SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan, – Kota Balikpapan bersiap menyambut gelaran olahraga penuh energi, PLN Electric Vibes Run (EV Run) 2025, yang akan berlangsung pada 14 September 2025 di kawasan Grand City.(14/8/2025)

Ajang ini diselenggarakan oleh Serikat Pekerja PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) bersama PLN UIP KLT. Tingginya minat masyarakat langsung terlihat dari habisnya seluruh slot pendaftaran kategori Early Bird hanya dalam dua jam setelah dibuka pada 13 Agustus 2025.

Dengan mengusung tema “Run with Power, Live with Energy”, EV Run 2025 tidak sekadar menghadirkan lomba lari 5 kilometer. Acara ini dirancang menjadi sebuah perayaan yang menyatukan olahraga, hiburan, dan semangat kebersamaan. Antusiasme luar biasa dari masyarakat menunjukkan bahwa Balikpapan rindu pada kegiatan yang memadukan gaya hidup sehat dengan pengalaman penuh energi.

Ketua SP PLN UIP KLT, Ifdal Baharuddin, menyebutkan bahwa acara ini menjadi momentum untuk memperkuat ikatan antara PLN dan masyarakat. “Kami ingin menciptakan suasana meriah yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan persaudaraan. Semoga peserta merasakan energi positif sekaligus semakin dekat dengan PLN,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menekankan pentingnya gaya hidup sehat melalui olahraga. “Lari adalah cara sederhana untuk menjaga kesehatan. Melalui EV Run, kami mengajak warga Balikpapan bergerak bersama, merayakan kebersamaan, dan menikmati energi yang kami hadirkan,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia, Anrizal, yang menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya soal kompetisi. “Running adalah gerakan untuk menginspirasi hidup sehat dan peduli lingkungan. Tahun ini, selain rute menarik dan hadiah melimpah, kami siapkan grand prize berupa kendaraan listrik sebagai wujud komitmen PLN mendukung mobilitas ramah lingkungan. Peserta juga akan memperoleh jersey resmi dan voucher listrik,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang belum berkesempatan mendapatkan tiket Early Bird, panitia masih membuka pendaftaran kategori reguler melalui situs resmi plnevrun2025.com. Dengan tingginya animo, panitia mengimbau agar calon peserta segera mengamankan slot sebelum kuota habis.

Tak hanya menawarkan pengalaman berlari, peserta juga akan disuguhkan hiburan musik serta kesempatan meraih hadiah menarik. PLN EV Run 2025 diharapkan menjadi ajang olahraga yang berkesan, menginspirasi gaya hidup sehat, sekaligus mendukung transisi energi bersih di Balikpapan.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Penajam Paser Utara – Memasuki peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) bersama Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara (Kejari PPU) berkolaborasi mempercepat pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kuaro – GIS 4 Ibu Kota Negara (IKN).

Proyek strategis nasional ini diharapkan menjadi tulang punggung sistem kelistrikan IKN sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1) bekerja sama dengan Kejari PPU melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta Bidang Intelijen, (13/8/2025)

Sinergi ini difokuskan pada pendampingan hukum, penyelesaian masalah lahan, dan penanganan hambatan teknis di lapangan agar proyek berjalan tanpa gangguan dan sesuai aturan. Manajer UPP KLT 1, I Made Gita Prawira, bersama Assistant Manager Keuangan, Perizinan, Pertanahan, dan Umum, Okyanto Tri Sukma Murdani, hadir mewakili PLN.

Sementara dari Kejari PPU hadir Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) PPU, Oktario Hutapea, SH., MH., didampingi Kepala Seksi Datun, Ferdinand Sianturi, serta Kepala Seksi Intelijen, Eko Purwantono. General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa momentum kemerdekaan menjadi dorongan kuat untuk menuntaskan proyek.

“Dengan dukungan Tim Kejari PPU, kami optimistis SUTT 150 kV Kuaro – GIS 4 IKN dapat selesai tepat waktu dan segera menghadirkan pasokan listrik andal bagi masyarakat,” ujarnya.

Kajari PPU, Oktario Hutapea, menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum penuh. “Kami akan memastikan pembangunan jalur SUTT ini berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kerja sama ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta menjamin seluruh proses dilakukan transparan dan akuntabel. Keberhasilan proyek ini akan memperkuat pasokan listrik di Kalimantan Timur, menopang kebutuhan IKN, dan menjadi simbol kemajuan bangsa.

PLN menegaskan komitmennya membangun infrastruktur kelistrikan yang merata, andal, dan berkelanjutan. Semangat kemerdekaan menjadi pengingat bahwa persatuan dan kerja keras adalah kunci untuk menerangi Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia menjadi momentum refleksi bagi PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT).

Melalui upacara bendera yang berlangsung khidmat, insan PLN meneguhkan tekad untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan. Bedanya, perjuangan masa kini diwujudkan bukan dengan senjata, melainkan lewat penyediaan listrik yang andal sebagai fondasi kedaulatan energi bangsa, (17/8/2025)

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, yang memimpin langsung jalannya upacara bersama jajaran PLN Grup se-Balikpapan, menegaskan bahwa listrik adalah nyawa pembangunan. “Kami akan terus melanjutkan perjuangan para pejuang dengan melistriki bumi Borneo. Semangat kemerdekaan bagi kami berarti kerja nyata, membangun jaringan transmisi, gardu induk, hingga pembangkit baru agar pasokan listrik semakin kuat dan andal,” ujarnya.

Basuki menekankan bahwa setiap proyek ketenagalistrikan yang dijalankan PLN harus tepat waktu, tepat mutu, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Baginya, cahaya yang mengalir melalui jaringan listrik bukan sekadar penerangan, melainkan penggerak roda ekonomi, pendidikan, hingga layanan publik. Saat ini, PLN UIP KLT tengah fokus menuntaskan berbagai proyek strategis di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi kunci penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat serta mendorong tumbuhnya kawasan industri dan pusat ekonomi baru di Kalimantan. Lebih jauh, Basuki menggarisbawahi bahwa keberhasilan PLN tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh semangat kebersamaan seluruh pegawai.

“Kami ingin memastikan setiap jengkal tanah di Kalimantan mendapat akses listrik yang andal. Dari pelosok desa hingga perkotaan, PLN hadir mendukung kemajuan peradaban bangsa,” tegasnya.

Dengan semangat kemerdekaan, PLN UIP KLT berkomitmen menghadirkan listrik bukan hanya sebagai sumber energi, melainkan sebagai penopang kehidupan dan penggerak masa depan Kalimantan.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Bayangkan, kini Anda bisa menabung bukan hanya uang, tetapi juga emas, dan menariknya kapan saja. Konsep inilah yang dihadirkan Pegadaian melalui layanan Bank Emas, yang untuk pertama kalinya di luar Pulau Jawa resmi beroperasi di Balikpapan.

Deputi Bisnis Pegadaian Area Balikpapan, Tomy Djoko Tri Raharjo, menyebut layanan ini ibarat memindahkan logam mulia dari genggaman tangan ke rekening digital. “Bedanya, kalau tabungan uang, kita setor dan tarik uang. Kalau Bank Emas, kita setor dan tarik emas,” ujarnya.

Tidak semua emas bisa diterima. Saat ini, layanan terbatas pada empat merek logam mulia yang memenuhi standar SNI 99,99 persen, yakni Antam, Galeri 24, UBS, dan Lotus Archie. Nasabah pun tak perlu lagi menjual emas terlebih dahulu. “Misalnya punya Antam 10 gram, langsung masuk tabungan sebagai 10 gram. Tidak perlu buyback,” kata Tomy.

Menariknya, Pegadaian juga menawarkan Deposito Emas. Layaknya deposito uang, emas yang disimpan akan bertambah nilainya, tetapi bunga diberikan dalam bentuk gram emas. “Kalau deposito 10 gram setahun, bisa bertambah satu gram saat jatuh tempo. Jadi untungnya ganda, harga emas naik dan gramasi bertambah,” jelasnya.

Soal keamanan, Pegadaian Balikpapan memiliki vault berkapasitas hampir 15 ton emas, berstandar internasional, dan diresmikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Februari lalu. Brankas ini dilengkapi kunci fisik, sidik jari, retina, dan prosedur pembukaan oleh beberapa orang sekaligus. “Ruangannya kedap suara, anti-bor, dan tanpa sinyal. Jadi masyarakat tak perlu khawatir,” tegas Tomy.

Selain tabungan dan deposito, Bank Emas melayani pembelian, penjualan, penyimpanan, hingga Peminjaman Modal Kerja berbasis emas. Semua transaksi bisa diakses lewat aplikasi PDS Mobile, sehingga nasabah dapat berinvestasi emas tanpa ribet. Tomy meyakini, Bank Emas akan menjadi pilihan baru bagi masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan fleksibel.

“Emas digital lebih praktis, tapi kalau mau dicetak jadi fisik, tetap bisa,” pungkasnya.

(ADV/R)

SWARAREPUBLIKA.com, NUSANTARA – Ribuan warga dari berbagai daerah memadati kawasan depan Istana Negara, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu malam (17/8/2025).

Mereka berkumpul untuk merayakan Pesta Rakyat Nusantara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara yang diprakarsai Otorita IKN ini menghadirkan band legendaris Padi Reborn sebagai bintang utama, didukung penampilan sejumlah musisi lokal Kalimantan Timur.

Kehadiran mereka sukses menghidupkan suasana dan menambah semarak perayaan. Sorak sorai penonton menggema ketika Padi Reborn naik ke panggung. Lebih dari tujuh lagu dibawakan, termasuk “Indonesia Tanah Air Beta”, “Sahabat untuk Selamanya”, hingga “Harmoni”.

Lagu-lagu tersebut tak hanya menghibur, tetapi juga membangkitkan nostalgia sekaligus rasa bangga di momen kemerdekaan. Tak hanya hiburan musik, pesta rakyat ini juga menjadi ruang bagi seniman daerah untuk unjuk karya. Band-band lokal Kalimantan Timur diberi kesempatan tampil, menunjukkan bahwa IKN bukan hanya pusat pemerintahan, tetapi juga wadah pengembangan kreativitas dan budaya.

Selain itu, lebih dari 25 pelaku UMKM lokal turut ambil bagian dengan membuka tenant yang menjajakan beragam produk, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan. Fasilitas gratis yang diberikan Otorita IKN ini menjadi dorongan besar bagi perkembangan usaha masyarakat sekitar. Tri Lestari, salah satu pelaku UMKM asal Sepaku, mengaku terbantu dengan adanya acara tersebut.

“Sebelumnya kami hanya berjualan online. Sejak hadirnya IKN, penjualan meningkat karena ada kesempatan berjualan langsung di acara besar seperti ini,” ungkapnya.

Hal serupa dirasakan warga lokal, Juni, yang senang dengan hadirnya pesta rakyat. “Acara ini menyatukan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur. Semoga pembangunan IKN segera rampung agar benar-benar menjadi ikon baru Indonesia,” ujarnya.

Pesta rakyat di IKN ini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol persatuan dan gotong royong, sejalan dengan visi menjadikan IKN sebagai kota masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sumber : Humas OIKN

Forum musisi penyanyi Borneo (FMPB) Audiensi di komisi IV DPRD kota Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Forum Musisi Penyanyi Borneo (FMPB) menegaskan komitmennya untuk mempersatukan para musisi di Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan, agar tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum FMPB, M. Ali Amin, usai melakukan audiensi dengan Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Senin (11/8/2025).

Ali Amin mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan membangun komunikasi dan sinergi dengan anggota legislatif, terutama yang membidangi pendidikan, kebudayaan, dan olahraga. “Kami ingin mempersatukan seluruh musisi yang ada di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan. Jangan sampai mereka hanya jadi penonton di rumah sendiri. Inilah saatnya musisi dan penyanyi berkiprah di kotanya sendiri,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya berharap DPRD Balikpapan dapat memberikan dukungan serta rekomendasi agar musisi lokal memiliki ruang yang lebih luas untuk berkarya dan mencari nafkah di daerahnya. “Kami ingin ada peluang dan kebijakan yang memberi ruang bagi talenta lokal untuk tampil di berbagai kegiatan hiburan di Balikpapan,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, FMPB akan menggelar Singing Contest pada 29–30 (bulan) di Gedung KNPI Balikpapan. Lomba ini terbuka bagi peserta dari tingkat SD, SMP, SMA hingga kategori umum. Tujuannya adalah menjaring bibit-bibit penyanyi muda berbakat di Balikpapan dan mempersiapkan mereka agar bisa tampil di panggung nasional.

“Kami ingin mencari talenta terbaik dari Balikpapan. Tidak menutup kemungkinan nantinya mereka akan kita dorong tampil di ajang nasional. Kami yakin Komisi IV sangat mendukung kegiatan positif yang mendorong berkembangnya hiburan dan musik di kota ini,” kata Ali Amin.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal kebangkitan musisi Balikpapan agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pemain utama di daerahnya sendiri.

(R)

Kepala Rutan Balikpapan Agus Salim

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia menjadi momen penuh makna bagi para warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Balikpapan. Pada Minggu, 17 Agustus 2025, sebanyak 1.267 warga binaan memperoleh pengurangan masa hukuman atau remisi, baik dalam bentuk Remisi Umum (RU) maupun Remisi Dasawarsa (RD).

Dari jumlah tersebut, 27 orang langsung menghirup udara bebas. Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, didampingi Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, serta disaksikan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya, Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa remisi tidak hanya berarti berkurangnya masa pidana, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki diri. Ia mengajak para penerima remisi menjadikan kebebasan sebagai titik balik kehidupan yang lebih baik.

“Setiap manusia pasti pernah berbuat kesalahan. Mudah-mudahan kesalahan yang lalu bisa menjadi pelajaran. Setelah bebas, saya berharap mereka bisa bermanfaat bagi masyarakat dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Walaupun sebagai mantan narapidana, tetaplah mengabdi dan membawa kebaikan. Insya Allah itu akan lebih bermakna,” ujar Rahmad.

Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, turut menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyerahan remisi yang bertepatan dengan momentum Asta Dasawarsa Kemerdekaan RI. Ia menyebut tahun ini warga binaan menerima dua jenis remisi sekaligus, yakni remisi umum tahunan serta remisi dasawarsa yang diberikan setiap sepuluh tahun.

“Alhamdulillah, tahun ini warga binaan kami mendapatkan remisi dobel. Untuk remisi umum, jumlahnya mencapai 586 orang, sementara remisi dasawarsa diberikan kepada 681 orang. Dari total itu, 27 warga binaan langsung bebas pada hari ini,” jelas Agus.

Ia menambahkan, remisi merupakan bentuk apresiasi negara bagi warga binaan yang berperilaku baik selama menjalani masa hukuman. Selain itu, hal ini juga menjadi bagian dari pembinaan agar mereka siap kembali ke tengah masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung. Semoga ke depan pembinaan di Rutan Balikpapan bisa semakin optimal, dan masyarakat menerima kembali saudara-saudara kita ini dengan tangan terbuka,” tuturnya.

Pemberian remisi pada HUT RI ke-80 ini menjadi pengingat bahwa sistem pemasyarakatan bukan hanya sekadar menghukum, tetapi juga membina. Dengan berkurangnya masa tahanan bagi ratusan warga binaan, serta kembalinya 27 orang ke pangkuan keluarga, semangat kemerdekaan terasa nyata bahkan di balik jeruji besi.

(R)

SWARAREPUBLIKA.com, Kutai Timur,  – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) memberikan hadiah istimewa bagi masyarakat pesisir Kalimantan.(06/8/2025)

PLN resmi menyalurkan tegangan (energize) pada Extension 2 Line Bay Gardu Induk (GI) 150 kV Maloy menuju GI Talisayan, sebuah capaian yang menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan nasional. Proyek ini menjadi langkah strategis yang menghubungkan GI Maloy dan GI Talisayan, sekaligus memperkuat sistem kelistrikan di wilayah pesisir timur Kalimantan.

Keberhasilan ini juga membuka jalan menuju interkoneksi jaringan listrik antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sehingga pasokan listrik dapat lebih andal, merata, dan efisien. Seluruh proses energize berlangsung mulus setelah melalui rangkaian persiapan ketat. Mulai dari tahap konstruksi, pengujian peralatan, komisioning, hingga verifikasi sistem proteksi dilakukan sesuai standar keselamatan ketenagalistrikan.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama erat antara PLN UPP KLT 3, PLN Pusertif, PLN Pusmanpro, PLN ULTG Bontang, serta mitra kerja KSO Amsak Perkasa. “Alhamdulillah, proses ini bisa kami selesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi. Semua sistem proteksi, kontrol, dan peralatan telah diuji agar siap beroperasi maksimal sebelum tegangan diberikan,” ungkap Ridho Muntaha, Manager UPP Kalbagtim 3.

Jaringan baru ini akan menjadi tulang punggung kelistrikan di pesisir Kalimantan, mendukung kawasan industri Maloy, serta membuka peluang bagi berkembangnya potensi industri dan ekonomi lokal. “Keberhasilan ini menjadi bukti kesungguhan PLN dalam menghadirkan listrik yang merata hingga ke pelosok negeri. Kami ingin memastikan sistem kelistrikan tetap andal, terjangkau, dan mampu mendukung pertumbuhan nasional,” ujar Basuki Widodo, General Manager PLN UIP KLT.

Ke depan, PLN UIP KLT menargetkan percepatan pembangunan gardu induk, jaringan transmisi, serta interkoneksi antar daerah sebagai bagian dari visi besar mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaya.

(*)