Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Pemerintah Kabupaten Kukar terus mendorong digitalisasi di semua sektor pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan program Kukar Idaman yang bertujuan untuk melakukan reformasi birokrasi dan mewujudkan pemerintahan yang lebih baik. Salah satu inovasi yang diluncurkan oleh Pemkab Kukar adalah Disapa, yaitu sebuah website yang menyediakan informasi dan layanan publik secara digital.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan bahwa semua organisasi perangkat daerah sudah menerapkan pelayanan berbasis web. “Kami wajib melakukan inovasi membuat aplikasi yang tersentral pada pelayanan yang sudah digitalisasi dan keterbukaan informasi publik sesuai dengan standar,” kata Bupati Edi saat menghadiri Malam Anugerah Insan Olahraga dan Pemuda beberapa waktu lalu.

Bupati Edi juga memberikan apresiasi kepada Perkumpulan Pemuda Digitalisasi Nusantara (PPDN) yang baru saja dilantik. Ia berharap PPDN dan Pemkab Kukar dapat bersinergi untuk mengedukasi komunitas pemuda-pemudi Kukar dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Bupati, pasar digitalisasi sudah membuka ruang yang baik bagi para pelaku usaha. Ia berharap para pelaku UMKM bisa menjalankan manajemen berbasis digital dan transaksi uang non tunai. “Harapan kita salah satunya itu dengan upaya yang kita laksanakan ini bagaimana para pelaku UMKM dalam transaksi uang non tunai berjalan dengan baik,” ucapnya.

Bupati Edi berharap Sekda Kukar Dr. H. Sunggono dan jajarannya serta PPDN bisa mengambil bagian untuk memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM di Kukar yang belum mendapatkan informasi dalam kebijakan digitalisasi.“Karena memang hari ini tuntutannya sudah bagaimana digitalisasi ini harus terus dilakukan secara utuh di kabupaten Kukar,” tutupnya.(ADV/Diskominfo Kukar.

Disdikbud Menggelar Bimtek

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan pembelajaran di Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 72 guru yang mengajar Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

Bimtek ini diikuti oleh guru-guru dari 20 kecamatan di Kukar. Bimtek ini meliputi peningkatan kompetensi guru dalam mengaplikasikan pembelajaran yang sesuai dengan program Kukar Idaman, yaitu menciptakan masyarakat berakhlak mulia.

“Kami mengharapkan guru-guru dapat lebih menekankan akhlak mulia daripada hanya pengetahuan akademis. Ini penting untuk membentuk karakter siswa dan siswi yang baik,” ujar Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK) Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, Rabu (1/11/2023).

Bimtek ini juga bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang sehat jasmani dan rohani. “Kami mengharapkan guru-guru dapat mengajarkan siswa dan siswi tentang pentingnya kesehatan fisik dan mental.

Kami mengharapkan guru-guru dapat mengadaptasi metode pengajaran yang sesuai dengan kondisi fisik dan psikologis siswa dan siswi,” ucap Joko. Selain itu, Bimtek ini juga menekankan pengembangan kebudayaan dan perlombaan tradisional yang melibatkan olahraga dan budaya.

“Kami mengharapkan guru-guru dapat mengenalkan siswa dan siswi tentang kekayaan budaya dan olahraga lokal di Kukar. Ini akan meningkatkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap daerah,” ucap Joko.(ADV/Diskominfo Kukar)