SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Tim patroli Kapal Patroli Polisi KP. LAKSMANA-7012 dari Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil membongkar kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pengungkapan ini terjadi saat petugas melakukan pengamanan terhadap kapal KMP ULIN FERRY yang kedapatan mengangkut mobil bunker berisi BBM ilegal. Dalam konferensi pers yang digelar di Hanggar Ditpolairud Polda Kaltim, Komandan Kapal KP. LAKSMANA-7012, AKBP Rinto Haivan Simbolon, mengungkapkan bahwa pelaku menggunakan modus dengan membuka segel dan tutup manhole pada mobil bunker untuk mengambil BBM bersubsidi.

“Saat pemeriksaan, kami menemukan indikasi kuat bahwa BBM ini diselundupkan secara ilegal,” ujar AKBP Rinto.

Petugas pun langsung melakukan penindakan dan menangkap tiga tersangka berinisial ED, MK, dan H. Ketiganya dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara serta denda hingga Rp 60 miliar.

Selain itu, polisi juga mengamankan tiga unit mobil bunker yang digunakan untuk mengangkut BBM bersubsidi secara ilegal, serta berbagai peralatan yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan ini. AKBP Rinto menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini melalui penyidikan oleh Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kaltim guna mengungkap jaringan yang terlibat.

“Kami akan memastikan bahwa distribusi BBM bersubsidi tetap terjaga dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Korpolairud Baharkam Polri juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan distribusi BBM bersubsidi dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan. Hal ini penting guna mencegah kerugian negara serta memastikan subsidi benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak.

(ADV/humas Polda kaltim)

SWARAREPUBLIKA.com, Kutai Barat – Personel Polisi RW Ditpolairud Polda Kaltim menggelar sosialisasi dan pembinaan bagi para nelayan di wilayah perairan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, pada Sabtu (1/3/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman nelayan mengenai bahaya destructive fishing atau penangkapan ikan dengan cara yang merusak lingkungan. Dalam sosialisasi tersebut, petugas menjelaskan dampak buruk dari destructive fishing, seperti kerusakan ekosistem laut, hancurnya habitat terumbu karang, serta menurunnya populasi ikan.

Selain itu, tindakan ini juga mengganggu keseimbangan lingkungan perairan, yang dalam jangka panjang dapat merugikan mata pencaharian nelayan sendiri. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Polisi RW turut memberikan edukasi mengenai metode penangkapan ikan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Nelayan diajak untuk menggunakan alat tangkap yang tidak merusak ekosistem laut serta memahami pentingnya menjaga keseimbangan sumber daya ikan agar tetap lestari. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif di kalangan nelayan mengenai pentingnya menjaga kelestarian laut.

Dengan begitu, praktik penangkapan ikan yang lebih bertanggung jawab dapat diterapkan demi keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat pesisir di masa depan.

Humas Polda Kaltim

SWARAREPUBLIKA.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Ia menekankan bahwa bulan suci ini merupakan momen yang penuh berkah dan selalu dinanti oleh umat Muslim.

Dalam suasana Ramadan, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di berbagai penjuru negeri, menciptakan atmosfer yang damai dan penuh kedamaian. "Ramadan telah tiba, membawa keberkahan dan ampunan bagi kita semua. Ini adalah waktu terbaik untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta," ujar Jenderal Sigit pada Jumat (28/2/2025).

Kapolri menambahkan bahwa bulan Ramadan juga menjadi ajang bagi umat Islam untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk saling membantu dan menebarkan manfaat bagi sesama.

"Di bulan yang suci ini, kita semua diajak untuk memperkuat kebersamaan, saling menjaga, dan menguatkan satu sama lain. Ini adalah momentum bagi kita untuk membangun bangsa menuju Indonesia Maju dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," ungkapnya.

Jenderal Sigit juga berharap agar ibadah puasa yang dijalankan memberikan keberkahan dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat. "Atas nama Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1446 Hijriah. Semoga keberkahan dan ampunan selalu menyertai kita semua," tuturnya.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat yang dihadiri berbagai pihak terkait. Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa penetapan ini berdasarkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

"Dipastikan dalam sidang bahwa 1 Ramadan ditetapkan besok, Insya Allah tanggal 1 Maret 2025 bertepatan dengan 1 Ramadan 1446 Hijriah," ujarnya pada Jumat (28/2/2025). Dengan ditetapkannya awal Ramadan, umat Islam di Indonesia pun bersiap menyambut bulan penuh berkah ini dengan semangat ibadah dan kebersamaan.

(ADV/J)

Conferensi pers Ditresnarkoba Polda Kaltim

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dua pria yang terlibat dalam jaringan narkoba internasional harus menerima kenyataan pahit setelah upaya mereka membawa 21 kilogram sabu dari Kalimantan Utara ke Kalimantan Timur digagalkan polisi. Mereka gagal menerima upah yang telah dijanjikan sebesar Rp 100 juta masing-masing.

Tersangka berinisial S (31) dan Z (21), yang merupakan warga Pinrang, Sulawesi Selatan, berusaha menyelundupkan narkoba bernilai miliaran rupiah dengan menggunakan jalur darat. Mereka mengendarai mobil Daihatsu Sigra dari Malinau menuju Samarinda, Kalimantan Timur.

Sabu yang mereka bawa diduga berasal dari Malaysia dan diselundupkan ke Indonesia melalui jalur ilegal. Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim. Setelah melakukan pemantauan selama dua hari, petugas berhasil mengidentifikasi kendaraan dan ciri-ciri kedua tersangka.

Mereka akhirnya dibekuk di tempat parkir sebuah hotel di Kabupaten Berau. Kombes Pol Arif Bastari, Direktur Ditresnarkoba Polda Kaltim, menjelaskan bahwa setelah penangkapan, polisi melakukan penggeledahan terhadap kedua tersangka serta mobil yang mereka kendarai. Hasilnya, petugas menemukan dua tas ransel berisi sabu seberat 21 kilogram, yang dibalut dengan kain hijau.

"Barang tersebut rencananya akan diedarkan ke beberapa kota di Kaltim, dan sebagian akan dibawa ke Sulawesi," ujar Arif. Menurut pengakuan tersangka, mereka diperintahkan oleh seseorang berinisial C, yang kini masih dalam pengejaran. C telah menjanjikan upah sebesar Rp 100 juta untuk kedua tersangka jika berhasil mengantar narkoba tersebut.

Sebelum memulai perjalanan, keduanya diberi instruksi untuk mengambil mobil di kawasan Bandara Temindung, Samarinda, yang kemudian digunakan untuk perjalanan darat menuju Malinau. Sistem yang digunakan oleh pengendali dan kurir narkoba ini disebut sebagai sistem "terputus", di mana kedua kurir tidak saling mengenal penerima barang dan hanya mengikuti instruksi dari pengendali. "Pengendali akan memberikan arahan lebih lanjut kepada penerima tanpa pertemuan langsung antara kurir dan penerima barang," terang Arif.

Ini bukan pertama kalinya kedua tersangka terlibat dalam jaringan narkoba. Sebelumnya, mereka juga terlibat dalam pengiriman 50 kilogram sabu dengan imbalan Rp 50 juta.

"Setelah ini, kami akan terus mengembangkan kasus ini dan mengejar pelaku utama. Jika dalam waktu dekat tidak tertangkap, kami akan terbitkan DPO," pungkas Arif.

(ADV/J)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Inspektorat Pengawas Umum (Irwasum) Polri, Komjen Dedi Prasetyo, mengadakan pertemuan dengan 16 anggota Polri yang diterima melalui jalur disabilitas. Mereka berasal dari berbagai Polda di seluruh Indonesia dan diundang ke gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, untuk bersilaturahmi serta berdiskusi, Jumat (17/1/2025).

Komjen Dedi menegaskan bahwa rekrutmen ini mencerminkan kebijakan inklusif Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang dinilai sangat peduli terhadap kaum disabilitas. "Pak Kapolri membuat kebijakan membuka kesempatan yang sama bagi semua, termasuk bagi penyandang disabilitas, untuk meniti karir yang setara sebagai anggota Polri," jelasnya.

Sebanyak 14 anggota jalur disabilitas, termasuk dua polisi wanita (polwan), telah berhasil menyelesaikan pendidikan di SPN dan Sepolwan. Dedi mengapresiasi ketangguhan mereka yang bahkan melebihi standar normal. "Tidak semua orang dengan kondisi fisik normal mampu menyelesaikan pendidikan dasar seperti mereka. Ini bukti bahwa mereka bisa," tambahnya.

Dalam diskusi tersebut, hadir pula sejumlah pejabat Mabes Polri untuk membahas ruang jabatan yang sesuai bagi anggota Polri disabilitas. Nantinya, mereka akan diarahkan ke bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuan, seperti teknologi informasi, siber, lalu lintas, reserse, atau fungsi lainnya.

Polri juga berkomitmen memfasilitasi pendidikan lanjutan bagi anggota yang ingin mengembangkan diri. Dedi mengungkapkan bahwa Polri telah melakukan studi komprehensif ke negara-negara yang lebih maju dalam perekrutan disabilitas, seperti Inggris. "Inggris menjadi kiblat kita dalam manajemen sumber daya manusia. Mereka sangat progresif dan ramah terhadap disabilitas," ujarnya.

Selain itu, Polri juga mengembangkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk mencetak generasi muda yang unggul, termasuk dari kalangan disabilitas. Lulusan sekolah ini diproyeksikan dapat melanjutkan ke universitas terbaik di dalam maupun luar negeri.

Dedi menutup dengan pesan motivasi kepada para anggota. "Rekan-rekan harus tetap semangat, tidak menyerah, dan terus bangga menjadi bagian dari Polri yang inklusif," tuturnya.

Sumber : Rilis Itwasum Polri 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur akhir tahun, personel Sub Satgas Polairud Operasi Lilin Mahakam 2024 mengintensifkan patroli di kawasan wisata Pantai Kemala, Balikpapan, pada Minggu (29/12/2024).

Patroli ini dilakukan oleh Ditpolairud Polda Kaltim bersama sejumlah pihak terkait. Tujuannya adalah memastikan situasi di kawasan pantai tetap kondusif dan memberikan rasa aman bagi para pengunjung. Selain memantau keamanan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan saat berwisata.

Kasatgas Humas Operasi Lilin Mahakam 2024, AKBP I Nyoman Wijana, S.Ag., S.H., menegaskan bahwa sinergi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan operasi ini. "Operasi Lilin Mahakam 2024 bertujuan untuk memastikan liburan masyarakat berlangsung aman dan nyaman. Selain pengamanan, kami juga memberikan edukasi tentang keselamatan kepada pengunjung. Personel kami siaga di berbagai lokasi wisata, termasuk Pantai Kemala, untuk menjamin setiap orang merasa terlindungi," ujar AKBP I Nyoman Wijana.

Selain itu, ia memastikan bahwa pemantauan intensif terus dilakukan oleh personel Satgas Operasi Lilin Mahakam. Hal ini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi di wilayah pantai selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Keberadaan patroli ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat sehingga mereka dapat menikmati liburan bersama keluarga tanpa kekhawatiran. Operasi ini merupakan wujud nyata kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama momen libur panjang.

Humas Polda Kaltim

BNNK Balikpapan gelar konferensi pers akhir tahun 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan terus memperkuat langkah strategis dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) menuju 2025. Salah satu fokus utama BNNK adalah mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang P4GN, yang diharapkan menjadi payung hukum kuat dalam mengatasi permasalahan narkoba di Balikpapan.

Kepala BNNK Balikpapan, Kombes Bonifasio Rio Rahadianto, menegaskan pentingnya regulasi ini demi mewujudkan visi Balikpapan Bersinar (Bersih tanpa Narkoba). Ia menilai keberadaan Perda akan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menangani masalah narkoba secara lebih terstruktur. "Pencegahan dan pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama.

Dengan Perda, kita dapat melibatkan semua stakeholder dalam upaya yang lebih masif dan sistematis," ujar Boni dalam konferensi pers di kantor BNNK Balikpapan, Senin (23/12/2024). Boni menambahkan bahwa angka prevalensi dan peredaran gelap narkoba yang semakin meningkat membutuhkan koordinasi yang erat antar pihak terkait.

Perda ini, katanya, akan menjadi dasar penguatan program pencegahan serta pemberantasan narkoba secara inklusif. Sepanjang tahun 2024, BNNK Balikpapan telah berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan total tiga tersangka. Dari operasi tersebut, petugas menyita 4.134 gram ganja kering sebagai barang bukti.

Selain itu, BNNK juga mengasesmen 36 warga terindikasi pecandu narkoba, menambah total pasien rehabilitasi hingga kini menjadi 88 orang, terdiri dari 76 pasien rawat jalan dan 12 rawat inap. Berdasarkan data BNNK, mayoritas pasien berasal dari kelompok usia produktif, yakni 17-45 tahun.

Dari jumlah tersebut, 66 pasien terpapar sabu-sabu, sedangkan sisanya mengonsumsi obat-obatan seperti dobel L, inhalan, dan ekstasi. “Dengan data ini, kami semakin optimistis bahwa regulasi yang kuat akan memberikan dampak signifikan dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di Balikpapan,” pungkas Boni.

Langkah proaktif BNNK Balikpapan ini menjadi upaya nyata dalam menciptakan Balikpapan yang bersih dari narkoba dan aman bagi generasi mendatang.

SWARAREPUBLIKA.com, Bontang - Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Tingkat Kota Bontang dalam rangka Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Bontang tahun 2024 resmi dibuka hari ini Kamis (5/12/2024) di Ballroom Hotel Bintang Sintuk.

Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam memastikan proses demokrasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Acara dimulai dengan pergeseran logistik dari Gudang KPU Kota Bontang ke lokasi rapat pada pukul 07.30 WITA, disusul dengan apel pengamanan yang dipimpin Kabag Ops Polres Bontang, KOMPOL Awan Kurnianto, S.H., dan melibatkan 75 personel Polri serta 30 personel TNI.

Hadir dalam acara ini Sekda Kota Bontang, Ir. Hj. Aji Erlynawati, M.T., mewakili Wali Kota Bontang ; Kapolres Bontang, AKBP Alex F.L Tobing, S.I.K ; Ketua KPU Kota Bontang, Muzarroby Renfly, S.Sosio ; Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artrian, S.Sos., M.P.A ; Perwakilan saksi dari masing-masing pasangan calon Gubernur dan Wali kota.

Dalam sambutannya Sekda Kota Bontang menyampaikan "Pemerintah Kota Bontang apresiasi atas kerja keras KPU Kota Bontang dalam mempersiapkan proses rekapitulasi dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Rapat pleno ini sebagai langkah strategis dalam menentukan legitimasi kepemimpinan daerah yang terpilih secara demokratis" ucapnya.

Kapolres Bontang AKBP Alex F. L Tobing menyampaikan "Polres Bontang bersama jajaran, dengan dukungan TNI dan seluruh elemen masyarakat, siap memberikan pengamanan maksimal selama tahapan Pilkada 2024, termasuk rekapitulasi suara di tingkat kota ini.

Kami memastikan proses ini berjalan aman, kondusif, dan sesuai dengan prinsip demokrasi," tegas Kapolres. Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pengamanan, dengan melibatkan personel Polri dan TNI. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk menjaga situasi yang kondusif.

Humas Polres Bontang

Kepala BNNP Kalimantan Timur Brigjend Pol Rudi Hartono 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur bekerja sama dengan BNN Kota Balikpapan serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Balikpapan menggeledah dua rumah di Kampung Atas Air, Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, Kamis (5/12/2024).

Penggeledahan ini dilakukan untuk mencari barang bukti terkait peredaran narkoba jaringan internasional. Dua rumah yang digeledah milik tersangka HRS, yang kini berstatus buron, di Jalan Kampung Atas Air No. 28 RT 29, serta rumah KMN di No. 63 RT 30.

“Kami menggeledah jaringan narkoba multi-modus yang melibatkan wilayah Malaysia, Pontianak Kalbar, Nunukan Kaltara, hingga Pinrang Sulsel,” ujar Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Rudi Hartono.

Dugaan Masih Ada Barang Bukti Tersisa Brigjen Pol Rudi menyebutkan penggeledahan ini dilakukan karena adanya dugaan barang bukti dari operasi sebelumnya masih tersimpan di lokasi tersebut. Namun, hingga pencarian selesai, barang bukti belum ditemukan. "Kami juga mencari tersangka HRS yang kemungkinan besar sudah melarikan diri," tegasnya.

Selain di Balikpapan, penggeledahan serupa dilakukan serentak di beberapa wilayah seperti Nunukan, Pontianak, dan Pinrang. Menurutnya, kejahatan multi-modus ini membutuhkan koordinasi lintas provinsi untuk memutus jaringan. Lokasi di kawasan padat penduduk dengan struktur rumah di atas air menambah tantangan dalam pengawasan.

Jalur Tengah Jadi Percobaan Baru Pelaku Sebelumnya, pihak BNNP telah menangkap pelaku penyelundupan 2,1 kilogram sabu di Kabupaten Paser. Pelaku diduga menguji jalur peredaran baru melalui Kalimantan Tengah akibat pengetatan pengawasan di wilayah utara.

"Jalur utara mulai terhambat berkat kerja Polda dan BNNP Kaltara, sehingga mereka mencoba jalur Kuching Malaysia ke tengah Kalimantan,” jelasnya.

Dalam kasus ini, tiga tersangka berinisial SPD, AAR, dan satu rekannya telah ditangkap. Sementara tersangka utama HRS dan beberapa pelaku lain dari Kalbar, Surabaya, dan Medan masih dalam pengejaran.

Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional Program pemberantasan narkoba yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo terus digencarkan. “Pemerintah tidak boleh kalah dengan pelaku narkoba. Indonesia menjadi sasaran karena stabilitas pendapatan masyarakat,” pungkas Brigjen Pol Rudi Hartono.

Ia menegaskan komitmen BNN untuk memutus jaringan peredaran yang menjadikan negara ini sebagai target pasar utama.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Bontang, 04 Desember 2024 – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Sidang Pleno Pilkada 2024 Tingkat Kota Bontang, telah dilaksanakan kegiatan patroli cooling system dan cipta kondisi oleh BKO Polda Kaltim.

Kegiatan ini dipimpin oleh Padal IPDA Fingki Andri Wijaya, S.H., M.H., dengan penebalan kekuatan personel sebanyak 40 orang yang ditempatkan untuk pengamanan dan pemantauan situasi di wilayah hukum Bontang, dalam rangka Operasi Mantap Praja Mahakam 2024.

Personel yang terlibat dalam kegiatan ini melaksanakan beberapa tugas, antara lain:

1. Pengamanan dan Penjagaan KPU - Personel melakukan pengamanan di Kantor KPU Bontang untuk memastikan kelancaran proses administrasi dan keamanan kegiatan yang berlangsung.

2. Pengecekan dan Harkamtibmas di KPU - Kegiatan pengecekan dilakukan untuk memastikan bahwa semua peralatan dan sistem di KPU berjalan dengan baik, sekaligus melaksanakan kegiatan Harkamtibmas untuk menjaga ketertiban dan mencegah gangguan.

3. Pengawalan KPU - Personel melakukan pengawalan terhadap kegiatan-kegiatan yang ada di KPU untuk memastikan situasi aman dan terhindar dari potensi gangguan.

4. Patroli Bawaslu dan Tempat Keramaian - Kegiatan patroli juga dilakukan di lokasi-lokasi strategis, seperti Bawaslu dan tempat keramaian untuk mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan yang dapat mempengaruhi jalannya Pilkada.

5. Harkamtibmas Menjelang Sidang Pleno - Personel juga melakukan pengawasan dan kegiatan Harkamtibmas dalam rangka menghadapi Sidang Pleno Pilkada yang dijadwalkan pada Kamis, 5 Desember 2024.

"Kami melakukan pengamanan maksimal untuk memastikan kelancaran Sidang Pleno Pilkada dan mencegah terjadinya gangguan keamanan. Semua personel dalam keadaan sehat dan siap menjalankan tugas dengan profesionalisme," ujar IPDA Fingki Andri Wijaya.

Dengan adanya penebalan kekuatan dan kegiatan patroli yang intens, diharapkan situasi di Bontang dapat tetap aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Pilkada 2024, sehingga proses demokrasi dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Humas Polres Bontang

SWARAREPUBLIKA.com, Penajam Paser Utara – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04 dan TPS 15, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, berlangsung aman dan kondusif. Proses ini melibatkan antusiasme masyarakat yang tetap hadir untuk menyalurkan hak suaranya.

Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Supriyanto, S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa sejak awal hingga penghitungan suara selesai pada dini hari, tidak ada gangguan keamanan yang berarti. “Selama pelaksanaan pemungutan suara ulang hingga selesai penghitungan suara di TPS 04 dan TPS 15, semuanya berjalan lancar dan kondusif,” ujar Kapolres, Senin (2/12/2024).

Kapolres juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang tetap berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini, meskipun harus melakukannya untuk kedua kalinya. Ia menilai antusiasme masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap pemilihan pemimpin daerah.

Setelah meninjau langsung proses pemungutan suara ulang, Kapolres menginstruksikan petugas keamanan gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait untuk terus memastikan situasi kondusif hingga seluruh tahapan selesai. Secara keseluruhan, tahapan Pilkada serentak 2024, mulai dari pemungutan suara awal pada Rabu (27/11) hingga PSU, telah berjalan lancar.

Kapolres berharap keamanan ini dapat terjaga hingga pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim serta Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara periode 2025–2030. “Tentunya situasi ini tidak hanya tercipta berkat kinerja Polri, TNI, maupun instansi terkait lainnya, tetapi juga berkat dukungan masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga ketertiban,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerima hasil Pilkada dengan bijak, sebagai wujud penghormatan terhadap proses demokrasi lima tahunan. “Kami sangat menghargai peran serta masyarakat dalam menciptakan suasana damai. Semoga ini dapat terus terjaga hingga pelantikan kepala daerah terpilih,” tutupnya.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, PASER – Pergeseran logistik Pilkada Serentak Tahun 2024 dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Long Kali menuju Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berlangsung aman dan kondusif pada Minggu (01/12/2024).

Pengamanan ketat dipimpin langsung oleh Kapolsek Long Kali, Iptu Slamet Hafidin, S.H., M.H., dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Paser dan Polsek Long Kali. Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Long Kali menegaskan pentingnya menjaga netralitas serta memastikan proses distribusi logistik berjalan sesuai prosedur.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran setiap tahapan Pilkada. Ini adalah bagian dari upaya kami memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan baik,” ujar Iptu Slamet Hafidin.

Dalam pengawalan ini, logistik berupa 104 kotak suara dan 209 bilik suara diangkut menggunakan satu unit truk Isuzu berwarna putih dengan pengawalan ketat dari petugas. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dari Gedung Aula Logistik PPK Long Kali menuju KPU Kabupaten Paser.

Kapolres Paser menambahkan bahwa seluruh jajaran kepolisian akan terus memantau dan mengawal tahapan Pilkada di seluruh wilayah Kabupaten Paser demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Dengan pengamanan ketat ini, proses pergeseran logistik berjalan lancar dan sesuai harapan, tanpa kendala berarti. Kepolisian berharap seluruh tahapan Pilkada 2024 dapat terus berlangsung dengan aman hingga selesai.

Humas Polres Paser.