
Di tengah pandemi covid-19 Anggota DPRD kota Balikpapan tetap melaksanakan tugas dan fungsinya dengan melaksanakan Serap Aspirasi (reses), Seperti yang dilakukan Muhammad Najib salah satu anggota DPRD Balikpapan dari fraksi PDI Perjuangan.
Walaupun reses kali ini berbeda dari reses sebelumnya, dimana kegiatan reses berlangsung singkat tanpa mengumpulkan warga, pelaksanaan reses yang dilakukan dirinya kali ini mendatangi langsung rumah warga diwilayah Balikpapan Utara ,daerah pemilihan (Dapil) dirinya .
Najib menyampaikan, bahwa resesnya kali ini langsung mendatangi warga dan mendengarkan langsung keluhan yang ada , dan diberikan pom pengisian dimana untuk memudahkan dirinya dalam penyerapan aspirasi atau keluhan warga ditengah Covid 19 yang melanda kota Balikpapan.
Najib bertujuan pemberian kertas aspirasi kepada warga , yang nantinya di isi oleh warga terkait usulan atau keluhan yang ingin diajuka Oleh warga , agar kegiatan reses tidak mengumpulkan warga sesuai anjuran pemerintah (social distancing) selain itu bisa juga disampaikan melaui aplikasi whatsapp.
Pelaksanaan Kegiatan reses ditengah wabah virus corona harus tetap mengacu kepada protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah, untuk itu kegiatan reses dilaksanakan dengan mendatangi warga secara langsung kerumah warga (Door To Door) melalui tim penjaringan dikawasan Balikpapan Utara, selain itu reses juga di lakukan dengan menggunakan aplikasi whatsapp.
Dalam kegiatan reses ini warga banyak menanyakan terkait Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) ditahun ajaran baru nantinya, Yang mana kondisi pandemi saat ini tentu warga banyak yang bingung seperti apa mekanisme pendaftaran PPDB nantinya, Pastinya saat ini masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) nya seperti apa" kata Najib.
Masih Najib"Ya kita lihat saja dulu, juknisnya seperti apa dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Terlebih lagi nilai yang didapat oleh siswa/siswi lulusan tahun ini, melalui penilaian dari sekolah masing-masing, karena selama pandemi ini tidak ada proses belajar mengajar dan Ujian Akhir Nasional (UAN)".
Selain itu warga juga mengajukan semenisasi dan drainase, yang paling banyak di keluhkan warga tentang Bantuan Sosial(Bansos) yang di gelontorkan pemerintah kota Balikpapan untuk warga masyarakat kota Balikpapan yang terdampak Covid 19.
" Masih banyak warga yang belum tersentuh sama sekali, sangat menyayangkan banyak warga yang belum tersentuh bantuan yang digelontorkan pemkot Balikpapan, padahal jika melihat kondisi saat ini masyarakat Balikpapan semua ikut terdampak akibat pelemahan ekonomi disebabkan penyebaran covid-19 yang melanda kota Balikpapan" pungkas Najib.
Penulis:Agus.