SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Fraksi Gerindra DPRD Kota Balikpapan menyampaikan 11 rekomendasi penting terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Balikpapan tahun 2024.
Rekomendasi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna masa sidang ke-II di lantai 8 Gedung Parkir Klandasan, Senin (21/4/2025). Juru bicara Fraksi Gerindra, Danang Eko, menyampaikan apresiasi atas capaian Pemkot dalam menekan angka kemiskinan. "Penurunan angka kemiskinan di Balikpapan patut diapresiasi karena jauh di bawah rata-rata Kaltim sebesar 6,31 persen dan nasional 9,57 persen. Ini harus menjadi fokus dalam perumusan kebijakan ekonomi ke depan," ujarnya.
Gerindra juga mendorong pengembangan sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) karena potensinya dalam mendongkrak ekonomi kreatif. Terlebih Balikpapan berbatasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga peluang ini harus dimaksimalkan melalui insentif dan kemudahan berusaha.
Di bidang pariwisata, Fraksi Gerindra mendorong Pemkot segera menciptakan destinasi wisata baru. "Jika perlu, Pemkot menggandeng konsultan wisata nasional agar Balikpapan menjadi alternatif wisata dari IKN," tambah Danang.
Sektor industri juga mendapat perhatian. Peningkatan PDRB dari Rp151,31 juta pada 2022 menjadi Rp214,11 juta pada 2024 dinilai sebagai hasil dari kontribusi sektor industri dan jasa. Fraksi Gerindra meminta adanya insentif usaha dan kemudahan perizinan untuk mendorong pertumbuhan ini.
Rekomendasi lainnya mencakup pemekaran wilayah di Kecamatan Balikpapan Utara, pembenahan kawasan Pasar Pandansari, serta optimalisasi pendapatan daerah dari sektor parkir. “Parkir, khususnya di kawasan pasar, memiliki potensi besar sebagai sumber PAD jika dikelola secara optimal,” katanya.
Fraksi Gerindra juga menyambut baik rencana penataan kawasan kuliner di Jalan MT Haryono, dan mendorong Dinas Pendidikan membantu iuran sekolah bagi siswa tidak mampu di sekolah swasta. Selain itu, apresiasi diberikan kepada Dinas Kesehatan atas efisiensi anggaran sebesar 73,7 persen dari total Rp647 miliar.
Fraksi Gerindra juga mendorong pembangunan graha lansia oleh Dinas Sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tidak memiliki keluarga.
(ADV/DPRD Balikpapan/JM)