Rutan Balikpapan Gelar Razia Gabungan, Pastikan Lingkungan Bersih dari Narkotika

Rumah tahanan negara (Rutan) kelas IIA Balikpapan gelar razia gabungan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Pada Kamis, 19 September 2024, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan mengadakan razia gabungan yang melibatkan TNI, POLRI, dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan. Razia ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberantas peredaran narkotika di dalam rutan, sejalan dengan Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

Kegiatan dimulai dengan apel gabungan yang dipimpin oleh Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim. Dalam sambutannya, Agus menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat penegak hukum yang telah mendukung program ini. "Kami sangat berterima kasih atas dukungan TNI, POLRI, dan BNNK. Sinergi ini sangat penting untuk memastikan bahwa Rutan Balikpapan tetap bebas dari narkotika," ucap Agus Salim.

Setelah apel, tim gabungan langsung melakukan penggeledahan di blok hunian warga binaan. Setiap kamar diperiksa dengan cermat untuk memastikan tidak ada barang terlarang seperti narkoba atau alat komunikasi yang disembunyikan. Selain itu, seluruh penghuni rutan, baik tahanan, narapidana, maupun anak binaan, diwajibkan menjalani tes urine untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika.

Tes ini juga diterapkan kepada petugas Rutan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas. Proses penggeledahan berlangsung dengan tertib, diiringi sikap yang humanis terhadap para warga binaan. Seluruh kegiatan berjalan lancar, dan hasil tes urine menunjukkan bahwa tidak ada penghuni maupun petugas yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Razia ini diakhiri dengan pemusnahan barang-barang terlarang yang ditemukan selama penggeledahan. Agus Salim menegaskan, "Kami telah memusnahkan barang-barang yang tidak seharusnya berada di dalam rutan.

Langkah ini penting untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan rutan." Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya pencegahan peredaran narkotika di dalam rutan. "Kami akan terus memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan Rutan Balikpapan tetap aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika," tutup Agus Salim.