SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menekankan pentingnya pembangunan halte di setiap sekolah sebagai upaya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar. Ia menilai langkah ini dapat mengurangi risiko kecelakaan, terutama bagi siswa yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Gasali mengungkapkan bahwa pihak sekolah sebenarnya sudah berulang kali mengimbau para siswa agar tidak membawa kendaraan sendiri. Namun, imbauan tersebut belum efektif karena keterbatasan akses transportasi umum yang memadai di sekitar sekolah.
Akibatnya, banyak pelajar tetap memilih menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi, meskipun mereka belum memiliki izin berkendara yang sah. "Dengan adanya halte di setiap sekolah, transportasi umum bisa lebih mudah menjangkau para pelajar. Hal ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengurangi ketergantungan siswa pada kendaraan pribadi," ujar Gasali, Selasa (4/2/2025).
Sebagai tindak lanjut, DPRD Balikpapan akan mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk segera merealisasikan pembangunan halte tersebut. Gasali juga berharap pemerintah dapat meningkatkan layanan transportasi umum ke sekolah-sekolah yang selama ini belum terjangkau, sehingga siswa tidak perlu berjalan jauh untuk mengakses angkutan umum atau merasa terpaksa membawa kendaraan sendiri.
Selain meningkatkan keselamatan, pembangunan halte juga berpotensi mengurangi kemacetan di sekitar sekolah. Selama ini, kepadatan lalu lintas pada jam masuk dan pulang sekolah sering terjadi akibat banyaknya kendaraan pribadi yang digunakan oleh siswa maupun orang tua yang mengantar-jemput.
Dengan tersedianya halte di lokasi strategis, arus transportasi di sekitar sekolah dapat lebih tertata dengan baik. Gasali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi siswa. Sebagai langkah awal, DPRD Balikpapan bersama instansi terkait akan melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang paling membutuhkan halte.
"Dengan perencanaan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, kami optimistis program ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat besar bagi keselamatan dan kenyamanan para pelajar," pungkasnya.
(ADV/J)