SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Komisi IV DPRD Balikpapan Serukan Upaya Kolektif Cegah Peredaran Narkoba Peredaran narkoba di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Balikpapan, menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Menanggapi hal ini, anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Sufyan Jufri, menegaskan pentingnya peran bersama dalam mencegah dampak buruk narkotika yang dapat merusak masa depan anak-anak dan remaja di kota tersebut.
Menurut Sufyan, keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter anak agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Ia mengimbau para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak serta memberikan edukasi tentang bahaya narkotika.
“Keluarga adalah benteng pertama dalam menjaga anak-anak kita. Orang tua harus lebih peduli terhadap lingkungan pergaulan mereka agar tidak terpengaruh oleh narkoba,” ujarnya.
Selain keluarga, lingkungan sekolah juga memegang peran krusial dalam membangun kesadaran akan bahaya narkoba. Sufyan menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membekali siswa dengan pemahaman mengenai ancaman narkotika.
Menurutnya, para guru harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi indikasi awal apabila ada siswa yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. “Pendidikan tentang bahaya narkoba harus menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah.
Guru, orang tua, dan masyarakat harus bersinergi dalam upaya pencegahan ini. Pemerintah juga harus aktif dalam mendukung program yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya narkoba,” jelasnya.
Selain itu, Sufyan juga mengajak masyarakat untuk lebih berani dalam melaporkan peredaran narkoba kepada aparat penegak hukum. Ia menilai bahwa sinergi antara warga dan pihak berwenang sangat diperlukan agar upaya pemberantasan narkotika dapat berjalan efektif.
“Jangan ragu untuk melapor jika ada aktivitas mencurigakan terkait narkoba di sekitar kita. Ini adalah tanggung jawab bersama demi menjaga lingkungan yang sehat dan aman,” tegasnya.
Ia berharap kesadaran kolektif ini dapat memperkuat langkah pencegahan dan mengurangi peredaran narkoba di Kota Balikpapan serta Kalimantan Timur. Dengan kerja sama yang solid antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah, generasi muda diharapkan dapat tumbuh dengan sehat dan terhindar dari bahaya narkoba.
(ADV/J)