SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Komitmen mempererat sinergi antara dunia usaha dan media kembali ditunjukkan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT). Perusahaan pelabuhan strategis di Kalimantan Timur ini menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Liga JMSI 2025 yang akan digelar di Lapangan Foni, Balikpapan, Sabtu (3/5/2025).

Dukungan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian KKT terhadap peran penting media dalam menyampaikan informasi dan membangun opini publik. Direktur Utama PT KKT, Enriany Muis, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sarana mempererat jalinan kolaborasi antara pelaku industri dan media siber yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).

“Liga JMSI menjadi momen tepat untuk memperkuat hubungan antara KKT dan media. Kami memandang media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan perkembangan, inovasi, serta kontribusi perusahaan kepada masyarakat,” ujar Enriany, Kamis (1/5/2025).

Ia juga menekankan pentingnya Balikpapan sebagai lokasi penyelenggaraan. Dengan posisinya sebagai kota penyangga utama di Kalimantan Timur, Balikpapan dinilai sangat representatif untuk menggelar kegiatan skala provinsi yang sarat nilai kebersamaan dan kolaborasi.

“Lapangan Foni menjadi pilihan ideal untuk menggelar liga ini. Kegiatan seperti ini memperkuat komunikasi lintas sektor, dan tentu memberi ruang untuk memperluas jaringan kerja sama yang bermanfaat ke depannya,” lanjut Enriany.

Menurutnya, keterlibatan KKT dalam mendukung Liga JMSI 2025 sejalan dengan visi perusahaan untuk aktif dalam kegiatan sosial yang mendorong integrasi berbagai elemen masyarakat. Ia berharap ajang ini menjadi pemicu terciptanya kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Semangat kebersamaan dan sinergitas yang dibawa oleh Liga JMSI harus terus dijaga. Kami bangga bisa menjadi bagian dari inisiatif ini, dan siap mendukung upaya-upaya serupa di masa mendatang,” tuturnya.

Enriany juga mengapresiasi langkah JMSI sebagai penggagas liga ini. Ia optimistis ajang tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang bukan hanya mempererat hubungan antar media, tetapi juga meningkatkan peran strategis media dalam pembangunan daerah.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk KKT, Liga JMSI 2025 diharapkan dapat berjalan sukses dan menjadi contoh sinergi positif antara sektor usaha dan media yang berdampak luas bagi masyarakat.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dalam upaya memperkuat infrastruktur kelistrikan hijau di Ibu Kota Nusantara (IKN), PT PLN (Persero) bersama World Bank menggelar kunjungan lapangan (site visit) ke sejumlah proyek strategis yang menjadi bagian dari program transisi energi nasional.

Kegiatan ini diinisiasi oleh PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) yang turut mendampingi Divisi Keuangan dan Divisi Transisi Energi serta Keberlanjutan dari Kantor Pusat PLN.

Rangkaian kunjungan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada 15 April 2025 dengan agenda rapat koordinasi, disusul peninjauan langsung pada 16 April ke lokasi proyek seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN 50 MW, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI Kariangau–GIS 4 IKN, serta Gas Insulated Switchgear (GIS) 4 IKN. Kegiatan ditutup pada 17 April dengan diskusi teknis dan lingkungan bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Kunjungan ini merupakan bagian dari proses due diligence teknis, sosial, dan lingkungan sebagai tahapan awal untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari World Bank melalui program Indonesia Sustainable Least-Cost Electrification-2 Program for Results (ISLE-2 PforR).

Program ISLE-2 sendiri dirancang untuk mempercepat elektrifikasi dan transisi menuju energi berkelanjutan di Indonesia, khususnya di Kalimantan dan Sumatera, hingga tahun 2030. PLN dan tim World Bank melakukan penilaian langsung terhadap kesiapan proyek, termasuk verifikasi dokumen teknis dan identifikasi risiko lingkungan maupun sosial. Hal ini penting untuk memastikan proyek memenuhi standar internasional yang berlaku.

General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar menyatakan, “Ini merupakan langkah nyata PLN dan pemerintah dalam menghadirkan sistem kelistrikan hijau yang modern dan berkelanjutan di IKN.

Proyek ini akan menjadi ikon transformasi energi di Indonesia.” Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan World Bank dalam program ISLE-2 menjadi dorongan besar bagi percepatan target elektrifikasi nasional serta penguatan portofolio energi terbarukan di tanah air.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BERAU — Dalam semangat memperingati Hari Buruh, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 2 (UPP KLT 2) menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau untuk menyelenggarakan Simulasi Tanggap Darurat dan Pelatihan Penggunaan Peralatan Proteksi Kebakaran.

Kegiatan tersebut digelar pada Jumat (2/5/2025) di Kantor UPP KLT 2 Berau. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh pegawai UPP KLT 2 dalam menghadapi potensi kebakaran, sekaligus memperkuat budaya sadar risiko di lingkungan kerja.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai ketenagakerjaan yang mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan pekerja. Simulasi dimulai dengan sesi edukasi mengenai potensi penyebab kebakaran dan pentingnya langkah pencegahan. Peserta dilatih menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan menjalani simulasi evakuasi darurat yang mengedepankan kecepatan dan koordinasi.

Manager UPP KLT 2, Jefry Sambara Palelleng, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk kesiapan mental dan teknis pegawai. “Kami ingin setiap pegawai tidak hanya tahu prosedur, tetapi juga siap secara nyata jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menambahkan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan keberlanjutan. “Ini bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi implementasi nyata budaya kerja PLN yang menjunjung tinggi keselamatan, sesuai dengan nilai AKHLAK dan semangat Hari Buruh,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Berau pun mengapresiasi sinergi ini. Analis Kebakaran Muda, H. Askar Husairi, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan sektor industri sangat penting untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana. “Langkah PLN ini sangat positif. Pelatihan seperti ini menciptakan SDM yang lebih siaga dan siap menghadapi situasi darurat,” ungkapnya.

PLN UIP KLT berharap sinergi dengan BPBD terus berlanjut sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan berorientasi pada perlindungan tenaga kerja dalam setiap tahapan pembangunan.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan, 1 Mei 2025 — Bertepatan dengan peringatan Hari Buruh, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) memperkuat sinergi internal melalui Rapat Kerja bertema “Reliable Interconnection, Empowering Kalimantan 2025, Accelerating Interconnection for a Sustainable and Resilient Kalimantan”. Momen ini dijadikan titik tolak untuk menyatukan visi dalam menyelesaikan proyek interkoneksi sistem kelistrikan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Tema besar yang diusung tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga mencerminkan semangat kolaboratif dan komitmen kuat seluruh jajaran PLN UIP KLT dalam mempercepat pembangunan infrastruktur energi yang andal, berkelanjutan, dan tangguh di kawasan Kalimantan.

General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, dalam arahannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini dirancang untuk memperkuat kekompakan internal, menyusun strategi yang lebih terarah, serta membangun semangat kolektif guna mencapai target strategis tahun 2025. “Kami ingin seluruh elemen organisasi memiliki sense of belonging yang tinggi agar setiap tantangan bisa dihadapi dengan kerja sama dan semangat yang sama,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan lintas unit kerja. FGD menjadi forum dinamis dalam menjaring ide, membedah tantangan operasional, dan merumuskan solusi kolaboratif. Hasil diskusi ini menjadi fondasi dalam menyusun langkah konkret menuju pencapaian target perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, Raja Muda Siregar juga memberikan apresiasi atas capaian membanggakan PLN UIP KLT di tahun 2024, yang berhasil melampaui target Kontrak Kinerja hingga 107,36 persen. Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari dedikasi dan sinergi seluruh tim.

Meski begitu, ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Beberapa target besar telah ditetapkan untuk 2025, seperti pembangunan jaringan transmisi sepanjang 674 kilometer sirkuit (KMS), peningkatan kapasitas gardu induk sebesar 60 MVA, dan penyelesaian proses kontraktual hingga 100 persen.

Tak kalah penting, penyelesaian perizinan, pembebasan lahan, serta pengamanan legalitas aset akan menjadi prioritas yang harus dituntaskan. Raja Muda juga menekankan bahwa aspek keselamatan kerja menjadi perhatian utama.

Ia menargetkan penerapan prinsip Zero Accident dan Zero Fatality di seluruh proyek dan lingkungan kerja PLN UIP KLT, sebagai bukti komitmen terhadap kesejahteraan dan keselamatan seluruh tenaga kerja. Semangat Hari Buruh menjadi pengingat bahwa kolaborasi dan kerja keras merupakan kunci keberhasilan.

PLN UIP KLT pun terus menatap ke depan, mengusung semangat yang sama untuk mewujudkan sistem kelistrikan Kalimantan yang terintegrasi, andal, dan berdaya tahan tinggi.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (PLN UID Kaltimra) menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan Liga JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) 2025 se-Kalimantan Timur yang akan digelar di Kota Balikpapan.

Ajang ini dinilai sebagai momentum strategis untuk mempererat kemitraan antara media dan para pemangku kepentingan. Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN UID Kaltimra, Darry Giovano, menyampaikan bahwa kehadiran media memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi secara konstruktif kepada publik.

Oleh karena itu, PLN melihat Liga JMSI sebagai wadah yang tepat untuk membangun komunikasi yang lebih solid antar pihak. "Kami menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Liga JMSI 2025. Selain sebagai ajang silaturahmi antar perusahaan media online, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan stakeholder, termasuk PLN," ujar Darry dalam keterangannya, Rabu (1/5).

Ia menambahkan, peran media sebagai jembatan informasi memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan dan transformasi energi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. "Kami percaya, sinergi antara perusahaan dan media dapat menciptakan ekosistem informasi yang sehat, mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan," lanjutnya.

PLN UID Kaltimra juga mengapresiasi pilihan Balikpapan sebagai tuan rumah pelaksanaan Liga JMSI 2025. Kota ini dinilai sangat representatif sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia. "Balikpapan adalah lokasi yang tepat untuk kegiatan sebesar ini.

Bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga forum berbagi gagasan dan memperkuat kemitraan lintas sektor," ungkap Darry. Ia menegaskan, PLN UID Kaltimra akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat, termasuk yang melibatkan media dan stakeholder.

"PLN berkomitmen untuk hadir dan berkontribusi dalam setiap inisiatif yang membawa manfaat luas. Dengan kolaborasi yang erat, kita dapat mendorong pembangunan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara ke arah yang lebih baik," tutupnya.

Penyelenggaraan Liga JMSI 2025 se-Kaltim diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya memperkuat jaringan antar media, tetapi juga menjadi pemantik sinergi dalam pembangunan daerah.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Fenomena berburu emas kini menjadi tren yang menguat di tengah ketidakpastian global, mendorong lonjakan permintaan di pasar logam mulia. Salah satu produk unggulan PT Pegadaian, yakni Deposito Emas, mencatat capaian gemilang dengan total transaksi mencapai 1 ton sejak diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025 lalu.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa kondisi geopolitik yang tak menentu serta perang dagang antara Amerika Serikat dan China telah memperkuat posisi emas sebagai aset safe haven yang paling diminati.

“Pegadaian sebagai perusahaan yang telah berpengalaman dalam bisnis emas siap meng-EMAS-kan Indonesia melalui berbagai produk dan layanan Bank Emas. Kini, Deposito Emas Pegadaian sudah menembus 1 ton. Setelah menabung emas, masyarakat kini bisa langsung mengubahnya menjadi deposito emas. Saatnya gerakkan emas-mu,” ujar Damar.

Lebih lanjut, Damar menuturkan bahwa investasi emas kini tak harus dimiliki dalam bentuk fisik. Lewat Tabungan Emas Pegadaian, masyarakat bisa berinvestasi emas secara digital dengan cara yang lebih praktis, cepat, dan aman. Sepanjang April 2025, transaksi Tabungan Emas tercatat meningkat signifikan hingga empat kali lipat—dari rata-rata Rp380 miliar menjadi Rp1,5 triliun. Damar bahkan optimistis, hingga akhir April angka itu bisa melonjak hingga 10 kali lipat.

“Masyarakat tak perlu khawatir karena emas yang dibeli melalui Pegadaian sudah tersedia secara fisik. Kami menerapkan sistem 1:1, artinya setiap transaksi Tabungan atau Cicil Emas dijamin dengan ketersediaan emas fisik sesuai gram yang dibeli,” jelasnya.

Damar juga menekankan bahwa emas tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga nilai aset karena stabil dalam kondisi apapun, tahan terhadap inflasi, dan memiliki likuiditas tinggi. Dengan harga yang diprediksi terus naik, emas menjadi instrumen investasi paling aman saat ini.

Kepala Departemen Business Support Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Azwar Chandra Winata, menyebut bahwa emas merupakan aset lindung nilai yang cocok untuk investasi jangka menengah hingga panjang.

“Langkah pembelian emas saat ini sangat tepat, apalagi bila didasarkan pada analisis harga terkini dan proyeksi ekonomi global,” ujarnya, Rabu (30/4/2025).

Sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, Pegadaian terus berkomitmen memberikan solusi keuangan terbaik sekaligus mendukung literasi keuangan masyarakat sejak dini untuk menyongsong Indonesia Emas. Adapun wilayah kerja Pegadaian Kanwil IV Balikpapan mencakup seluruh Kalimantan.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Dukungan penuh disampaikan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DPC Balikpapan terhadap penyelenggaraan Liga JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) 2025 se-Kalimantan Timur. Kegiatan ini dinilai sebagai ajang strategis untuk membangun jejaring, mempererat hubungan, serta meningkatkan kolaborasi antar perusahaan media online di wilayah Kaltim.

Ketua HIPMI Balikpapan, Adam Dustin Bhakti, menuturkan bahwa peran media sangat penting dalam membentuk opini publik serta mendukung pembangunan ekonomi, terutama di tengah perkembangan pesat Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal tersebut ia sampaikan dalam wawancara eksklusif pada Selasa (30/4). “Media online adalah mitra strategis kami dalam menciptakan narasi yang membangun serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Kami menyambut baik Liga JMSI karena bisa menjadi wadah memperkuat sinergi antara dunia usaha dan media,” ujarnya.

Menurut Adam, Liga JMSI bukan sekadar ajang kompetisi, namun momentum penting yang mampu mempererat komunikasi antarpelaku industri dan insan pers. Ia menyebut kegiatan ini berpotensi besar menjadi katalis kolaborasi lintas sektor, terutama di era digital yang menuntut keterhubungan dan inovasi.

“Kami melihat ajang ini sebagai langkah konkret untuk membina hubungan yang lebih erat dan saling menguntungkan. Semangat kolaborasi seperti ini patut diapresiasi dan ditiru oleh komunitas lain,” ungkapnya.

Adam juga memberikan apresiasi kepada JMSI atas inisiatif menggelar kegiatan berskala regional ini. Ia berharap Liga JMSI bisa menjadi agenda rutin tahunan, yang tak hanya memperkuat peran media, tetapi juga menjadi inspirasi bagi komunitas lain dalam membangun kerja sama lintas sektor.

“Kolaborasi antara pengusaha dan media harus terus dirawat. Liga JMSI mencerminkan semangat kemitraan yang sehat dan progresif, yang akan membawa dampak positif bagi Kalimantan Timur secara luas,” pungkas Adam.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Memperingati Hari Bumi Sedunia, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (PLN NP UP Kaltimra) menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan Tepian Pantai PLTD Batakan, Manggar, Balikpapan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap pencemaran sampah, terutama sampah plastik.

Dalam kegiatan tersebut, PLN NP UP Kaltimra melibatkan berbagai elemen, mulai dari relawan pegawai hingga Tenaga Alih Daya. Mereka bersama-sama turun langsung ke lokasi, menyisir sepanjang garis pantai untuk memungut sampah.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar aksi bersih pantai, tetapi juga disertai edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang benar. Seluruh peserta diberikan pemahaman tentang cara memilah sampah organik dan anorganik, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya kontribusi individu terhadap keberlanjutan lingkungan.

Melalui pendekatan ini, PLN NP UP Kaltimra ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang berdampak besar di masa depan. Pelaksana Harian Manajer Unit Pembangkitan Kaltimra, Budi Santoso, menyampaikan apresiasi atas inisiatif positif ini.

Ia menilai bahwa kegiatan bersih pantai sejalan dengan budaya kerja PLN NP UP Kaltimra yang selalu mengedepankan pelestarian lingkungan. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen perusahaan menjadi kunci dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kondisi lingkungan sekitar. Budi berharap, aksi ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi inspirasi bagi seluruh pegawai maupun mitra kerja untuk melakukan kegiatan serupa secara rutin.

“Ini merupakan langkah kecil dengan dampak besar, dan kami berharap gerakan ini terus berlanjut sebagai bagian dari kontribusi nyata PLN NP UP Kaltimra dalam menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Dengan semangat Hari Bumi, PLN NP UP Kaltimra menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

(JM)