Jauhar Efendi Ajak Pemilih Pemula, Sukseskan PIKADA Serentak 2020

BERAU-Untuk menyukseskan PILKADA Serentak Tahun 2020 di se-Kalimantan Timur. Kesatuan Bangsa dan Politik atau (Kesbangpol) Kaltim, menggelar sosialisasi peningkatan partisipasi bagi pemilih muda, kaum perempuan dan penyandang disabilitas, digelar di Hotel Exlusive JL. AKB Sanipah, Rabu (6/11/2019).

Acara berlangsung lancar, turut dihadiri Gubenur Kalimantan Timur yang diwakili Plt. Assisten I Pemrov. Kaltim, Moh. Jauhar Efendi, Bupati Berau, Mahasiswa

Se-Kabupaten Berau, Pelajar se-Kabupaten Berau, Pemuda, Aparatur Keamanan, Intansi terkait dan lainnya.

Terkait, sosialisasi ini, Plt. Assisten I Provinsi Kalimantan Timur, Moh. Jauhar Efendi mengatakan, tujuan utama menyampaikan hal yang terkait dengan pilkada ditahun 2020 se-Kalimantan Timur.

Selanjutnya bagaimana meningkatkan partisipasi pemilih terutama para pemula. Memasuki diusia 17 tahun dan termasuk para penyandang disabilitas.

"Menjadi harapan kami untuk menyuseskan pilkada di tahun 2020 di 9 Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur berjalan lancar," ungkap Jauhar. 

“sehingg, kami mendorong untuk bersama-sama menggunakan hak pilihnya nanti," katanya.

Dia menambahkan selain itu, semua aspek persiapanya akan disiapkan termasuk data pemilih,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya akan menyelesaikan yang menjadi persoalan batas wilayah, yang terkadang batas wilayah ini menjadi perebutan juga, seperti masuk Kabupaten A atau B. Insya Allah dalam waktu dekat termasuk di Tahun 2020, akan selesaikan semuanya. 

Terpisah, Terkait jumlah pemilih, Jauhar menyampaikan, keselurahannya Kesbangpol yang lebih tahu. Karena terkait masalah teknis. 

"Kami harapkan yaitu, partisipasi pemilih bias mengalami peningkatan, dikarenakan waktu lalu, tingkat partisipasinya masih terendah. Kurang lebih diangka 50%, sehingga ini menjadi acuan pemilih untuk menggunakan hak suaranya," harapnya. 

Kami berharap kepada jajaran Kabupaten/Kota mengembangkan model seperti ini.

"Bisa dilaksanakan disekolah-sekalah yang utama di SMA, Perguruan tinggi yang usianya sudah cukup. Sehingga, ada hak pilihnya, minimal 17 tahun keatas,” tegasnya.

Nantinya, kami juga akan berkerja sama dengan Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, dan semua pihak yang berkaitan tentang pilkada serentak. 

Penulis: Fadli