SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Anggota DPRD Dapil Balikpapan Utara, Jafar Sidik, mengonfirmasi adanya pertemuan dengan sejumlah ketua RT di Kelurahan Muara Rapak untuk membahas operasi pasar gas LPG 3 kg.
Program ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (1/3) pukul 09.00 WITA di wilayah RT 18 sebagai langkah mengatasi kelangkaan gas bersubsidi. Menurut Jafar Sidik, operasi pasar ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan distribusi gas LPG 3 kg berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Gas LPG subsidi ini memang diperuntukkan bagi masyarakat miskin, meskipun ada empat kategori yang berhak menerimanya, yakni rumah tangga, UMKM, petani, dan nelayan,” ujarnya.
Ia berharap program ini dapat mengurangi kelangkaan, menstabilkan harga, dan memastikan gas tersalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan. Pada tahap pertama, sebanyak 360 tabung gas akan disalurkan pada Sabtu, 1 Maret 2024, dan tahap kedua direncanakan pada 13 Maret 2024 dengan jumlah yang sama.

Tabung LPG ini akan didistribusikan ke beberapa RT yang membutuhkan. Jafar Sidik menjelaskan bahwa Muara Rapak memiliki sekitar 65 RT yang sebagian besar telah terhubung dengan jaringan gas (jargas), sehingga kebutuhan LPG subsidi tidak terlalu mendesak.
Namun, bagi RT yang belum memiliki jargas, ketersediaan gas 3 kg sangat penting. Dalam koordinasi dengan pihak agen PT Telaga Warih dan Kelurahan Muara Rapak, telah disepakati mekanisme distribusi yang adil. “RT yang sudah memiliki jargas mendapat kuota 3 tabung per RT, sementara yang belum memiliki jargas mendapat 9 tabung per RT,” jelasnya.
Teknis distribusi dilakukan dengan sistem kupon untuk memastikan penerima yang berhak. “Masyarakat yang ingin membeli gas harus memiliki kupon yang sudah didata oleh RT masing-masing. Dengan cara ini, kita bisa memastikan gas LPG subsidi benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan,” tutup Jafar Sidik.
(ADV/J)