Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara Sunggono

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Dengan ditetapkan dan disetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2023 senilai Rp 11,8 Triliun oleh pemerintah daerah dan DPRD setempat maka pelaksanaan proyek pembangunan di kabupaten Kutai Kartanegara dapat dimulai.

Dalam merealisasikan sejumlah proyek yang ada pemerintah kabupaten Kukar Kartanegara telah memasuki tahap lelang barang dan jasa dibulan Oktober Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan waktu yang terkait dengan perubahan anggaran.

Disampikan oleh sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Kukar telah melaksanakan proses lelang barang dan jasa beberapa pekan yang lalu.

Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) telah diterbitkan, dan Pemkab akan terus mendukung serta memantau proses belanja OPD.

"Kami berharap tidak akan ada kendala yang bersifat non-teknis yang signifikan, dan kami akan terus mendorong memantau pelaksanaan proyek ini setelah DPA diterbitkan dan kontraknya disusun jelasnya saat dikonfirmasi," Senin (2/10/2023)

Seluruh OPD mendapat surat edaran (SE) yang dikeluarkan oleh pemerintah Kutai Kertanegara untuk melaporkan secara rinci perkembangan proyek yang sedang berjalan.

Selain itu, Sunggono telah melakukan pertemuan dengan beberapa OPD yang memiliki program bantuan masyarakat untuk mengatasi potensi kendala administrasi yang mungkin muncul. Ia menekankan bahwa semangat untuk merealisasikan APBD-P berlaku untuk semua jenis proyek, baik yang bersifat fisik maupun non fisik.

Dimana untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek yang bersifat non fisik. Dengan tujuan untuk menghindari adanya potensi masalah administrasi dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“Harapan kami dalam pelaksanaan proyek ini tidak terjadi masalah dan berjalan dengan baik. Melalui perubahan anggaran ini, kami fokus pada semua proyek, baik yang bersifat fisik maupun non fisik, sesuai dengan evaluasi yang kami lakukan di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," pungkasnya.(ADV/Diskominfo Kukar)

Dandy Irwan Fahriza Kabag kesejahteraan rakyat setkab Kukar 

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA.com - Program Beasiswa Kukar Idaman merupakan luncuran program tahap kedua dari pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan ketersediaan anggaran sebesar Rp 5 miliar.

Senin, (2/10/2023), program tahap kedua beasiswa ini diberikan kepada 983 penerima yang bertujuan untuk mendukung pendidikan yang ada di kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dendy Irwan Fahriza yang menjabat sebagai Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar Mengungkapkan di tahap pertama adalah menawarkan beasiswa kerjasama.

Sementara ditahap kedua pemberian beasiswa stimulan dan dukungan 1000 guru sarjana. Dendy menambahkan, Program ini akan mencakup berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur dan melibatkan guru, calon guru, serta mahasiswa S1. Kami juga akan mencakup 20 kecamatan, dan berfokus pada SMA dan SMK di wilayah hulu, tengah, dan pesisir," ungkap Dendy pada Kamis (5/10/2023).

Dendy juga menegaskan bahwa untuk memastikan calon penerima mendapatkan informasi yang jelas, mereka telah merencanakan sesi sosialisasi yang luas. "Kami akan melakukan sosialisasi mulai dari tanggal 9 hingga 19 Oktober. Selain sosialisasi, Dendy menegaskan bahwa tim program ini akan memberikan dukungan penuh kepada semua pendaftar yang memenuhi syarat.

Adapun Persyaratan pendaftaran meliputi memiliki IPK minimal 2,5, usia tidak lebih dari 50 tahun, dan semester tidak lebih dari 8 untuk Beasiswa 1000 guru sarjana. Sementara itu, bagi mahasiswa S1, IPK minimal yang diperlukan adalah 3,0. Program beasiswa stimulan dibagi menjadi tiga kategori: berprestasi, prestasi non-akademik, dan yatim piatu pra sejahtera.

kami menyediakan template dan format agar memudahkan para pendaftar.Jika ada masalah, mereka dapat mengunjungi ruang pelayanan kami, dan kami akan memberikan bantuan,"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada kesalahan dalam mengisi formulir pendaftaran,"jelasnya.

Program Beasiswa Kukar Idaman ini merupakan salah satu inisiatif dari Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Edi Damansyah dan Rendi Solihin, untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul, dan berbudaya.

" program tahap kedua dapat dicairkan pada Desember Minggu kedua melalui rekening penerima begitu juga dengan program tahap pertama dapat diambil melalui rekening pada Akhir Oktober," pungkasnya.