SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menerima kunjungan lapangan dari Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (27/8/2025). Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi III, H. Abdulloh, S.Sos, itu hadir untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan menuju kawasan pelabuhan.

Kunjungan ini berfokus pada ruas Jalan Karang Joang – KKT, jalur utama yang menopang aktivitas logistik di Balikpapan sekaligus akses strategis menuju Kawasan Industri Kariangau (KIK) serta Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam agenda tersebut, hadir pula anggota Komisi III DPRD Kaltim, perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), UPTD PUPR-PERA Kaltim, serta jajaran manajemen PT KKT.

Direktur PT KKT, Enriany Muis, memaparkan profil perusahaan dan kondisi terkini akses jalan poros Samarinda–KKT sepanjang ±13 km. Sejak 2022 jalan tersebut berstatus sebagai jalan nasional, namun hingga kini masih mengalami kerusakan cukup parah.

Kondisi ini, menurutnya, tidak hanya menghambat kelancaran distribusi logistik, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan pengguna jalan. “Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan BBPJN, namun rencana perbaikan belum bisa direalisasikan pada 2025,” jelas Enriany.

Sementara itu, perwakilan BBPJN menyebutkan bahwa kendala utama ada pada ketersediaan anggaran. Meskipun dokumen desain teknis (DED) sudah diajukan, alokasi perbaikan baru diusulkan masuk dalam anggaran 2026.

Perbaikan menyeluruh dengan spesifikasi rigid pavement diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp5 miliar. Dalam diskusi, Komisi III DPRD Kaltim menekankan pentingnya percepatan perbaikan. Akses menuju KKT dinilai sebagai infrastruktur vital bagi arus logistik dan pengembangan industri di Kalimantan Timur.

Oleh karena itu, DPRD meminta BBPJN segera menyerahkan salinan Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar bisa diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah pusat maupun provinsi. Ketua Komisi III DPRD Kaltim, H. Abdulloh, S.Sos, menegaskan bahwa perbaikan Jalan Kariangau harus masuk prioritas pembangunan pada 2026.

“Kami akan mengawal agar prosesnya tidak berlarut-larut. Infrastruktur ini menyangkut kepentingan logistik dan ekonomi daerah,” tegasnya.

PT KKT menyambut baik komitmen DPRD dan BBPJN. Bagi perusahaan, kunjungan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan badan usaha dalam mendukung keberlanjutan infrastruktur yang menjadi penopang konektivitas pelabuhan sekaligus pengembangan wilayah strategis Kalimantan Timur.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, SEPAKU, – Persiapan pemindahan pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mendapat perhatian serius dari PT PLN (Persero). Dengan target beroperasinya pemerintahan pada tahun 2028, PLN menegaskan kesiapan menghadirkan sistem kelistrikan yang modern, andal, dan ramah lingkungan sebagai penopang utama aktivitas di kota baru tersebut,(25/8/2025)

Kepastian ini disampaikan dalam audiensi antara manajemen PLN dengan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bersama jajaran deputi. Dalam kesempatan itu, ditegaskan bahwa pasokan listrik bukan sekadar rencana, melainkan komitmen nyata untuk menjamin keberlangsungan roda pemerintahan di ibu kota baru.

Turut hadir jajaran manajemen PLN Grup Kalimantan, di antaranya General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) Basuki Widodo, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Utara (UID Kaltimra) Muchamad Chaliq Fadli, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan (UIP3B Kal) Riko Ramadhano Budiawan, serta perwakilan PLN Unit Pelaksana yang berada di wilayah kerja IKN.

Dalam pertemuan tersebut, Otorita IKN meminta dukungan penuh PLN untuk menjamin keandalan listrik pada sejumlah bangunan prioritas, mulai dari fasilitas pemerintahan, gedung kementerian dan lembaga, hingga sarana penunjang utama. Langkah ini juga sejalan dengan rencana Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan mulai berkantor di IKN pada 2028.

Sebagai proyek strategis nasional, IKN dirancang menjadi kota modern yang hijau dan berkelanjutan. PLN memastikan dukungan kelistrikan berbasis energi bersih melalui pembangunan jaringan transmisi, gardu induk, hingga persiapan pasokan energi baru terbarukan (EBT).

Selain itu, penguatan infrastruktur distribusi juga terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan listrik selama tahap konstruksi hingga operasional. General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan komitmen tersebut. Ia mengatakan, PLN bertekad menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal dan ramah lingkungan di IKN.

“Melalui sinergi dengan Otorita IKN, kami memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal sehingga mampu mendukung ekosistem IKN sebagai kota dunia yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sinergi antara PLN dan Otorita IKN ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Nusantara sebagai pusat pemerintahan cerdas dan berdaya saing global. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari transformasi menuju energi bersih dalam rangka mendukung visi Indonesia Emas 2045.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – PT Pegadaian Area Balikpapan, di bawah naungan Kantor Wilayah IV Balikpapan, terus memperkuat perannya dalam meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat.

Melalui program “Pegadaian Mengajar”, serangkaian kegiatan edukasi digelar serentak sepanjang Agustus 2025, menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, guru, hingga ibu rumah tangga. Program ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan, tidak hanya di perkotaan tetapi juga menjangkau daerah pelosok.

Setiap cabang di wilayah kerja Area Balikpapan mengambil peran aktif dengan mengadakan kegiatan edukasi sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Di Balikpapan, misalnya, edukasi keuangan dilaksanakan di Posyandu Kusuma RT 58, dengan peserta utama para ibu rumah tangga dan kader posyandu.

Materi yang disampaikan meliputi cara mengatur keuangan keluarga, pengenalan investasi sederhana, serta pemanfaatan Tabungan Emas Pegadaian sebagai instrumen investasi yang aman dan mudah dijangkau.

Sementara itu, Cabang Penajam menggelar kegiatan di SMKN 4 Penajam Paser Utara (PPU) yang melibatkan siswa dan guru. Mereka mendapat pengetahuan mengenai pentingnya mengelola keuangan sejak dini, konsep menabung emas, hingga pemanfaatan teknologi keuangan digital untuk mendukung perencanaan finansial masa depan.

Tidak ketinggalan, Cabang Tanah Grogot melaksanakan edukasi di SMKN Muhammadiyah Longikis, Kabupaten Paser. Kegiatan ini fokus pada generasi muda, memberikan pemahaman dasar literasi keuangan serta memperkenalkan produk Pegadaian yang relevan dengan kebutuhan pelajar, guna menumbuhkan kesadaran finansial sejak usia sekolah.

Deputy Bisnis Area Balikpapan, Tomy Djoko Tri Rahardjo, menegaskan bahwa program ini merupakan bukti komitmen Pegadaian dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. “Pegadaian Mengajar adalah wujud nyata kepedulian kami dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya di wilayah kerja Area Balikpapan.

Kami ingin masyarakat menyadari pentingnya perencanaan keuangan sejak dini dan memahami bagaimana produk-produk Pegadaian, seperti Tabungan Emas, dapat menjadi solusi bagi kebutuhan mereka,” jelas Tomy.

Tomy juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan komunitas lokal. Kolaborasi bersama masyarakat dinilai menjadi jembatan efektif dalam membangun kepercayaan sekaligus memperluas pemahaman terhadap layanan Pegadaian.

Ke depan, program “Pegadaian Mengajar” akan terus dilaksanakan di berbagai lokasi. Hal ini sejalan dengan misi besar Pegadaian dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

(*)

Warga masyarakat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di klinik permata 79 BDS

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Klinik Permata 79 BDS menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Agenda ini juga menjadi bagian dari soft launching klinik yang berlokasi di kawasan Perumahan BDS, serta melibatkan warga sekitar Kampung Buton dan Pondok Kari Agung (POKA). Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan pada Minggu (24/8/2025).

Meski sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat tidak surut. Ratusan warga berdatangan sejak pagi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.

CEO Klinik Permata 79 BDS, H Ahmad Basir, menuturkan bahwa tingginya partisipasi warga menjadi bukti bahwa kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. “Alhamdulillah, meskipun hujan, masyarakat tetap datang berbondong-bondong. Ini menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan semakin tinggi. Kehadiran Klinik Permata 79 BDS diharapkan bisa memudahkan akses layanan kesehatan, terutama bagi warga sekitar yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh ke puskesmas,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, pihak klinik menargetkan sekitar 300 pasien mendapatkan layanan gratis. Pemeriksaan yang dilakukan mencakup pengecekan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, kadar kolesterol, hingga konsultasi medis. Setiap pasien juga menerima obat sesuai hasil diagnosis dokter.

“Pemeriksaan hari ini sifatnya menyeluruh, hampir seperti medical check-up. Setelah diperiksa, pasien akan ditindaklanjuti oleh dokter untuk terapi atau pengobatan, dan seluruh obat yang diberikan gratis,” jelas H Ahmad Basir.

Ia menambahkan, setelah soft launching ini, Klinik Permata 79 BDS akan tetap memberikan layanan kesehatan dengan biaya terjangkau sembari mempersiapkan tahap kerja sama dengan BPJS Kesehatan. “Untuk sementara, kami melayani pasien umum terlebih dahulu. Insyaallah dalam satu hingga dua bulan ke depan, setelah proses terpenuhi, kami akan mulai melayani pasien BPJS,” katanya.

Saat ini, Klinik Permata 79 BDS ditunjang tenaga medis seperti dokter umum, dokter gigi, dan ahli gizi. Layanan reguler akan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WITA. Dengan hadirnya klinik baru ini, masyarakat sekitar diharapkan lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan sekaligus semakin termotivasi menjaga kesehatan secara berkesinambungan.

(R)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan kerap dikaitkan dengan kemajuan teknologi, namun PT PLN (Persero) menunjukkan bahwa pembangunan juga bisa berjalan seiring dengan kelestarian alam, (21/8/2025)

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) resmi menandatangani kontrak rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada di sekitar proyek strategis ketenagalistrikan. Langkah ini menegaskan komitmen PLN tidak hanya menghadirkan pasokan energi yang andal, tetapi juga menjaga ekosistem hutan dan sungai di Kalimantan untuk generasi mendatang.

Penandatanganan kontrak dilaksanakan di Kantor PLN UIP KLT, Balikpapan, dengan melibatkan dua mitra kerja, yakni PT Geojaya Tehnik dan PT Sarbi Moerhani Lestari. Hadir dalam kegiatan tersebut General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, bersama jajaran senior manajer, serta direksi dari kedua perusahaan mitra. Momen ini menjadi penanda tekad bersama untuk mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan upaya pelestarian lingkungan.

Program rehabilitasi DAS akan mendukung sejumlah proyek penting, antara lain pembangunan SUTT 150 kV Kariangau–Sepaku, SUTT 150 kV Tanjung Redeb–Talisayan, SUTT 150 kV Batulicin–Tarjun, SUTT 150 kV Selaru–Sebuku, serta SUTT 150 kV GI Tanjung Selor–GI Tideng Pale–GI Malinau dan PLTU 2x3 MW Malinau.

Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat pasokan energi di Kalimantan, menopang pertumbuhan kawasan industri, sekaligus memperluas akses listrik bagi masyarakat. Basuki Widodo menegaskan bahwa rehabilitasi DAS menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan pembangunan.

“Melalui penandatanganan kontrak ini, PLN tidak hanya membangun jaringan listrik, tetapi juga memastikan fungsi hutan tetap terjaga, kualitas tutupan lahan meningkat, dan habitat satwa terlindungi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini akan memberikan manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. Pemulihan kawasan hutan dan aliran sungai diyakini mampu mendukung kualitas hidup lebih baik, mengurangi potensi bencana ekologis, serta memperkuat ketahanan lingkungan jangka panjang.

Inisiatif ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara PLN dan mitra kerja dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan proyek kelistrikan dan rehabilitasi lingkungan, PLN berharap dapat menghadirkan energi yang andal, ramah lingkungan, serta manfaat berkesinambungan bagi masyarakat Kalimantan dan generasi mendatang.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Akses layanan kesehatan bagi masyarakat Balikpapan Selatan semakin terbuka dengan hadirnya Klinik Permata 79 BDS. Fasilitas kesehatan yang berlokasi di Jalan ZA Maulani, Kelurahan Sungai Nangka ini resmi menggelar soft opening pada Kamis (21/8/2025).

Kehadiran klinik tersebut disambut hangat warga sekitar yang selama ini masih terbatas mendapatkan pelayanan kesehatan dasar di lingkungannya. Acara peresmian berlangsung sederhana, diawali doa bersama kemudian dilanjutkan dengan santap bersama masyarakat sekitar.

Suasana kebersamaan menjadi simbol syukur atas lahirnya fasilitas baru yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan kesehatan warga di kawasan Balikpapan Regency, BDS, dan sekitarnya. Owner Klinik Permata 79 BDS, H. Ahmad Basir (AHB), menjelaskan bahwa peresmian awal ini merupakan langkah persiapan sebelum grand opening yang direncanakan pada September mendatang.

“Insyaallah pada 24 Agustus nanti kami menggelar pengecekan kesehatan gratis sebagai bagian dari rangkaian soft opening sekaligus memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI,” ungkap AHB.

Ia menuturkan, pendirian klinik ini berangkat dari kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan fasilitas kesehatan lebih dekat dan terjangkau. Menurutnya, di kawasan BDS terdapat hampir 30 RT yang selama ini belum terlayani optimal oleh sarana kesehatan.

Karena itu, kehadiran klinik pratama ini diharapkan menjadi solusi sekaligus rujukan utama bagi warga sekitar. Klinik Permata 79 BDS dirancang memberikan layanan poli umum, poli gigi, serta akan dilengkapi dengan apotek agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan secara terpadu.

AHB menegaskan bahwa klinik ini terbuka untuk pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan, sehingga mampu menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nama Permata 79 BDS berasal dari perusahaan induk Permata Abadi Group.

Angka 79 dipilih karena memiliki nilai historis tersendiri, sementara BDS diambil dari lokasi klinik berdiri. “Sekarang saya ingin lebih fokus pada kontribusi nyata ke masyarakat. Semoga keberadaan klinik ini juga mendukung pemerintah dalam memperluas akses kesehatan, terutama bagi warga BDS, Kampung Buton, Poka, dan Perumahan Pos,” jelasnya.

Klinik ini dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada Minggu, 24 Agustus 2025. Seiring berjalannya waktu, layanan kesehatan akan terus dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan hadirnya Klinik Permata 79 BDS, warga Balikpapan Selatan kini memiliki pilihan baru untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan nyaman.

(R)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Kebutuhan air bersih di Kota Balikpapan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan peran kota ini sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemerintah Kota bersama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) pun menyiapkan serangkaian proyek strategis jangka menengah 2025–2029 untuk memastikan ketersediaan air bersih yang andal, berkelanjutan, dan merata.

Direktur Utama PTMB, Saharuddin, menegaskan kapasitas produksi saat ini masih terbatas, yakni sekitar 1.460 liter per detik (Lps). Jumlah tersebut belum mampu menjawab seluruh kebutuhan masyarakat. Karena itu, dalam lima tahun mendatang PTMB menargetkan penambahan pasokan air hingga lebih dari 950 Lps yang akan dialirkan ke puluhan ribu sambungan rumah baru.

“Target kami bukan hanya menambah kapasitas, tetapi juga menjamin distribusi lebih merata antarwilayah. Insya Allah dalam lima tahun ke depan, masyarakat akan merasakan layanan yang lebih baik,” ujar Saharuddin, Selasa (26/8/2025).

Sebelum menjalankan proyek besar, PTMB telah melakukan sejumlah langkah teknis, seperti optimalisasi instalasi pengolahan air (IPA), rehabilitasi sumur dalam di Kampung Baru dan Teritip, serta revitalisasi pipa distribusi yang sudah tua. Selain itu, pemasangan District Meter Area (DMA) dan pompa booster juga dilakukan untuk memperbaiki tekanan air, terutama di daerah dataran tinggi.

Rangkaian proyek strategis akan dimulai 2025 dengan penambahan kapasitas Waduk Manggar sebesar 50 Lps. Selanjutnya pada 2027, Embung Aji Raden akan dipadukan dengan pembangunan IPA Teritip II berkapasitas 200 Lps. Tahun 2028 hingga 2030, giliran Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku–Semoi yang akan menambah hampir 1.000 Lps ke jaringan PTMB.

Selain membangun infrastruktur baru, PTMB juga menjalankan program rehabilitasi, optimalisasi, dan revitalisasi aset lama (RENBIS 2025–2029). Salah satunya perbaikan IPA Gunung Tembak yang diharapkan kembali melayani lebih dari 500 sambungan rumah. Menurut Saharuddin, manfaat program ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Dengan adanya kepastian layanan, usaha kecil bisa berkembang, kualitas hidup meningkat, dan Balikpapan akan lebih menarik bagi investor,” tegasnya.

PTMB berkomitmen menghadirkan layanan berbasis teknologi modern, efisiensi operasional, serta evaluasi berkelanjutan pada setiap proyek. “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan perubahan nyata: air mengalir lebih lancar, distribusi merata, dan pelayanan semakin profesional,” pungkas Saharuddin.

Dengan dukungan seluruh pihak, program strategis ini diharapkan menjadi tonggak penting menjadikan Balikpapan sebagai kota layak huni dan berdaya saing tinggi di masa depan.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Paser – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) menggelar aksi peduli lingkungan dengan menanam 1.000 bibit pohon aren di Desa Tepian Batang, Kabupaten Paser,(21/8/2025)

Kegiatan yang dikemas dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema “Jaga Udara Bersih” ini menjadi bukti nyata komitmen PLN untuk tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi masyarakat.

Pemilihan pohon aren dianggap strategis. Selain dikenal sebagai tanaman yang mampu menyerap karbon secara efektif, aren juga memberikan nilai tambah ekonomi. Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP KLT, Ferdyan Hijrah Kusuma, menjelaskan bahwa pohon ini memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat.

“Pohon aren mampu menyerap emisi karbon sekaligus memberikan nilai ekonomi. Dari nira bisa diolah menjadi gula aren, buahnya menghasilkan kolang-kaling, hingga batang dan seratnya yang bernilai guna. Jadi masyarakat tidak hanya mendapat udara yang lebih bersih, tetapi juga peluang usaha baru,” ujarnya.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menambahkan bahwa kegiatan penghijauan ini menjadi salah satu wujud nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. “PLN tidak hanya menghadirkan listrik untuk kehidupan, tetapi juga menghadirkan energi yang memberi manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Penanaman 1.000 pohon aren ini adalah langkah nyata dari PLN UIP KLT untuk menjaga harmoni antara pembangunan dan kelestarian lingkungan,” tegasnya. Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Paser. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Djoko Bawono, S.P., M.Si., yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian PLN terhadap daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Paser, kami menyambut baik langkah PLN UIP KLT ini. Pohon aren adalah pilihan tepat karena memberi manfaat ganda, menjaga alam sekaligus memberi nilai ekonomi bagi warga. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi tercapainya lingkungan yang lestari dan masyarakat yang sejahtera,” kata Djoko.

Melalui kegiatan ini, PLN UIP KLT bersama masyarakat setempat menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Lebih dari sekadar menanam pohon, langkah ini menjadi kontribusi nyata PLN dalam menciptakan lingkungan hijau sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.

(*)