Festival pekan raya Sebulu 2023

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA.com - Festival pekan Raya Sebulu 2023 merupakan kegiatan acara yang menampilkan berbagai seni dan budaya lokal Sebulu. Dengan melibatkan Anak anak muda kreatif dalam memberikan penampilan dalam mengasah kemampuannya.

Kegiatan festival ini merupakan kegiatan inisiatif Dinas pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara dengan tujuan untuk meningkatkan semangat dan pendapatan usaha mikro kecil dan menengah diwilayah tersebut.

Camat Sebulu Edy Fahruddin mengatakan festival pekan Raya akan berlangsung selama 5 hari dari 11 Oktober sampai dengan 15 Oktober 2023, " Semoga kegiatan ini dapat memberikan semangat bagi anak anak muda dalam berkreasi dan juga meningkatkan sumber ekonomi pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang ada di Sebulu,"terangnya.

Selain itu, festival ini juga akan menyajikan berbagai hiburan, seperti Zumba Party, lomba mewarnai, pertunjukan musik live, dan hiburan dangdut. Semua acara ini akan berlangsung di lapangan Desa Sebulu Ulu, Kecamatan Sebulu.

Kegiatan festival ini beriringan dengan kegiatan yang diselenggarakan di kecamatan Muara Badak yaitu festival Pesisir dimana berkolaborasi Anatar Dispar Kukar dan Tirtonegoro Art Festival, pungkasnya, (ADV/Diskominfo Kukar)

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, mendorong peran aktif perusahaan untuk membangun daerah melalui penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR). Hal ini menjadi perhatiannya, karena prihatin terhadap minimnya kontribusi beberapa perusahaan yang beroperasi di Kukar, dalam mendukung pembangunan wilayah Kukar.

Edi Damansyah meminta semua perusahaan yang beroperasi di Kukar untuk lebih berperan aktif dalam program CSR mereka. Hingga saat ini, sejumlah perusahaan di Kukar telah berpartisipasi dalam program CSR, namun sebagian lagi belum konsisten dalam melakukan pembangunan di Kukar.

Ia merasa perlu adanya peningkatan kontribusi dari seluruh perusahaan, terutama yang bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, dan minyak dan gas, untuk lebih proaktif dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan mengembangkan wilayah Kukar.

Meskipun program CSR sudah berjalan, Bupati Edi Damansyah meyakini bahwa dengan banyaknya perusahaan yang beroperasi di Kukar, program ini seharusnya dapat memberikan dampak yang lebih besar.

Program CSR ini melibatkan berbagai kegiatan, mulai dari bedah rumah, pemberdayaan masyarakat, pengentasan buta huruf, hingga program pendidikan seperti kejar paket A, B, dan C. "Saya tetap meminta peningkatan optimalisasi program CSR ini sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Kukar," ungkap Bupati Edi Damansyah, Saat diwawancarai awak media Jumat (29/9/2023).

Ia juga menekankan pentingnya kerjasama yang erat antara pemerintah daerah dan perusahaan untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih besar dan berkelanjutan. Bupati Edi Damansyah menekankan bahwa perusahaan, terutama yang beroperasi di sektor pertambangan batubara, harus memberikan kontribusi positif pada ekonomi lokal selain hanya mengambil sumber daya alam Kukar.

Ia bertujuan untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan ini tidak hanya menghasilkan pendapatan bagi negara, tetapi juga berperan dalam menggerakkan ekonomi lokal Kukar.

"Kami tidak ingin hanya mendapatkan lubang-lubang saja, kami ingin ada pembangunan," pungkasnya.(ADV/Diskominfo Kukar)