Kirab Bendera Pusaka Dan Teks Proklamasi Akan Disambut Meriah Di Balikpapan

Asisten III Administrasi Umum kota Balikpapan Andi Sri Juliarty

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan tengah mempersiapkan penyambutan yang sangat istimewa untuk kirab replika bendera pusaka dan teks proklamasi, yang direncanakan akan tiba di kota tersebut pada hari Sabtu, 10 Agustus 2024.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, yang puncaknya akan berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Asisten III Administrasi Umum Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, yang sering dipanggil Dio, mengungkapkan bahwa kirab ini akan dimulai dari Monas, Jakarta, dan melanjutkan perjalanan ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Dari sana, replika bendera pusaka dan teks proklamasi akan diterbangkan menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Setibanya di Balikpapan, kirab akan melanjutkan perjalanan ke IKN.

Dalam persiapannya, Dio menjelaskan bahwa telah dilakukan beberapa rapat koordinasi dengan Sekretariat Negara di Jakarta untuk memastikan semua persiapan berjalan lancar. “Kami ingin memastikan bahwa setiap detail sudah siap untuk menyambut kedatangan replika bendera pusaka dan teks proklamasi dengan penuh kehormatan,” ujar Dio dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Replika bendera pusaka dan teks proklamasi dijadwalkan tiba di Balikpapan sekitar pukul 13.30 WITA. Untuk menyambut kedatangan ini, tim dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah disiapkan. Di bandara, prosesi penyambutan akan dimeriahkan dengan pertunjukan tarian tradisional dan iringan rabana yang dipersembahkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disporapar) Balikpapan.

Setelah acara di bandara, kirab akan melanjutkan perjalanan menuju IKN Nusantara. Sepanjang jalan dari bandara menuju tol Manggar, akan ada sekitar 12 ribu pelajar yang telah dipersiapkan untuk menyambut kirab ini.

“Kami juga mengundang masyarakat untuk ikut serta dalam acara ini dan menyaksikan kirab sebagai bagian dari semangat kemerdekaan,” tutup Dio, menekankan betapa pentingnya partisipasi masyarakat dalam perayaan ini.