Wakil Bupati Rendi Solihin disebuah acara di Bali 

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com- Sebuah acara yang menghadirkan perwakilan seniman budaya dari seluruh Indonesia, Genta Nusantara III, digelar pada 2-5 November 2023 di Bali. Acara ini mengusung tema “Keluhuran Nusantara” dan bertujuan untuk menyatukan pandangan tentang pentingnya pelestarian seni budaya dan kearifan lokal di setiap daerah. Salah satu yang turut hadir dalam acara ini adalah Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin.

Rendi mengatakan, Genta Nusantara III menawarkan berbagai kegiatan menarik, seperti temu budaya, pementasan seni pertunjukan, karnaval seni Wayang, pameran ekonomi kreatif khas Yogyakarta, dan eduwisata toleransi. “Jadi kegiatan Genta Nusantara ini berisikan empat agenda, yakni temu budaya, seni pertunjukan, pameran UMKM, dan kegiatan kepariwisataan visit to Puja Mandala," ujarnya.

Rendi menambahkan, Kukar menjadi salah satu daerah yang mendapat sorotan di acara ini. Pasalnya, Kukar merupakan lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menjadi proyek strategis nasional. Selain itu, Kukar juga mengirimkan salah satu kelompok musik tradisionalnya untuk tampil di Genta Nusantara III.

Rendi menegaskan, Kukar berkomitmen untuk terus menjaga kebudayaan dan kearifan lokalnya agar tidak hilang. “Kebudayaan adalah identitas suatu daerah, sudah seharusnya ini dijaga untuk tetap lestari,” katanya.(Diskominfo Kukar)

Setkab Kukar Sunggono mengevaluasi kesiapan MTQ ke 44

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA.com - Dalam rangka mengevaluasi kesiapan penyelenggaraan MTQ ke-44 di Kecamatan Kota Bangun Darat, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, menggelar ekspose bersama panitia dan Pemerintah Kecamatan setempat. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Odah Etam Tenggarong, pada Kamis (2/11/2023).

Sunggono mengungkapkan, tujuan utama dari ekspose ini adalah untuk mendapatkan informasi langsung tentang kesiapan berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan MTQ ke-44. Seperti kesiapan tempat menginap kafilah, tempat perlombaan, tempat parkir, dan fasilitas kesehatan. Serta fasilitas pendukung lainnya yang diperlukan.

Sunggono menyatakan, dirinya sangat optimis bahwa panitia dan Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat dapat menyelenggarakan MTQ ke-44 dengan baik. Ia juga berharap, ekspose ini dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaan MTQ tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. “Saya yakin panitia pelaksana juga telah banyak belajar dari pengalaman Kecamatan Loa Kulu yang menjadi tuan rumah MTQ 2022 lalu.

Sehingga pelaksanaan MTQ tahun ini harus lebih baik,” ujarnya. Sunggono menambahkan, MTQ ke-44 ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pengamalan Al-Quran di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, MTQ ke-44 ini bukan hanya untuk mencari bibit-bibit qori, qoriah, hafidz, dan hafidzah.

Melainkan juga untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran sebagai pedoman hidup. “Yang bertujuan untuk mendorong umat Islam mempelajari kitab suci Al-Quran sebagai pedoman hidup dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.(ADV/Diskominfo Kukar)