Reses H Haris Di Kampung Pesisir Kelurahan Damai RT 35 Di Banjiri Permintaan Warga

 

DPRD kota Balikpapan memasuki kegiatan Reses dalam masa persidangan III Tahun 2020. Jumat,(6/11/2020)- Memasuki agenda kegiatan Reses ini H Haris kembali menjadwalkan kegiatannya dikelurahan damai tepatnya di kediaman ketua RT 35.

Kegiatan reses di buka secara langsung oleh H Haris selaku anggota DPRD Dapil Balikpapan yang dihadiri sekitar 40 warga RT 35 dan di dampingi H Dupa sekaligus Ketua RT dikampung pesisir.

Ada pun keinginan warga yang di sampaikan lewat ketua RT Dupa bahwa masyarakat disini masih banyak yang membutuhkan lapangan pekerjaan, sambungan PDAM, mesin Alkon penyedot air, jaring penahan sampah, serta pemagaran dan yang paling krusial adalah lahan tempat tinggal warga yang sebagian besar belum memiliki surat.

Menyikapi hal ini ketua RT 35 Dupa menyampaikan selama 40 tahun lebih tinggal dikampung pesisir ini baru 3 warga saja yang memiliki kepemilikan Sertipikat tanah dan bangunan. namun sebagian besar warga sempat mengurus legalitas keabsahan tanah tersebut tidak dapat dilanjutkan dengan alasan bahwa tanah tersebut sengketa,kata ketua RT 35.

Dinas terkait tidak dapat melanjutkan akan kepengurusan lahan yang dihuni warga RT 35 tersebut, sementara warga membeli tanah tersebut hanya dengan bukti kwitansi saja, entah sengketa dengan siapa kami warga disini. Kami juga tidak tahu siapa yang mengaku ngaku bahwa lahan ini miliknya.

"sampai sekarang tidak bisa di buktikan, batang hidungnya pun tidak pernah muncul, warga membeli tanah disini jelas siapa dengan siapa membelinya" meskipun hanya dengan bukti kwitansi akan tetapi dapat dipertanggung jawabkan karena warga membeli nya dengan warga asli yang sekian puluh tahun tinggal di kampung ini, jelas Dupa.

Banyak keluhan keluhan warga disini, jika turun hujan sampah sampah dari sungai meluap ke lingkungan rumah warga, jelas warga bermohon kepada H Haris selaku anggota DPRD dan ketua Komisi II Balikpapan untuk dapat membantu warga dalam permasalahan lahan tersebut dan bagaimana supaya difasilitasi Jaring penahan sampah, permintaan warga.

Dari hasil aspirasi yang disampaikan warga H Haris menyampaikan warga menginginkan jaring pengamanan sampah karena hujan turun sampahnya masuk ke kawasan RT 35, kemudian terkait permintaan warga mesin Alkon dengan melihat kondisi seperti ini mestinya BPBD harusnya membantu sehingga bisa melakukan penanganan yang pertama. lanjut pagar warga meminta untuk dibantu karena sudah ada warga yang meninggal jangan sampai terulang kembali inikan dinas PU rananya untuk mengerjakan, jelas Haris.

Terakhir Masalah legalitas lahan sebagian masyarakat ada yang memiliki segel, ada yang sudah jadi IMTN, ada juga yang tidak memiliki surat ini yang menjadi masalah kami sebagai anggota DPRD akan berusaha untuk melakukan pertemuan dengan Dinas terkait, ungkap Haris.

Semua aspirasi ini akan kami perjuangkan dalam forum nantinya hal apa saja yang akan diprioritaskan, untuk ikut jbersama rekan rekan di DPRD semoga saja apa yang diharapkan warga Khususnya di RT 35 ini bisa tercapai, pungkasnya.