SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Persiba Balikpapan menegaskan bahwa kondisi tim tetap stabil dan fokus menghadapi kompetisi Liga 2 meski di tengah berbagai dinamika eksternal. Manajer Persiba, Wandi, menegaskan bahwa manajemen klub berkomitmen penuh menjaga performa tim agar tetap kompetitif.

Menurut Wandi, seluruh aktivitas tim berjalan normal tanpa kendala. Proses latihan, persiapan pertandingan, serta kebutuhan pemain terus diprioritaskan guna memastikan Persiba tampil optimal di setiap laga. “Kami memastikan semua program tim berjalan sesuai rencana. Fokus utama adalah menjaga ritme permainan agar Persiba bisa bersaing di papan atas Liga 2,” ujar Wandi.

Ia juga mengungkapkan bahwa stabilitas finansial klub tidak terlepas dari dukungan penuh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, serta Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri. Keduanya, menurut Wandi, berperan penting dalam menjaga kelangsungan operasional tim.

“Pak Rahmad Mas’ud dan Pak Alwi Al Qadri memiliki perhatian besar terhadap Persiba. Dukungan mereka, baik secara finansial maupun moril, menjadi faktor penting yang membantu kestabilan klub,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wandi menegaskan bahwa manajemen berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para pemain. Fokus dan konsentrasi tim dijaga agar tidak terpengaruh oleh isu-isu di luar lapangan.

“Kami ingin memastikan para pemain tetap fokus. Konsistensi performa sangat penting untuk menjaga posisi Persiba dalam persaingan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Wandi juga mengajak para suporter Beruang Madu untuk terus memberikan dukungan penuh. Menurutnya, peran suporter sangat krusial dalam membangkitkan semangat para pemain di lapangan.

“Dukungan dari masyarakat, terutama suporter setia Persiba, menjadi energi tambahan bagi tim. Kami berharap mereka tetap memberikan semangat penuh agar Persiba terus melangkah maju,” tutupnya.

Sementara itu, manajemen memastikan bahwa penangkapan Direktur Teknis Persiba, Catur Adi Pranoto, oleh Mabes Polri baru-baru ini tidak berpengaruh terhadap operasional klub. Mereka menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan persoalan pribadi yang tidak terkait langsung dengan aktivitas tim maupun jalannya kompetisi Liga 2.

Dengan komitmen kuat dari manajemen, dukungan tokoh daerah, serta semangat juang para pemain, Persiba optimistis dapat menjaga tren positif dan mengembalikan kejayaan Beruang Madu di kancah sepak bola nasional.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Rabu (26/2) di The Gade Tower, Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta.

Peresmian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Pegadaian, yang merupakan bagian dari BRI Group dan tergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama Permodalan Nasional Madani (PNM). BSI sendiri juga masih terasosiasi dengan BRI, dengan kepemilikan saham BRI di BSI sebesar 15%. Dengan peresmian ini, Pegadaian kini resmi melayani bisnis bank emas atau bullion services, yang mencakup simpanan emas, pembiayaan/pinjaman emas, penitipan emas, hingga perdagangan emas.

Prosesi peresmian ditandai dengan memasukkan batangan emas ke dalam treasure box oleh Presiden Prabowo. "Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Rabu 26 Februari 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan layanan bank emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia," ujarnya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa kehadiran bank emas ini berpotensi meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp245 triliun, membuka 1,8 juta lapangan kerja baru, serta memperkuat dan menghemat devisa negara karena pengelolaan emas dilakukan secara mandiri di dalam negeri. Turut hadir dalam peresmian ini sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta jajaran pimpinan lembaga dan perusahaan terkait.

Menteri BUMN Erick Thohir dalam laporannya menyebut peresmian bullion bank ini sebagai momen bersejarah bagi Indonesia. "Bullion bank ini akan menggali potensi 1.800 ton emas yang beredar di masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, layanan yang ditawarkan akan semakin luas, termasuk tabungan emas dan gadai emas, sehingga masyarakat lebih mudah berpartisipasi dalam perdagangan emas nasional. Erick juga menegaskan bahwa bullion bank merupakan bagian dari upaya Kementerian BUMN dalam mendukung Asta Cita, visi besar Presiden Prabowo untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% dengan memperluas inklusi keuangan dan pemerataan kesejahteraan.

Direktur Utama BRI Sunarso menyatakan bahwa BRI optimistis bank emas akan memperkuat fondasi ekonomi nasional. "Sebagai induk Holding Ultra Mikro yang menaungi Pegadaian dan PNM, BRI siap memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan program bank emas ini," katanya.

BRI telah menyiapkan berbagai strategi untuk mendukung Pegadaian dalam menjalankan bisnis bank emas, mulai dari pelatihan sumber daya manusia, pengolahan data calon nasabah, sinergi dengan ekosistem emas seperti MIND ID dan Freeport, hingga penyediaan fasilitas penyimpanan dan pembiayaan bagi bullion bank.

Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan menyampaikan kebanggaannya atas peresmian ini. "Alhamdulillah, Bank Emas Pegadaian resmi diresmikan oleh Bapak Presiden. Ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kami untuk mendukung hilirisasi emas dan meningkatkan daya saing ekonomi dalam negeri," katanya.

Pada tahun 2024, Pegadaian mencatat total kelolaan emas mencapai 90 ton, dengan realisasi penjualan emas sebesar 9 ton—naik 35% dibanding tahun sebelumnya. Bank Emas diprediksi akan menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Pegadaian, dengan potensi peningkatan laba hingga 13% pada 2025 dan total gold deposit balance sebesar 12 ton.

Sebagai bagian dari BRI Group, Pegadaian dan PNM tergabung dalam Holding Ultra Mikro sejak 2021 untuk memberikan layanan keuangan yang lebih luas bagi pelaku usaha ultra mikro. Hingga akhir 2024, Holding UMi telah melayani 183 juta nasabah simpanan dan 35,9 juta nasabah pinjaman, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp626,6 triliun.

BRI juga telah menghadirkan fitur investasi emas dalam aplikasi BRImo, memungkinkan masyarakat berinvestasi dengan nominal terjangkau mulai dari Rp10.000. Sejak peluncuran pada Februari 2024, fitur ini telah mencatat transaksi senilai Rp279,8 miliar hingga akhir tahun.

"Melalui Bank Emas, BRI Group optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan akses investasi emas yang lebih luas, masyarakat semakin terdorong untuk mengoptimalkan asetnya, memperkuat daya tahan ekonomi, dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia," pungkas Sunarso.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Depok, 5 Maret 2025 – PT Pegadaian bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar program Pegadaian Goes to Campus di Universitas Indonesia (UI). Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa, terutama dalam memahami investasi emas sebagai instrumen yang aman dan menguntungkan.

Dalam era digital yang penuh tantangan finansial, pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan menjadi kunci bagi generasi muda dalam mencapai stabilitas ekonomi. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Soeria Atmadja, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, dan dibuka oleh Pemimpin PT Pegadaian Wilayah Jakarta 1, Ngadenan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesadaran finansial bagi generasi muda agar dapat mencapai kebebasan finansial di masa depan.

"Pegadaian sangat terbuka untuk generasi muda yang ingin memahami investasi lebih dalam. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, financial freedom bisa dicapai. Insan Pegadaian siap membantu masyarakat dalam berinvestasi, terutama melalui produk layanan Bank Emas Pegadaian," ujar Ngadenan.

Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Arief Wibisono Lubis, Ph.D., turut menyambut baik program ini. Menurutnya, UI kerap mengadakan kegiatan literasi finansial karena menyadari pentingnya inklusi keuangan bagi mahasiswa. Salah satu sesi utama dalam acara ini adalah paparan dari Andi Tito Pratama, Kepala Bagian Direktorat Pengaturan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK.

Ia menjelaskan regulasi terkait industri bullion dalam UU Nomor 4 Tahun 2023, yang bertujuan menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan transparan. Selain itu, acara ini juga menghadirkan Tasya Kamila, seorang figur publik dan investor milenial, yang berbagi pengalaman mengenai pentingnya literasi finansial.

"Sejak kuliah, kita harus mulai merencanakan keuangan, termasuk untuk pendidikan lanjutan atau investasi jangka panjang. Dengan memiliki tabungan sejak dini, kita akan lebih aman dalam menentukan pilihan ke depan," tuturnya.

Kadek Eva Suputra, Senior Vice President Bisnis Bullion PT Pegadaian, turut memperkenalkan inovasi layanan Bank Emas Pegadaian, yang diresmikan oleh Presiden RI pada 26 Februari 2025.

"Melalui Bullion Services atau Bank Emas Pegadaian, masyarakat kini memiliki akses lebih luas terhadap layanan keuangan berbasis emas, mulai dari simpanan, pembiayaan, perdagangan, hingga penitipan emas. Ini merupakan langkah besar dalam membangun ekosistem emas nasional," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa emas merupakan instrumen investasi yang stabil dan tahan inflasi, sehingga mahasiswa perlu mempertimbangkan emas sebagai bagian dari strategi keuangan mereka. Dengan suksesnya acara ini, Pegadaian semakin memperkuat komitmennya dalam memberikan solusi keuangan yang inklusif bagi masyarakat.

Diharapkan, mahasiswa yang mengikuti program ini dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dan mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda (24/02) – PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) menggandeng Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKHTL) Wilayah IV Samarinda untuk membahas penataan batas areal dalam rangka pemenuhan Izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).

Langkah ini bertujuan memastikan kesesuaian penggunaan kawasan hutan dengan regulasi serta mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang ramah lingkungan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Penataan batas ini difokuskan pada jalur proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Kariangau – GIS 4 IKN.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penggunaan lahan sesuai regulasi, meminimalkan dampak lingkungan, serta memberikan kepastian hukum terhadap proyek kelistrikan strategis di IKN. Rapat koordinasi ini dipimpin Kepala BPKHTL Wilayah IV Samarinda, Hengky Wijaya, S.Hut., M.Si, serta dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi terkait, termasuk Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan SDA Otorita IKN, serta perwakilan dari PT Inhutani I UPH Batu Ampar – Mentawir, PT ITCI Hutani Manunggal, dan PT Surveyor Indonesia.

Dari pihak PLN UIP KLT, hadir Teddy Kristianto selaku Manager Perizinan dan Komunikasi. Teddy menegaskan komitmen PLN UIP KLT dalam memenuhi seluruh kewajiban perizinan, termasuk penataan batas areal kawasan hutan. "PLN berkomitmen menyelesaikan penataan batas kawasan hutan untuk SUTT 150 kV Kariangau-GIS 4 IKN pada tahun ini.

Terima kasih kepada BPKHTL Wilayah IV Samarinda, OIKN, serta Dinas Kehutanan yang telah memberikan supervisi, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik," ujarnya. Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menambahkan bahwa pembahasan ini merupakan tahapan penting dalam pemenuhan izin penggunaan kawasan hutan untuk proyek kelistrikan.

"Penataan batas ini memberikan kepastian hukum terkait status, letak, batas, dan luas kawasan hutan yang digunakan dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan," kata Raja Muda.

Penataan batas kawasan hutan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 344 Tahun 2024, yang menekankan pentingnya pemanfaatan lahan secara legal dan berkelanjutan.

Selain memastikan kepatuhan terhadap regulasi, PLN juga mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial, sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan selaras dengan kelestarian alam serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Dengan langkah ini, PLN UIP KLT memastikan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di IKN tetap mengedepankan keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Pegadaian kembali menghadirkan GadePreneur 2025, program inkubasi bisnis yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Setelah sukses dengan GadePreneur 2023 dan GadePreneur 2024, tahun ini program tersebut semakin diperluas dengan menyelenggarakan Road to GadePreneur di 10 kota tambahan guna menjangkau lebih banyak pelaku usaha di seluruh negeri.

Melihat tingginya antusiasme peserta dari tahun-tahun sebelumnya, GadePreneur 2025 menawarkan lebih banyak manfaat dan peluang bagi UMKM untuk berkembang. Program ini tetap sepenuhnya gratis dan terbuka bagi semua pelaku usaha, baik yang telah menjadi nasabah Pegadaian maupun yang belum.

Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan Pegadaian, Eka Pebriansyah, menegaskan bahwa GadePreneur merupakan bentuk komitmen Pegadaian dalam mendukung UMKM naik kelas.

“Kami percaya bahwa UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Melalui GadePreneur, Pegadaian ingin memberikan lebih dari sekadar modal, tetapi juga ekosistem yang mendukung pengembangan bisnis secara berkelanjutan. Tahun ini, kami memperluas jangkauan program agar lebih banyak UMKM yang bisa berkembang dan berkontribusi dalam Ekosistem Merah Putih Pegadaian,” ujarnya, Selasa (4/3/2025).

Peserta yang terpilih dalam GadePreneur 2025 akan mendapatkan pendampingan intensif melalui sesi mentoring dan review produk secara offline di 12 wilayah oleh para pakar industri. Selain itu, mereka juga berkesempatan mengikuti Young Entrepreneur Academy (YEA) Virtual, sebuah program pelatihan digital yang dirancang untuk memperkuat strategi bisnis para peserta.

Dengan berbagai manfaat tersebut, Pegadaian berharap semakin banyak UMKM yang mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan, 5 Februari 2024 – Unit Pelaksana (UP) Kaltimra mencatat pencapaian gemilang dengan meraih tiga penghargaan dalam Rapat Kerja PLN Nusantara Power Semester 1 2025 yang digelar pada 3 Februari di Jakarta.

Keberhasilan ini mencerminkan dedikasi UP Kaltimra dalam mengelola pembangkit listrik yang tersebar di Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara, menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah perbatasan.

Sebagai unit yang bertanggung jawab atas operasional pembangkit listrik di PLTD Gunung Malang dan PLTD Batakan di Kalimantan Timur, serta sistem kelistrikan di Tanjung Selor, Tarakan, Nunukan, Tana Tidung, Malinau, dan beberapa wilayah terpencil lainnya di Kalimantan Utara, UP Kaltimra dihadapkan pada berbagai tantangan.

Mulai dari pemeliharaan unit dengan tingkat operasional tinggi, menjaga ketersediaan bahan bakar di sistem isolated dan kepulauan, hingga mengatasi gangguan eksternal seperti cuaca ekstrem yang dapat berdampak langsung pada operasional

pembangkit. Dedikasi dan kerja keras UP Kaltimra dalam mengelola sistem kelistrikan berbuah manis dengan pencapaian kinerja terbaik di PLN Nusantara Power, yang dinilai berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) dari kantor pusat.

Beberapa indikator utama yang menjadi tolok ukur meliputi tingkat kehandalan pembangkit (Equivalent Availability Factor), rendahnya tingkat gangguan (Equivalent Force Outage Rate), efisiensi konsumsi bahan bakar (Specific Fuel Consumption), serta pemakaian listrik untuk operasional pembangkit.

UP Kaltimra tidak hanya memenuhi seluruh target yang ditetapkan, tetapi juga melampaui beberapa KPI yang ditargetkan. Tidak hanya berfokus pada operasional pembangkit, UP Kaltimra juga berperan aktif dalam mendorong kemajuan masyarakat melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kegiatan ini menunjukkan komitmen PLN Nusantara Power dalam memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Atas pencapaian luar biasa di tahun 2024, UP Kaltimra dianugerahi tiga penghargaan prestisius, yakni Unit Kinerja Terbaik PLN Nusantara Power, Unit Termal Non-PLTU Luar Jawa Terbaik, serta penghargaan khusus atas keberhasilan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Ibu Kota Nusantara (IKN) berkapasitas 40 MW. Keberhasilan proyek PLTS ini menjadi bukti nyata kontribusi UP Kaltimra dalam mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.

Dalam seremoni penghargaan yang berlangsung di Jakarta, Direktur Utama PLN Nusantara Power, Rully Firmansyah, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Manager UP Kaltimra, Andreas Arthur. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan kerja keras seluruh pegawai UP Kaltimra.

Andreas Arthur mengungkapkan rasa bangganya atas capaian ini. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh pegawai PLN NP UP Kaltimra untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja di masa mendatang. Yang terpenting, kami akan terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah yang menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya.

Pencapaian UP Kaltimra ini menjadi bukti nyata komitmen PLN Nusantara Power dalam memastikan listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat, bahkan di wilayah perbatasan dan terpencil.

(ADV/J)

SWARAREPUBLiKA.com, Balikpapan – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2025 menjadi momentum penting bagi PT PLN Nusantara Power, khususnya Unit Pelaksana Kalimantan Timur dan Utara (UP Kaltimra), untuk memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

Berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif digelar sepanjang satu bulan penuh guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3 di kalangan pegawai dan tenaga alih daya. Serangkaian acara menarik telah diselenggarakan, seperti seminar safety talk, tantangan fat loss, jalan sehat, donor darah, lomba memasak, serta kompetisi video dan poster bertema keselamatan kerja. Selain itu, kegiatan fire combat yang melibatkan unit-unit di bawah UP Kaltimra juga turut menyemarakkan peringatan ini.

Rangkaian acara berlangsung sejak 12 Januari hingga 12 Februari 2025, diawali dengan apel Bulan K3 sebagai tanda pembukaan. Selanjutnya, digelar seminar edukatif tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 1 Balikpapan dengan menghadirkan dokter dari RS Pertamina Balikpapan sebagai narasumber.

Aksi sosial berupa donor darah juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Selain itu, lomba desain poster dan video K3 di lingkungan kerja dinilai langsung oleh manajemen, dengan harapan hasilnya dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran berkendara yang aman, UP Kaltimra menggandeng Satlantas Polresta Balikpapan untuk mengadakan pelatihan safety driving. Kegiatan fire rescue dan fire combat yang melibatkan seluruh unit UP Kaltimra juga mendapat antusiasme tinggi, dengan dukungan dari tim pemadam kebakaran dan PMI setempat dalam proses penjurian.

Tak hanya itu, lomba memasak makanan bergizi dinilai berdasarkan kandungan gizi, kreativitas, dan kebersihan oleh tim PIKK dan ahli gizi dari Puskesmas Manggar. Lomba ranking satu yang menguji pengetahuan umum serta wawasan K3 turut memeriahkan acara.

Sementara itu, tantangan fat loss menjadi ajang apresiasi bagi pegawai yang berhasil menurunkan berat badan. Fun walk juga diadakan guna menjaga kebugaran, serta penghargaan “Si Paling Safety” diberikan kepada pegawai dengan kepatuhan tertinggi terhadap prosedur K3.

Manager UP Kaltimra, Andreas Arthur, menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata penerapan budaya keselamatan kerja di lingkungan perusahaan. “Dengan semangat Bulan K3, kami berharap tercipta lingkungan kerja yang bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Selain itu, upaya ini juga berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja, serta memupuk kesadaran yang terus berkembang dan diterapkan, baik di dalam maupun di luar kantor,” ujarnya.

Melalui berbagai kegiatan ini, UP Kaltimra menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat, sehingga budaya keselamatan menjadi tanggung jawab bersama dalam setiap aspek operasional perusahaan.

(J)

SWARAREPUBLIKA.com, Jakarta, 18 Februari 2025 – Dalam rangka memastikan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor ketenagalistrikan berjalan optimal, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) menggelar rapat koordinasi bersama Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI).

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Utama Lt 17 Kejagung RI ini membahas perkembangan serta tantangan dalam pelaksanaan proyek strategis, terutama dalam menjamin keandalan pasokan listrik menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Rapat tersebut dihadiri oleh General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, beserta jajaran, serta Plt. Direktorat IV Kejagung RI, Irene Putrie, S.H., M.Hum. Dalam kesempatan itu, PLN UIP KLT memaparkan progres berbagai proyek yang tengah dikerjakan serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Diskusi ini menjadi forum penting untuk mendapatkan masukan serta solusi strategis guna memastikan kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Plt. Direktorat IV Kejagung RI, Irene Putrie, menegaskan kesiapan Kejaksaan Agung untuk mendukung pelaksanaan proyek strategis oleh PLN. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap proyek berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Raja Muda Siregar menyoroti pentingnya sinergi antara PLN dan Kejaksaan Agung dalam memastikan proyek-proyek berjalan sesuai target waktu serta memenuhi standar hukum dan etika. “Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan demi kepentingan nasional,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar koordinasi teknis, pertemuan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara PLN dan Kejaksaan Agung dalam mendukung agenda pembangunan nasional. “Kami yakin dengan sinergi yang kuat, sistem ketenagalistrikan di Indonesia akan semakin andal dan berkelanjutan,” tambah Raja.

Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, kemitraan antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan institusi pemerintah sangat diperlukan. PLN UIP KLT berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan efisiensi dalam pelaksanaan proyek dengan tetap mematuhi seluruh regulasi yang berlaku.

Dengan pengalaman serta keahlian di bidang hukum, Kejaksaan Agung RI memainkan peran penting dalam memberikan pendampingan hukum serta pengawasan terhadap proyek-proyek strategis PLN. Dukungan ini diharapkan dapat memastikan setiap proyek tidak hanya berjalan sesuai hukum, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Melalui kerja sama yang erat, PLN dan Kejaksaan Agung RI berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

(*)