan Ramadan.

“Kami ingin memastikan bahwa tempat hiburan yang melanggar aturan dapat ditindak tegas. Hal ini demi menjaga suasana Ramadan yang kondusif dan menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Boedi menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan sepanjang Ramadan untuk memastikan para pelaku usaha menaati aturan.

“Kami akan melakukan pemantauan rutin dan memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi masyarakat selama Ramadan,” tambahnya.

Diharapkan, operasi yustisi ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku usaha yang tidak mematuhi peraturan serta meningkatkan kesadaran semua pihak untuk menghormati ketentuan yang telah ditetapkan. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Satpol PP dalam menciptakan ketertiban dan kenyamanan selama bulan suci di Kota Balikpapan.

(ADV/Diskominfo/J)

Kepala Dinas Sosial kota Balikpapan Edi Gunawan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan sejak Kamis malam (6/3/2025) hingga Jumat pagi (7/3/2025) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Kawasan yang terdampak meliputi Kelurahan Damai di Kecamatan Balikpapan Tengah serta Kelurahan Damai Bahagia di Kecamatan Balikpapan Kota. Selain itu, tiga titik longsor juga dilaporkan terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi.

Menanggapi kondisi ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan segera mengambil langkah cepat untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak. Kepala Dinsos Balikpapan, Edi Gunawan, mengatakan bahwa pihaknya langsung mendistribusikan terpal bagi korban longsor serta menyiapkan makanan siap saji bagi warga yang terdampak banjir.

“Kami masih menunggu data pasti mengenai jumlah warga yang terdampak banjir. Namun, untuk longsor, kami telah mengirimkan terpal ke tiga lokasi yang terkena dampak. Sementara itu, penyaluran makanan siap saji dikoordinasikan dengan pihak kelurahan agar tepat sasaran, terutama untuk anak-anak dan warga yang tidak menjalankan puasa,” ujar Edi, Jumat (7/3/2025).

Ia menegaskan bahwa pendistribusian makanan siap saji harus dilakukan dengan cepat untuk menghindari pembusukan. Selain itu, pihaknya memastikan bahwa bantuan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, seperti anak-anak, lansia, dan warga yang kesehatannya terganggu akibat bencana.

“Karena makanan siap saji memiliki masa simpan terbatas, maka kami harus segera menyalurkannya. Kami juga memastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan melalui pendataan yang dilakukan kelurahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edi menyampaikan bahwa jika diperlukan, Dinsos akan menyalurkan bantuan tambahan seperti sembako untuk memenuhi kebutuhan warga dalam jangka panjang. Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah kota tidak bekerja sendiri dalam menangani bencana ini, melainkan mendapat dukungan dari pihak swasta serta bantuan dari pemerintah provinsi.

“Jika diperlukan bantuan sembako, terutama untuk bencana jangka panjang seperti kebakaran, kami siap menyalurkannya. Selain dari pemerintah kota, kami juga mendapat dukungan dari pihak swasta serta pemerintah provinsi,” tambahnya.

Hingga saat ini, proses penyaluran bantuan terus dilakukan di wilayah terdampak, terutama di Kelurahan Damai dan Damai Bahagia. Sementara itu, bagi korban longsor, bantuan terpal telah dikirimkan guna mencegah kerusakan lebih lanjut dan memberikan perlindungan sementara bagi mereka yang terdampak.

“Terpal harus segera diberikan agar korban longsor dapat segera menggunakannya. Bantuan akan terus disalurkan sesuai dengan kondisi di lapangan,” tutup Edi.

(ADV/diskominfo/J)

 
Pemeriksaan ibu dan anak guna menekan angka stunting 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dinas Kesehatan Kota Balikpapan terus mengintensifkan berbagai program guna menekan angka stunting yang menjadi tantangan utama dalam kesehatan masyarakat. Salah satu strategi utama yang dilakukan adalah pendampingan bagi ibu hamil dan balita dengan melibatkan tenaga kesehatan serta partisipasi aktif masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, mengungkapkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk memastikan kesehatan ibu dan anak. Langkah-langkah tersebut mencakup pemeriksaan ibu hamil secara rutin, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, serta pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin.

"Kami memberikan pendampingan intensif kepada ibu hamil dan balita melalui pemberian makanan tambahan serta pemeriksaan kesehatan secara berkala," ujar Alwiati dalam wawancara, Rabu (5/3/2025).

Program ini bertujuan untuk memastikan kecukupan asupan gizi bagi ibu dan bayi, mengingat faktor gizi menjadi kunci dalam pencegahan stunting. Selain fokus pada ibu hamil dan balita, Dinas Kesehatan juga berupaya mencegah anemia di kalangan remaja dengan membagikan tablet tambah darah kepada pelajar SD kelas 5 hingga SMA.

Langkah ini diambil untuk memastikan kesehatan generasi muda yang kelak akan menjadi ibu, sehingga dapat melahirkan bayi yang sehat dan terhindar dari risiko stunting.

"Kami ingin mencegah anemia pada remaja agar mereka tumbuh sehat dan siap menghadapi masa depan. Hal ini juga menjadi langkah strategis agar generasi mendatang tidak mengalami kekurangan gizi," tambah Alwiati.

Anemia pada remaja putri, menurutnya, dapat berdampak pada kekurangan gizi pada bayi yang dilahirkan, sehingga perlu dicegah sejak dini. Selain intervensi gizi, Dinas Kesehatan juga menggalakkan program pola hidup bersih dan sehat, termasuk peningkatan sanitasi lingkungan.

Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang bertujuan mencegah praktik buang air besar sembarangan (ODF) serta meningkatkan kualitas sanitasi secara keseluruhan.

"Intervensi berbasis masyarakat sangat penting, karena lingkungan yang bersih dan sehat turut berkontribusi dalam tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, kami melibatkan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka," jelas Alwiati.

Dengan berbagai langkah preventif ini, Dinas Kesehatan Balikpapan berharap angka stunting dapat terus ditekan. Meskipun data terbaru masih dalam proses verifikasi oleh Kementerian Kesehatan, Alwiati optimis bahwa program yang telah berjalan akan membawa hasil positif.

Pemantauan dan pendampingan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan anak-anak di Balikpapan tumbuh sehat dan terbebas dari stunting, sehingga mereka dapat memiliki masa depan yang lebih baik.

(ADV/Diskominfo/J)

  1. Wakil Wali Kota Balikpapan Ajak ASN Perkuat Iman dalam Pengajian Amaliah Ramadan
  2. Hujan Deras Picu Banjir di Balikpapan, Beberapa Titik Lumpuh
  3. DPU Balikpapan Intensifkan Pembersihan Drainase untuk Cegah Banjir
  4. Dinas PU Balikpapan Kerahkan Tim Bersihkan Saluran Pasca Banjir
  5. Heru Ressandy : Balikpapan Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Platform Sobat UMKM
  6. Balikpapan Berkomitmen Menjadi Kota Nyaman dengan Harmoni Lingkungan dan Sosial
  7. BPBD Balikpapan Gelar Konferensi Pers Bahas Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran dan Cuaca Ekstrem diBulan Ramadan
  8. Balikpapan Perkuat Posisi Sebagai Kota MICE dan Sentra Ekonomi Kreatif
  9. Disparpora Balikpapan Beri Ruang Lebih Luas bagi Musisi Lokal
  10. Balikpapan Mantapkan Komitmen sebagai Kota Ramah Anak
  11. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Dorong Kemajuan Balikpapan di Bawah Kepemimpinan Rahmad Mas’ud
  12. Pemkot Balikpapan Perkuat Layanan Pendidikan dan Kesehatan untuk Kesejahteraan Warga
  13. Balikpapan Bersiap Jadi Tuan Rumah HKG PKK, Rakernas PKK, dan HUT ke-45 Dekranas 2025
  14. Pemkot Balikpapan Perkuat Upaya Penyediaan Air Bersih untuk Warga
  15. Pemkot Balikpapan Perkuat Strategi Pengendalian Banjir, Bendali Hulu Sungai Ampal Jadi Prioritas
  16. Pembelajaran Selama Ramadan di Balikpapan Tetap Berjalan dengan Penyesuaian
  17. Dinsos Balikpapan Salurkan Bantuan bagi Anak Yatim Piatu Jelang Ramadan
  18. Dinsos Balikpapan Maksimalkan Fungsi Rumah Singgah bagi Warga Terlantar
  19. Dinsos Balikpapan Siapkan Langkah Antisipasi Maraknya Anjal dan Manusia Gerobak Selama Ramadan
  20. Lurah Manggar Imbau Warga Jaga Ketertiban Selama Ramadan