Bupati Kutai Kartanegara Edy Damansyah

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA.com - Dalam upaya mencapai ketahanan pangan dan menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan provinsi Kalimantan Timur,

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengembangkan sektor perikanan dengan menyerahkan bantuan kepada 30 kelompok Usaha Bersama ( KUB) dalam pembudidaya ikan dan nelayan di kelurahan Mangkurawang.

Bantuan kepada kelompok Usaha Bersama ini merupakan bagian dari realisasi program 25 Ribu nelayan produktif. Oleh karena itu bupati Kutai Kartanegara Edy Damansyah telah menjalankan komitmennya untuk mengembangkan sektor perikanan, Sabtu (7/10/2023).

"Program 25 ribu nelayan produktif ini memang menjadi prioritas kami dalam mencapai visi Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim," kata Edi.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edy Damansyah menyampaikan pentingnya pembinaan berkelanjutan dalam kelangsungan dan peningkatan produksi disektor ini,"Dinas kelautan dan perikanan terus memberikan panduan bagi usaha ini untuk lebih ditingkatkan, pungkasnya.(ADV/Diskominfo Kukar)

Kantor kecamatan desa Bloro

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA.com - Proyek pengerjaan Jalan Desa Bloro Kecamatan Sebulu kutai Kartanegara (Kukar) akan segera terlaksana. Ini Merupakan kabar yang baik bagi seluruh warga desa setempat karena jalan yang ada selama ini rusak dan sangat memprihatinkan.

Proyek jalan ini bersumber dari APBD Kukar dan APBDes Tahun 2023 dengan nilai anggaran sekitar 6,8 miliar untuk perbaikan jalan didesa Bloro kecamatan Sebulu kutai Kartanegara.

Kepala desa Bloro Muhamad Muhtar mengungkapkan pelaksanaan proyek ini ditangani oleh Dinas pekerjaan umum (DPU) kutai Kartanegara dengan nilai anggaran 6,5 miliar dengan target proyek pengerjaan di 3 RT yang jalannya berupa tanah yaitu RT 12, RT 5 dan RT 6, jelasnya.

Selain itu, Desa Bloro juga mendapat tambahan dana bantuan khusus desa sebesar Rp 300 juta yang diperuntukkan untuk perbaikan jalan desa kami, ucap Muhtar. Muhtar menjelaskan, kondisi jalan di Desa Bloro sangat membutuhkan perhatian, terutama saat musim penghujan.

Jalan yang berlumpur menghambat aktivitas warga, baik untuk bersekolah maupun berdagang. Untuk itu, pihak desa sebelumnya telah berusaha melakukan perbaikan darurat dengan menaburkan batu di jalanan.

"Dengan dimulainya perbaikan jalan ini akan memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi warga dalam menggunakan jalan ini dan ini kabar baik bagi warga khususnya didesa Bloro," ungkapnya.(ADV/Diskominfo Kukar)