Kuda Lumping Wahyuning, Hibur Masyarakat Berau

BERAU-Dalam rangka memperingati bulan 1 Muharram, dan HUT Kabupaten Berau yang ke-66, Paguyuban jaranan atau kuda lumping Wahyuning Budoyo beraksi di pentas seni halaman parkir bus PMJ, Minggu (29/9/2019).

Ketua Paguyuban kesenian kuda lumping Wahyuning Budoyo, Jamuadi mengatakan,

Patria Budaya Lestarikan Budaya Kesenian di Kampung Trans

BERAU-Kebudayaan kesenian tari atau yang biasa disebut Kuda Lumping salah satu kesenian berasal dari Jawa Timur ini dilestarikan di kampung Trans, Berau.  Atau di Kampung Melati Jaya Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Rabu (28/8/2019).

Ketua Patria Budaya, Misni mengatakan, sejarah Patria Budaya sendiri sudah berjalan sekitar satu tahun lebih di Kampung Melati Jaya, dengan mengumpulkan satu-persatu warga yang berasal dari Jawa.  Bahkan bukan orang jawa saja namun ada juga orang yang berasal dari lombok, timor dan lainnya, yang mencintai kesinian juga ikut bergabung.

LPTQ Balikpapan Gelar Persiapan MTQ Ke-41 Tingkat Provinsi di Kab. Paser

BALIKPAPAN-Menjelang MTQ ke-41 tinhkat Provinsi Kaltim di Kab. Paser, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Balikpapan mengadakan rapat bersama peserta dan pendamping di Aula Kantor Kementerian Agama Balikpapan, Selasa (24/7/2019).

Sebanyak 36 Peserta dari beberbagai cabang, telah disiapkan untuk perhelatan MTQ Ke-41 Provinsi Kaltim di Kab. Paser. Sebagai perwakilan dari Kota Balikpapan.

Hari Tari Dunia, Anak Difabel Tuna Netra dan Tuna Rungu, Menari dalam Sunyi dan Gelap

 INDONESIA Hari Tari Dunia, Anak Difabel Tuna Netra dan Tuna Rungu, Menari dalam Sunyi dan Gelap 29/04/2019 UPDATE 29/04/2019 Yudha Satriawan Seorang anak difabel tuna daksa membaca puisi didampingi tarian lima anak tuna netra saat tampil di Hari Tari Dunia di kompleks ISI Solo, Senin (29/4). (Foto: VOA/Yudha) Seorang anak difabel tuna daksa membaca puisi didampingi tarian lima anak tuna netra saat tampil di Hari Tari Dunia di kompleks ISI Solo, Senin (29/4). (Foto: VOA/Yudha) Teruskan Lihat komentar Sekelompok Siswa berkebutuhan khusus menjadi peserta acara Solo Menari yang diselenggarakan untuk merayakan Hari Tari Dunia yang jatuh pada tanggal 29 April ini. Anak-anak tuna netra, tuna rungu, dan down syndrome berkolaborasi dalam satu pementasan yang menarik. SOLO, JAWA TENGAH — Vanesa, siswa Sekolah berkebutuhan khusus SLB berdandan dan digandeng seorang guru pendamping. Penyandang tuna netra ini, bersama lima rekannya yang mengalami kondisi serupa, beserta 15 anak tuna rungu menyajikan kolaborasi tarian Hari Tari Dunia di kompleks Institut Seni Indonesia ISI Solo, Senin (29/4).