Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan di acara sambut positif 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Gaung ajang otomotif bergengsi Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 kini menjangkau Kalimantan Timur. Melalui gelaran bertajuk IIMS Garage, Dyandra Promosindo siap mengguncang Kota Balikpapan dengan pameran otomotif yang akan berlangsung di BSB Pentacity Mall, pada 15–19 Oktober 2025 mendatang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian IIMS Balikpapan Road to 2026 dan diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi para pecinta otomotif di wilayah timur Indonesia.

Selain menampilkan deretan kendaraan terbaru, tentu ajang ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri kreatif dan komunitas otomotif lokal. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menyambut positif penyelenggaraan IIMS Garage 2025.

Ia menilai, kehadiran event berskala nasional ini dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah khususnya dikota Balikpapan. 

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun dan berdampak langsung terhadap pelaku ekonomi kreatif lokal,” ujar Ratih saat diwawancarai Swararepublika.com.

Tak sekadar pameran kendaraan, IIMS Balikpapan 2025 akan menghadirkan beragam kegiatan yang menarik diantaranya seperti fun rally, talkshow, painting competition, hingga city touring yang terbuka untuk masyarakat umum. Ratih menegaskan bahwa Disporapar Kota Balikpapan siap memberikan dukungan penuh terhadap jalannya pelaksanaan acara tersebut.

“Bentuk dukungan kami berupa publikasi, promosi, serta partisipasi dalam talkshow yang dilaksanakan pada 16 Oktober nanti,” tambahnya.

Menurutnya, momentum ini menjadi langkah penting untuk memperkuat citra Balikpapan sebagai kota wisata modern yang dinamis sekaligus pusat aktivitas pencinta otomotif di Kalimantan.

(ADV/Dispora Balikpapan)

Disporapar gelar rapat kerja bersama KONI Balikpapan (9/10)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan berencana menggelar rapat kerja bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan pada 25 Oktober 2025 mendatang.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu itu bertujuan memperkuat sinergi dan mengevaluasi perkembangan keolahragaan di Kota Minyak. Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa rapat kerja ini menjadi langkah penting untuk memetakan program serta memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan KONI dalam pembinaan cabang olahraga (cabor). 

“Kami akan mengadakan rapat kerja pada 25 Oktober 2025 bersama KONI Balikpapan. Untuk lokasi pelaksanaan akan dikonfirmasi lebih lanjut,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).

Ratih juga menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu perkembangan dari KONI terkait rencana pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Luar Biasa. Agenda tersebut akan dibahas lebih detail dalam rapat kerja mendatang.

“Terkait urusan fasilitasi Musorkot, akan kita bahas bersama. Saat ini kami masih menunggu kabar resmi dari KONI,” tambahnya.

Dari hasil pertemuan pendahuluan yang telah digelar sebelumnya, tercatat 49 cabang olahraga (cabor) hadir dari total 66 cabor yang bernaung di bawah KONI Balikpapan. Disporapar berharap kehadiran seluruh cabor dapat maksimal dalam rapat kerja nanti agar komunikasi dan evaluasi dapat berjalan efektif. 

“Jumlah cabor yang terdaftar sebanyak 66, dan yang hadir pada pertemuan awal ada 49. Kami berharap rapat kerja mendatang dihadiri secara lengkap, agar bisa menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian masukan dan usulan dari setiap cabor,” jelas Ratih.

Lebih lanjut, Ratih menegaskan bahwa kegiatan olahraga yang dilaksanakan oleh DK Pemprov Kalimantan Timur tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sementara di tingkat kota, pihaknya terus menyiapkan agenda keolahragaan lokal secara paralel.

“Untuk kegiatan di tingkat provinsi tetap berjalan, sementara kami juga mempersiapkan berbagai agenda daerah,” pungkasnya.

(ADV/Dispora Balikpapan)

Disporapar gelar oelar Pelatihan public Speaking dihotel Blue Sky

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Melalui kegiatan pengembangan kapasitas pemuda, Disporapar menggelar pelatihan public speaking yang berlangsung selama dua hari, Kamis (9/10/2025) hingga Jumat (10/10/2025) di Hotel Blue Sky Balikpapan. Sekitar 50 peserta dari kalangan masyarakat umum dan perwakilan kelurahan mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, yang membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasi atas semangat peserta yang bahkan melampaui target kuota. “Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta. Kami mohon maaf karena belum semua bisa diakomodir. Ke depan, kami berharap melalui dukungan CSR, kegiatan seperti ini bisa kembali diagendakan,” ujar Ratih.

Ratih menegaskan, kegiatan ini menyasar pemuda berusia 16 hingga 30 tahun dengan tujuan menumbuhkan rasa percaya diri, melatih kemampuan komunikasi, serta meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja dan kehidupan sosial. “Public speaking sangat penting bagi Gen Z. Kemampuan berbicara di depan umum berpengaruh besar, baik di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari. Dengan kemampuan ini, orang akan lebih percaya pada apa yang mereka sampaikan,” jelasnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dikniti Nusantara yang berpengalaman dalam pelatihan komunikasi dan pengembangan diri. Menurut Ratih, kegiatan serupa sebelumnya telah digelar di bidang pariwisata, namun kali ini difokuskan khusus untuk pengembangan pemuda.

“Untuk bidang pemuda ini yang pertama. Mereka perlu diberi ruang agar terus terasah. Semakin sering dilibatkan, semakin berkembang potensi mereka,” pungkasnya.

(ADV/Dispora Balikpapan)

Kepala Dinas Disparpora Balikpapan Tjokorda Ratih Kusuma di pelatihan Barista 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Aroma kopi kini bukan sekadar penanda pagi di Kota Balikpapan. Di balik kepulan uapnya, tersimpan semangat baru dari para anak muda yang tengah menyiapkan diri menjadi pelaku usaha kreatif.

Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menghadirkan pelatihan barista bagi 50 peserta terpilih, sebagai langkah konkret dalam mencetak generasi muda yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Balikpapan, Wahyu Mulya Doni Saputra, menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis di bidang perkopian. “Melalui pelatihan ini, kami ingin para pemuda memahami seni meracik kopi, menguasai teknik penyajian yang baik, dan mampu melihat peluang bisnis di baliknya. Harapannya, mereka dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi kreatif lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Tjokorda Ratih Kusuma, menuturkan bahwa industri kopi di Balikpapan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini, terdapat lebih dari 1.004 pengelola kafe aktif yang beroperasi di berbagai kawasan kota, menjadi bukti nyata tumbuhnya sektor ekonomi kreatif.

“Kami ingin generasi muda mampu menangkap potensi besar ini. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka bisa berwirausaha dan meningkatkan kualitas layanan industri kopi di kota ini,” katanya.

Pelatihan tersebut menyasar pemuda berusia 16 hingga 30 tahun, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Berdasarkan data, Balikpapan memiliki sekitar 190 ribu jiwa penduduk muda dari total 758 ribu penduduk.

Angka ini menunjukkan besarnya peran generasi muda sebagai penggerak pembangunan di masa mendatang. Lebih dari sekadar pelatihan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari visi besar Kota Balikpapan menuju kota global yang nyaman bagi semua, berlandaskan nilai madinatul iman.

Melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah berkomitmen menumbuhkan ekonomi inklusif yang mampu memberdayakan masyarakat. Menariknya, para peserta datang dari beragam latar belakang, baik laki-laki maupun perempuan, namun memiliki tekad yang sama untuk menjadi wirausahawan muda yang produktif.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat langsung mereka terapkan, baik dengan membuka usaha baru maupun memperkuat bisnis yang sudah ada,” tutup Tjokorda Ratih.

Kini, secangkir kopi di Balikpapan tak hanya menjadi pelengkap pagi, tetapi juga simbol optimisme dan kemandirian generasi muda tentang keberanian untuk bermimpi, berinovasi, dan membangun kotanya melalui kerja nyata.

(ADV/Disporapar)

Kepala Dinas Disporapar Kota Balikpapan Tjokorda Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh pelajar asal Kota Balikpapan. Adalah Annisa Qurrota A’yun, siswi SMA Negeri 5 Balikpapan yang sukses menorehkan prestasi sebagai Runner Up I Puteri Muslimah Kalimantan Timur 2025, sekaligus terpilih mewakili provinsi di ajang Puteri Muslimah Nusantara 2025 yang akan berlangsung di Samarinda, 12–15 November 2025 mendatang.

Keberhasilan Annisa menjadi wakil Kaltim mendapat sambutan hangat dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan. Pihak dinas menilai, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mencerminkan semangat generasi muda Balikpapan yang mampu berkiprah dan bersaing di tingkat nasional.

Kepala Disporapar Balikpapan, Tjokorda Ratih Kusuma, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh kepada Annisa. Ia berharap, prestasi ini menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus berkarya dan menunjukkan potensi terbaiknya. “Annisa adalah contoh nyata generasi muda Balikpapan yang berprestasi dan berkarakter. Kami berharap ia tidak hanya membawa gelar, tetapi juga mencerminkan nilai moral, kecerdasan, dan keislaman yang menjadi identitas Puteri Muslimah,” ujar Ratih, Selasa (7/10/2025).

Ratih menambahkan, keikutsertaan Annisa di ajang nasional tersebut membuktikan bahwa anak muda Balikpapan memiliki daya saing tinggi di berbagai bidang, mulai dari akademik, seni, hingga budaya. Pemerintah kota, lanjutnya, akan terus menciptakan ruang dan kesempatan bagi pemuda-pemudi berpotensi untuk berkembang. “Kompetisi seperti ini bukan semata ajang kecantikan, tetapi wadah pembentukan karakter dan penguatan jati diri generasi muslimah modern,” tuturnya.

Sementara itu, Annisa mengaku bersyukur sekaligus bangga bisa membawa nama Balikpapan dan Kalimantan Timur di kancah nasional. Ia berkomitmen menampilkan performa terbaik dengan menonjolkan nilai-nilai keislaman serta budaya daerah dalam setiap tahapan kompetisi.

“Doa dan dukungan masyarakat Balikpapan menjadi semangat bagi saya untuk memberikan yang terbaik. Semoga saya dapat membawa hasil membanggakan dan mengharumkan nama kota tercinta,” ungkapnya.

Dengan semangat dan dukungan dari berbagai pihak, langkah Annisa Qurrota A’yun di ajang Puteri Muslimah Nusantara 2025 menjadi bukti bahwa Balikpapan terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral, budaya, dan kecintaan terhadap daerahnya.

(ADV/Disporapar)

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Balikpapan Natalia 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) berkomitmen memperkuat arah pembangunan sektor pariwisata dengan menghadirkan konsep destinasi tematik berbasis budaya.

Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan daya tarik wisata yang berkarakter sekaligus mempertegas identitas kota sebagai miniatur keberagaman Indonesia.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Balikpapan, Natalia, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Kajian Akademik tentang Pembangunan Destinasi Wisata yang digelar oleh Komisi II DPRD Kota Balikpapan di Hotel Grand Senyiur, Selasa (7/10/2025).

Menurut Natalia, penyusunan kajian akademik tersebut harus dilandasi dengan data pariwisata yang valid serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku industri wisata, pengelola hotel, agen perjalanan, hingga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Semua masukan tersebut menjadi bahan penting untuk memperkuat arah kebijakan pengembangan destinasi di Balikpapan. “FGD ini menjadi momentum penting karena akan menentukan arah pengembangan pariwisata kita ke depan. Kami ingin seluruh masukan dari para pelaku wisata benar-benar masuk dalam kajian, agar hasilnya komprehensif dan sesuai potensi daerah,” ujar Natalia.

Ia menuturkan, saat ini Balikpapan telah memiliki delapan jenis wisata yang terus dikembangkan, antara lain wisata religi, alam, bahari, kuliner, belanja, ekowisata, buatan, dan wellness. Namun, Natalia menilai sudah saatnya kota ini menghadirkan destinasi berbasis budaya yang dapat menjadi ciri khas dan kebanggaan masyarakat.

“Balikpapan merupakan kota yang sangat heterogen, dihuni masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Keragaman ini bisa menjadi kekuatan utama. Karena itu, kami mendorong hadirnya destinasi tematik budaya seperti Rumah Budaya atau Miniatur Nusantara dalam skala kota,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsep destinasi tematik ini tidak semata menghadirkan lokasi wisata baru, melainkan memperkuat potensi yang sudah ada dengan pendekatan budaya dan nilai lokal. Melalui kajian akademik yang matang, Disporapar ingin memastikan arah pembangunan wisata benar-benar berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomi tinggi.“Kami berharap kajian ini bisa membuktikan bahwa wisata budaya dan tematik memiliki prospek besar bagi Balikpapan. Dengan pendekatan yang tepat, kita bisa memiliki branding baru sebagai kota mini Nusantara,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh DPRD serta kolaborasi lintas sektor, pengembangan destinasi wisata tematik berbasis budaya diharapkan mampu menjadi langkah strategis memperkuat identitas Balikpapan sebagai kota modern yang tetap berpijak pada kekayaan budaya nusantara.

(ADV/Disporapar)

Rasman Rading kolaborasi Pemerintah dan sektor Swasta sangat penting untuk mendorong kemajuan Olahraga 

SWARAREPUBLiKA.com, Samarinda - Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Rasman Rading, menyoroti minimnya keterlibatan sektor swasta dalam mendukung dunia olahraga di wilayah tersebut.

Ia berharap perusahaan-perusahaan dapat lebih berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). “Peran sektor swasta dalam mendukung olahraga di Kaltim masih sangat kurang. Pertanyaannya, apakah mereka hanya pura-pura tidak tahu atau memang tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk itu?,” kata Rasman.

Rasman menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat penting untuk mendorong kemajuan olahraga. Ia mengapresiasi beberapa perusahaan yang telah memulai langkah positif, seperti menyelenggarakan turnamen bulutangkis terbuka.

Namun, ia menilai bahwa dukungan tersebut masih jauh dari kebutuhan. “Kami melihat beberapa perusahaan sudah terlibat, tetapi ini masih langkah kecil. Kami butuh komitmen yang lebih besar,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan program CSR untuk mendukung pengembangan atlet lokal dan meningkatkan prestasi olahraga di Kalimantan Timur.

Menurutnya, jika kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat lebih ditingkatkan, potensi olahraga di Kaltim dapat berkembang pesat. “CSR seharusnya lebih diarahkan pada hal-hal yang berdampak langsung, seperti pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi.

Ini tidak hanya akan menguntungkan masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang besar bagi atlet lokal untuk bersaing di level yang lebih tinggi,” pungkasnya. Rasman berharap momentum ini menjadi dorongan bagi sektor swasta untuk lebih aktif dalam mendukung kemajuan olahraga di Kalimantan Timur.

(ADV/Dispora Kaltim)

Sri Wartini menegaskan olahraga jetski sangat cocok dn berpotensi untuk dikembangkan 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Menurut Sri Wartini, olahraga jetski memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun masih menghadapi kendala utama berupa kurangnya sarana dan prasarana yang memadai. “Sungai Mahakam sangat cocok untuk jetski, tetapi fasilitas pendukungnya belum disiapkan.Ini juga olahraga yang membutuhkan biaya besar, jadi tidak bisa dilakukan secara individual,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun minat terhadap jetski mulai meningkat, perlu adanya perencanaan matang untuk menyediakan fasilitas seperti tempat pelatihan, area kompetisi, hingga penyewaan jetski. “Jika sarana yang tepat tersedia, saya yakin olahraga ini dapat berkembang pesat di Kalimantan Timur,” tambah Sri Wartini.

Saat ini, jetski sudah memiliki basis penggemar di daerah tersebut, namun pengembangan fasilitas dianggap kunci utama untuk membawa olahraga ini ke tingkat yang lebih tinggi.

Selain itu, jetski juga berpotensi menarik wisatawan dari luar daerah, menjadikannya bagian dari wisata olahraga yang dapat menggerakkan ekonomi lokal.

Sri Wartini berharap, dengan dukungan infrastruktur yang memadai, olahraga jetski di Kalimantan Timur dapat menjadi ikon baru dalam pariwisata olahraga, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

(ADV/Dispora Kaltim)

Dispora Kaltim menjadikan literasi elemen utama dalam pemberdayaan generasi muda

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Provinsi Kalimantan Timur kini memprioritaskan peningkatan literasi pemuda melalui pendekatan kreatif berbasis digital. Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) berkomitmen menjadikan literasi sebagai elemen utama dalam pemberdayaan generasi muda.

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, menyatakan bahwa pihaknya tengah menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas, organisasi pemuda, hingga kreator konten digital untuk mencapai tujuan tersebut. “Literasi bukan hanya urusan satu pihak. Kami memandang ini sebagai tanggung jawab bersama, sehingga semua elemen, mulai dari individu hingga komunitas, perlu terlibat,” jelasnya.

Dispora Kaltim kini sedang mengembangkan platform media digital yang akan menyajikan konten edukatif. Langkah ini diharapkan dapat menarik minat pemuda terhadap bacaan, terutama melalui format yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Selain itu, Dispora juga akan meluncurkan program penghargaan untuk pemuda berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Program ini dirancang untuk memberikan apresiasi sekaligus memotivasi generasi muda agar terus meningkatkan kemampuan literasi mereka. “Kami percaya penghargaan semacam ini dapat menjadi pemacu semangat. Pemuda yang berprestasi dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya, sehingga literasi bisa dianggap sebagai fondasi penting bagi pengembangan diri,” tambah Rusmulyadi.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, Dispora Kaltim menargetkan perubahan pola pikir pemuda tentang pentingnya literasi. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan indeks literasi di Kalimantan Timur, yang hingga kini masih menjadi tantangan besar.

“Kami optimistis, langkah-langkah ini dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya cakap membaca, tetapi juga mampu memanfaatkan literasi untuk meraih peluang lebih baik,” pungkasnya.

(ADV/Dispora Kaltim)

Sri Wartini menjelaskan stadion utama Palaran sedang menjalani renovasi besar

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Stadion Utama Palaran, salah satu fasilitas olahraga unggulan di Kalimantan Timur, saat ini sedang menjalani renovasi besar. Perbaikan ini difokuskan pada pembenahan lapangan utama sepak bola serta pemeliharaan tribun penonton.

Menurut Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Sri Wartini, prioritas utama adalah menangani kondisi tanah lapangan yang sempat mengalami penurunan akibat sifat tanah yang kurang stabil. “Tanahnya memang labil, sehingga sudah ditraktor dan dilakukan penimbunan untuk menstabilkan dasarnya,” kata Sri Wartini.

Setelah proses penimbunan rampung, tahap berikutnya adalah pemasangan rumput alami yang direncanakan selesai pada pertengahan Desember 2024. Proyek ini diharapkan selesai sebelum akhir tahun, sehingga stadion dapat digunakan kembali untuk berbagai acara olahraga.

Sementara itu, tribun penonton dinilai masih dalam kondisi baik dan hanya membutuhkan perawatan ringan. “Tribunnya tidak perlu renovasi besar, hanya perlu dibersihkan, terutama kursi-kursinya,” tambah Sri Wartini. Renovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas Stadion Utama Palaran, menjadikannya lebih siap menyelenggarakan pertandingan olahraga, khususnya sepak bola.

Selain itu, perbaikan ini juga bertujuan mendukung perkembangan olahraga di Kalimantan Timur serta memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi penonton dan penggemar olahraga.

Dengan fasilitas yang lebih memadai, stadion ini diharapkan dapat terus menjadi pusat kegiatan olahraga yang membanggakan bagi masyarakat setempat.

(ADV/Dispora Kaltim)

  1. Dispora Kaltim Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan dan Wirausaha Mandiri
  2. Dispora Sebut Peran Strategis Olahraga dalam Membentuk Generasi Muda Kaltim yang Tangguh
  3. Dispora Kaltim Percepat Pembangunan Infrastruktur Olahraga untuk Meningkatkan Prestasi Atlet
  4. Renovasi Stadion Utama Palaran Diharapkan Bisa Dukung Peningkatan Ekonomi Lokal
  5. Kalimantan Timur Siap Dorong Popularitas Pickleball di Tingkat Nasional
  6. Persiapkan Festival Gabungan Olahraga Tradisional dan Seni Budaya di Kaltim
  7. Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Kaltim Perkuat Ekosistem Olahraga
  8. Dispora Kaltim Siapkan Kompetisi Tarkam untuk Menemukan Bakat Sepak Bola di Pedesaan
  9. Dispora Kaltim Siapkan Pembentukan Tim KSP untuk Kelola Hotel Atlet Secara Optimal
  10. Dispora Kaltim Berupaya Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Olahraga Rekreasi
  11. Dispora Kaltim Galakkan Pemberdayaan Pemuda untuk Perangi Narkoba
  12. Dukung Generasi Muda Berprestasi, Zairin Zain Ajak Masyarakat Giatkan Olahraga Sejak Usia Dini
  13. Kaltim Siap Cetak Sejarah Baru di Pra Popnas 2024: Optimisme Tinggi Sambut Pertarungan di Kendari
  14. Dispora Kaltim Dorong Pemuda Menguasai Lebih dari Satu Bahasa untuk Hadapi Tantangan Global
  15. Generasi Muda Kaltim Didorong Aktif Ciptakan Inovasi untuk Masa Depan
  16. Atlet Kaltim Catat Prestasi Gemilang, Dispora Fokus Perkuat Pembinaan
  17. Dispora Kaltim Dorong Pengembangan Atlet Disabilitas Melalui Kolaborasi
  18. Dispora Kaltim Siapkan Berbagai Kegiatan Olahraga Menarik di Akhir Tahun 2024
  19. Dispora Kaltim Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Olahraga
  20. Kaltim Prioritaskan Regenerasi Atlet untuk Prestasi Gemilang