Kantor lurah Maluhu

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Kelurahan Mahulu di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) antusias dalam mengikuti ajang penilaian permukiman dan bank sampah terbaik se-Indonesia, atau dikenal Adipura, tahun 2023. Maluhu, sebuah kelurahan di Kecamatan Tenggarong, Kukar.

Kelurahan ini menjadi salah satu peserta dalam kontes Adipura 2023. Di mana, tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengunjungi Kelurahan Maluhu, 2-4 Oktober 2023. Tim penilaian Adipura 2023 melihat langsung kondisi lingkungan dan permukiman di kelurahan tersebut.

Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, mengatakan ia dan warganya telah berusaha keras untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar yang mendukung persiapan.

“Kami ingin meraih Adipura lagi, setelah terakhir kali mendapatkannya pada tahun 2014. Adipura adalah penghargaan tertinggi untuk lingkungan bersih di Indonesia,” ungkap Joko, Selasa (10/10/2023).

Ia menjelaskan, tim penilai Adipura memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Maluhu. Ia berharap bahwa hasil penilaian ini akan mengantarkan Maluhu ke podium Adipura.

“Kami berharap bahwa hasil penilaian ini dapat memberikan hasil yang positif dan memungkinkan kita mendapatkan penghargaan Adipura lagi, yang merupakan penghargaan prestisius untuk kebersihan lingkungan di Indonesia.” pungkasnya., (ADV/Diskominfo Kukar)

Ilustrasi Lampu PJU

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Sebanyak 26 titik jalan umum di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) bakal terang di malam hari. Pasalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar sedang menyelesaikan program pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, mengatakan program ini sudah berjalan hingga 85 persen dari target. Dari 26 titik, 19 titik sudah terpasang LPJU dan sudah dikeluarkan anggaran sekitar Rp 5,9 miliar.

“Titik-titik yang sudah terpasang itu ada di wilayah Hulu, Tengah, dan Pesisir. Sementara itu, 7 titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan, yaitu di Muara Jawa, Amborawang Laut, Tani Harapan, Sudomulyo, dan Loa Duri,” ujarnya, Selasa (10/10/2023).

Junaidi mengatakan, 4 dari 7 titik tersebut sudah mendekati tahap akhir dan diperkirakan akan selesai minggu ini. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan PLN untuk mendapatkan pasokan listrik yang dibutuhkan.

“Kalau daya listriknya besar, kami harus mengajukan travo dan surat layak operasi. Kalau semua sudah clear, pemasangan LPJU di satu titik itu hanya butuh dua hari,” ungkapnya.

Junaidi berharap bahwa program ini bisa selesai sesuai jadwal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kukar. “Jika semua sudah clear pemasangan LPJU ini paling lama untuk satu titik itu pengerjaannya dua hari, jadi untuk LPJU hingga kini pekerjaannya sudah 85 persen,” imbuhnya.(ADV/Diskominfo Kukar)