Rapat koordinasi Komunitas Informasi Masyarakat 

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Bidang Komunikasi Publik (PKP) menggelar kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan Website Desa. Kegiatan ini diselenggarakan di Auditorium Gedung LPPL Radio Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (LPPL RPK) Jalan Stadion Utara Rondong Demang Kelurahan Panji Kecamatan Tenggarong pada hari Kamis 05 Oktober 2023.

Tema dari kegiatan ini adalah “Sinergitas Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan Pembuatan Website Desa dalam rangka disemenisasi informasi publik”

Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kukar Dafip Haryanto Membuka jalannya kegiatan ini dengan dihadiri Camat Marang Kayu, Perwakilan Bank BPD Kaltimtara, perwakilan dari KIM, perwakilan aparat Pemerintah Desa Se-Kecamatan Marang Kayu,dengan menghadirkan narasumber dari Kabid PKP Ahmad Rianto, Kabid PLIP Surya Admaja, Pranata Humas Zainul Effendy serta dari Bidang E-government Iwan Sarwani dan Fajar yang bertanggung jawab atas pembuatan dan pemeliharaan website Desa.

Kadis Kominfo Kukar Bapak Dafip Haryanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tema "Sinergitas Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan Pembuatan Website Desa dalam Rangka Diseminasi Informasi Publik" menjadi fokus utama dalam diskusi ini.

Diharapkan bahwa dengan adanya sinergi yang lebih kuat antara KIM dan website Desa, masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara akan lebih mudah mengakses dan memahami informasi yang berkaitan dengan pembangunan dan kegiatan di wilayah mereka, serta bisa memberikan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam penyebaran informasi Pemerintah Daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara” imbuhnya.

Ada beberapa poin dibahas tentang bagaimana strategi untuk meningkatkan kualitas dan kelengkapan informasi yang disediakan melalui website Desa. Selain itu, KIM akan berperan aktif dalam mengumpulkan dan menyampaikan informasi dari masyarakat kepada Pemerintah Desa, yang nantinya akan diunggah ke website Desa untuk konsumsi publik.

Rakor ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan KIM dan pengelola website Desa sebagai pusat informasi dan meningkatkan kemampuan sebagai pengumpul, pengelola, dan penyebar informasi ke publik di daerahnya masing-masing.

Sesuai dengan Peraturan yang telah ditetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Konkuren Bidang Komunikasi dan Informatika pada 31 Agustus 2019 yang sejalan dengan salah satu pilar informasi, yaitu Transparansi menuju Clean Government dan Good Governance.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus memajukan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang modern.(ADV/Diskominfo Kukar)

Kepala Dinas ketahanan pangan Sutikno

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA.com - Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat bantuan beras dari Badan Pangan Nasional sebanyak 577 ton untuk dibagikan kepada 19.246. keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini merupakan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang ditargetkan untuk mengatasi stunting di Indonesia.

Penyaluran bantuan ini akan diresmikan langsung Bupati Kutai Kartanegara pada 10 Oktober 2023. Melalui Perum Bulog pendistribusian ini dilakukan bekerja sama dengan Dinas ketahanan Pangan Kukar dan pemerintah Kecamatan bahkan sampai ke tingkat kelurahan dan desa dalam penyalurannya. Kamis, (5/10/2023),

Kepala Dinas ketahanan Pangan Kutai Kartanegara (Kukar) Sutikno mengungkapkan terimakasih Bulog sebagai pelaksana distribusi CPP Diwilayah Kukar atas dasar penetapan dari Badan Pangan Nasional

Bantuan beras CCP akan disalurkan selama 3 bulan mulai dari September hingga Nopember 2023 dan setiap Setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras per bulan.

Sumber anggaran bantuan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Semoga saja bantuan ini dapat mengurangi beban mereka dengan harapannya dapat membantu stabilitas ekonomi masyarakat," Ungkapnya (ADV/Diskominfo Kukar)