Parlindungan Sihotang Ketua LPM kelurahan Sungai Nangka

SWARAREPUBLIKA.com - Pendemi Covid-19 yang melanda kota Balikpapan, membuat ancaman krisis multidimensi dikota Beriman Ini, Persoalan yang bermula dari sektor kesehatan meluas pada lemahnya sektor prekonomi hingga sosial. Tak ada pilihan, selain bergerak bersama untuk mengantisipasi dampak yang timbul akibat pandemi.

Berbagai terobosan telah dilakukan dalam menanggulangi lemahnya sektor prekonomian yang ditimbulkan dari Pandemi Covid - 19, salah satunya dengan meningkatkan ketahanan pangan, seperti membudidayakan Ikan Lele dan Sayuran dalam media Ember Air.

Langkah ini pun telah dilakukan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan, dalam meningkatkan ketahan pangan ditengah Pandemi Covid-19, yang masih sulit dihentikan.

LPM Sungai Nangka Memperkenalkan Program Budidaya Lele Dalam Ember(Bude) dan sekaligus memberikan pelatihan - pelatihan kepada warga terkhusus warga Kelurahan Sungai Nangka terkait Budidaya tersebut, kegiatan ini digelar di aula Kelurahan Sungai Nangka, Selasa (26/1/2021).

Dalam pemaparannya Legiyem MM yang merupakan mitra kerja dari Dinas Pangan, Pertanian dan Peikanan menjelaskan budidaya ikan dalam ember merupakan metode budidaya yang sangat hemat dan mudah.

Bukan itu saja, dalam budidaya lele dalam ember, masyarakat juga bisa sekaligus menanam sayuran seperti kangkung akar, sawali, dan lainya yang menjadi tempat budidaya lele tersebut dengan menggunakan media gelas plastik dan erang sisa pembakaran.

"Disini kita dapat dua manfaat sekaligus, ikannya kita bisa dapat, sayurannya juga kita dapat," ungkapnya Legiyam atau yang karib disapa Egi ini juga menjelaskan dalam setiap ember yang berkapasitas 70 liter dapat menampung sebanyak 60 ekor bebit lele.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan selama budidaya lele yang berumur satu bulan, pakan yang digunakan khusus yakni jenis pakan PF 1000. Namun, jika sudah besar jenis pakan yang digunakan berbeda yakni jenis PF-611.

"Perlu diperhatikan, selama proses budidaya lele, kondisi air bisa diganti secara rutin minimal 14 hari," jelasnya Masa panennya sendiri sekitar 3 bulan untuk ikan lele, sedangkan untuk sayur kangkung bisa dipanen setelah 14 hari. Namun setelah dipanen sekali dapat dipanen kembali setelah 8 hari kemudian.

"Kenapa saya disini memilih sayuran kangkung, karena kangkung prosesnya mudah dan hasilnya cukup bagus. Bisa saja menggunakan sayuran yang hidup di air seperti Genjer, Bawang Prai dan yang lainnya.

Hanya saja agak sedikit sulit,"terangnya. Ketua LPM Sungai Nangka Parlindungan Sihotang yang juga merupakan anggota DPRD Kota Balikpapan mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan pelatihan dan penyuluhan bagi masyarakat tentang budidaya ikan lele dirumah tangga.

"Program ini merupakan salah satu program LPM Sungai Nangka yang sudah dicanangkan ditahun 2020, hanya saja terkendala dengan pandemi covid-19, maka dilakukan secara bertahap"katanya.

Parlin menuturkan kegiatan hari ini sebagai uji coba dalam meningkatkan ketahanan pangan ditengah pandemi Covid -19 yang masih menyelimuti kota Balikpapan, untuk itu hanya diberikan kepada perwakilan warga di Tiga RT.

"Hari ini kita berikan untuk Tiga RT, yakni RT 03 Gn Bakaran, RT 10 Sungai Nangka dan RT 30, sebagai uji coba ketahanan pangan dirumah masing-masing. Semoga lebih bisa dimanfaatkan untuk keluarga," jelasnya. Ketua LPM Sungai Nangka juga menjelaskan bahwa Visi dari program ini untuk membantu rumah tangga yang terdampak akibat Pendemi Covid -19.

"Semoga dengan program ini, bisa sedikit meringankan beban mereka, ya.. paling tidak untuk konsumsi sehari-hari"bebernya. Parlin menambahkan, kedepan program ini akan terus dipantau. Jika program ini berkembang dan berjalan dengan baik dirinya berharap setiap RT bisa mendapatkan program budidaya ikan lele tersebut.

"Selama program ini berjalan nantinya, akan diawasi oleh bagian ekonomi kreatif yang akan melakukan peninjauan secara berkala tentang perkembangbiakan budidaya ikan lele, sekaligus memberikan masukan terkait hal-hal yang belum dikuasai selama proses budidaya"pungkasnya.

Wartawan : AT

H Suhardi Mantan Direktur Borneo 86

SWARAREPUBLIKA.com - Perselisihan dua pengusaha yakni H. Suhardi selaku Direktur Utama PT. Lidia & Dandy dengan H.Jamri Selaku Direktur Utama PT Borneo Delapan Enam, yang berujung ke Kepolisian dan ditetapkannya H. Suhardi Hamka sebagai tersangka akhirnya dihentikan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltim.

Penetapan status tersangka yang di dapat oleh Suhardi Hamka berkat adanya laporan dari H. Jamri atas dugaan tindak pidana Penggelapan dalam jabatan di perusahaan PT Borneo Delapan Enam. Kini Penyelidikan terhadap H Suhardi yang juga mantan Direktur Operasional PT Borneo Delapan Enam telah dihentikan oleh Ditreskrimum, ini dibuktikan dengan adanya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dengan Nomor : B/1138/VIII/RES.1.14/2020/Ditreskrimum tertanggal 25 Agustus 2020.

Hal tersebut telah disampaikan H. Suhardi kepada awak media dalam jumpa pers yang digelar di Kantor PT. Lidia & Dandy Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan , Kota Balikpapan, Minggu (24/01/2020) Pukul 15:30.

“Pertemuan pada sore ini bersama awak media adalah untuk melakukan klarifikasi terkait dengan permasalahan yang sedang berjalan antara saya dengan saudara H. Jamri."kata H.Suhardi.

“Jumpa pers yang kami laksanakan ini juga untuk memenuhi rekomendasi dari Dewan Pers, karena berita tentang saya juga telah terbit di sejumlah media massa, baik cetak maupun media online,” lanjutnya.

H. Suhardi juga menjelaskan setelah dirinya mendapatkan SP3 dari Polda Kaltim, melalui kuasa hukum dirinya melakukan somasi kepada H Jamri terkait perkara ini.

Yang mana meminta agar H Jamri untuk meminta maaf, Namun, tidak mendapatkan jawaban dari yang bersangkutan.Pihaknya pun kembali melakukan pendekatan secara kekeluargaan, secara persuasif juga tidak mendapatkan respon yang baik.

H. Suhardi akrihirya membuat laporan ke Polda Kaltim, setelah semua langkah dilakukan tidak mendapatkan jawaban, Suhardi menganggap bahwa kejadian ini sangat merugikan pihaknya.

“Dari sisi kami sangat dirugikan karena kami usaha bergerak di bidang properti ini tentu berhubungan dengan mitra yang bekerja sama dengan kita, kepercayaan dibutuhkan dalam bisnis ini, sehingga pemberitaan di media yang dirasa biasa-biasa, tetapi bagi kami ini sangat luar biasa,” jelasnya.

Atas dasar inilah, dirinya setelah melakukan pengaduan dan dilakukan analisis oleh penyidik tepatnya Ditreskrimsus, H, Suhardi melakukan pelaporan tentang pencemaran nama baik yang berkaitan dengan Undang-Undang ITE, karena saat itu dirinya diberitakan atau diumumkan melalui media masa.

Karena kondisi saat ini ditengah pandemi Covid-19 dan terkesan lambat, pihaknya mendapatkan respon dari penyidik yang meminta agar pihaknya membuat aduan ke dewan pers terkait kasus ini.

Hingga akhirnya dewan pers memberikan jawaban dimana laporan dirinya secara substansi diterima, hanya saja secara prosedural tidak memenuhi unsur dikarenakan sudah kadaluarsa, artinya melebihi 2 bulan sebagaimana yang diatur dalam UU Pers.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pers yang telah mengakomodir permasalahan ini"tuturnya "Saya berharap kepada media dan meminta bantuannya karena dampak dari situasi ini, sangat merugikan dipihak saya.

Agar tidak ada keliru kedepannya, sebelum menaikkan berita ini teman-teman media juga meminta tanggapan dari H. Jamri atas penghentian perkara ini"pintanya. kami telah memberikan somasi untuk dia minta maaf atau setidak-tidaknya dia mengumumkan juga seperti saat dirinya ditetapkan sebagai tersangka dimedia.

"Dia mengumumkan pada saat itu saya sebagai tersangka yang diumumkan di media. "Permintaan saya sederhana, dia umumkan kembali status penghentian penyidikan terhadap saya di media, seperti yang dilakukannya terlebih dahulu saat mengumumkan kasus tersangka," tambahnya.

Suhardi menambahkan, jika dirinya hanya mencari jalan tengahnya saja, agar permasalahan ini cepat selesai dan tidak berlarut larut, Pasalnya dampak yang ditimbulkan dari permasalahan ini sangat luar biasa. Ditempat terpisah, menanggapi pernyataan yang disampaikan Suhardi.

 

H Jamri Di Dampingi Kuasa Hukumnya Kahar Juli

H. Jamri selaku Direktur Utama PT. Borneo Delapan Enam didampingi kuasa hukumnya Kahar Juli, SH mengatakan, terkait dengan penetapan tersangka itu bukan ranah pihaknya, tetapi ranah dari kepolisian. Jadi pada waktu itu, pihaknya membacakan surat tersebut yang ditujukan kepada H. Jamri bahwa berdasarkan laporan pihaknya dia (H.Suhardi) tersangka.

"Kenapa kita bacakan, karena surat itu tertuju kepada kita, berdasarkan laporan kita beliau (Suhardi.red) tersangka," jelasnya.

"Jadi tersangkanya beliau bukan dikarenakan pengacaranya, bukan karena Pak H Jamri nya, bukan karena kami, tapi karena kami melapor adanya dugaan saat itu, ada dugaan unsur-unsur penggelapan masuk pada waktu itu, itu yang pertama," terang Kahar Juli.

Kemudian yang kedua, pihaknya diminta untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf. Menurut dirinya ini bukan soal minta maaf atau bagaimana, namun proses hukum masih berjalan sampai dengan hari ini.

Bahkan audit juga tengah berjalan saat ini. "Mungkin saat ini masih terkait 2 miliar, kemungkinan saja kedepan bisa lebih dari 2 miliar, karena semua audit akan kita jadikan satu," terangnya.

Kahar Juli melanjutkan, terkait masalah pencabutan status tersangka Suhardi, itu bukan dari pihaknya, melainkan itu dari kepolisian. "Jadi kalau mau tanya soal meminta maaf, yang menetapkan tersangka kepolisian, kemudian yang menutup kepolisian, jadi konfirmasi ke kepolisian..bukan ke kami," tegasnya.

"Kita juga murni sebagai warga negara yang melapor ada hak-hak kami yang dilanggarnya atau ada hak-hak kami yang diambil saat itu..dugaan kami," jelasnya. Kalau memang kondisinya itu berbeda dengan keadaannya, sebagai warga negara silahkan dia juga laporkan ke kepolisian, Itu juga ada prosesnya disana.

Tentu itu juga ada proses audit, karena saat itu penghentian bukan melalui proses pra peradilan. Namun hanya ranah dari pihak kepolisian itu sendiri. Makanya, bukan kami tidak mau melanjutkan ke pra pradilan, hanya saja kami belum. Jika hasil audit ini jelas, kalau memang unsurnya ini masuk.

Maka akan kita sorong ini barang masuk. "Jadi jika ditanya, kami harus meminta maaf, apa yang harus dimaafkan..lagi pula yang kami bacakan surat dari kepolisian, buka dari pengacara Kahar Juli, bukan dari Pak H Jamri.

Saya bacakan karena surat itu memang ditujukan ke kita bahwa dari laporan kita beliau tersangka," Pungkasnya.

Penulis : AT

Ketua KWRI Balikpapan Edy Supardy

SWARAREPUBLIKA.com - Adanya ide untuk memasukkan kalangan wartawan sebagai salah satu prioritas penerima Vaksin Covid-19 oleh Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ( MPR-RI ), Bambang Soesatyo beberapa hari lalu. Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia kota Balikpapan, Eddy Supardy angkat bicara.

"Ini ide yang harusnya di apresiasi cepat oleh Pemerintah," ujarnya. Sama halnya dengan petugas yang lainnya (petugas satgas Covid-19,red) para jurnalis, juga berjibaku dengan banyak orang di lapangan dalam pekerjaannya guna mendapatkan informasi yang akan di publikasikan ke masyarakat.

Dari apa yang dikatakan Ketua MPR ( Bambang Susatyo,red) yang dilansir dari detik.com, Selasa (19/1/) benar adanya. Seperti dijelaskan, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah untuk memasukkan kalangan wartawan sebagai salah satu klaster prioritas vaksinasi COVID-19.

Bamsoet menilai peran jurnalistik menuntut wartawan bertemu banyak orang, sebagaimana dengan tenaga kesehatan dan TNI-Polri. Karenanya wartawan juga dinilai sangat rentan terpapar COVID-19. Berdasarkan data Dewan Pers per tahun 2020, tercatat ada sekitar 17.000 wartawan yang telah tersertifikasi melalui uji kompetensi wartawan (UKW).

Melalui vaksinasi terhadap para wartawan, pemerintah turut berperan memastikan agar kerja jurnalistik mereka terlindungi. Sehingga bisa menyajikan berita secara akurat, menghindari masyarakat dari berbagai disinformasi, ujar Bamsoet.

"Kita tidak bisa membayangkan para wartawan berhenti bekerja, tak akan ada informasi yang bisa didapat masyarakat. Namun kita juga tidak bisa membayangkan dalam menjalankan pekerjaannya, para wartawan tak mendapat bekal yang cukup sehingga malah mengorbankan nyawa," tutur Bamsoet dalam keterangannya.*

 

 

 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono

SWARAREPUBLIKA.com - Polri Kirim Sejumlah Bantuan Tangani Gempa Sulbar JAKARTA- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirimkan sejumlah bantuan dalam penanganan gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat yang terjadi pada Jumat dini hari, 15 Januari 2021. Hal tersebut tertuang dalam surat telegram nomor STR/27/I/Ops.2/2021 yang ditandatangani Asops Kapolri Irjen Pol Imam Sugianto pada 15 Januari 2021.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, jajaran Polri terutama Polda sekitar Sulawesi Barat mengirimkan sejumlah bantuan.

"Untuk Baharkam Polri mengirimkan 2 unit pesawat udara Ditpol udara Baharkam Polri dan enam ekor K9 beserta 15 personel Ditpol satwa Baharkam Polri serta satu kapal Polair tipe B," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 15 Januari 2021.

Kemudian Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri mengerahkan 24 unit solar cell, dua unit genset, 20 personel miletary solar cell kit, dan 4 personel Div TIK Polri.

Selanjutnya kata Argo, Polda Sulawesi Selatan diperintah mengirimkan sejumlah bantuan yakni 136 personel Brimob, 15 tim medis dan tim DVI. "Bantuan kendaraan, ambulans dan semua peralatan SAR juga dikerahkan," ujarnya.

Sementara Polda Sulteng mengerahkan 30 personel Brimob dan beberapa orang tim medis guna membantu warga yang terdampak gempa. Bantuan ini, kata Argo, nantinya akan dikoordinasikan dengan Polda Sulbar yang mengetahui titik-titik mana saja yang terdampak gempa. "Bantuan mulai dikerahkan hari ini baik melalui jalur darat dan jalur udara," katanya.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Sulawesi Barat. Akibat gempa ini, dilaporkan puluhan orang meninggal dunia, ratusan orang luka dan ribuan orang mengungsi.

SWARAREPUBLIKA.com - Wadanyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim AKP Edy Musdwiyono, S. Sos bersama dengan anggota melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid As Salam Brimob Polda Kaltim dengan melakukan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil bersama.

Kepolisian Negara Republik Indonesia atau yang sering disingkat dengan Polri dalam kaitannya dengan Pemerintahan adalah salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, yang bertujuan untuk mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak azasi manusia Kegiatan Binrohtal ini adalah kegiatan yang wajib dilaksanakan dalam setiap minggunya dengan tujuan antara lain:

1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT; 2. Sebagai sarana untuk memanjatkan doa meminta keselamatan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari serta bentuk untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam kegiatan tersebut AKP Edy Musdwiyono, S. Sos telah hadir dan memberi arahan kepada anggota untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan lebih meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim ini merupakan wujud kesiapsiagaan Brimob Polda Kaltim dalam pelaksanaan tugas sehari- hari melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Sementara itu Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK juga menyampaikan “kegunaan Binrohtal ini bertujuan mensupport kita dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, keberhasilan suatu organisasi ditopang kemampuan spritual dan kematangan emosional yang tinggi sehingga dalam melaksanakan tugas dibidang masing masing.

selaras dengan ketentuan Hukum yang berlaku sehingga memberikan hasil kerja yang maksimal, kemampuan rohani harus kita isi terus dalam menopang tugas sehari hari.” Ucapnya.

“Di harapkan dengan kegiatan rutin ini dapat menumbuhkan serta mempertebal iman dan taqwa terhadap tuhan yang maha esa dan dapat berpengaruh besar terhadap kinerja serta tugas dan tanggung jawab setiap personil Satuan Brimob Polda Kaltim,” tutup Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang.

Sumber Humas Brimob Polda Kaltim

 

Fadlianoor Dari fraksi PDI Perjuangan Menyerahkan Sembako

SWARAREPUBLIKA.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-48 pada 10 Januari 2021. Dengan mengangkat tema 'Indonesia Berkepribadian Dalam Kebudayaan'.

Meski berbeda dari perayaan HUT PDI Perjuangan sebelumnya, dikarenakan Pandemi Covid -19 yang masih melanda Bangsa Indonesia, namun tidak menyurutkan semangat Para Kader PDI Perjuangan untuk merayakannya.

Berbagai macam kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT PDI Perjuangan, salah satunya dengan melakukan kegiatan bakti sosial, seperti yang dilakukan Fadlianoor ketua PAC PDI Perjuangan Balikpapan Utara Kota Balikpapan.

Fadlianoor bersama pengurus partai lainya, melakukan kegiatan dengan memberikan bantuan berupa sembako ke salah satu Panti Asuhan yang berada di kota Balikpapan yakni panti asuhan Yaumiddin serta membagikan paket sembako ke keluarga yang kurang mampu, Sabtu (09/01/2021) sore hari.

Panti Asuhan Yayasan Yaumiddin terletak di pinggiran kota Balikpapan, tepatnya di Jl Soekarno Hatta, RT 12, KM 24, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara dan memiliki 37 jiwa anak panti dan beberapa tenaga pengasuh.

Fadlianoor mengatakan kegiatan pemberian bantuan sembako ke Panti Asuhan dan membagikan paket sembako ke keluarga yang kurang mampu merupakan inisiatif pengurus partai baik dari PAC, Ranting dan anak ranting dalam merayakan HUT PDIP yang ke 48.

"Ya tanggal 10 Januari 2021 merupakan HUT PDI Perjuangan yang ke 48, karena kita ditengah masa pendemi Covid - 19, maka merayakan HUT PDI P, dengan melakukan kegiatan tanpa mengumpulkan masa dan salah satunya dengan memberikan bantuan sembako ke Panti Asuhan"kata Fadli.

Fadli juga menjelaskan Sesuai dengan tema HUT PDI Perjuangan ke 48 'Indonesia Berkepribadian Dalam Kebudayaan' untuk itu Seluruh aspek kebudayaan nusantara yang membentuk kepribadian bangsa akan menjadi fokus peringatan HUT kali ini.

Salah satu tujuan dari tema tersebut ialah mempererat tali silaturahmi dan saling berbagi kebahagiaan dalam merayakan HUT PDI Perjuangan, dengan memberikan bantuan kepada panti asuhan dan keluarga yang kurang mampu dapat sedikit meringankan beban mereka.

"Pada hari ini kita berbagi kebahagian dalam rangka peringatan HUT PDI P dengan melaksanakan Bakti sosial , memberikan bantuan sembako ke Panti Asuhan Yaumiddin dan keluarga yang kurang mampu"urainya.

"Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut dapat sedikit meringankan Beban mereka dan di hari HUT PDI Perjuangan yang ke 48 PDI P selalu jaya dan lebih solid lagi "pungkasnya.

AT

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak, M.si

SWARAREPUBLIKA.com – Polda Kalimantan Timur menggelar prosesi kenaikan pangkat bagi personil Polri periode 1 Januari 2021. Upacara Kenaikan pangkat dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., di Lapangan Mako Polda Kaltim, Senin (04/01/2021).

Ditengah situasi Pandemi Covid-19, pelaksanaan upacara tetap menerapkan physical distancing dan protocol Kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personil dan berharap dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat motivasi pengabdian guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Pada hari ini kita melaksanakan Upacara Korps Rapor Kenaikan Pangkat Anggota Polri Periode 1 Januari 2021, dalam suasana yang penuh khidmat, saya atas nama keluarga besar Polda Kaltim menyampaikan selamat kepada personel Polda Kaltim yang telah melaksanakan korps raport kenaikan pangkat,” tutur Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak.

Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak mengatakan bahwa kenaikan pangkat bagi personel Polri bukanlah sebuah hak yang mutlak, namun sebagai wujud kepercayaan pimpinan Polri yang diberikan secara selektif, serta berpedoman kepada persyaratan dan prosedur yang berlaku, dengan memperhatikan integritas, dedikasi dan komitmen personel Polri.

“Kepada para pejabat utama yang naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Besar Polisi (Kombes) semoga saudara dapat menjadi tauladan menggugah semangat dan pencetus inovasi bagi terwujudnya kinerja satuan kerja yang lebih baik sementara kepada para personel yang dianugerahi kenaikan pangkat pengabdian saya meminta saudara untuk terus hadir menjadi motivator bagi seluruh personel serta berperan aktif untuk menjembatani dan memperkuat kemitraan Polri dan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Herry Rudolf.

Selanjutnya Kapolda Kaltim menambahkan ditengah situasi pandemi Covid-19, anggota Polri harus bekerja ekstra untuk selalu mendisiplinkan masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan dan harus membantu mengendalikan pandemi Covid-19, tetapi berbagai agenda strategis Polri tidak boleh dilupakan.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana menerangkan personel Polda Kaltim yang naik pangkat setingkat lebih tinggi berjumlah 390 Personel.

Sumber : Humas Polda Kaltim

 

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang Dilokasi Cargo Bandara Sams Sepinggan

SWARAREPUBLIKA.com - Dalam rangka menangani penyebaran Virus Covid - 19, Vaksin Covid - 19 yang akan di berikan kepada masyarakat Kalimantan Utara tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Senin (04/01/2021).

1 Unit Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltim di perintahkan untuk melakukan pengawalan Vaksin Covid - 19 ini menuju Kota Berau untuk selanjutnya di bawah ke Kalimantan Utara.

Dipimpin langsung oleh Iptu Adyama Baruna Pratama, S.I.K, kegiatan pengawalan tersebut merupakan langkah dalam upaya memutus rantai penyebaran Virus Covid - 19.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, S.I.K di temui langsung di Cargo Bandara ketika serah terima vaksin Covid - 19 ini menyampaikan bahwa personilnya akan mengawal sampai tiba di tempat tujuan dengan aman dan selamat.

"Kita selalu meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan pengawalan, sembari menunggu Vaksin Covid - 19 tersebut, diharapkan masyarakat tetap kedepankan Protokol Kesehatan" tambah Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, S.I.K. Rombongan pengawalan tersebut berangkat dari Balikpapan menuju Kota Berau yang nantinya vaksin tersebut akan di serahkan kepada pihak Kalimantan Utara.

Sumber: Humas Brimob Polda Kaltim

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang Mengalungkan Bunga 

SWARAREPUBLIKA – Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK menyambut langsung kepulangan personel Satbrimob Polda Kaltim yang melaksanakan BKO Polda Metro Jaya dengan mematuhi protokol kesehatan di Makosat Brimob Polda Kaltim, Senin (4/1/2021).

Apel penyambutan dihadiri Danyon B Pelopor, Danyon C Pelopor, Danden Gegana, Kabag ops dan PJU Brimob Polda Kaltim lainnya.

Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang menyampaikan selamat datang dan selamat bertemu dengan keluarga, kami bangga dengan dedikasi rekan-rekan selama operasi di Jakarta.

“Selalu terapkan protokol kesehatan setiap melaksanakan tugas, sayangi keluarga dan jangan sekali-kali meremehkan Covid-19,” jelas Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang.

Ditambahkan Dansat Brimob Polda Kaltim ini, terus tegakkan iman dan taqwa rekan-rekan supaya dapat bimbingan dan selalu dimudahkan dalam melaksanakan tugas, kami bangga sama rekan-rekan, semoga tetap sehat kedepannya.

Sumber Humas Brimob Polda Kaltim

 

Brimob Batalyon A Pelopor Partroli Sosialisasi Cegah Covid 19                        

SWARAREPUBLIKA.com  – Maraknya berita berita bohong (hoax) pada akhir akhir ini utamanya melalui media sosial yang rentan menimbulkan terjadinya suatu permasalahan ditengah tengah masyarakat sekaligus untuk mendorong warga agar tumbuh kesadaran akan pentingnya protokoler kesehatan ditengah pandemi Covid 19, membuat jajaran Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim secara aktif berupaya mensosialisasikan Prokes pada warga sekaligus menangkal adanya berita bohong dengan berbagai cara yang salah satunya adalah dengan melakukan patroli serta dialogis bersama warga yang dijumpai saat patroli.

Kegiatan patroli dan juga dialogis bersama warga tersebut seperti yang dilaksanakan oleh aparat Satbrimob Polda Kaltim yang terdiri dari jajaran Kompi 2 Batalyon A Pelopor, pada malam ini melakukan patroli dengan sasaran pemukiman penduduk, pertokoan, perkantoran serta obyek obyek vital serta dilanjutkan dengan dialogis bersama warga di Jalan Manunggdal dan Jl. MT Haryono Kota Balikpapan. Minggu (04/01) malam.

UU yu yuDalam kesempatan tatap muka dan dialogis tersebut, anggota Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim memberikan dan menyampaikan pesan pesan Kamtibmas sekaligus mengajak untuk seluruh warga tidak mudah percaya dengan adanya berita berita bohong (hoax) utamanya yang ada di media sosial.

“Dampak yang paling dikhawatirkan dari adanya berita-berita bohong (hoax) antara lain timbulnya pertikaian antar kelompok yang bisa meluas menjadi konflik massa dan berujung pada sara, sudah sekian banyak contoh konflik horizontal yang menimbulkan korban harta, benda bahkan nyawa yang bermula dari masalah kecil namun karena disebarkan dengan narasi narasi kebohongan atau hoax akhirnya berujung menjadi permasalahan yang bersekala luas,” kata Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK.

Masih menurut Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang, bahwa dalam rangka memerangi berita-berita bohong (hoax) Pemerintah kita telah dengan tegas memberikan rambu-rambu bagi yang melanggarnya serta dapat diancam dengan hukuman sesuai Undang-undang ITE, ujaran kebencian maupun aturan yang lainnya.

“Guna untuk memerangi serta sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi lingkungan baik dalam lingkup kecil maupun besar agar tetap kondusif mari kita bersama-sama meredam setiap permasalahan yang terjadi dan mencegah beredarnya berita berita bohong (hoax),” terang Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang.

“Kami selaku aparat keamanan mengajak dan meminta kepada semua warga untuk bersama sama menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif, serta bila ada sesuatu hal yang bisa menimbulkan terjadinya suatu gangguan Kamtibmas hendaknya segera mungkin untuk menghubungi atau melapor ke kantor Polisi terdekat guna dilakukan antisipasi sedini mungkin sehingga tidak sampai menimbulkan keresahan ditengah tengah masyarakat,” tambah Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang.

“Guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 yang hingga kini belum ditemukan adanya obat maupun antivirusnya hendaknya kita selalu patuh dan taat terhadap protokol kesehatan dengan selalu mengunakan masker utamanya saat beraktifitas diluar rumah, Menjaga jarak fisik antar warga, sebelum dan sesudah melakukan aktifitas hendaknya kita selalu mencuci tangan dengan mengunakan sabun antiseptik dan air yang mengalir atau dengan menggunakan handsanitazer dan tidak berkerumun serta selalu menjaga kesehatan diri dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang serta istirahat yang cukup,” pesan John Huntal Sarjananto Sitanggang.

Masih Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang menyampaikan, bahwa jajaran Batalyon A Pelopor secara rutin mengelar patroli dan juga dialogis bersama warga, sebagai contoh yang dilakukan oleh anggota kali ini yang mengelar patroli dan juga dialogis bersama warga serta menyampaikan bahwa berita hoax paling mudah menyebar melalui media sosial yang sasarannya mayoritas adalah anak usia remaja serta mengajak warga untuk dapat meluruskan jika ada informasi yang tidak sesuai dengan fakta.

“Pentingnya koordinasi dan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat adalah dalam rangka menjaga sinergitas dan kondusifitas kamtibmas utamanya di wilayah hukum Polda Kaltim.

Selain itu juga untuk menghindari agar masyarakat kita khususnya para pemuda tidak terpancing dengan berita hoax baik itu menyebarkannya maupun mengikuti isi berita tersebut,” terang Dansat Brimob Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK.

Sumber : Humas Brimob Polda Kaltim

SWARAREPUBLIKA – Masih dalam rangkaian pengamanan Natal 2020 dan tahun baru 2021, unit patroli Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim melakukan sambang dan himbauan patuh protokol kesehatan di wilayah Kota Balikpapan, Sabtu (2/1/21).

Kegiatan tersebut terus dilakukan dalam rangka Operasi Lilin Mahakam 2020. Kegiatan hari ini diawali dengan menyambangi warga Balikpapan yang berkerumun atau nongkrong di wilayah Kota Balikpapan.

Sebelum pelaksanaan patroli Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK menyampaikan arahan tentang cara bertindak masih sama dengan sebelumnya yaitu mengedepankan kemanusiaan dan rasa simpatik.

Selain memberikan rasa aman dan antisipasi gangguan kamtibmas juga antisipasi penyebaran virus covid 19 melalui himbauan patuh protokol kesehatan dan teguran apabila tidak memakai masker kepada masyarakat.

Kegiatan sambang dan himbauan dimulai dari pemukiman penduduk, pertokoan, pasar, obyek vital dan daerah-daerah rawan kamtibmas lainnya.

“Target patroli ini adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamtibmas yang mantap dan kondusif dalam pelaksanaan Natal dan tahun Baru 2021,” tutur Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK.

Imbuh Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang, kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dalam mendukung pemerintah khususnya Kota Balikpapan guna mengantisipasi penyebaran covid 19.

Bhabinkamtibmas Khairul Anam Sosialisasi Kepada Warga Tentang Bahaya Covid 19                                                                                                 .

SWARAREPUBLIKA.com- Dengan  meningkatnya pertumbuhan pasien yang terkonfirmasi positif covid 19 menjadi Perhatian serius bagi pemerintah Indonesia khusunya di Balikpapan (Kaltim)  untuk lebih disiplin dalam mentaati protokol kesehatan.

Pemerintah Kota Balikpapan dengan Gugus tugasnya tidak henti hentinya selalu memberikan himbauan Kepada seluruh warga Balikpapan untuk selalu waspada akan bahaya virus covid 19.

Seperti yang telah disampaikan salah satu Bhabinkamtibmas Balikpapan Timur Kelurahan Lamaru Bripka Kairul Anam menghimbau kepada seluruh warga agar tidak melakukan pesta atau mengundang Banyak orang di malam pergantian tahun.

Seperti yang telah disampaikan oleh Kapolri bahwa selama libur panjang dalam perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru seluruh masyarakat yang ada di seluruh daerah untuk lebih menjaga diri dari penularan virus covid 19 dan jangan sampai menambah klaster baru.

Bhabinkamtibmas Khairul Anam menghimbau kepada warga Balikpapan Timur kelurahan Lamaru agar tetap menjaga dan mematuhi protokol tetap kesehatan, dan tidak mudah terprovokasi oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab yang hanya ingin memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa.

Harapan kami sebagai Kamtibmas Balikpapan timur kepada seluruh warga agar dapat mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker baik didalam rumah maupun diluar rumah, rajin mencuci tangan sesering mungkin dan hindari tempat tempat keramaian, pungkasnya.