Gedung Olahraga (GOR) Kadrie Oening 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur akan segera meluncurkan sistem barcode sebagai sarana untuk menerima keluhan dan masukan dari masyarakat terkait fasilitas yang ada di GOR Kadrie Oening.

Armeyn Arbianto, Kepala Sub koordinator UPTD Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa sistem ini dikembangkan untuk mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan atau saran mengenai fasilitas yang perlu perbaikan atau peningkatan. Melalui barcode yang tersedia di lokasi, pengunjung dapat langsung mengakses saluran komunikasi yang memungkinkan mereka memberikan umpan balik.

"Melalui sistem ini, kami berharap masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam menyampaikan kebutuhan atau keluhan mereka. Jika ada fasilitas yang kurang memadai, mereka bisa langsung memberikan masukan," jelas Armeyn.

Ia menambahkan bahwa peran masyarakat sangat krusial untuk meningkatkan kualitas pelayanan di fasilitas olahraga tersebut. Setiap umpan balik yang diterima akan dievaluasi secara berkala oleh Dispora Kaltim untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan yang ada.

"Komitmen kami adalah untuk selalu menjadi pelayan publik yang responsif, terutama bagi para penggemar olahraga. Masukan dari masyarakat akan membantu kami dalam memperbaiki berbagai aspek fasilitas di GOR ini," imbuhnya.

Dengan adanya sistem barcode ini, Dispora Kaltim berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan sesuai dengan ekspektasi masyarakat, serta menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi pengguna GOR Kadrie Oening.

"Melalui masukan yang kami terima, kami akan lebih memahami apa yang dibutuhkan masyarakat dan bagaimana cara memperbaiki kenyamanan pengunjung," tutupnya.

(ADV/Dispora Kaltim)

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim Rasman Rading 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur tengah mempersiapkan langkah kolaboratif dengan Polda dan Polres untuk menangani maraknya balap liar yang meresahkan masyarakat.

Langkah ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pelaku balap liar, agar dapat mengalihkan minat mereka ke kegiatan yang lebih positif dan terarah. Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada tindakan penindakan, tetapi juga ingin memberikan solusi yang konstruktif bagi para pelaku balap liar.

“Kami tidak bermaksud menghukum, melainkan memberikan pemahaman kepada mereka dan keluarga tentang pentingnya menyalurkan hobi ini di tempat yang aman dan resmi,” ujar Rasman.

Rencana ini juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota untuk membimbing para pelaku balap liar melalui pembentukan klub-klub balap motor resmi yang bisa menjadi wadah bagi mereka. Salah satu fokus utama dari inisiatif ini adalah memperkenalkan penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm dan pelindung tubuh yang selama ini sering diabaikan oleh para pembalap liar.

"Selama ini, banyak yang terlibat dalam balap liar tanpa memperhatikan faktor keselamatan. Jika mereka diarahkan dengan tepat, hobi ini bisa menjadi batu loncatan untuk karier di dunia balap motor yang profesional," tambah Rasman.

Menurutnya, melalui kolaborasi ini, tidak hanya diharapkan dapat menekan aksi balap liar, tetapi juga membuka peluang bagi generasi muda untuk meraih prestasi di ajang balap motor resmi. "Kami ingin pendekatan ini lebih bersifat edukatif.

Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap fenomena balap liar bisa diminimalisir, dan sekaligus memberikan ruang bagi anak muda untuk berkembang di jalur olahraga yang lebih terstruktur," tutup Rasman.

Inisiatif ini diharapkan dapat segera terlaksana, memberikan solusi yang efektif untuk mengatasi balap liar, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat.

(ADV/Dispora Kaltim)

PLH Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Sri Wartini 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Dalam rangka mendukung pengembangan olahraga di Kalimantan Timur, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) mengadakan kejuaraan Kaltim Open Pickleball 2024, yang berlangsung pada 15-17 November di Lapangan Tenis Universitas Mulawarman, Samarinda.

Plh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Sri Wartini, mengungkapkan rasa bangganya atas pesatnya perkembangan olahraga pickleball yang kini semakin diminati, terutama oleh kalangan muda.

"Pickleball yang dulu belum dikenal luas, kini telah menjadi olahraga yang populer. Hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah peserta yang mengikuti turnamen kali ini," kata Sri Wartini.

Lebih dari 700 atlet dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar), dan Balikpapan, turut berpartisipasi, menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga ini.

Sri Wartini juga menjelaskan bahwa Kaltim Open 2024 bukan hanya ajang kompetisi, melainkan juga sebagai platform untuk menggali dan mengembangkan talenta atlet muda yang berpotensi berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

"Turnamen ini merupakan kesempatan bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kami berharap, lewat ajang ini, Kaltim dapat menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat bersaing di PON 2028 dan ajang internasional lainnya," tambahnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Sri optimis bahwa Kalimantan Timur bisa menjadi salah satu pusat unggulan olahraga pickleball di Indonesia.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi generasi baru atlet pickleball yang siap bersaing di level nasional maupun internasional," tutup Sri.

ADV/Dispora Kaltim)

Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim Junaidi

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Prasarana Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menilai kemungkinan untuk menjalin kerja sama dengan pihak ketiga dalam mengelola area parkir yang terletak di sekitar Gedung Olahraga (GOR) Kadrie Oening, Samarinda.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan sistem parkir dan memberi kenyamanan lebih bagi para pengunjung. Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Junaidi, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mengkaji berbagai opsi terkait mekanisme tarif parkir yang wajar dan ramah bagi masyarakat.

Fokus utama adalah bagaimana menetapkan tarif yang tidak membebani pengunjung namun tetap menjaga keamanan kendaraan yang diparkir. "Proses pembahasan tarif parkir masih berlangsung, kami ingin memastikan bahwa tarif yang kami tetapkan tidak hanya terjangkau, tetapi juga mendukung pengamanan kendaraan yang ada," ujar Junaidi di Samarinda.

Area parkir GOR Kadrie Oening saat ini juga dimanfaatkan oleh pengunjung Convention Hall Samarinda yang dikelola oleh Biro Umum Pemprov Kaltim.

Oleh karena itu, koordinasi antara UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga dan Biro Umum menjadi penting untuk mengoptimalkan penggunaan lahan parkir yang terbatas. “Meskipun UPTD bertanggung jawab atas pengelolaan stadion, sementara Biro Umum mengelola Convention Hall, kami tetap berbagi area parkir yang sama,” jelas Junaidi.

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam penerapan tarif parkir adalah keterbatasan jumlah petugas, karena sebagian besar difokuskan untuk pengamanan. Untuk itu, UPTD tengah mempertimbangkan kemungkinan menjalin kemitraan dengan pihak ketiga dalam pengelolaan parkir, meskipun rencana ini masih dalam tahap awal pembahasan.

"Kami tengah melihat peluang untuk bekerja sama dengan pihak ketiga, namun hal tersebut tentunya memerlukan dasar hukum yang jelas serta sistem yang dapat mendukung kelancaran pengelolaan," tambah Junaidi.

Sebagai solusi sementara, apabila area parkir Convention Hall penuh saat ada acara besar, UPTD akan menyediakan alternatif parkir di area stadion. Langkah ini diharapkan bisa mengurangi masalah kekurangan kapasitas parkir pada jam-jam sibuk.

Junaidi menambahkan, dengan sistem pengelolaan parkir yang lebih terstruktur dan tarif yang sesuai, diharapkan pengunjung dapat merasa lebih nyaman dan aman saat memarkirkan kendaraan mereka. "Kami berkomitmen untuk memastikan pengunjung merasa aman dan nyaman saat menggunakan fasilitas parkir di kawasan ini," tandasnya.

(ADV/Dispora Kaltim)

Kepala Bidang peningkatan prestasi Olahraga Dispora Kaltim Rasman Rading 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya meningkatkan kualitas olahraga di wilayahnya dengan mengadakan berbagai program pelatihan yang berkelanjutan. Setelah sukses melaksanakan pelatihan serupa tahun lalu, Dispora Kaltim kembali mengadakan pelatihan untuk pelatih dan pencatat skor (scorer) pada cabang olahraga softball dan baseball. Pelatihan yang dimulai pada Kamis malam (14/11/2024) ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plh) Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengungkapkan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk mengembalikan kejayaan Kaltim dalam olahraga softball dan baseball yang sempat mengalami penurunan prestasi. Rasman menambahkan bahwa Kaltim pernah meraih hasil cemerlang pada PON 2008, dan pihaknya berharap provinsi ini dapat mengulang kesuksesan serupa pada PON XXII yang akan diselenggarakan pada 2028.

"Prestasi Kaltim pada PON 2008 dalam cabang olahraga softball dan baseball menjadi dasar bagi kami untuk berusaha meraih kembali kejayaan tersebut," ujar Rasman.

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, yang turut hadir dalam acara pembukaan, menekankan pentingnya kompetisi rutin dalam strategi pengembangan olahraga. Menurutnya, dengan lebih banyak turnamen yang digelar, kualitas mental dan pengalaman bertanding atlet Kaltim akan semakin terasah.

Rusdiansyah juga berharap agar Perbasasi Kaltim dapat lebih aktif dalam menyelenggarakan kompetisi untuk mendukung kemajuan atlet lokal. "Saya percaya bahwa dengan adanya lebih banyak kejuaraan, Kaltim akan kembali menunjukkan prestasi luar biasa di PON NTT dan NTB yang akan datang," tandasnya.

(ADV/Dispora Kaltim)

Suriani Kepala Seksi Olahraga Pendidikan  dan Sentra Olahraga Dispora Kaltim 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) baru-baru ini meluncurkan program terbaru yang bertujuan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga di daerah ini.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Dispora Kaltim untuk memperkenalkan berbagai program yang dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam dunia olahraga. Berbagai langkah konkret, mulai dari penyuluhan hingga peningkatan fasilitas olahraga, telah dirancang untuk menjangkau lebih banyak orang.

Sebagai bagian dari evaluasi dan pemantauan program, Dispora Kaltim meluncurkan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO), sebuah instrumen yang akan digunakan untuk menilai secara menyeluruh kondisi dan perkembangan dunia olahraga di Kaltim.

Suriani, Kepala Seksi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa IPO ini akan membantu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai situasi olahraga di Kaltim, serta menjadi dasar untuk pengambilan keputusan strategis terkait kebijakan olahraga di masa depan.

“Indeks ini bukan hanya alat ukur untuk memantau perkembangan olahraga, tetapi juga sebagai data yang krusial untuk merancang langkah-langkah pengembangan di masa yang akan datang,” ujar Suriani.

Sembilan Dimensi Penilaian dalam IPO Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) mencakup sembilan dimensi utama yang digunakan sebagai indikator utama dalam penilaiannya, antara lain:

1. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang olahraga

2. Aksesibilitas dan ketersediaan fasilitas olahraga

3. Tingkat pengetahuan fisik masyarakat

4. Kesehatan serta kebugaran masyarakat

5. Dampak ekonomi dari sektor olahraga

6. Prestasi atlet lokal

7. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga

8. Inovasi dalam pengelolaan kegiatan olahraga

9. Infrastruktur olahraga yang ada

“Dengan menggunakan IPO, kami dapat melihat perkembangan olahraga dari berbagai sisi, mulai dari fasilitas yang ada hingga dampaknya terhadap kualitas hidup masyarakat,” jelas Suriani.

Pilot Proyek Pengumpulan Data IPO di Lima Wilayah Sebagai langkah awal implementasi IPO, Dispora Kaltim memilih lima wilayah untuk menjadi fokus pengumpulan data, yakni Penajam Paser Utara (PPU), Balikpapan, Kutai Barat (Kubar), Samarinda, dan Kutai Timur (Kutim).

Pemilihan wilayah-wilayah ini bertujuan agar Dispora dapat mengumpulkan data yang komprehensif sebagai dasar untuk memperluas penggunaan IPO ke seluruh kabupaten dan kota di Kaltim pada tahun depan.

“Data yang kami kumpulkan di lima wilayah ini akan memberikan gambaran tentang area yang membutuhkan perhatian khusus, yang nantinya akan menjadi dasar pengembangan langkah-langkah strategis dalam memajukan olahraga,” tambah Suriani.

Meningkatkan Kesadaran Olahraga di Masyarakat Selain sebagai alat ukur, IPO diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya olahraga, baik untuk kebugaran fisik maupun sebagai sarana untuk mencapai prestasi di tingkat lokal maupun nasional.

“Melalui IPO, kami berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya olahraga, tidak hanya untuk kesehatan pribadi, tetapi juga untuk meraih prestasi dan membawa nama baik Kaltim di kancah olahraga nasional,” ujar Suriani.

Dengan diluncurkannya IPO, diharapkan sektor olahraga di Kaltim akan terus berkembang, menciptakan masyarakat yang lebih sehat, serta mendukung Kaltim untuk mencapai prestasi olahraga yang lebih tinggi di tingkat nasional.

(ADV/Dispora Kaltim)

Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim Bahri

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya mendorong pemuda di wilayahnya untuk mengembangkan kreativitas dan potensi diri mereka. Salah satu langkah nyata adalah dengan mengirimkan delegasi muda dari berbagai kabupaten dan kota untuk berkompetisi dalam ajang lomba kreativitas tingkat nasional.

Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Bahri, menjelaskan bahwa seleksi untuk lomba ini dilakukan dengan cermat, dengan mempertimbangkan kemampuan teknis, kreativitas, serta pengetahuan peserta mengenai budaya lokal Kaltim. “Lomba ini menjadi peluang yang sangat baik bagi pemuda untuk menampilkan kemampuan mereka dan memperkenalkan Kalimantan Timur ke level nasional,” ujar Bahri dalam wawancara.

Lomba ini mencakup berbagai bidang, seperti seni kriya, desain grafis, mode, musik, kuliner, teknologi, dan film. Bahri menambahkan, selain kemampuan teknis yang baik, para peserta diharapkan dapat memberikan ide-ide segar yang menarik perhatian juri.

“Ajang ini tidak hanya memberi kesempatan bagi pemuda Kaltim untuk berkembang, tetapi juga untuk berinovasi dan memperkenalkan kekayaan budaya mereka ke khalayak yang lebih luas. Kami berharap mereka dapat bersaing secara positif dengan pemuda dari daerah lain di Indonesia,” kata Bahri.

Lebih dari sekadar mengasah keterampilan, Bahri menegaskan bahwa lomba ini juga bertujuan mempersiapkan pemuda Kaltim untuk menghadapi tantangan global sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal mereka. Dispora Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa depan, sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas generasi muda.

“Melalui dukungan terhadap kegiatan seperti ini, kami berharap dapat menghasilkan pemuda yang berprestasi di berbagai bidang serta memiliki semangat kuat untuk melestarikan budaya lokal,” tutup Bahri.

Lomba kreativitas ini membuktikan bahwa pemuda Kaltim tidak hanya mampu berinovasi, tetapi juga menjaga dan memperkenalkan budaya mereka ke tingkat nasional.

(ADV/Dispora Kaltim)

Rasman Rading memberikan apresiasi atas perkembangan positif oleh atlet pelajar daerah ini dalam persiapannya mengikuti pra pekan Olahraga Pelajaran Nasional dikendari

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Rasman Rading, memberikan apresiasi atas perkembangan positif yang ditunjukkan oleh atlet pelajar daerah ini. Saat ini, ratusan atlet pelajar tengah menjalani persiapan intensif untuk mengikuti Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) yang akan diselenggarakan di Kendari.

Sebagai bagian dari persiapan, Training Center (TC) telah berjalan selama 20 hari dan Rasman juga turut berperan sebagai Ketua Panitia Pelaksanaan TC. “Saya melihat langsung, atlet-atlet kita sudah menunjukkan kerjasama tim yang solid dan peningkatan performa yang signifikan,” ungkap Rasman.

Namun demikian, Rasman menekankan pentingnya pembekalan mental tanding bagi atlet. Menurutnya, keterampilan fisik dan teknik yang matang saja tidak cukup tanpa adanya kesiapan mental yang baik. “Latihan yang keras saja tidak cukup jika mental mereka belum siap. Mental yang kuat akan mempengaruhi performa mereka di lapangan,” ujar Rasman.

Selain itu, Rasman juga mengingatkan para pelatih untuk terus memperkuat dasar-dasar latihan yang telah diterapkan, baik dari segi fisik, teknik, maupun daya juang mental atlet. “Pelatih harus memastikan bahwa dasar-dasar yang ada ini tetap menjadi fokus utama, agar atlet memiliki kekuatan bertahan yang optimal,” tambahnya.

Rasman juga menyinggung pentingnya strategi dan teknik yang harus terus ditingkatkan. Ia mengimbau agar pola latihan yang telah terbukti efektif di daerah lain dapat dijaga dan diterapkan tanpa lengah. “Kita tidak boleh lengah dengan teknik dan strategi. Setiap detil penting untuk meraih kemenangan,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang, Rasman berharap para atlet dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Kalimantan Timur di ajang Pra POPNAS mendatang.

(ADV/Dispora Kaltim)

Kepala Dinas Pemuda dan olahraga Kaltim Agus Hari Kesuma

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen mengatasi masalah pengangguran di kalangan pemuda dengan meluncurkan program pelatihan kepemudaan yang berfokus pada pengembangan kewirausahaan.

Program yang digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim ini bertujuan untuk membekali pemuda dengan keterampilan kewirausahaan yang dapat membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan kerja.

Melalui program ini, pemerintah ingin mendorong generasi muda untuk berpikir lebih luas, tidak hanya sebagai pencari pekerjaan, tetapi juga sebagai pencipta peluang bisnis. Dengan demikian, para pemuda diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam perekonomian lokal.

Agus Hari Kesuma, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, menyatakan bahwa pengembangan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda merupakan langkah penting untuk menciptakan perekonomian yang lebih mandiri dan berkelanjutan. "Kami ingin generasi muda lebih berani untuk berinovasi dan mengambil inisiatif.

Kewirausahaan bukan hanya tentang membuka usaha, tetapi juga tentang menciptakan kesempatan bagi orang lain," ungkap Agus. Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan tentang kewirausahaan, tetapi juga mencakup keterampilan penting lainnya seperti manajemen bisnis, pemasaran, dan pengembangan jaringan usaha.

Semua ini diharapkan dapat membekali pemuda dengan kompetensi untuk merintis usaha sendiri dan menghadapinya tantangan dalam dunia bisnis. Agus menambahkan, pihaknya berharap program ini dapat menghasilkan lebih banyak wirausahawan muda yang nantinya dapat memperkuat sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kaltim, serta mengurangi ketergantungan pada sektor formal.

Untuk mendukung keberhasilan pelatihan ini, Dispora Kaltim menggandeng berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan, komunitas bisnis, dan pemerintah daerah. Kerja sama ini diharapkan dapat mempermudah pemuda dalam mendapatkan akses permodalan serta memperluas jaringan pasar mereka.

Dengan dukungan kolaboratif ini, Dispora Kaltim optimis program pelatihan kewirausahaan akan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif, yang pada akhirnya berperan dalam pengurangan angka pengangguran di wilayah tersebut.

"Kami berharap, melalui upaya ini, pemuda Kaltim tidak hanya siap menghadapi dunia usaha, tetapi juga mampu membangun masa depan ekonomi yang lebih cerah," tutup Agus.

(ADV/Dispora Kaltim)

Rasman Rading, Dispora Kaltim berikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan Olahraga tingkat Pelajar 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan olahraga untuk pelajar tingkat SMA/SMK/MA, sebagai bagian dari upaya untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi atlet muda berbakat.

Kejuaraan ini tidak hanya bertujuan untuk mencari talenta atlet, tetapi juga menjadi langkah awal bagi para pelajar untuk mempersiapkan diri menghadapi kualifikasi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra Popnas) yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, serta berbagai kompetisi olahraga nasional dan internasional lainnya.

Rasman, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, mengungkapkan bahwa pada bulan September 2024, kejuaraan pencak silat Piala Gubernur Kaltim 2024 berjalan sukses, melibatkan atlet muda dari berbagai kabupaten dan kota se-Kaltim. "Kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para pelajar, khususnya di tingkat SMA/SMK/MA, untuk menunjukkan potensi mereka di dunia olahraga," kata Rasman.

Rasman juga menambahkan bahwa sebelumnya telah diadakan dua event besar, yaitu turnamen terbuka pelajar tingkat SMA/SMK/MA serta kejuaraan provinsi. Kejuaraan pelajar SMA di tingkat Kaltim berhasil menarik 405 atlet, sementara kejuaraan provinsi melibatkan 190 peserta. "Antusiasme yang tinggi dari para atlet muda ini menunjukkan bahwa mereka memiliki semangat untuk berkembang.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyediakan platform yang mendukung mereka agar dapat terus berkompetisi dan meraih prestasi di masa depan," ujar Rasman.

(ADV/Dispora Kaltim)

  1. Dispora Tekankan Pentingnya Ilmu Olahraga dalam Pembinaan Atlet
  2. Dispora Kaltim Optimalkan Persiapan Pra POPNAS, Targetkan Semua Cabang Lolos
  3. Empat Investor Tunjukkan Minat Kelola Hotel Atlet Samarinda, Seleksi Dilaksanakan oleh BPKAD
  4. Dispora Kaltim Dorong Pemuda Mengembangkan Jiwa Wirausaha yang Mandiri
  5. Dispora Kaltim Gelar Festival Musik di Teras Samarinda, Total Hadiah Jutaan Rupiah untuk Pemenang
  6. Dispora Kaltim Dorong Gaya Hidup Sehat Melalui Liga Sepakbola Antar-OPD
  7. Pencak Silat Kaltim Torehkan Prestasi Gemilang di PON XXI dan Fokus Regenerasi Atlet
  8. Dispora Kaltim Targetkan Juara Umum di Kejuaraan Perdana Korps Drum Band
  9. Dispora Kaltim Kirim Personel Drum Band Tampil di Piala Raja Hamengkubuwono X
  10. Hasbar Dorong Potensi Kreatif Genenrasi Muda, Bakal Lakukan Pelatihan Konten Kreator
  11. Jadi Program Lanjutan Dispora Kaltim, Konten Kreator akan Dilanjutkan dengan Festival Musik
  12. Fokus Pembinaan Atlet, Dispora Kaltim Tegaskan Dualisme Organisasi Cabor Harus Dihindari
  13. Rangkaian Kegiatan Olahraga Akhir Tahun di Kaltim: Dari Kejuaraan Hingga Pemilihan Duta Olahraga
  14. KONI Kaltim Gelar Pelatihan Fisik untuk Pelatih, Dispora Kaltim Dukung Peningkatan Kualitas Olahraga di Daerah
  15. Dispora Tegaskan Akan Banyak Rangkaian Kejauraan Olahraga Hingga Akhir Desember Mendatang
  16. Penempaan Fisik, Mental dan Teknik, Dispora Tekankan Atlet yang Kuat dan Berkualitas
  17. Rutin Gelar Program Pemberdayaan Pemuda, Dispora Ingin Kabupaten/Kota Adopsi Pola Kegiatan
  18. Dispora Perkuat Kontribusi Pemuda dalam Pembangunan Daerah Melalui Kolaborasi Organisasi
  19. Hadirkan Bulu Tangkis di Liga OPD 2024, Sebut Mudah Diakses dan Populer Dikalangan Masyarakat
  20. Dorong Regenerasi Atlet Berbakat, Dispora Apresiasi Mitra Olahraga Rutinkan Kejuaraan