Kepala seksi Peningkatan kreatifitas Pemuda Hasbar Mara

SWARAREPUBLIkA.com, Samarinda - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus berinovasi dalam membangun generasi muda yang mampu bersaing di era global, sekaligus menghadapi ancaman sosial seperti penyalahgunaan narkoba.

Dispora Kaltim meluncurkan berbagai program berbasis pemberdayaan pemuda, dengan fokus pada pengembangan keterampilan teknis dan penguatan mental.

Kepala Seksi Peningkatan Kreativitas Pemuda, Hasbar Mara, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan melibatkan kombinasi pelatihan praktis dan pembentukan karakter. “Tujuan kami adalah membentuk pemuda yang kreatif, mandiri, dan siap menjadi motor perubahan di masyarakat,” ujar Hasbar.

Program ini mencakup pelatihan keterampilan kerja, pengembangan jiwa kepemimpinan, serta edukasi mengenai bahaya narkoba dan tantangan era modern. Dispora Kaltim juga memberikan perhatian khusus pada upaya peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan beradaptasi di tengah persaingan global.

Menurut Hasbar, tantangan global seperti era digitalisasi dan pengaruh negatif dari lingkungan sosial memerlukan kesiapan mental yang kuat. Oleh karena itu, penguatan karakter menjadi prioritas dalam setiap program yang dirancang.

“Kami ingin pemuda Kaltim tidak hanya mampu melindungi diri dari ancaman narkoba, tetapi juga menjadi pelopor perubahan positif yang dapat membangun masa depan daerah,” tegasnya.

Dispora Kaltim optimis, melalui pendekatan terpadu ini, generasi muda Kaltim dapat menjadi pilar pembangunan daerah yang kompetitif di kancah nasional maupun internasional. Dengan sinergi berbagai pihak, program ini diharapkan melahirkan pemuda yang resilien, berdaya saing, dan bebas dari pengaruh buruk.

(ADV/ Dispora Kaltim)

Dispora Kaltim gencar melestarikan Olahraga tradisional seperti Enggrang

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus berupaya melestarikan olahraga tradisional melalui penyediaan alat-alat yang aman dan sesuai standar. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen untuk memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan olahraga tradisional secara aman dan nyaman.

Kepala Seksi Olahraga Rekreasi Tradisional dan Layanan Khusus Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menjelaskan bahwa proses pengadaan alat dilakukan secara bertahap dengan penuh kehati-hatian.

Menurutnya, tujuan utama pengadaan adalah agar alat-alat tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat, bukan sekadar disimpan. "Kami memastikan setiap alat yang disediakan benar-benar digunakan. Tidak hanya disimpan di gudang, tetapi dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat,” ujarnya.

Dispora juga memfasilitasi berbagai kebutuhan pendukung agar alat-alat tersebut dapat digunakan secara optimal. Proses pengadaan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah. Pendekatan ini memastikan alat yang disediakan sesuai dengan minat dan permintaan.

“Kami melakukan pengadaan bertahap berdasarkan hasil pengamatan di lapangan. Hal ini untuk memastikan alat tidak mubazir,” tambah Thomas.

Salah satu alat olahraga tradisional yang menjadi perhatian utama adalah egrang, yang membutuhkan keseimbangan tinggi saat digunakan. Namun, permasalahan kualitas bahan sering kali menjadi kendala. "Kami sering menemui kerusakan pada egrang saat digunakan, sehingga kami kini mencari bahan yang lebih kuat dan tahan lama. Langkah ini untuk mencegah risiko cedera saat berolahraga,” jelasnya.

Selain egrang, alat-alat olahraga tradisional lainnya juga terus ditingkatkan kualitasnya. Upaya ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih aman dan menyenangkan bagi masyarakat, terutama dalam melestarikan budaya lokal melalui olahraga tradisional.

Dengan berbagai langkah tersebut, Dispora Kaltim optimistis mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan olahraga tradisional. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempertahankan identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Melalui inovasi yang berkelanjutan, Dispora Kaltim berharap olahraga tradisional tidak hanya menjadi aktivitas rekreatif, tetapi juga sarana edukasi yang mendekatkan masyarakat pada warisan budaya nenek moyang.

(ADV/Dispora Kaltim)

Malam anugerah Pekan Raya Pemuda Kaltim di Swiss Belhotel Samarinda 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Malam Anugerah Pekan Raya Pemuda Kaltim di Swiss-Belhotel Samarinda. Acara ini menjadi ajang penghargaan bagi pemuda-pemudi Kaltim yang telah berkontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.

Selain sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ini juga bertujuan memotivasi generasi muda agar terus berperan sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Arief Murdiyatno, Staf Ahli Bidang 3 Pemerintah Provinsi Kaltim yang hadir mewakili Pj Gubernur Kaltim, menyampaikan sambutannya dengan penuh semangat.

Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan bangsa. “Malam ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah wujud apresiasi nyata bagi generasi muda yang telah berkontribusi mengharumkan nama Kalimantan Timur,” ujar Arief. Kalimantan Timur berhasil menempati peringkat kelima secara nasional dalam Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2024.

Prestasi ini, menurut Arief, menjadi bukti nyata semangat pemuda dalam memajukan daerah. Ia mengajak pemuda untuk terus berinovasi di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, budaya, dan sosial. “Kami berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan, sehingga pemuda Kaltim dapat terus bersinar dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” imbuhnya.

Arief juga memberikan pesan khusus kepada para penerima penghargaan malam itu. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menjaga persatuan demi kemajuan daerah. “Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh pemuda di Kaltim untuk terus maju dan memberikan yang terbaik bagi Kalimantan Timur,” tuturnya.

Acara ini ditutup dengan suasana penuh kebanggaan dan harapan, di mana para pemuda Kaltim yang telah berprestasi diakui kontribusinya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap kegiatan seperti ini dapat terus menginspirasi generasi muda untuk melangkah lebih jauh dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi daerah dan bangsa.

Dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, Malam Anugerah Pekan Raya Pemuda Kaltim menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi pemuda Kalimantan Timur untuk terus berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih gemilang.

ADV/Dispora Kaltim)

Ahmad Juanda Kordinator Perencanaan Dispora Kaltim

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Untuk mencetak pemuda Kalimantan Timur (Kaltim) yang siap menghadapi tantangan global, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim meluncurkan program pembinaan terarah yang mengutamakan dampak positif dan efisiensi sumber daya.

Dengan populasi pemuda hampir mencapai 900.000 orang, program ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata meski menghadapi keterbatasan anggaran. Ahmad Juanda, Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa fokus utama mereka adalah kualitas hasil, bukan sekadar jumlah peserta.

“Kami ingin memastikan bahwa program yang dijalankan menghasilkan perubahan nyata. Prioritas kami adalah dampak positif bagi mereka yang terlibat, meskipun jumlahnya terbatas,” ujar Juanda. Untuk meningkatkan efektivitas, Dispora Kaltim menggandeng berbagai pihak, seperti organisasi kepemudaan, komunitas lokal, dan instansi terkait.

Fokus program meliputi pengembangan keterampilan hidup, kewirausahaan, serta pembentukan karakter pemuda. Juanda menambahkan bahwa evaluasi rutin akan menjadi kunci dalam menjaga keberhasilan program. “Melalui evaluasi, kami bisa terus meningkatkan kualitas dan mengatasi hambatan yang muncul,” ungkapnya.

Dispora berharap program ini dapat mencetak generasi muda Kaltim yang tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan daerah. Dengan menjadi agen perubahan, mereka diharapkan mampu membawa Kaltim ke arah yang lebih maju.

(ADV/Dispora Kaltim)

Kepala bidang peningkatan prestasi olahraga Dispora Kaltim Rasman Rading berikan apresiasi kepada atlet muda yang berprestasi 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, memberikan pesan semangat kepada para atlet muda yang berhasil meraih penghargaan dalam Kejuaraan Sepakbola Piala Gubernur Kaltim untuk kategori U13 dan U15. Penghargaan tersebut mencakup Kiper Terbaik, Top Skor, dan Pemain Terbaik.

Dalam pesannya, Rasman menekankan pentingnya untuk tidak merasa cepat puas dengan pencapaian yang telah diraih, dan terus berusaha meningkatkan kemampuan. “Saya berharap para atlet yang telah mendapatkan penghargaan ini tidak berhenti di sini. Ini adalah awal dari perjalanan panjang mereka. Teruslah berlatih, tingkatkan keterampilan, dan jaga kondisi fisik agar semakin siap untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan,” kata Rasman.

Dia juga mengingatkan bahwa bagi tim yang keluar sebagai juara, kemenangan ini seharusnya menjadi pemacu untuk terus berkembang. “Jangan anggap kemenangan ini sebagai akhir, tetapi sebagai langkah pertama menuju kesuksesan yang lebih besar. Terus perbaiki diri, tingkatkan kualitas permainan, dan tetap kompetitif di level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Rasman berharap agar prestasi yang telah dicapai dalam Piala Gubernur Kaltim menjadi motivasi untuk terus berprestasi. “Semoga apa yang telah diraih ini menjadi pendorong untuk berlatih lebih keras dan mempersiapkan diri lebih matang dalam kompetisi selanjutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rasman menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya untuk di level daerah, tetapi juga harus menjadi langkah untuk meraih prestasi di tingkat nasional hingga internasional. “Kami berharap para atlet terus berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan mereka dan mencapai prestasi yang lebih gemilang di masa depan,” tandasnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, atlet yang memenangkan penghargaan Kiper Terbaik dan Top Skor masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 750 ribu, sementara Pemain Terbaik menerima Rp 1 juta. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan lebih lanjut bagi para atlet muda kategori U13 dan U15.

(ADV/Dispora Kaltim)

Analis Kebijakan Muda Dispora Kaltim Sulaiman menyatakan akan pentingnya talenta muda yang berpotensi 

 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya memperluas jangkauan akses olahraga ke seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil, demi menemukan dan mengembangkan bakat atlet muda yang berpotensi.

Sulaiman, Analis Kebijakan Muda Dispora Kaltim, menyatakan bahwa pengembangan olahraga harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di kawasan yang sulit dijangkau. “Kami bertekad untuk mengakses daerah-daerah terpencil, karena bisa saja di sana terdapat talenta-talenta olahraga yang belum terdeteksi,” ujarnya.

Perhatian khusus diberikan kepada wilayah 3T (terpencil, terluar, dan terdepan), di mana potensi atlet muda sering kali tidak teridentifikasi. Meskipun akses dan fasilitas terbatas, Dispora Kaltim percaya bahwa dengan dukungan pelatihan yang tepat, para pemuda dari daerah-daerah ini dapat mengembangkan kemampuan olahraga mereka.

Dengan menggandeng berbagai cabang olahraga (cabor) dan pemerintah daerah, Dispora Kaltim berusaha memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pemuda di Kalimantan Timur, meski di wilayah yang jauh dari pusat kota. Walaupun beberapa daerah masih kekurangan fasilitas, upaya pelatihan yang berkesinambungan diyakini akan mampu menghasilkan atlet yang berprestasi.

Setelah potensi atlet ditemukan, Dispora Kaltim akan melanjutkan upaya untuk memperbaiki fasilitas olahraga yang ada, baik melalui kerjasama dengan pihak swasta maupun memfasilitasi pemuda berbakat untuk berlatih di tempat yang memiliki sarana lebih lengkap.

“Setiap pemuda di Kalimantan Timur, di mana pun mereka berada, berhak untuk mengejar impian mereka di dunia olahraga. Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan tersebut,” tegas Sulaiman.

Selain itu, Dispora Kaltim juga merencanakan program-program untuk memperkuat akses olahraga di daerah yang sulit dijangkau, dengan melibatkan lebih banyak cabang olahraga dan pemerintah daerah setempat. Meskipun tantangan geografis dan minimnya fasilitas menjadi hambatan, Dispora Kaltim tetap optimistis bahwa dengan pelatihan yang tepat, pemuda Kaltim dapat meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Langkah-langkah konkret sudah mulai dilaksanakan, termasuk program pelatihan langsung di daerah-daerah terpencil, untuk memastikan potensi atlet muda di seluruh Kalimantan Timur bisa terus berkembang.

(ADV/Dispora Kaltim)

Dispora Kaltim pemberdayaan Atlet Disabilitas

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan atlet disabilitas melalui Kejuaraan Pekan Paradik Pelajar Provinsi. Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada November 2024 dan bertujuan memberikan ruang kompetisi bagi atlet disabilitas untuk menampilkan kemampuan terbaik di berbagai cabang olahraga.

Selain itu, acara ini diharapkan dapat mendorong mereka meraih prestasi dan kepercayaan diri. Kepala Seksi Olahraga Rekreasi Tradisional dan Layanan Khusus Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bentuk dukungan nyata bagi atlet disabilitas.

“Kami ingin menciptakan suasana kompetisi yang nyaman dan inklusif, sehingga semua peserta merasa dihargai dan dapat bersaing secara maksimal,” katanya.

Dispora Kaltim mempersiapkan ajang ini dengan memperhatikan kebutuhan khusus atlet. Salah satunya terlihat pada cabang olahraga seperti tenis meja, di mana lapangan dirancang dengan jalur khusus untuk memastikan bola tidak menyebar ke area lain. Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan mendukung performa optimal para atlet.

Lebih lanjut, perlombaan dibagi dalam tiga kategori berdasarkan tingkat kemampuan peserta, yakni kategori berat, sedang, dan ringan. Pembagian ini bertujuan menciptakan persaingan yang adil sehingga semua atlet memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi.

Dispora Kaltim berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan di tingkat daerah, tetapi juga menjadi batu loncatan bagi atlet disabilitas untuk berkiprah di kancah nasional hingga internasional. “Dengan perhatian dan dukungan yang kami berikan, kami optimistis akan lahir lebih banyak atlet disabilitas berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah,” tambah Thomas.

Melalui kegiatan ini, Dispora Kaltim terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang inklusif bagi atlet disabilitas dan membangun semangat mereka untuk mencapai impian besar di dunia olahraga.

(ADV/Dispora Kaltim)

Dispora Kaltim serius melestarikan budaya melalui olahraga tradisional 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) semakin serius mengembangkan dan melestarikan budaya lokal melalui olahraga tradisional. Langkah strategis ini dilakukan dengan memaksimalkan berbagai potensi untuk menjaga keberlangsungan olahraga tradisional, khususnya di wilayah Kaltim.

Kepala Seksi Olahraga Rekreasi Tradisional dan Layanan Khusus Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menegaskan pentingnya menjaga kelestarian budaya lokal agar tidak punah di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan era digital. “Semua jenis olahraga tradisional yang ada akan terus kami lestarikan. Jika ada olahraga baru yang muncul, kami juga akan mengembangkannya lebih jauh,” ujar Thomas.

Salah satu upaya konkret Dispora Kaltim dalam mendukung pelestarian ini adalah melalui penyelenggaraan Festival Olahraga Tradisional Tingkat Nasional (Fotradnas). Kegiatan ini menjadi ajang untuk memperkenalkan berbagai jenis olahraga tradisional kepada masyarakat luas.

Festival ini menunjukkan bahwa olahraga tidak harus selalu modern atau berbasis teknologi, tetapi dapat menggunakan alat sederhana yang mudah diakses. Olahraga tradisional memiliki ciri khas tersendiri, di antaranya tidak membutuhkan biaya besar dan mudah dimainkan oleh semua kalangan.

Selain itu, olahraga ini dinilai mampu menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai tradisi yang dapat diwariskan kepada generasi muda. “Melalui olahraga tradisional, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan nilai budaya lokal.

Kami ingin olahraga ini bisa diikuti oleh semua usia, sehingga tradisi tetap hidup dan relevan,” tambah Thomas. Dispora Kaltim optimis, olahraga tradisional dapat menjadi solusi dalam menjaga keseimbangan antara budaya dan modernisasi.

Komitmen ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mempromosikan kearifan lokal sebagai identitas bangsa. Dengan berbagai inisiatif yang dilakukan, Dispora Kaltim terus berupaya agar olahraga tradisional tetap dikenal, diminati, dan menjadi kebanggaan masyarakat.

Melalui langkah ini, olahraga tradisional diharapkan tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisata dan edukasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dispora Kaltim bertekad menjadikan olahraga tradisional sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus pengembangan karakter generasi muda.

(ADV/Dispora Kaltim)

Dispora Kaltim menilai akan pentingnya pengawasan bagi generasi muda Bermedia sodial

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) mengingatkan generasi muda untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi, dengan menekankan pentingnya konsumsi konten yang bersifat positif di tengah pesatnya kemajuan dunia digital saat ini.

Seiring dengan banyaknya konten negatif yang marak di media sosial, Dispora Kaltim menilai perlunya pengawasan lebih intensif, khususnya di kalangan pelajar, agar mereka tidak terjerumus dalam informasi yang dapat merugikan diri mereka.

“Generasi muda harus bisa memanfaatkan teknologi untuk tujuan yang produktif dan menghindari pengaruh buruk yang bisa merugikan mereka,” ungkap Hasbar Mara, Analis Kebijakan Ahli Madya di Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim.

Hasbar juga menekankan bahwa kebijakan pemerintah yang tegas dan jelas sangat diperlukan untuk memastikan agar penggunaan media digital dapat diarahkan ke arah yang lebih positif, mendukung perkembangan dan kemajuan generasi muda.

“Tanpa pedoman yang tepat, mereka mungkin akan kesulitan membedakan mana konten yang bermanfaat dan mana yang berbahaya,” tambahnya.

Melalui langkah ini, diharapkan generasi muda dapat lebih fokus pada pengembangan kreativitas yang konstruktif dan peningkatan diri, serta menghindari pengaruh negatif yang dapat menghambat potensi mereka.

(ADV/Dispora Kaltim)

Kordinator Perencanaan Dispora Kaltim Ahmad Juanda 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mempersiapkan pembaruan terhadap Rencana Strategis (Renstra) sebagai bagian dari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2024-2026.

Pembaruan ini dijadwalkan selesai pada tahun 2025 mendatang. Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, Ahmad Juanda, menjelaskan bahwa revisi Renstra akan menyesuaikan dengan visi dan misi kepala daerah terpilih yang akan memimpin Kaltim pada periode mendatang.

Namun, Juanda menekankan bahwa meski ada perubahan kebijakan, prioritas utama Dispora tetap berfokus pada pengembangan kepemudaan dan olahraga. "Kami akan tetap mempertahankan fokus pada pengembangan kapasitas pemuda, terlebih dengan adanya proyek strategis Ibu Kota Negara (IKN) yang berdampak langsung pada Kaltim.Kami ingin agar pemuda Kaltim dapat bersaing di level global," ujarnya.

Lebih lanjut, Juanda mengungkapkan bahwa perubahan Renstra ini tidak hanya akan diterapkan di Dispora, tetapi juga akan menjadi pedoman bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kaltim.

Setiap dinas di lingkungan Pemprov Kaltim akan menyesuaikan Renstra atau RPJMD mereka untuk mendukung tujuan pemerintahan yang baru. Dengan adanya pembaruan ini, Dispora Kaltim berharap dapat mengoptimalkan potensi pemuda dan sektor olahraga sebagai bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan di Kaltim.

(ADV/Dispora Kaltim)

  1. Dispora Kaltim Hadirkan Sistem Barcode untuk Menerima Masukan tentang Fasilitas Olahraga
  2. Penyelesaian Balap Liar, Dispora Kaltim Gandeng Polda dan Polres
  3. Dispora Kaltim Selenggarakan Turnamen Kaltim Open Pickleball 2024 di Unmul
  4. BERITA 62 UPTD Dispora Kaltim Menilai Potensi Kerja Sama Pengelolaan Parkir di GOR Kadrie Oening Samarinda
  5. Dispora Kaltim Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Olahraga dengan Pelatihan Berkelanjutan
  6. Dispora Kaltim Inisiasi IPO untuk Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat dalam Olahraga
  7. Dispora Kaltim Dorong Pemuda untuk Tunjukkan Kreativitas di Tingkat Nasional
  8. Rasman Tekankan Pentingnya Mental Tanding bagi Atlet di Pra POPNAS
  9. Dispora Kaltim Tingkatkan Kewirausahaan Pemuda untuk Kurangi Pengangguran
  10. Rasman Dukung Pengembangan Bakat Atlet Muda Lewat Kejuaraan Pelajar
  11. Dispora Tekankan Pentingnya Ilmu Olahraga dalam Pembinaan Atlet
  12. Dispora Kaltim Optimalkan Persiapan Pra POPNAS, Targetkan Semua Cabang Lolos
  13. Empat Investor Tunjukkan Minat Kelola Hotel Atlet Samarinda, Seleksi Dilaksanakan oleh BPKAD
  14. Dispora Kaltim Dorong Pemuda Mengembangkan Jiwa Wirausaha yang Mandiri
  15. Dispora Kaltim Gelar Festival Musik di Teras Samarinda, Total Hadiah Jutaan Rupiah untuk Pemenang
  16. Dispora Kaltim Dorong Gaya Hidup Sehat Melalui Liga Sepakbola Antar-OPD
  17. Pencak Silat Kaltim Torehkan Prestasi Gemilang di PON XXI dan Fokus Regenerasi Atlet
  18. Dispora Kaltim Targetkan Juara Umum di Kejuaraan Perdana Korps Drum Band
  19. Dispora Kaltim Kirim Personel Drum Band Tampil di Piala Raja Hamengkubuwono X
  20. Hasbar Dorong Potensi Kreatif Genenrasi Muda, Bakal Lakukan Pelatihan Konten Kreator