DPRD BALIKPAPAN GELAR RAPAT FRAKSI TERKAIT JAWABAN WALIKOTA TERHADAP 2 RAPERDA

Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menggelar sidang Paripurna terkait Jawaban Wali Kota Balikpapan Atas Pandangan Umum Fraksi -fraksi DPRD Kota Balikpapan terhadap Nota Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Tentang, Raperda Perusahaan Umum Daerah (Prumda) Air Minum, serta Penyertaan Modal Pada Perumda Air Minum Kota Balikpapan.

Rapat Paripurna yang digelar secara Virtual di ruang rapat gabungan DPRD Balikpapan ini, dihadiri Walikota Balikpapan H.Rizal Effendi, dan di Pimpin langsung wakil ketua II DPRD H.Sabaruddin, P.SS, didampingi wakil ketua III DPRD, Subari, dan dihadiri Aggota DPRD kota Balikpapan serta Unsur Forkopimda dan Pejabat Pemerintah Kota(Pemkot) lainya.Rabu (09/09/2020).

Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan jawabanya secara langsung melalui Video Conference, atas pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap Dua Raperda Tersebut. Bahwa berbagai saran,pertimbangan dan juga pemikiran DPRD kota Balikpapan, sebagaimana tercantum dalam pandangan umum fraksi-fraksi, merupakan masukan yang berharga dan kontruktif terhadap Dua Raperda tersebut.

Hal ini bertujuan untuk mewujudkan kinerja Prumda Air Minum Tirta Manuntung Kota Balikpapan, untuk lebih Proaktif , Profesional, dan Transparan, baik itu peningkatan pelayanan serta penyediaan air bersih yang berkualitas, walikota sudah menyampaikan jawabanya, serta penyertaan modal kepada Perumda Air Minum telah disampaikan dan kemudian dilakukan penandatanganan Berita Acara.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin menyampaikan terkait jawaban walikota terhadap pandangan umum Fraksi, Bahwa pihaknya telah mendengarkan jawaban walikota, yang nantinya akan dijadwalkan kembali, untuk pandangan akhir fraksi-fraksi DPRD Balikpapan atas jawaban walikota terhadap Raperda Perumda Tirta Manuntung dan penyertaan modal.

"Nantinya akan menjadwalkan kepada fraksi-fraksi untuk memberikan pandangan umum akhir fraksi terhadap jawaban walikota, kepada Pemerintahan kota Balikpapan"katanya.

Ada beberapa agenda akan dijadwalkan , terutama penyertaan modal kepada Perumda Tirta Manuntung yang mana telah disepakati sebesar Rp 1 triliun, dengan penambahan sebesar Rp 248,764,224,268,21 sebagai modal dasar, sampai akhir tahun 2020 dan berlanjut sampai 2035.

"Terutama penyertaan modal yang telah kita sepakati bersama, antara Pemerintah kota Balikpapan dan DPRD kota Balikpapan yakni sebesar Rp 1 triliun, dengan penambahan modal sebesar Rp 248,764,224,268,21, ini merupakan penambahan sampai kita komitmen diakhir Tahun 2020 ini dan berlajut sampai Tahun 2035"jelas Sabaruddin.

Ada 6 Fraksi yang telah menyampaikan pandanganya terhadap Nota Penjelasan Walikota Balikpapan terhadap Dua Raperda, yakni Perumda Tirta Manuntung dan Penyertaan Modal. Diharapkan dari ke enam pandangan fraksi atas penyertaan modal, mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat kota Balikpapan, sehingga dapat berbanding lurus antara penyertaan modal dengan pelayanan yang diberikan Perumda Air Minum Kota Balikpapan.

"Ada enam Praksi menyampaikan dan menitip pesan kepada Perumda Air Minum dan Pemkot Balikpapan dengan hal yang sama , untuk penyertaan modal ini supaya dapat di Invropisasikan , di Inovasikan dan secara Sumber daya Manusia(SDM) ditingkatkan, agar pelayanan Prumda Air Minum dapat mengakomodir semua masyarakat kota Balikpapan"ujar Politisi Partai Gerindra.

Masih Sabaruddin "Kita dengar bersama-sama begitu tidak maksimalnya pelayanan yang diberikan PDAM ini"imbuhnya.Di harapan dengan adanya penambahan dari penyertaan modal ini, yang diberikan Pemkot Balikpapan terhadap Perumda Air Minum, dapat meningkatkan pelayanan, terutama untuk penyambungan PDAM, yang belum tersambung untuk masyarakat kota Balikpapan.

"Setelah kita melakukan Reses serta Sidak dilapangan , ternyata masih banyak yang belum optimal dan maksimal terutama dengan sumber daya manusian dan banyak juga masyarakat kota Balikpapan belum tersambungkan air bersih PDAM"papar Sabarudiin

"Kami berharap dengan adanya suntikan penambahan modal dari penyertaan modal, dapat mengoptimalisasikan pelayan kepada masyarakat Balikpapan"pungkasnya.