Ilustrasi Nelayan menangkap ikan dilaut

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memiliki sektor potensial di bidang ikan dan rumput laut. Hal ini didukung oleh kondisi wilayah di Kecamatan Samboja, yang sebagian besar desa berada di tepi pantai. Camat Samboja, Damsik, mengatakan mulai dari Kelurahan Tanjung, Kelurahan Kuala,

Pamedas sampai ke Muara sembilang itu semua di bibir pantai dan penghasil ikan yang terbesar di daerah-daerah itu, termasuk juga pembudidayaan rumput laut. “Hal ini membuat potensi ikan dan rumput laut dari Kecamatan Samboja sangat berlimpah” kata Damsik pada Sabtu (28/10/2023) lalu.

Damsik juga mengatakan, ikan laut hasil tangkapan nelayan di Kecamatan Samboja tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga untuk beberapa kota besar di sekitarnya, seperti Samarinda, Balikpapan dan Tenggarong.

Masih lanjut Damsik, selain nelayan tangkap ikan, banyak juga pembudidaya rumput laut di Samboja dengan adanya pembangunan pabrik rumput laut di Muara Badakhal ini bisa memudahkan para petani dalam menjual hasil panennya.

“Pabrik itu sudah sangat kami nantikan,” jelasnya Sejak dulu, mayoritas masyarakat di Kecamatan Samboja sudah bergantung pada hasil melaut. Damsik mengatakan, kesejahteraan masyarakat Samboja juga bisa meningkat dengan adanya pabrik pengolahan rumput laut di Kecamatan Muara Badak.(ADV/Diskominfo Kukar)

Ilustrasi Bank Sampah

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Untuk mengatasi permasalahan sampah, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, akan membuat bank sampah di tahun 2024.

Lurah Melayu, Aditiya Rakhman menyampaikan Bank sampah adalah tempat untuk menukar sampah yang sudah dipilah dengan uang atau barang yang bermanfaat.

Ditambahkannya bahwa bank sampah ini akan didukung dengan mesin untuk mengolah sampah menjadi bahan yang lebih bernilai, seperti briket, pupuk organik, atau kerajinan tangan.

“Kalau bangunannya sudah ada di 2024, mau di optimalkan untuk pengolahannya,”ujar Aditiya pada Jumat (27/10/2023) lalu.

Aditiya juga menginformasikan bahwa beberapa RT di Kelurahan Melayu sudah memiliki bank sampah yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Ia mengharapkan semua RT bisa memiliki bank sampah dengan melakukan sosialisasi kepada warga.(ADV/Diskominfo Kukar)