Poediantoro Guru SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya

SURABAYA, Swararepublika.com - Selama pandemi COVID-19 tak mengurangi kreatifitas Poedianto, seorang Guru SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya. Dirinya menulis lirik dan lagu Jawa, semangat menguri-uri seni budaya tradisi.

Setidaknya sudah menghasilkan sebanyak 195 lagu-lagu Jawa. Diantaranya, judul lagu dinamai Kembang Mawar, Rukun, Sepi Wengi Iki, Yen Kowe Nesu, Bali Ning Desa, Bebungahe Ati, Pramuka, Sregep Sinau dan banyak lagi. Lagu-lagu tersebut dilantunkan sendiri dengan gitar usangnya. "Lagu-lagu ini hanya sebagai karya dasar.

Tetapi apabila ada penyanyi yang berkenan, boleh manyanyikan lagu-lagu ini. Silahkan saja. Semuanya sudah ada di youtube," terangnya.

Berbagai tema diangkat dalam bentuk syair lagu. Misalnya tema pendidikan, persahabatan, asmara dan tema lainnya. "Saya tidak ingin jadi penyanyi. Saya hanya pencipta lagu Jawa," ujarnya. Tak kala ditanya oleh teman guru sejawatnya, ketika usai memberi pelajaran murid-muridnya dengan daring di ruang guru baru-baru ini.

Pecinta seni tradisi wayang kulit, ludruk, janger, ketoprak, keroncong, langgam, campur sari ini, juga sudah menulis berbagai cerita rakyat, legenda, ephos, cerpen. Misalnya cerita dengan judul Sang Guru, Perawan Sendang Madu, Cinta Suci di Kaki Gunung Wilis, serta berbagai cerpen sosial.

Bahkan beberapa karya tulis tersebut, dipakai untuk lakon Ludruk RRI Surabaya dan tema obrolan budaya RRI Surabaya. Karya-karya Poedianto ditulis saat waktu luang, yaitu di tengah-tengah kesibukan tugas-tugas guru dari sekolah tempatnya mengabdi. "Saya memang suka menulis. Menulis apa saja yang berkaitan dengan seni dan budaya.

Saya juga pernah menulis di majalah pendidikan milik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, yaitu Majalah Info, Majalah Bende, Majalah Media dan media pendidikan lainnya," paparnya.

Lebih lanjut, guru yang suka humor ini mengatakan, seni budaya tradisi diajarkan di setiap jenjang pendidikan. Dari tingkat pendidikan dasar sampai tingkat pendidikan atas.

Baik seni tari, menyanyi, kerawitan, pedalangan dan seni lainnya. "Sebab garda terdepan melestarikan seni budaya tradisi ialah sekolah-sekolah," katanya.

BERAU-Kebudayaan kesenian tari atau yang biasa disebut Kuda Lumping salah satu kesenian berasal dari Jawa Timur ini dilestarikan di kampung Trans, Berau.  Atau di Kampung Melati Jaya Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Rabu (28/8/2019).

Ketua Patria Budaya, Misni mengatakan, sejarah Patria Budaya sendiri sudah berjalan sekitar satu tahun lebih di Kampung Melati Jaya, dengan mengumpulkan satu-persatu warga yang berasal dari Jawa.  Bahkan bukan orang jawa saja namun ada juga orang yang berasal dari lombok, timor dan lainnya, yang mencintai kesinian juga ikut bergabung.

BALIKPAPAN-Menjelang MTQ ke-41 tinhkat Provinsi Kaltim di Kab. Paser, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Balikpapan mengadakan rapat bersama peserta dan pendamping di Aula Kantor Kementerian Agama Balikpapan, Selasa (24/7/2019).

Sebanyak 36 Peserta dari beberbagai cabang, telah disiapkan untuk perhelatan MTQ Ke-41 Provinsi Kaltim di Kab. Paser. Sebagai perwakilan dari Kota Balikpapan.

 INDONESIA Hari Tari Dunia, Anak Difabel Tuna Netra dan Tuna Rungu, Menari dalam Sunyi dan Gelap 29/04/2019 UPDATE 29/04/2019 Yudha Satriawan Seorang anak difabel tuna daksa membaca puisi didampingi tarian lima anak tuna netra saat tampil di Hari Tari Dunia di kompleks ISI Solo, Senin (29/4). (Foto: VOA/Yudha) Seorang anak difabel tuna daksa membaca puisi didampingi tarian lima anak tuna netra saat tampil di Hari Tari Dunia di kompleks ISI Solo, Senin (29/4). (Foto: VOA/Yudha) Teruskan Lihat komentar Sekelompok Siswa berkebutuhan khusus menjadi peserta acara Solo Menari yang diselenggarakan untuk merayakan Hari Tari Dunia yang jatuh pada tanggal 29 April ini. Anak-anak tuna netra, tuna rungu, dan down syndrome berkolaborasi dalam satu pementasan yang menarik. SOLO, JAWA TENGAH — Vanesa, siswa Sekolah berkebutuhan khusus SLB berdandan dan digandeng seorang guru pendamping. Penyandang tuna netra ini, bersama lima rekannya yang mengalami kondisi serupa, beserta 15 anak tuna rungu menyajikan kolaborasi tarian Hari Tari Dunia di kompleks Institut Seni Indonesia ISI Solo, Senin (29/4).

SWARAREPUBLIKA.com - Kegiatan Balikpapan Manuntung Art Festival II Tahun 2022 merupakan ajang festival Seni Budaya yang dilaksanakan oleh Dewan kesenian Balikpapan (DKB) selama 3 hari dari tanggal 20 sampai dengan tanggal 22 Desember 2022.

Selasa Malam (20/12/2022) - Pembukaan Balikpapan Manuntung Art Festival II Tahun 2022 yang dilaksanakan di Balikpapan Sport Conventions Center (BSCC ) Dome diwarnai dengan berbagai macam pertunjukan seni budaya oleh putra putri anak bangsa salah satunya tari mahligai yang merupakan karya Balikpapan dan exhibition regional Dance kabupaten Boyolali, Jawa tengah. 

Selain itu, kegiatan Acara festival oleh Dewan Kesenian Balikpapan (DKB) juga memberikan penghargaan DKB Award kepada seluruh seniman yang ada di Kalimantan timur, Balikpapan.

Wakil ketua I Dewan Kesenian Balikpapan H Irwan Paisal mengatakan kegiatan Manuntung Art Festival II tahun 2022 merupakan ajang festival seni budaya yang bisa memberikan nilai positif terutama dalam meningkatkan PAD kota Balikpapan dan sekaligus mengenalkan kepada daerah daerah lain akan seni budaya yang ada di Kalimantan timur khususnya Balikpapan, jelasnya.

Sebagai mitra dari pemerintah kota Balikpapan, dewan kesenian Balikpapan (DKB) akan lebih sering melakukan kegiatan kegiatan festival lainnya yang tidak jauh dari persoalan seni budaya.

Menurut keterangan yang disampaikan wakil ketua I H Irwan Paisal tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk memberikan motivasi kepada putra putri Balikpapan khususnya untuk lebih mengenal akan pentingnya melestarikan seni budaya dan mengenal satu sama lain akan keberagaman budaya di nusantara kita, ungkapnya.

Demikian pula dengan apa yang disampaikan sekretaris Daerah kota Balikpapan Muhaimin mengatakan bahwa Balikpapan Manuntung Art Festival II tahun 2022 bukan yang pertama kali dilaksanakan namun pemerintah sangat mendukung bahwa kegiatan ini guna menggali potensi, bakat seni dan budaya masyarakat Balikpapan.

Sebagai bentuk dukungan tersebut bukan hanya sekedar bantuan pendanaan namun para pejabat diminta ikut berkontribusi membaca pantun dan puisi , "ini adalah upaya dari pemerintah dalam memberikan contoh agar generasi muda juga bisa melanjutkan dalam melestarikan seni dan budaya", ungkapnya.

 

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Zahra Khairunnisa Setiawan, putri dari pasangan Yuliana Megasari dan Nana Setiawan, berhasil menjadi jawara di Pemilihan Putra - Putri Kesenian Remaja Indonesia 2022. Diketahui, ajang tingkat Nasional ini berlangsung pada 29 Juni hingga 3 Juli 2022 di Bogor, Jawa Barat.

Remaja kelahiran Balikpapan 22 November 2008 ini dinobatkan sebagai Juara I usai menumbangkan 13 finalis terbaik yang berasal dari 9 provinsi. Mulai dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Jambi, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan lainnya.

Selain menjadi kebanggaan orangtua dan keluarga, remaja yang karib disapa Ara ini secara otomatis juga mengharumkan kota kelahirannya, yakni Balikpapan. Tak terkecuali tempat dirinya mengenyam pendidikan di SMP Patra Dharma 2 Balikpapan.

Saat ditemui bersama orangtuanya, Ara mengaku, tak banyak waktu mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang bergengsi ini.Sebab, waktu pelaksanaannya yang singkat membuat dirinya harus secepatnya mematangkan diri untuk tampil dengan hasil yang maksimal di panggung. “Persiapannya hanya 14 hari, ditambah harus berlatih talent show. Sebab bertepatan dengan kegiatan show di Malang,” kata Ara saat diwawancarai awak media, Selasa (5/7/2022).

Persiapan yang dilakukan pun secara bersamaan seperti latihan catwalk, latihan publik speaking, tari-tarian, olah vocal dan pengetahuan wawasan yang berkaitan dengan seni.

Ara berharap, setelah ini akan terus berkarya dan berperan aktif untuk mempromosikan seni budaya yang ada di Indonesia, khususnya kebudayaan di Kaltim. “Saya akan memprioritaskan seni budaya yang ada di Kaltim. Meningkatkan kualitas diri untuk menginspirasi generasi muda Kaltim khususnya Balikpapan.

Agar semakin peduli akan seni dan budaya yang ada di Kaltim,” tegasnya. Sang Ibu, Yuliana Megasari menjelaskan, Bakat yang dimiliki putrinya terlihat sejak satu tahun terakhir. Walaupun, Sang Ibu mengakui di keseharian putrinya tampak biasa saja.

Tetapi jika di panggung Ara memang selalu memberikan kejutan dengan tampil profesional dan all out. “Awalnya bakat ini didapat hanya iseng dari belajar melatih kepercayaan diri melalui guru Fashion Style nya. Tapi Ara makin nyaman didunia ini,” ucap wanita yang akrab disapa Mega ini.

lanjut Mega, Itu terbukti dengan segudang prestasi yang pernah diraih putrinya. Diantaranya, Silver Medali International Coral Orchestra Folklore Festival 2019, Juara I Winner Little Star Party 2021, Juara I Casual Trendy K-POP 2021, Juara I Winner Fashion PWP Signature 2021, Juara I Winner Muslim Hunt 2022, Juara I Puteri Kesenian Remaja Kalimantan Timur 2022 dan masih banyak lagi. “Masih banyak mas prestasinya. Saya sampai lupa. Bahkan Ara juga pernah menjadi aktor pembantu dalam sinetron live series,” tambah Mega.

Ditanya perasaan sebagai orangtua, Mega mengaku tidak menyangka putrinya bisa menjadi yang terbaik. sangat terharu dan tidak bisa berkata banyak. “Intinya saya bersyukur. Dan hanya bisa menangis bangga atas prestasi yang diraih Ara hingga saat ini,” ucapnya dengan haru.

Tak lupa, Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Coach Publik Speakingnya Ara yaitu, Natasya Priyanka Simanjuntak (Putri Pariwisata Kalimantan Timur 2018), Coach Acting, Ikhsan Samiadji dan Gusti Muhammad Fahrizal owner dari Rizal Fashion Style Samarinda. Yang telah berperan penting dalam kesuksesan putrinya.

Setelah ini, melalui kementerian RI putrinya akan mewakili duta kesenian remaja Indonesia, di ajang yang sama dengan level Internasional. “Mulai sekarang, Ara harus belajar mengenal semua kesenian di Indonesia. Bukan di Kaltim saja. Untuk persiapan On-Dutty ke Thailand mewakili Indonesia,” pungkasnya.

 

JUMAT,28/2/2020,IR H Ahmad Basir mengadakan suatu pertunjukkan pergelaran budaya wayang kulit di halaman kantor  permata abady group Ruko Bukit Damai Sentosa II No 5 Blok H sebagai acara Syukuran .

Dengan mengucapkan rasa syukur  H Ahmad Basir menyelenggarakan acara wayang kulit dalam rangka Hut Kota Balikpapan123 yang dihadiri walikota Balikpapan Rizal Effendy ,kapolres Balikpapan AKBP Turmudi , Dandim 0905 Balikpapan Letkol Armed I gusti agung putu sujarnawa.

Kesenian budaya wayang kulit ini didalangi oleh Ki Wahyu Srikuncoro yang mengambil tema cerita " Pendowo Boyong ."

Dengan melestarikan budaya banyak hal ,yang sangat bermanfaat untuk dapat di kembangkan dan dihidupkan kembali karena semua ini adalah suatu warisan leluhur  seperti yang telah dipertontonkan kepada seluruh masyarakat agar lebih untuk selalu diingat tapi jangan dihilangkan budaya- ini .

Masih Basir,"acara wayang kulit ini bertujuan untuk me wujudkan kepedulian serta kebersamaan dalam menciptakan Balikpapan yang Aman dan nyaman.

Walikota Balikpapan Rizal Effendy menambahkan acara ini menyambut Hut kota Balikpapan bahwa ini adalah hal yang baik dalam wadah bersilaturahim, wadah dalam menyampaikan sosialisasi seperti sensus penduduk apalagi di balikpapan terdapat berbagai macam suku semua serta ragam budayanya juga banyak,jelas Rizal."

Ketua Panitia AHB SGUAD permata abadi group Rifai mengatakan bahwa bukan hanya wayang kulit saja , AHB SGUAD menyelenggarakan kegiatan kegiatan sosial lainnya yang tentunya untuk memupuk rasa kebersamaan dalam ber masyarakat untuk saling bersatu menciptakan rasa persaudaraan ,ungkapnya.

BERAU-Memasuki zaman moderen dan milenial masa kini, tentunya secara perlahan budaya batik yang menjadi khas Nusantara akan tergeser secara perlahan. Tetapi Lurah Tanjung Redep, Harjupri dapat menangkal hal tersebut, dengan menggelar pelatihan membatik yang difasilitasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau, Harjupri mampu menjaga terjadinya degradasi kearifan lokal batik, Senin (25/11/2019).

"Kami berharap dengan pelatihan membatik ini sebagai upaya meningkatkan skill (keahliannya) dan melahirkan

BERAU-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten beberapa kali menggelar sosialisasi terkait zakat, mulai dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Guru SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, Pejabat Dinas Pendidikan dan Pengawas Sekolah di Kabupaten Berau. 

AZNAS Kabupaten Berau terus menggaungkan pentingnya berzakat, harapanya para ASN dan Guru mampu mengaplikasikan dan mengimplementasikan,

BERAU-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 9 November 2019, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Berau, menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Balai Mufakat, Selasa (5/11/2019).

Saat sambutan, Ketua TP-PKK, Juaniarsih Muharram mengatakan, ucapan terimakasih kepada seluruh PKK Se-Kabupaten Berau, Tokoh Masyarakat,