Fraksi Golkar Beri Dukungan Penuh pada APBD 2026, Tekankan Program Berbasis Masyarakat

Juru bicara fraksi Golkar Fauzi Adi Firmansyah

SWARAREPUBLiKA.com, BALIKPAPAN — Penyampaian pendapat akhir Fraksi Partai Golkar dalam Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kota Balikpapan menjadi salah satu sorotan penting dalam proses penetapan APBD 2026.

Paripurna yang berlangsung di Hotel Grand Senyiur dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Yono Suherman, memberikan ruang bagi setiap fraksi untuk menyampaikan sikap final mereka sebelum Raperda APBD disahkan, Jumat (28/11/2025)

Juru Bicara Fraksi Golkar, Fauzi Adi Firmansyah, mengawali pandangan akhir dengan mengapresiasi Pemerintah Kota atas jawaban lengkap terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi. Ia turut menyampaikan penghormatan dalam momentum Hari Guru Nasional 2025, menegaskan bahwa kualitas dan dedikasi para pendidik menjadi penggerak utama lahirnya generasi unggul di Balikpapan.

Fraksi Golkar juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang terus menjaga stabilitas kota. Kondisi sosial yang aman, menurut mereka, memungkinkan roda perekonomian berjalan tertib dan berbagai program pembangunan dapat dieksekusi tanpa hambatan berarti.

Dari hasil penelaahan terhadap isi Raperda APBD 2026, Golkar menilai bahwa arah kebijakan anggaran tahun mendatang sudah sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Mereka mendukung penuh langkah Pemerintah Kota dalam memperkuat sumber pendapatan daerah, mendorong pola pembiayaan inovatif, serta menata belanja daerah agar lebih efisien dan tepat sasaran.

Dalam pandangannya, Adi menegaskan bahwa anggaran harus difokuskan pada sektor-sektor yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga, seperti pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga percepatan pembangunan berbasis komunitas.

Ia menilai bahwa pendekatan tersebut akan memperkuat kualitas SDM, meningkatkan daya saing kota, dan mendorong pemerataan ekonomi. “Fraksi Golkar menyetujui Raperda APBD 2026 untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah,” ujarnya.

Golkar menutup pandangan akhir dengan menekankan pentingnya hubungan sinergis antara DPRD dan Pemerintah Kota. Kolaborasi yang konsisten diyakini menjadi kunci keberhasilan Balikpapan dalam mewujudkan kota global yang nyaman, modern, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Madinatul Iman.

(ADV/DPRD Balikpapan)