Suasana MTQ ke 43 dikecamatan Loa Kulu

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, mengimbau para lurah dan kepala desa (kades) di Kukar untuk terus membina qori dan qoriah di wilayah mereka.Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan qori dan qoriah menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten ke-44 yang akan diadakan di Kecamatan Kota Bangun darat pada November.

“Kami mengharapkan Kukar memiliki qori dan qoriah yang hebat dan berprestasi di MTQ, baik di tingkat kabupaten maupun nasional.

Oleh karena itu, kami imbau para lurah dan kades untuk terus membina qori dan qoriah di wilayah mereka,” kata Edi, Minggu (29/10/2023). Edi menuturkan, para lurah dan kades bisa bekerja sama dengan pengurus masjid untuk memfasilitasi pembinaan qori dan qoriah.

Selain itu, Edi juga mengajak masyarakat untuk mendukung program-program keagamaan yang dilakukan oleh Pemkab Kukar. “Kami harus memberikan motivasi kepada qori dan qoriah agar mereka tekun mengaji dan menghafal Al-Quran. Kami juga harus mengapresiasi prestasi-prestasi yang mereka raih di MTQ,” tutur Edi.

Pemkab Kukar melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) terus melakukan pembinaan qori dan qoriah melalui program gerakan masyarakat mengaji (Gema). Program ini sudah menjadi kebijakan Pemkab Kukar dan terus berjalan hingga saat ini. “Program Gema ini merupakan salah satu bentuk pembinaan Tilawatil Quran yang kami lakukan.

Kami juga memberikan pelatihan-pelatihan khusus kepada qori dan qoriah agar mereka lebih siap mengikuti MTQ. Ini adalah hasil kerjasama antara Pemkab Kukar, lurah, kades, dan masyarakat,” ujarnya.(ADV/Diskominfo Kukar)

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah 

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024. Namun, masih ada masyarakat yang belum bisa menggunakan hak suaranya karena berbagai masalah. Salah satunya adalah karyawan perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara (Kukar).

Bupati Kukar, Edi Damansyah, mengatakan bahwa partisipasi pemilih di Kukar masih kurang baik di setiap penyelenggaraan Pemilu. Hal ini dipengaruhi oleh jarak antara TPS dan area perusahaan yang jauh, atau karena adanya ketakutan akan dipotong upahnya jika tidak masuk kerja. Untuk itu, Edi berharap perusahaan bisa mendukung hak suara karyawan pada Pemilu 2024.

Edi menyarankan perusahaan untuk memberikan fasilitas kepada karyawan untuk mencoblos di TPS di pagi hari, kemudian kembali bekerja di siang hari. “Kami ingin masyarakat, khususnya warga lokal, bisa menyalurkan hak suaranya pada saat pesta demokrasi yang akan digelar pada 2024 mendatang.

Kami minta perusahaan memberikan waktu kepada karyawan saat jam pagi untuk mencoblos ke TPS, nanti siangnya bisa kembali bekerja,” tutur Edi saat dihubungi, Minggu (29/10/2023). Edi juga menyampaikan bahwa Pemkab Kukar telah melakukan sosialisasi di beberapa kecamatan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, termasuk di daerah yang banyak terdapat aktivitas perusahaan.

Ia menghimbau perusahaan bisa berkontribusi dalam mendukung sosialisasi ini. “Kami ingin partisipasi pemilih di Kukar bisa maksimal. Jika ada kendala karena faktor kebijakan perusahaan kepada karyawan, ini harus dicek validitasnya dan segera mendapatkan solusi. Kami ingin ada komunikasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat,” paparnya.