Wakil ketua DPRD kota Balikpapan Budiono reses di perumahan pondok Bukit Lestari Balikpapan Selatan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, menegaskan bahwa reses merupakan kesempatan penting bagi anggota dewan untuk mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momen krusial untuk memahami kebutuhan, keluhan, dan harapan warga yang harus diperjuangkan oleh para wakil rakyat.

“Reses adalah waktu yang tepat untuk mendengar aspirasi masyarakat. Kami mendapat amanah dari warga yang harus kami perjuangkan dengan serius,” ujar Budiono saat menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2024/2025 di Perumahan Pondok Bukit Lestari, Balikpapan Selatan, pada Senin (11/11/2024).

Kegiatan reses ini dihadiri oleh sejumlah warga yang menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi. Budiono, yang merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Selatan, menegaskan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi warganya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota dalam menangani masalah-masalah yang ada di masyarakat. “Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk memastikan bahwa setiap masalah dapat diselesaikan dengan baik,” lanjut Budiono.

Selain itu, Budiono berharap agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat merespons dengan cepat setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Hal ini diharapkan dapat memastikan bahwa masalah yang ada mendapat perhatian dan solusi dalam tahun anggaran yang akan datang.

Beberapa masalah yang diangkat oleh warga dalam reses kali ini, di antaranya terkait dengan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang masih memerlukan perhatian lebih.

Kegiatan ini, selain menjadi sarana untuk menyerap aspirasi, juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan warga, sehingga komunikasi yang terjalin bisa lebih efektif dalam mencari solusi bagi permasalahan yang ada.

“Komunikasi langsung dengan masyarakat adalah kunci untuk memahami situasi di lapangan dan menemukan solusi yang tepat,” tutup Budiono dengan tegas.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan H Haris reses di RT 15 Balikpapan Selatan 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Haris, menegaskan perlunya peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi warga kota. Hal ini ia sampaikan saat menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2024/2025 di Jalan Jendral Sudirman, RT 15, Balikpapan Selatan, pada Senin (11/11/2024).

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi warga setempat dan sekitarnya untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan yang mereka hadapi. Selama reses, Haris menerima beberapa keluhan dari masyarakat, terutama mengenai masalah pemasangan sambungan baru layanan air oleh Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), serta gangguan distribusi air yang terjadi di beberapa wilayah.

Warga berharap ada langkah konkret dari pihak terkait untuk mengatasi masalah ini. Haris mengungkapkan pentingnya upaya PTMB dalam memperbaiki kondisi pasokan air bersih yang kerap terganggu.

Ia mengusulkan agar proses peremajaan pipa distribusi air dipercepat, guna memastikan layanan air bersih kembali normal. “Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat vital bagi masyarakat.Saya berharap PTMB dapat segera meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan peremajaan pipa berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Selain itu, Haris juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, PTMB, dan masyarakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara tuntas. Ia berharap aspirasi warga tidak hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret yang dapat memperbaiki pelayanan air bersih di tahun mendatang. Politisi dari PDI Perjuangan ini juga menilai bahwa reses adalah kesempatan emas bagi anggota dewan untuk lebih dekat dengan masyarakat.

“Reses adalah waktu yang sangat berharga untuk mendengar langsung kebutuhan dan keluhan warga. Dengan demikian, kami bisa memperjuangkan aspirasi mereka di tingkat legislatif,” terang Haris.

Reses kali ini mendapat antusiasme tinggi dari warga, dengan ratusan warga yang hadir untuk mengungkapkan aspirasi mereka. Haris berharap kegiatan semacam ini dapat terus mempererat komunikasi antara legislatif dan masyarakat, demi mewujudkan Balikpapan yang lebih baik.

(ADV/J)

Ketua komisi III DPRD kota Balikpapan Yusri reses di RT 23 Kelurahan Damai Bahagia Balikpapan Selatan 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, menegaskan pentingnya mendengarkan dan menindaklanjuti berbagai aspirasi warga demi pembangunan kota yang lebih baik. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2024/2025 yang digelar di Lapangan RT 23, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan, Selasa (12/11/2024) malam.

Dalam reses tersebut, berbagai permasalahan warga menjadi perhatian utama, di antaranya pengelolaan sampah, pengaspalan jalan lingkungan, serta perbaikan drainase yang belum terealisasi. Selain itu, warga juga mengeluhkan persoalan terkait Izin Membuka Tanah Negara (IMTN) dan pajak bumi dan bangunan (PBB) yang dianggap perlu mendapatkan solusi segera.

Masalah sampah menjadi sorotan utama karena warga merasa penanganannya masih minim. “Kondisi ini sangat memengaruhi kebersihan lingkungan dan kenyamanan warga. Penanganan yang lebih efektif sangat dibutuhkan,” ujar Yusri.

Selain itu, warga mendesak pemerintah segera melakukan pengaspalan jalan lingkungan yang dinilai krusial untuk mendukung mobilitas serta meningkatkan aktivitas ekonomi. Isu drainase juga menjadi keluhan besar dalam reses tersebut. Menurut warga, kondisi drainase yang tidak diperbaiki selama lima tahun terakhir berpotensi memperburuk risiko banjir.

"Perbaikan drainase sangat penting untuk mencegah gangguan aktivitas warga akibat genangan air," kata salah seorang warga yang hadir. Terkait masalah IMTN, Yusri menekankan bahwa perizinan tanah harus menjadi perhatian serius instansi terkait agar tidak menyulitkan masyarakat.

Dia berjanji akan mendorong sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi solusi dari berbagai permasalahan tersebut. “Sinergi yang baik antara DPRD dan pemerintah dapat mempercepat penanganan aspirasi warga. Saya berkomitmen membawa masukan ini ke tingkat pembahasan legislatif dan mendorong OPD agar segera menindaklanjutinya,” tegas politisi Partai Golkar ini.

Kegiatan reses yang dihadiri ratusan warga tersebut juga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat. Yusri menekankan bahwa reses adalah wadah strategis untuk memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. “Saya berharap semua masukan ini bisa diakomodasi oleh OPD dan menjadi prioritas dalam penyusunan anggaran daerah tahun depan,” tutup Yusri.

Dengan adanya reses ini, diharapkan aspirasi warga dapat diwujudkan melalui program-program nyata demi peningkatan kualitas hidup masyarakat Balikpapan Selatan.

(ADV/J)

Andi Arif Agung gelar reses di Jalan Wijaya Kusuma Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dalam rangka memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, H. Andi Arif Agung, menggelar reses Masa Sidang I Tahun 2024/2025 di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah.

Acara yang berlangsung pada Senin, 11 November 2024 ini dihadiri oleh banyak warga yang antusias menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada wakil rakyat.

Andi Arif Agung menegaskan pentingnya kegiatan reses sebagai sarana mendengar dan menampung keluhan masyarakat. “Kegiatan reses ini adalah waktu yang tepat untuk mendengar aspirasi warga, dan kami berkomitmen untuk memperjuangkannya agar dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pemerintah ke depannya,” ujarnya.

Menurutnya, bertemu langsung dengan warga adalah momen penting untuk memperkuat komitmen dalam memperjuangkan kepentingan mereka. Antusiasme warga terlihat jelas dalam acara tersebut.

Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, seperti perbaikan dan pengecoran jalan lingkungan, penggantian bola lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga perbaikan drainase yang sering menimbulkan masalah saat hujan.

“Kebutuhan warga ini sangat mendasar untuk keseharian mereka. Kami akan berupaya maksimal agar seluruh aspirasi ini dapat diakomodasi oleh pemerintah,” jelas Andi Arif Agung.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk membangun Balikpapan yang lebih baik di masa depan. Lebih dari sekadar acara formal, reses ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk mendengar dan merespons kebutuhan mereka.

Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi warga sehari-hari. Andi Arif Agung berharap, melalui reses semacam ini, hubungan antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin erat. Ia juga berjanji akan terus mengawal aspirasi yang telah disampaikan agar dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program pemerintah yang lebih baik.

Dengan kegiatan reses ini, DPRD Balikpapan kembali menegaskan pentingnya komunikasi dua arah yang transparan untuk menciptakan pemerintahan yang responsif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Komunikasi yang baik ini menjadi fondasi bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Gelar Reses Perdana di rumah jabatan

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengadakan reses perdana di Rumah Jabatan Ketua DPRD Balikpapan, Senin (11/11/2024) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat Balikpapan Barat yang menjadi konstituennya.

Dalam reses tersebut, warga dari seluruh kelurahan di Balikpapan Barat hadir, termasuk perwakilan dari Kelurahan Baru Ulu, Baru Tengah, Margo Mulyo, hingga Kariangau. Alwi memilih Rumah Jabatan sebagai lokasi reses dengan harapan dapat memberikan kesan keterbukaan kepada masyarakat. “Ini adalah rumah jabatan, bukan rumah pribadi, jadi siapa saja boleh datang,” ujar Alwi.

Ia juga menyampaikan bahwa kesempatan ini digunakan untuk memperkenalkan Rumah Jabatan kepada warga yang belum pernah berkunjung. Selain mendengarkan aspirasi, Alwi juga mengundang perwakilan dari beberapa instansi, termasuk Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) yang diwakili Staf Ahli Humas Adelina.

Selain itu, hadir juga perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dr. Dina, untuk menjawab berbagai pertanyaan warga terkait layanan kesehatan, termasuk program BPJS Kesehatan gratis yang disediakan Pemerintah Kota Balikpapan.

Antusiasme warga sangat tinggi, mereka menyampaikan berbagai keluhan dan harapan mengenai pembangunan dan pelayanan di Balikpapan Barat. Alwi pun berkomitmen untuk menampung dan memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan. “Apa yang menjadi usulan warga Balikpapan Barat, InsyaAllah kami tampung. Sebagai Ketua DPRD, saya memiliki kebijakan lebih untuk mengakomodir,” ungkap Alwi.

Dalam kesempatan tersebut, Alwi juga menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian lebih bagi pembangunan di Balikpapan Barat. Beberapa proyek pembangunan sedang berjalan, salah satunya adalah pembangunan rumah sakit.

Selain itu, rencana pembangunan taman dan pusat kuliner di Pasar Besi Tua juga disampaikan. Namun, sebelum proyek ini dimulai, pasar tersebut akan direlokasi terlebih dahulu ke Balikpapan Utara. Alwi menyebutkan rencana pembangunan fasilitas pendidikan di kawasan Baru Ulu. Rencananya, sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) akan dibangun di lapangan sepak bola daerah tersebut, sehingga dapat memperbaiki akses pendidikan bagi anak-anak di Balikpapan Barat.

Kegiatan reses ini menegaskan komitmen Alwi dalam mewujudkan aspirasi warga dan mempercepat pembangunan di wilayah Balikpapan Barat. Ia berharap, dengan adanya komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan di Balikpapan Barat dapat lebih terarah dan sesuai kebutuhan.

(ADV/J)

Anggota komisi III DPRD kota Balikpapan Laisa Hamisah reses di gang Masjid Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi mereka, Laisa Hamisah, anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, mengadakan reses Masa Sidang I Tahun 2024/2025. Acara tersebut berlangsung pada Senin, 11 November 2024, di Gang Masjid, Balikpapan Selatan, dan dihadiri dengan antusias oleh warga sekitar.

Reses ini menjadi momen penting bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi. Tidak hanya menjadi forum formal, kegiatan ini dianggap sebagai sarana efektif dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

“Kegiatan reses ini adalah kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat Balikpapan Selatan. Kami berharap aspirasi yang disampaikan dapat diteruskan ke OPD terkait agar ditemukan solusi terbaik,” ujar Laisa Hamisah.

Pernyataan tersebut menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Dalam diskusi yang berlangsung, sejumlah persoalan mendesak diutarakan warga.

Di antaranya adalah kebutuhan penambahan penerangan jalan umum (PJU), perbaikan drainase, pengecoran jalan, hingga masalah banjir dan distribusi air bersih.

Selain itu, warga juga meminta pendanaan hibah untuk masjid setempat sebagai dukungan bagi kegiatan keagamaan. Laisa berjanji akan membawa seluruh aspirasi tersebut ke dalam pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Kami akan memastikan semua aspirasi yang diterima dapat dibahas dan diakomodasi dalam rencana pembangunan kota. Masukan dari masyarakat adalah modal penting untuk membangun Balikpapan yang lebih baik,” tegasnya.

Kegiatan ini tak hanya menjadi ruang bagi warga untuk mengungkapkan kebutuhan mereka, tetapi juga mencerminkan dedikasi Laisa Hamisah dalam mewujudkan perubahan nyata di Balikpapan Selatan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan aspirasi ini dapat menjadi landasan bagi pembangunan yang berkelanjutan. Melalui reses ini, Laisa Hamisah menunjukkan bahwa mendengarkan masyarakat adalah langkah awal menuju perubahan yang lebih baik. Harapan besar pun muncul agar komitmen ini diiringi dengan realisasi nyata demi kesejahteraan warga Balikpapan Selatan. (ADV/J)

Wakil ketua DPRD kota Balikpapan Yono Suherman hadiri Rakerkesda Tahun 2024 di Swissbell Hotel Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Tahun 2024 yang diselenggarakan pada Selasa, 12 November 2024, di Swiss-Belhotel Balikpapan. Forum strategis ini bertujuan merumuskan kebijakan kesehatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rakerkesda 2024 membahas berbagai isu utama, termasuk optimalisasi fasilitas kesehatan, peningkatan kapasitas tenaga medis, dan penguatan sistem kesehatan daerah. Program-program tersebut diharapkan mampu menjadikan layanan kesehatan lebih merata, cepat, dan berkualitas.

Dalam rapat tersebut, Yono Suherman menegaskan dukungan penuh DPRD terhadap langkah pemerintah untuk memperbaiki sektor kesehatan. Menurutnya, kesehatan masyarakat adalah prioritas utama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah dan DPRD.

"Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Kami siap bersinergi dengan pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Setiap kebijakan yang diambil harus berorientasi pada kesejahteraan warga," ujar Yono Suherman.

Rakerkesda juga menjadi wadah untuk memunculkan gagasan inovatif, seperti peningkatan alokasi anggaran untuk memperbaiki infrastruktur Puskesmas, penyediaan alat kesehatan modern, serta pelatihan lanjutan bagi tenaga medis.

Selain itu, upaya digitalisasi layanan kesehatan turut menjadi sorotan. Layanan ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan, sejalan dengan perkembangan teknologi.

Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan pemerintah dalam menjaga kualitas layanan kesehatan di Balikpapan. Dukungan legislatif menjadi kunci untuk memastikan semua rencana dapat direalisasikan demi kepentingan masyarakat.

Melalui sinergi yang kuat, harapannya warga Balikpapan dapat merasakan manfaat nyata berupa pelayanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan dapat diakses dengan mudah. Rakerkesda 2024 menjadi langkah awal mewujudkan visi tersebut, memperkuat komitmen bersama untuk kesehatan masyarakat yang lebih terjamin.

(ADV/J)

  
Anggota komisi II DPRD kota balikpapan Subari reses di RT 84 kelurahan Manggar 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Anggota DPRD Kota Balikpapan, Subari, menggelar kegiatan reses di RT 84, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, pada Senin (11/11/2024). Acara ini dihadiri puluhan warga yang antusias menyampaikan aspirasi dan keluhan, khususnya terkait masalah infrastruktur lingkungan dan akses air bersih PDAM.

Kehadiran Subari menjadi kesempatan bagi masyarakat setempat untuk menyuarakan kebutuhan yang mendesak, sekaligus menerima penjelasan mengenai upaya pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut.

Subari mengungkapkan bahwa permasalahan infrastruktur, seperti jalan, drainase, dan fasilitas posyandu, menjadi keluhan utama yang sering disampaikan warga dalam setiap reses. “Masyarakat memang lebih fokus pada kebutuhan sehari-hari, terutama yang langsung berdampak pada kenyamanan mereka, seperti jalan lingkungan dan drainase.

Meskipun demikian, kami juga selalu membuka diskusi mengenai kebijakan umum di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujar Subari.

Salah satu isu yang paling sering dikeluhkan adalah distribusi air bersih dari PDAM. Warga Balikpapan Timur, khususnya di kawasan Manggar, masih mengalami kendala dalam mendapatkan pasokan air bersih meskipun dekat dengan sumber air Waduk Manggar.

Subari menyebut bahwa DPRD telah mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PDAM guna mencari solusi terkait distribusi air ini. “Sebenarnya Waduk Tritip memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Balikpapan Timur, namun distribusinya memang perlu ditingkatkan agar layanan air bersih dapat dinikmati secara merata,” jelas Subari.

Menyikapi keluhan warga mengenai biaya pemasangan pipa induk yang dianggap memberatkan, Subari menyampaikan bahwa DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan terus berupaya mencari solusi untuk meringankan beban masyarakat. “Kami sedang mencari opsi terbaik agar pemasangan pipa dapat dilakukan dengan biaya lebih efisien, khususnya di wilayah yang penduduknya tersebar. Dengan demikian, warga tidak terlalu terbebani oleh biaya yang tinggi,” tambahnya.

Ketua RT 84, Anis Wahono, mengapresiasi langkah Subari yang responsif terhadap aspirasi warga. Menurutnya, perhatian yang diberikan oleh Subari telah membawa perubahan positif di lingkungannya. “Kami merasa terbantu dengan kehadiran Pak Subari, terutama dalam peningkatan fasilitas lingkungan seperti penerangan jalan,” kata Anis.

Selain permasalahan infrastruktur dan air, warga juga menyampaikan kebutuhan pemasangan CCTV untuk keamanan lingkungan serta status lahan posyandu yang masih belum jelas. Subari menanggapi positif permintaan tersebut, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengevaluasi usulan CCTV untuk dianggarkan melalui APBD, dan akan mengoordinasikan status lahan posyandu dengan pemerintah daerah untuk memastikan kejelasan legalitasnya.

Menutup kegiatan reses, Subari menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan warga Manggar Timur.“Kami bertekad untuk mengawal setiap aspirasi yang disampaikan agar bisa diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang nyata.

Harapannya, program yang telah direncanakan dapat segera terealisasi sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya, terutama terkait akses air bersih dan peningkatan fasilitas lingkungan,” tutup Subari.

((ADV/J)

Anggota komisi III DPRD kota Balikpapan Wahyullah Bandung 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Turunan Muara Rapak di Balikpapan Utara telah lama dikenal sebagai titik rawan kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat. Setiap kecelakaan yang terjadi di lokasi ini memicu pertanyaan mendasar mengenai keselamatan jalan raya dan langkah konkret yang dapat diambil oleh pemerintah daerah untuk mengurangi risiko kecelakaan di kawasan tersebut.

Wahyullah Bandung, anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, menyoroti flyover sebagai salah satu solusi potensial untuk mengurangi risiko kecelakaan. Meskipun usulan ini telah dibicarakan cukup lama, pembangunannya masih terhalang karena proyek infrastruktur berskala besar seperti ini memerlukan kewenangan pemerintah provinsi atau nasional.

"Kita di Balikpapan hanya bisa mengajukan usulan dan menunggu tindakan dari tingkat yang lebih tinggi," jelas Wahyullah saat diwawancarai pada Senin, 11 November 2024.

Salah satu penyebab utama masalah di turunan Muara Rapak, menurut Wahyullah, adalah kebijakan yang mengizinkan kendaraan berat melintasi area tersebut. Di banyak kota maju, akses kendaraan berat biasanya diatur ketat untuk mencegah masuknya ke wilayah pusat kota, terutama di kawasan dengan kondisi jalan menurun yang rawan kecelakaan.

"Di kota-kota besar, truk besar dilarang masuk pusat kota untuk mengurangi risiko. Bahkan jalan yang aman bagi kendaraan kecil bisa menjadi berbahaya bagi kendaraan berat," ungkapnya.

Wahyullah menambahkan bahwa kendaraan berat yang sering melintasi turunan ini menambah risiko kecelakaan, terutama jika truk mengalami masalah pengereman di jalan menurun.

Namun, ia juga menyadari bahwa pelarangan total kendaraan berat akan berdampak pada distribusi barang dan kelancaran logistik di Balikpapan. "Truk-truk berat ini berperan penting dalam aktivitas ekonomi kita. Melarang mereka sepenuhnya akan menciptakan masalah baru," katanya.

Sebagai langkah solusi, Wahyullah mengusulkan agar dilakukan pengaturan jam operasional bagi kendaraan berat dan pemetaan jalur khusus yang aman. Menurutnya, kebijakan ini dapat menjembatani antara kebutuhan logistik dengan aspek keselamatan. "Saya pribadi berharap truk besar tidak melintasi pusat kota, namun hal ini harus diatur dengan baik demi keselamatan bersama," tambahnya.

Dalam menghadapi tantangan ini, penyelesaian masalah kecelakaan di turunan Muara Rapak tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan langkah-langkah strategis yang didukung oleh regulasi lalu lintas yang ketat serta perhatian dari pemerintah provinsi dan nasional.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan turunan Muara Rapak bisa menjadi lebih aman bagi seluruh pengguna jalan di Balikpapan.

(ADV/J)

Suriani Reses di RT 46 Manggar Balikpapan Timur 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Anggota DPRD Balikpapan dari Komisi II, Suriani, melaksanakan reses di RT 46, Manggar, Balikpapan Timur, pada Senin (11/11/2024) dalam rangka Sidang Reses I Tahun 2024/2025.

Pertemuan ini dihadiri ratusan warga, didominasi ibu-ibu yang antusias menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka kepada Suriani. Sebagai anggota dewan yang membawahi sektor UMKM, ekonomi daerah, serta bermitra dengan Perumda Tirta Manuntung, Suriani mendengar langsung berbagai usulan warga. Salah satu keluhan utama adalah mengenai dinding belakang gereja yang retak akibat abrasi.

Selain itu, warga juga mengajukan permintaan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk keamanan lingkungan mereka. Menanggapi hal ini, Suriani menyatakan bahwa bantuan senilai Rp20 juta telah diberikan untuk perbaikan gereja.

Ia juga berjanji akan menambah bantuan guna memastikan perbaikan berjalan maksimal. "Nanti kita bisa tambah lagi bantuannya untuk rumah ibadah ini," ungkapnya.

Ketua RT 46, Roni, turut menyampaikan usulan perbaikan jembatan sepanjang 23 meter dan lebar 2 meter, serta penambahan PJU di beberapa titik.

Suriani merespons positif, berjanji untuk mengupayakan enam titik PJU tenaga surya yang akan diajukan ke pemerintah provinsi, sesuai dengan program "Balikpapan Terang" yang dicanangkan Wali Kota. "Ini kita upayakan agar bisa masuk dalam Anggaran Perubahan 2025 di bulan Juni. Semoga tidak ada lagi jalan yang banjir atau rusak," tegas Suriani.

Selain infrastruktur, beberapa program bantuan pendidikan dan kesehatan juga disampaikan dalam dialog dengan warga. Suriani menjelaskan bahwa masyarakat telah menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan manfaat dari program BPJS Kesehatan gratis kelas 3 yang dicanangkan pemerintah daerah.

Di sisi lain, warga bernama Kristine menyuarakan kekecewaannya atas pelayanan di RS Medika, Balikpapan Timur, dan berharap adanya peningkatan kualitas layanan. Warga lainnya, Hatira, meminta bantuan berupa seragam dan alat musik rabana untuk kelompok selawat di lingkungan mereka.

Menanggapi hal ini, Suriani menyebutkan bahwa pembangunan rumah sakit baru di Lamaru tengah berjalan dan diharapkan selesai tahun 2025, sementara fasilitas pendidikan baru juga ditargetkan rampung untuk digunakan pada tahun ajaran mendatang.

Suriani berharap, melalui reses ini, ia dapat memperjuangkan kebutuhan warga Balikpapan Timur, baik dalam bentuk infrastruktur maupun peningkatan layanan publik. "Dengan adanya program-program ini, kami berharap kesejahteraan dan kenyamanan warga Balikpapan Timur terus meningkat," tutupnya penuh harap.

 

Anggota DPRD kota Balikpapan Suriani

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN, Balikpapan Timur akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Balikpapan yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember 2024. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat dan mendapat dukungan penuh dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Suriani.

Suriani, legislator dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Balikpapan Timur, menyampaikan optimismenya terhadap pelaksanaan MTQ di wilayah tersebut. Ia menilai Balikpapan Timur memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung kesuksesan acara ini.

“MTQ ini lebih dari sekadar kompetisi keagamaan. Ini adalah momen bagi Balikpapan Timur untuk menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan nilai-nilai religius. Kami siap menjadi tuan rumah yang baik,” ujarnya pada Sabtu (9/11/2024).

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MTQ juga menjadi peluang untuk menonjolkan potensi lokal dan memperkuat semangat keagamaan di tengah masyarakat. Suriani yakin warga Balikpapan Timur akan berpartisipasi aktif dan menyambut para peserta serta tamu dengan hangat.

Dalam rangka menyukseskan MTQ, Suriani menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh persiapan, termasuk pengalokasian anggaran yang dibutuhkan. “Kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan, panitia, dan pemerintah kota agar semua kebutuhan acara ini dapat terpenuhi,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa fasilitas terbaik akan disiapkan demi kenyamanan peserta dan pengunjung. Tak hanya itu, Suriani menyoroti dampak positif MTQ bagi perekonomian lokal. Menurutnya, kegiatan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Pelaksanaan MTQ tidak hanya mempererat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memberikan peluang besar bagi UMKM untuk berkembang,” tambahnya.

Dengan persiapan matang dan semangat kebersamaan, Balikpapan Timur diharapkan mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus menghadirkan pengalaman berkesan bagi semua pihak yang terlibat.

(ADV/J)

Anggota komisi IV DPRD kota Balikpapan Doris Eko Rian Desyanto 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November menjadi momen penting untuk mengenang jasa para pahlawan. Berkat pengorbanan mereka, rakyat Indonesia kini bisa menikmati kemerdekaan dan kekayaan alam yang dimiliki bangsa.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, Doris Eko Rian Desyanto, mengajak generasi muda untuk terus mengingat perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan. "Sebagai anak muda, kita tidak boleh melupakan sejarah. Pada momen 10 November ini, kita harus siap berkontribusi untuk memajukan bangsa," ujar Doris saat ditemui di Kantor DPRD Balikpapan, Senin, 11 November 2024.

Menurut Doris, pemuda memiliki peran penting dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif yang membangun. Doris, yang akrab disapa Doris, menekankan bahwa generasi muda harus meneladani semangat para pejuang. "Pejuang kita telah berkorban demi bangsa ini.

Sebagai bentuk penghargaan, kita dapat memanfaatkan kemerdekaan dengan mengisi waktu dengan aktivitas positif untuk membangun bangsa dan negara," lanjutnya.

Ia mengingatkan bahwa pemuda harus memiliki jiwa patriotik dan semangat cinta tanah air, khususnya di Kota Balikpapan. Generasi muda, kata Doris, perlu bersinergi dengan pemerintah kota maupun pusat dalam mewujudkan pembangunan bangsa. "Pejuang kita telah bertumpah darah untuk kemerdekaan. Sekarang giliran kita mengisi kemerdekaan ini dengan inovasi dan kegiatan yang bermanfaat," tambahnya.

Peringatan Hari Pahlawan tahun 2024 ini mengusung tema "Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu." Tema ini mengandung pesan agar generasi penerus selalu terinspirasi oleh semangat kepahlawanan dalam segala tindakan dan pemikiran.

Sementara itu, cinta kepada negeri berarti bahwa segala bentuk pengabdian harus memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan bangsa. Melalui tema ini, Doris berharap generasi muda semakin berkomitmen untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang, tetapi menjadi pengingat untuk terus bergerak maju, demi negeri yang lebih baik.

(ADV/J)