Peringatan Hari Raya Idul Adha ditengah pandemi covid-19 di Kelurahan Batu Ampar Balikpapan Utara. Warga RT 64 , RT 37 ,RT 70 dan RT 68 antusias saling berbagi melakukan pemotongan hewan kurban dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, Sabtu (31/7).

Proses penyembelihan, pemotongan dan penimbangan daging kurban dilakukan oleh panitia kurban diwilayah RT setempat.

Bambang Kusumajaya RT 64 Kelurahan Batu Ampar mengatakan, alhamdulillah peringatan hari raya idul adha 1441 H ini warga RT 64 menyembelih hewan kurban sebanyak 10 ekor sapi dan 11 ekor kambing.

" Sapi dihimpun dari jamaah arisan dan donatur untuk di bagikan kepada masyarakat di RT 64", paparnya. Sebanyak 400 kupon daging kurban  dibagikan kepada RT 64 dan Kaum dhuafa di sekitar RT 63 dan RT 47.

Ditempat terpisah, Ketua RT 37 Kelurahan Batu Ampar Sunaryo mengatakan, ditengah pandemi covid-19 peringatan Idul Adha 1441 H di wilayah RT 37 menyembelih sebanyak 4 sapi dan 1 kambing  untuk dibagikan kepada 270  warga RT 37 dan warga terdekat.

" Daging dan tulang seberat 1,5Kg dibagikan kepada 270 warga RT 37 dan warga terdekat", ujar ketua RT 37seusai pemotongan hewan kurban. Bambang Sudarmi Ketua Panitia kurban mengatakan, ada peningkatan hewan kurban di tengah pandemi ini, penambahan 1 sapi tahun ini." Kemarin 3 sapi dan sekarang 4 sapi", tuturnya.

Hal serupa telah dilaksanakan di wilayah RT 70 dan 68 , dimana warga gabungan RT 70 dan 68 yang dikomandoi oleh ketua RT 70 Yuliansyah mengatakan , kami yang merupakan gabungan warga RT 70 dan Warga RT 68 melakukan penyembelihan Hewan Qurban sebanyak 9 ekor sapi dan 8 ekor kambing yang merupakan sumbangsih warga kami semua, untuk dibagikan kepada warga RT 70 dan 68.

"Kupon yang telah kami sebar sebanyak 641 kupon, Alhamdulillah mulai dari penyembelihan sekitar pukul 06:00 sampai pendistribusian selesai sekitar pukul 14:00 telah berjalan dengan sukses dan lancar, semoga di tahun-tahun berikutnya lebih baik lagi".

Antusias warga dalam memperingati Idul Adha 1441 H dengan menghimpun sumbangan atau patungan untuk membeli hewan kurban ini dan berbagi pada masyarakat yang membutuhkan , harus dijadikan contoh didaerah lain, seperti yang dilakukan RT yang ada di Kelurahan Batu Ampar.

"Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd"

Ditengah Pandemi Covid -19, Peringatan Idul Adha 1441 H di Kota Balikpapan berlangsung dengan Khidmat terkhusus di Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Balikpapan Utara. Untuk Idul Adha kali ini tidak seperti tahun kemarin, namun antusias warga masyarakat yang ada di Kelurahan Batu Ampar sangat tinggi dalam merayakanya , ini terlihat saat kegiatan penyembelihan hewan Qurban , warga melakukan tugasnya sebagai panitia Qurban dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Tiga pilar Kelurahan Batu Ampar yakni Lurah Batu Ampar, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa bersama FKPM melakukan monitoring kegiatan penyembelihan hewan qurban baik di mushola, masjid di wilayah kelurahan Batu Ampar.

Lurah Batu Ampar Mengatakan Kegiatan ini dilakukan untuk mengingatkan warga masyarakat yang melaksanakan Penyembelihan Hewan Qurban agar tetap memperhatikan Protokol kesehatan , karena masa pandemi covid-19 masih belum berakhir.

" Alhamdulillah kegiatan monitoring ini dilakukan seluruh unsur lembaga mitra kelurahan Batu Ampar semua berjalan dengan lancar  namun masih ada satu dua masjid yang  kurang  memperhatikan protokol kesehatan, " jelas Lurah Batu Ampar Mardanus saat ditemui awak media, Sabtu (31/7).

Mardanus menghimbau, untuk  tetap melakukan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Balikpapan, dikarenakan Pandemi Covid-19 di Kota Balikpapan Belum Berakhir , bahkan cendrung meningkat.

Selain monitoring kegiatan ini juga membagikan masker kepada mereka yang tidak menggunakan masker baik panitia qurban sampai masyarakat dalam pengambilan daging qurban.

" Mudah mudahan kami menghimbau kepada mereka untuk pembagiannya tidak memanggil satu persatu seperti itu tetapi panitia yang mengantarkan kepada warga yang berhak untuk menerima", urainya saat monitoring penyembelihan hewan kurban.

Dari monitoring kegiatan ini, Mardanus fokus pada protokol kesehatan terutama untuk anak anak yang melihat penyembelihan hewan qurban supaya pulang untuk menghindari penyebaran virus Covid-19 yang terus bertambah di Balikpapan.

Momen hari raya Idul Adha 1441 Hijriah dilingkungan Rukun Tetangga RT 26 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara (Balut) dengan melakukan penyembelihan hewan qurban.

GTPenyembelihan hewan qurban di lapangan tepat berada di depan rumah Achmadiansyah atau lebih akrab dipanggil warga setempat dengan sebutan Tetet yang merupakan Ketua RT 26.

Ketua Panitia Qurban Ghozali Rahman menuturkan, penyembelihan hewan Qurban tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. di tahun ini 4 ekor Sapi dan 7 ekor Kambing. Untuk hewan qurban berasal dari kumpulan warga sekitar ditambah salah satu warga yang bernama H. Amir yang menyerahkan 1 ekor Sapi.

Ghozali menuturkan daging Qurban yang sudah dipotong/dicincang akan ditimbang dan dikemas lalu dibagikan keseluruh warga yang berada dilingkungan RT 26.

"Semua warga berhak menerima, dari kategori kaya dan miskin semua berhak mendapatkan, dari yang muslim (Islam) dan non muslim tetap berhak menerima daging kurban," h GT

Mu 7Ketua Panitia Masih Gazali, jika semua warga sudah menerima dan ternyata ada kelebihan sisa daging qurban, maka panitia akan membagikannya keluar lingkungan RT 26, baik itu fakir miskin, janda ataupun kaum duafa akan diberikan," Tuturnya Ditempat yang sama Achmadiansyah (Tetet) sangat senang melihat kebersamaan dan kekompakan yang dilakukan warganya AQ.

Meskipun melaksanakan penyembelihan hewan qurban ditengah pandemi covid-19, seluruh panitia yang bertugas tetap menjalankan protokol kesehatan yang disarankan pemerintah, yakni dengan menggunakan masker.

Tetet juga menuturkan pendistibusian dilakukan dengan membagikan kupon kepada warga, dan nantinya warga yang ingin mengambil daging qurban hanya cukup menyerahkan kupon yang sudah di bagikan.

6"Kami bagikan ke warga sedikitnya 350 kupon, dimana dari setiap kemasan warga berhak menerima 1 Kg daging murni, dan ditambah dengan tulangan dan yang lainnya, "imbuh ketua RT 26.

"Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd"

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, Rukun Tetangga (RT) 39 Batu Ampar, Balikpapan Utara melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban di Musholla Ashabul Yamin Gang. Rahayu, Jum'at (31/7/2020).

Asri selaku Ketua RT 39 mengatakan penyembelihan hewan qurban tahun ini mengalami peningkatan dimana tahun sebelumnya hanya ada 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing, tahun ini sebanyak 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

"5 tahun terakhir biasanya kami hanya menyembelih 2 ekor sapi saja, alhmdulillah tahun ini ada peningkatan, cuma ditahun ini jumlah kambing yang menurun hanya 2 ekor saja",kata Asri.

Ditempat yang sama Ketua Panitia Qurban Anwar Tahar menjelaskan musholla Ashhabul Yamin baru tahun ini dipergunakan shalat ied ditengah covid-19.

Pasalnya ada beberapa masjid yang tidak dapat menampung warga untuk melaksanakan shalat ied karena harus menjaga jarak, maka musholla Ashhabul Yamin digunakan untuk shalat ied.

"Alhamdulillah tahun ini musollah kami yakni musholla Ashhabul Yamin bisa kita gunakan baik untuk sholat Ied maupun melaksanakan penyembelihan hewan Qurban, ini dikerenakan beberapa masjid tidak dapat menampung karena harus menjaga jarak, akibat mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yang di keluarkan Pemerintah Kota Balikpapan" kata ketua Panitia.

Selain itu juga Musholla Ashhabul Yamin melaksanakan penyembelihan hewan kurban jenis Sapi tahun ini yang merupakan arisan/patungan warga, plus pemberian pribadi dari salah satu warga yang bernama M.Noor.

Anwar Tahar menambahkan,"daging hewan Qurban yang sudah disembelih seberat 443 kilogram (Kg) , nantinya daging tersebut akan dibagikan ke 182 Kepala Keluarga (KK) yang berhak menerima, dimana warga yang berhak menerima masing-masing akan mendapat 1 Kg lebih daging dan isian lainnya" pungkasnya.

"Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd" 

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, Ketua Rukun Tetangga bersama warga (RT) 09 Batu Ampar, Balikpapan Utara melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban di Lapangan RT 09 yang terletak Jl. A. W. Syahrani, Balikpapan Utara, Jumat (31/7/2020).

Kasmadi selaku Ketua RT 09 menuturkan penyembelihan hewan qurban tahun ini sebanyak 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing , jumlah hewan kurban masih sama tidak ada perubahan seperti ditahun lalu.

Ada 3 ekor sapi yang akan disembelih berasal dari Arisan Warga dan 3 ekor kambing sumbangan dari Pribadi Ibu Yohana Palupi Arita Efendi ke warga RT 09.

"Alhmdulillah hewan Kurban ini berasal dari sumbangan warga , yang dikumpulkan dengan mengadakan arisan warga setiap bulanya Rp 300 Ribu per Kepala Keluarga (KK), genap 10 bulan per KK terkumpul Rp 3 juta , dana itulah yang digunakan untuk memebeli 3 ekor sapi, dimana setiap satu ekor sapi terdapat 7 orang yang mengikuti arisan" jelas Kasmadi.

Masih kasmadi " ditahun ini warga kami juga mendapatkan bantuan secara pribadi dari Istri Walikota Balikpapan Yohana Palupi Arita Effendi, berupa 3 ekor Kambing yang langsung diserahkan kepada ketua Panitia Drs . Umar Achmad" imbuhnya.

Penyembelihan hewan Qurban dilakukan mulai pukul 9:00 Wib setelah melaksanakan Sholat ied , kumudian dibagi kepada warga setelah Sholat Jum'at sekitar pukul 14:00 Wib.

"penyembelihan 3 ekor sapi dengan total 434 Kilogram(Kg) dibagikan keseluruh warga RT 09 dan warga yang berhak menerima"tutur Ketua RT 09.

ketua Panitia menambahkan "Alhamdulillah semua sudah kami salurkan kepada warga RT 09 dan juga warga lainya yang berhak menerima , semuanya berjalan dengan sukses dan lancar , semoga kedepanya akan lebih baik lagi , "Amin,amin,amin ya robbal alamin" ujar Ketua Panitia.

Agus

Kodim 0905/ BPP laksanakan kegiatan karya bhakti (Karbak) bedah rumah layak huni dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 75.

Untuk Balikpapan terdapat dua titik lokasi bedah rumah layak huni salah satunya di Inpres II RT 12 Kelurahan Muara Rapak Kecamatan Balikpapan Utara, Rabu (29/7/2020).

Dandim 0905/BPP Kolonel Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa mengatakan, Karya bhakti (Karbak) bedah rumah layak huni dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 75 merupakan inisiatif Kasad untuk lakukan program bedah rumah sebanyak 75 rumah diseluruh Indonesia sedangkan di Balikpapan terdapat dua titik lokasi.

" Bedah rumah di Balikpapan terdapat 2 titik lokasi bedah rumah, di Balikpapan Barat dan Balikpapan Utara", jelas Dandim 0905/ BPP saat ditemui awak media dilokasi bedah rumah. Dandim 0905/BPP menjelaskan, sejauh ini bedah rumah telah berlangsung dan dilakukan pembenahan sekitar 60% dan target selesai tanggal 5 Agustus 2020" sudah harus penyerahan kunci".

Adapun kriteria penerima bedah rumah ini diperuntukan untuk veteran, janda warakawuri dan janda masyarakat yang telah di verifikasi dan dipilih untuk dibantu dalam penerimaan bedah rumah ini, ujarnya.

Ditempat terpisah PLH Danramil 0905-01 Kapten Inf Sujud memaparkan Khususnya wilayah utara  bedah rumah yang dilaksanakan dalam rangka HUT RI  ke 75 program dari bapak Kasad. Di Kodim 0905/ BPP  khususnya wilayah Balikpapan ada dua Koramil 01 dan Koramil 02.

" Khusus di Koramil 01 tempat janda warakawuri Bu Solikha Yang bertempat tinggal di Inpres IV RT12 Kelurahan Muara Rapak Balikpapan Utara", ucap PLH Danramil 0905-01  Kapten Inf Sujud.

Sujud menambahkan proses bedah rumah sendiri dikerjakan oleh anggota Kodim 0905/ BPP, Koramil 0905-01 dibantu Raider, Sendizipur dan prosesnya sudah sekitar 60%. Selanjutnya tanggal 3 dilakukan finishing dan penyerahan kunci tanggal 5 Agustus.

Tin.

Pemerintah Kota Balikpapan telah melakukan Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ke III dan IV bagi warga terdampak covid-19 , yang mana penyaluran tersebut dimulai dari Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara.

Penyaluran BST yang berasal dari APBD Pemerintah Kota (Pemkot ) Balikpapan tersebut dipusatkan di Gedung BSCC Dome Balikpapan, pada Jumat (24/7/2020), Kemarin.

Pada tahap I dan II Bantuan Sosial (Bansos) berbentuk paket sembako , namun di tahap III dan IV Bantuan Sosial Tunai (BST) diganti dalam bentuk tunai yang dipercayakan kepada PT Pos Indonesia sebagai penyalur.

Sebanyak 3.413 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Balikpapan utara ,telah menerima bantuan BST dalam bentuk tunai senilai 460 ribu per KK untuk tahap ke III dan IV . Dalam proses penyaluran BST yang digelar di BSCC Dome Balikpapan terdapat 40 personil unsur elemen Lembaga Kelurahan Batu Ampar yang ikut terjun mengatur jalannya penyaluran BST tersebut.

Dalam proses penyaluran BST tidak adanya pihak terkait yakni Dinas Sosial (Dinsos) yang bertanggung jawab ikut terjun dalam proses penyaluran tersebut , ini yang membuat kekecewaan Lembaga kelurahan yang ikut membantu proses penyaluran BST, seperti yang diungkap Ketua LPM Kelurahan Batu Ampar, Aris Marhiyanto, SE.

Dalam proses penyaluran BST tidak satupun pihak dari Dinas Sosial Kota Balikpapan ikut dalam mekanisme penyaluran BST tetsebut, ini sangat mengecewakan, pasalnya pihak Dinsos dan PT Pos Indonesia tidak pernah berkomunikasi kepada pihak Kelurahan tentang mekanisme dilapangan.

“Kami sangat menyayangkan dari instansi terkait dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan, mulai dari pagi hingga siang bahkan sampai malam tidak ada satu orang pun mendampingi dalam proses penyaluran BST ini" kata Aris saat ditemui media ini seusai kegiatan penyaluran BST di Gedung BSCC Dome Balikpapan, Jumat (24/7/2020) malam.

" Ini menjadi pertanyaan kami siapa penanggung jawab secara teknis untuk penyampaian ini, hal ini yang perlu menjadi catatan kita semua, ini harus segera dikoreksi dan diperbaiki agar tidak terulang di Kelurahan Lainya” ucap Ketua LPM Kelurahan Batu Ampar, Aris Marhiyanto.

Dirinya juga mengatakan, setelah melakukan komunikasi dengan Dinas Sosial terkait hal tersebut, pihaknya mengaku kecewa karena proses penyaluran BST telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak Kantor PT Pos Indonesia.

“untuk hal seperti ini seharusnya dikomunikasikan dulu dari awal dengan Lurah , Lembaga Kelurahan ,dan Kamtibmas , apa lagi mengenai teknis bukan seperti ini, pada penyaluran BST kali ini mengumpulkan masa jadi keamanan pun harus dipikirkan, apa lagi Kelurahan Batu Ampar merupakan Kelurahan Perdana yang memulai penyaluran BST tersebut " ungkap Aris.

"mudah-mudahan berikutnya nanti hal seperti ini tidak terulang lagi, Saya sebagai ketua LPM Batu Ampar sangat kecewa sekali atas kejadian seperti ini, karena Dinas Sosial sebagai penanggung jawab tidak ada yang hadir, artinya mereka melepaskan tanggung jawab ” cetusnya.

Aris juga mengatakan , bahwa pihak PT Pos Indonesia (Kantor Pos) sebelumnya tidak pernah menyampaikan kepada kami (Lurah, Kamtibmas dan Lembaga Kelurahan) terkait proses secara teknis penyaluran BST kali ini.

“Jika Dinas Sosial (Dinsos) menyerahkan semua kepada PT Pos Indonesia yang bertanggung jawab secara penuh secara teknis, seharusnya itu dikomunikasikan kepada kami , akan tetapi sampai pelaksanaan tidak ada pemberitahuan sama sekali kepada kami , bagaimana teknisnya nanti," jelas Aris Masih Aris" ini di buktikan mulai pagi sejak pukul 08.00 Wita yang buka pintu Gedung BSCC Dome ini adalah Lurah sendiri dan masyarakat, tidak ada penyampaian secara teknis.

Mengapa Lurah dan seluruh elemen di Kelurahan Batu Ampar tidak di libatkan secara teknis, hal itu sangat kami sayangkan, akhirnya kami berinisiatif untuk mengatur jalannya proses penyaluran BST karena warga pun sudah banyak berdatangan,” pungkasnya.

AGUS

Balikpapan, - Bantuan Sosial (Bansos) yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kepada masyarakat , akibat dampak Pandemi Covid-19 yang melanda kota Balikpapan , kini kembali bergulir.

Setelah Tahap I dan II telah disalurkan kepada masyarakat kota Balikpapan yang terdapak covid-19 , berupa paket sembako beberapa bulan lalu, kini kembali Pemkot Balikpapan menyalurkan bantuan sosial Tahap III dan IV , namun bantuan ditahap III dan IV kali ini berbeda , bukan lagi paket sembako melainkan uang tunai yang disebut Bantua Sosial Tunai(BST).

Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan untuk warga balikpapan terdampak covid-19 dari Pemerintah Kota Balikpapan , dilakukan secara bergilir per Kelurahan , Kelurahan Batu Ampar yang mendapat giliran pertama untuk membagikan BST kepada warganya, dan dipusatkan di Gedung BSCC Dome Balikpapan, Jumat(24/07/2020) BST yang bersumber dari APBD Pemerintah Kota Balikpapan ini disalurkan melalui PT Pos Indonesia kemudian disalurkan langsung kepada warga Kelurahan Batu Ampar berdasarkan undangan yang dikeluarkan PT Pos Indonesia.

Pantauan media ini, penyaluran BST yang dipusatkan di Gedung BSCC Dome Balikpapan dimulai sejak pukul 08.00 Wita hingga selesai pada pukul 19.00 Wita  Proses penyaluran BST yang dihadiri Lurah Batu Ampar , LPM , seluruh unsur Lembaga Kelurahan serta seluruh Ketua RT se Kelurahan Batu Ampar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, ikut mengatur proses jalanya penyaluran BST tersebut.

Lurah Batu Ampar, Mardanus mengatakan, penyaluran BST ini dari Pemerintah Kota Balikpapan untuk tahap ke III dan IV untuk warga yang terdampak covid-19 "Jumlah penerima BST ini sebanyak 3.413 Kepala Keluarga (KK). Alhamdulillah mulai tadi pagi sejak pukul 08.00 Wita hingga selesai pada pukul 19.00 Wita bisa tersalurkan dengan lancar walaupun sedikit ada permasalahan kecil namun bisa kita selesaikan, ini semua berkat kerjasama seluruh elemen masyarakat yang ada di Kelurahan Batu Ampar ," kata Lurah Batu Ampar Mardanus kepada awak media di sela mengawasi penyaluran BST.

Mekanisme pengambilan BST tersebut, Kata Lurah, dua hari sebelumnya warga telah diberikan undangan melalui Ketua RT masing-masing "Untuk warga yang belum bisa mengambil hari ini masih ada kesempatan, Warga bisa mengambil BST tersebut di Kantor Pos pada tanggal 2 sampai dengan 20 Agustus mendatang," tutupnya.

Perselisihan antar dua pemilik lahan yang terjadi di Teluk Cina Kilometer 13, Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat (Balbar), beberapa waktu yang lalu ,yang berujung pada pertengkaran antara Yohanes Rerung sebagai pemilik lahan dan Randa yang belum tahu kapasitasnya sebagai apa dilahan tersebut.

Kejadian berawal ketika Yohanis Rerung beserta Rekanya serira mengunjungi lahan miliknya yang berlokasi di Kilometer 13 , untuk mencari batas tanah yang sudah ditumbuhi semak belukar .

Dengan kondisi Fisik yang dimiliki Yohanis Rerung , membuat dirinya tidak mungkin untuk mengikuti rekanya, akibat kelelahan dan kembali seorang diri ke pondok untuk beristirahat sejenak melepaskan lelah , dan membiarkan sarira meneruskan pekerjaanya dengan beberapa rekan yang lainya untuk mencari batas lahan tanah miliknya.

Tidak lama kemudian ditengah peristirahatan dirinya seseorang menghapiri dan bertanya, "Apakah bapak yang bernama Yohanis Rerung(kata orang tersebut yang tidak diketahui inisialnya), yohanis pun menjawab iya, kemudian orang tersebut pergi dan tidak lama kemudian kembali lagi , namun tidak seorang diri melainkan bersama Randa yang merupakan lawan perselisihan tersebut" menurut informasi yang dikisahkan oleh yohanis rerung kepada sarira .

Mendengar ada keributan Sarira bergegas mendatangi asal keributan tersebut, yang pada saat keributan posisi Sarira sendiri masih dalam pencarian batas lahan milik Yohanis Rerung, yang pada awalnya bersama-sama Yohanis Rerung , namu karena tidak kuat berjalan maka memutuskan untuk beristirahan ,dan saya terus melakukan pencarian batas lahan tersebut.

"Disitulah terjadi perdebatan , untuk menghindari dampak yang lebih parah dan berkelanjutan , maka perselisihan ini dibawa untuk diselesaikan ke pihak yang berwajib yakni Polsek Barat , untuk memediasi khasus ini" kata Sarira Mendengar hal ini Simon Sulean yang merupakan Anggota DPRD Kota Balikpapan , langsung beraksi untuk mendamaikan perselisihan ini, pasalanya kedua warga ini yakni Yohanis Rerung dan Randa merupakan sama-sama warga dari Balikpapa Selatan yang mana tempat Daerah Pemilihan(Dapil) dirinya pada saat pemilihan caleg 2019 lalu.

Simon berusaha agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan damai secara kekeluargaan , dan tidak berkelanjutan. Simon menjelaskan "Kebetulan salah satu orang yang berselisih paham merupakan orang terdekat saya, sehingga bagaimana caranya, saya berupaya agar perselisihan yang terjadi mendapatkan jalan damai dan tidak berkepanjangan," ujar simon "Mereka berdua warga yang tinggal dilingkungan yang sama , dan saya diminta untuk melakukan bagaimana kedua warga yang berselisih bisa damai," kata simon.

Simon Sulean menjelaskan, terkait perselisihan yang terjadi di wilayah hukum polsek barat, sebaiknya dimediasikan oleh pihak sektor barat, agar bisa ditemukan titik damainya disana.

Sehingga perselisihan yang terjadi tidak berlarut-larut dan menimbulkan kegaduhan yang lain. "Saya mengharapkan Mudah-mudahan dengan kesepakatan yang mereka buat bisa untuk tetap menjalin talisilaturahmi diantar mereka berdua dan tidak mengulangi kesalah yang telah terjadi" imbuh simon.

Ditempat yang sama Kapolsekta Kompol Imam Tauhid SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Nuryatman SH menjelaskan, perselisihan yang terjadi hanya kesalahpahaman saja sehingga dari kedua belah pihak meminta Polsekta Barat untuk membantu memediasi agar ada perdamaian.

"Alhamdulillah. dari kedua belah pihak sepakat untuk menempuh jalur kekeluargan, dan tadi proses perdamaiannya berjalan dengan aman dan lancar"kata Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Imam Tauhid SH meminta, agar apa yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak tidak dilanggar.

"Semoga dengan adanya kesepakatan berdamai dari kedua belah pihak yang berselisih tidak mengulangi dan melanggar perdamaian yang sudah dilakukan" pungkas Imam Tauhid

Balikpapan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kota Balikpapan merayakan Hari Lahir (Harlah) Ke -22 Tahun, dengan sangat sederhana , mengingat kota Balikpapa masih dihadapkan dengan persoalan Pandemi Covid -19 yang masih melanda kota Beriman ini.

Perayaan Harla PKB ke-22, digelar di Musollah Alhamidiyah yang terletak di Kilometer 1,5 , Jalan Soekarno Hatta , Kelurahan Muara Rapak , Kecamatan Balikpapan Utara Perayaan ini juga dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kaltim, Syafruddin, S.Pd, ketua DPC PKB Balikpapan Michael Adams,SP, Sekjen PKB Balikpapan M.Rafi'i Hag, serta seluruh kader PKB kota Balikpapan.

Peringatan Harlah PKB ke -22 tahun ini bertajuk "Aksi Melayani Indonesia" yang merupakan sebagai peneguh komitmen PKB yang akan terus melakukan hal terbaik dan bermanfaat untuk masyarakat Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Seperti yang dikatakan kader PKB Zamroni , "kegiatan untuk memperingati Harlah PKB ke -22 kali ini dilakukan dengan sederhana, mengingat kita masih ditengah Pandemi Covid-19 , jadi kami tidak mengundang banyak orang.

acara digelar hanya untuk mengucap rasa syukur atas Hari Lahirnya Partai Kebangkitan Bangsa yang merupakan Partai Relegius dan Nasionalis" ujar Zamroni Kegiatan diawali dengan doa bersama, membacakan ayat suci Alquran , sambutan dari beberapa tokoh di PKB, dan kemudian makan Bersama.

Zamroni berharap dalam moment Harlah PKB ke- 22 ini , semua kader dan masyarakat untuk memperkuat Kegotong-Royongan , disiplin dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain, mengingat kita masih dihadapkan dengan pandemi covid -19 yang melanda kota Balikpapan.

"Mari kita tingkatkan lagi intensitas doa kita kepada Allah SWT, agar pandemi yang menimpa negara kesatuan kita , Negara Republik Indonesi segera berakhir, dan juga semoga PKB selalu Jaya dan solid dalam merapatkan barisan untuk menuju ke suksesan PKB" pungkas Zamroni.

SWARAREPUBLIKA,Pemilihan Umum Kepala Daerah (PILKADA) Kota Balikpapan yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 tinggal beberapa bulan lagi, namun sampai saat ini belum ada kepastian pasangan calon siapa berpasangan dengan siapa untuk maju dalam perhelatan Pilkada kota Balikpapan 2020 mendatang, semua bagaikan teka teki.

Ada beberapa calon nama yang telah direkomendasikan oleh Partai Politik(Parpol) masing-masih untuk maju sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Balikpapan.

Salah satunya Partai Gerindra yang telah menjawab teka teki tersebut , akan kemana perahu Partai Gerindra berlabuh, akhirnya terjawab sudah, setelah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerinda Kota Balikpapan menggelar konferensi pers terkait arah dukungan politik Partai Gerindra di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

Bertempat dikantor DPC Partai Gerindra, Komplek Ruko Balikpapan Permai, Jln Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota, yang diPimpin Ketua DPC Partai Gerindra Muhammad Taqwa, didampingi Sabaruddin Panrecalle SS, Aminuddin selaku Ketua Penjaringan dari Partai Gerindra, dan H Danang Eko, Rabu (22/7/2020).

Ketua DPC Partai Gerindra Muhammad Taqwa Memamparkan kejelasan arah politik partai Gerindra untuk Pilkada 2020, yang mana dibuktikan dengan adanya surat rekomendasi yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra telah memutuskan untuk mengusung H Rahmad Mas'ud dan Sabaruddin Panrecalle SS, sebagai calon walikota dan wakil walikota Balikpapan.

Taqwa menjelaskan, " bahwasanya keputusan DPP partai Gerindra untuk mengusung Rahmad Mas'ud sudah sesuai dengan mekanime penjaringan yang diberikan ke DPP Partai Gerindra, serta telah melihat tahapan-tahapan survei elektabilitas dari beberapa calon Walikota".

Masih Taqwa" Kami hanya menyampaikan apa yang telah disepakati dan diputuskan oleh DPP Partai Garindra untuk diumumkan kepada masyarakat Balikpapan ". Gerindra sebagai partai politik yang memiliki enam kursi, tidak ingin melewatkan moment tersebut, ini dibuktikan dengan surat rekomendasi yang dikeluarkan Partai Garindra adalah Final , untuk mengusung pasangan Rahmad Mas'ud dan Sabaruddin Panrecalle pada perhelatan Pilkada 2020 mendatang.

"Untuk dinamika politik dikota Balikpapan tentang koalisi, bukan wewenang kami (DPC Gerindra), kami hanya menjalankan perintah dari DPP yang diberikan kepada kami,"ungkap Taqwa Tapi dalam membangun koalisi bersama beberapa Partai juga masih berlangsung.

Tergantung dari masing - masing partai Menurutnya, jika masing - masing partai pengusung lainnya mengusung para calonnya, masih sah - sah saja. Karena masih mempertimbangkan dari analisa internal partai itu sendiri.

“Pada akhirnya, SK yang akan menentukan nanti untuk di daftarkan ke KPU"Politik itu dinamis masih ada waktu 1 bulan. Apapun bisa terjadi, Injury time pun bisa berubah dan bisa diubah,” terangnya.

Sementara itu, bakal calon diusung Sabaruddin Panrecalle yang merupakan Bakal calon yang akan diusung mengatakan ", Bahwa dirinya sebagai pelaksana dan petugas Partai Gerindra di Balikpapan hanya melakukan perintah dan keputusan dari DPP pusat, apapun itu" ujarnya Masih Sabaruddin" jika calon walikota dalam hal ini Rahmad Mas’ud memiliki opsi dan plan lain. Itu juga akan kami sampaikan ke DPP , Itu nanti komunikasi tingkat DPP, bukan keputusan kami lagi. Tapi komunikasi kami tetap intens dan sudah berjalan baik sejak lama dengan pak Rahmad Mas’ud,” pungkasnya.

(AG)

SWARAREPUBLIKA,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan telah memulai pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) ditandai dengan menggelar apel dihalaman kantor KPU Balikpapan, Sabtu (18/7/2020) kemarin.

Pelaksanaan pencocokan dan Penelitian (coklit) serentak di kota Balikpapan akan dilakukan kurang lebih 1500 anggota Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang tersebar di seluruh Balikpapan.

Seperti yang terlihat dikawasan Balikpapan Barat (Balbar), yang mana salah satu petugas PPDP yang didampingi Komisioner KPU Balikpapan Yan Fauzi Wardana, Ketua PPK Balbar dan PPS Balbar mendatangi rumah Taufik Qul Rahman yang merupakan mantan anggota DPRD Balikpapan guna melakukan coklit data pemilih untuk Pilkada 9 Desember mendatang.

Dijelaskan Yan Fauzi, pelaksanaan coklit akan dilaksanakan secara serentak dienam Kecamatan yang ada di Balikpapan dan saat ini terlebih dahulu mengutamakan tokoh-tokoh masyarakat salah satunya yang kita lakukan dikediaman anggota DPRD Balikpapan Taufik Qul Rahman.

"Alhamdulillah.. seperti yang terlihat dilapangan kedatangan petugas PPDP disambut baik, dan bisa bekerjasama dengan baik dan memberikan statment yang positif," imbuh Yan Fauzi.

Yan Fauzi menambahkan, bahwa " masyarakat tidak perlu khwatir saat petugas PPDP mendatangi rumah-rumah warga, Pasalnya petugas PPDP semuanya sudah menjalani Rapid Test, disamping itu petugas PPDP juga dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, sehingga saat pelaksanaan coklit bebas dari penyebaran covid-19".

Hal senanda disampaikan Taufik Qul Rahman usai dirinya melakukan coklit dikediamannya mengatakan" bahwa petugas PPDP yang datang telah mematuhi standar protokol kesehatan yang lengkap, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atas penyebaran covid-19".

Ia juga mengapresiasi kinerja KPU, dirinya menambahkan " meskipun ditengah pandemi saat ini masih berusaha maksimal untuk kesuksesan pilkada serentak 9 Desember mendatang, tentu saja hal ini tidak mudah dilakukan KPU untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk datang memilih ke TPS " tambahnya.

Sebelum mengakhiri " masyarakat kota Balikpapan jangan rasau jika melihat protokol kesehatan yang diterapkan KPU, masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih guna mensukseskan Pilkada 9 Desember 2020" tutupnya.

Agus