Peserta pickleball Kukar 2023

TENGGARONG , SWARAREPUBLIKA.com - Kejuaraan Pickleball Kukar 2023 yang digelar pada 26-29 Oktober 2023 di Tenggarong Seberang mencetak rekor dengan jumlah peserta terbanyak se-Indonesia, yaitu 1.023 peserta. Kejuaraan ini diikuti oleh peserta Pickleball dari berbagai daerah di Indonesia.

Kejuaraan ini diresmikan oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, yang juga didampingi oleh Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura, Sultan Aji Muhammad Arifin. Mereka berdua juga melakukan pemukulan bola pertama bersama Sekjen PB International Pickleball Federation, Susilo, dan Ketua Umum KONI Kukar, Rahman.

Sunggono menyampaikan rasa bangga kepada IPF Kukar yang telah menyelenggarakan kejuaraan ini. Ia menyampaikan bahwa kejuaraan ini menunjukkan bahwa Pickleball di Kukar menjadi barometer dan kebanggaan Indonesia.

Ia juga menyampaikan bahwa kejuaraan ini dapat menghasilkan atlet-atlet Pickleball yang berprestasi di tingkat dunia. “Kami harus saling mendukung, menjaga kekompakan, dan mengelola Visi-Misi untuk membangun Indonesia agar masyarakat bisa hidup sejahtera dan bahagia,” ungkap Sunggono.

Sultan Aji Muhammad Arifin juga menyampaikan dukungan kepada atlet-atlet Pickleball yang berlaga di kejuaraan ini. Ia menyampaikan bahwa Pickleball adalah olahraga yang menyenangkan dan mudah dimainkan oleh semua kalangan. Ia juga menyampaikan bahwa Pickleball adalah olahraga yang dapat mempererat persaudaraan dan kekeluargaan.

“Pickleball ini memiliki magnet yang luar biasa, dengan tagline easy and fun semua pecinta olahraga bisa berkumpul jadi satu. Di dalam lapangan kita lawan, tapi setelah itu kita semua kawan dan menjadi bagian keluarga dan saudara yang menyatukan,” ujar Sultan Aji Muhammad Arifin.

Kejuaraan Pickleball 2023 ini mempertandingkan kategori 18 tahun ke bawah, 19-35 tahun, dan 35-50 tahun. Kejuaraan ini juga berlangsung di lapangan Sekretariat DPRD Kukar, Veledrom (balap sepeda), dan lapangan Futsal Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.(ADV/Diskominfo Kukar)

Pertemuan Bupati Kukar Edi Damansyah bersama deputi bidang Lingkungan Hidup dan sumber daya alam

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) akan merencanakan Nusantara AGRIFest 2023 di Kecamatan Samboja Barat, Kutai Kartanegara. Acara ini merupakan forum belajar dan promosi pertanian berkelanjutan yang akan diadakan pada November 2023 di Desa Margo Mulyo.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Safitri, mengatakan bahwa acara ini akan menyuguhkan berbagai kegiatan menarik. “Kegiatan ini akan meliputi temu petani, forum bisnis, pameran, pasar seni dan pasar murah pangan, serta berbagai bentuk kesenian,” ujarnya, Minggu (29/10/2023).

Myrna Safitri mengatakan bahwa tujuan dari Nusantara AGRIFest 2023 adalah untuk menata ekosistem pertanian yang sejalan dengan pengendalian hutan. Ia mengharapkan acara ini dapat menstimulasi koneksi dan kerjasama antara petani di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan di Kutai Kartanegara (Kukar). Bupati Kukar, Edi Damansyah, mengapresiasi rencana tersebut.

Ia mengapresiasi dedikasi petani di Samboja Barat, khususnya kelompok pemuda yang tergabung di petani milenial dan KTNA yang terdiri dari petani dan nelayan. “Kami sangat mendukung kegiatan Nusantara AGRIFest 2023. Ini menunjukkan potensi dan dedikasi petani di Kukar, yang merupakan lumbung pangan di wilayah Kalimantan Timur.

Kami juga berharap petani di Kukar dapat menjadi penyuplai bahan pangan di wilayah ibu kota negara baru,” katanya. Camat Samboja Barat, Burhanuddin, mengatakan bahwa daerahnya memiliki potensi di sektor perikanan dan pertanian. Sejak IKN hadir di Kaltim, daerah ini terus berbenah dan berkembang.

“Kami terus menyiapkan warga kami yang tergabung di Gapoktan untuk bisa berkembang. Kami juga memiliki produk unggulan seperti timun di PPU yang sangat menjanjikan. Selain itu, Kampung Lengkeng dan hidroponik estate sudah mendukung kebutuhan di Balikpapan,” ucapnya.

Burhanuddin menekankan peran Samboja Barat sebagai pilar ketahanan pangan. Ia juga mengatakan bahwa BRIDA Kukar telah meluncurkan penelitian analisis sosial ekonomi masyarakat di bidang perkebunan, pertanian, dan kelautan.

“Kami dorong pengembangan sektor pertanian dalam arti luas, karena kami masih terhambat di pengembangan dan pendekatan SDM yang terbatas. Kami berharap Nusantara AGRIFest 2023 dapat menjadi ajang belajar dan promosi pertanian berkelanjutan di Kukar,” tutupnya.(ADV/Diskominfo Kukar)