SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengkaji implementasi program "Balikpapan Bebas Kabel Udara" yang bertujuan untuk menata ulang sistem jaringan kabel di kota Beriman. Program ini dirancang untuk mengurangi kesemrawutan kabel udara yang selama ini mengganggu estetika dan keselamatan, sekaligus meningkatkan kenyamanan kota.
Sebagai langkah awal, DPRD telah menjalin komunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini. "Kami telah melakukan koordinasi dengan Kemkomdigi, dan mereka siap mendukung penuh upaya ini di masa depan," kata Yusri saat ditemui pada Selasa (4/2/2025).
Yusri juga menjelaskan bahwa program ini terinspirasi dari penerapan serupa yang telah sukses dilakukan di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta. Di ibu kota, kabel-kabel udara telah dipindahkan ke bawah tanah dan dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) secara terpusat. "Contoh Jakarta sudah sukses dengan sistem kabel bawah tanah yang dikelola oleh Perumda.
Kabel-kabel yang sebelumnya terjuntai di udara kini tertata dengan baik di bawah tanah," tambahnya. Program "Balikpapan Bebas Kabel Udara" bertujuan untuk meniru keberhasilan Jakarta dalam mengelola kabel dengan rapi dan aman. Saat ini, banyak kabel udara yang terpasang oleh berbagai operator telekomunikasi tanpa pengelolaan terpusat, yang sering kali mengakibatkan ketidakteraturan serta potensi bahaya bagi masyarakat.
Selain meningkatkan tampilan kota, pemindahan kabel ke bawah tanah juga diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan infrastruktur, seperti kabel putus akibat cuaca ekstrem atau kecelakaan. "Tujuan kami adalah membuat Balikpapan menjadi kota yang lebih nyaman, aman, dan indah. Menertibkan kabel yang tidak tertata dengan baik adalah salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut," jelas Yusri.
Jika program ini terlaksana dengan baik, Balikpapan diproyeksikan menjadi salah satu kota di Indonesia dengan infrastruktur modern yang tertata, meningkatkan daya tarik dan kualitas hidup warganya.
(ADV/J)