SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Memasuki masa sidang I tahun 2024/2025, Nelly Turuallo, SE, yang kembali terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, menunjukkan komitmennya untuk menjadi penghubung yang efektif antara aspirasi masyarakat dan kebijakan legislatif.
Dengan tujuan untuk lebih responsif dan akomodatif terhadap kebutuhan masyarakat, Nelly menggelar acara serap aspirasi di lingkungan RT 33 Karang Anyer, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah.
Acara reses ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Dinas Pendidikan, Sekcam, Ketua LKM Balikpapan Tengah, serta perwakilan dari beberapa RT dan warganya. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan, usulan, serta harapan mereka, mulai dari masalah pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga aspek sosial dan ekonomi.
Nelly dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi langsung antara wakil rakyat dan konstituen. Ia berharap dengan adanya interaksi ini, masyarakat dapat lebih terbuka dalam menyampaikan permasalahan mereka, sementara pihak pemerintah juga lebih memahami kondisi yang dihadapi masyarakat. "Tujuan saya adalah menciptakan komunikasi yang lebih transparan, sehingga kebijakan yang diambil dapat benar-benar mengakomodasi kebutuhan masyarakat," ujar Nelly.
Di kesempatan tersebut, Nelly juga menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Balikpapan Tengah yang telah mendukungnya dalam pemilihan legislatif, sehingga ia bisa terpilih kembali untuk masa jabatan 2024-2029. "Terima kasih kepada warga RT 32, 33, 38, dan 39 yang telah mendukung saya. Saya sangat bersyukur bisa kembali menjadi wakil rakyat," tambahnya dengan penuh rasa syukur.
Salah satu capaian yang disampaikan Nelly adalah pembangunan SMPN 27 yang hampir selesai dibangun di Kecamatan Balikpapan Barat. Sekolah ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi anak-anak di Balikpapan Tengah, terutama dalam memulai tahun ajaran baru dengan fasilitas yang lebih baik. "Saya berharap SMPN 27 ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Balikpapan," ujar Nelly.
Namun, dalam acara tersebut, beberapa keluhan warga juga disampaikan, salah satunya mengenai pelayanan BPJS Kesehatan kelas III. Ketua RT 33, Nur, menyampaikan bahwa banyak warga kesulitan membayar tunggakan BPJS dan berakhir tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan. "Saya mengusulkan agar tunggakan BPJS bisa dibayar setengahnya, agar warga bisa mendapatkan manfaat dari BPJS gratis," ujar Nur.
Selain itu, Ketua RT 39 juga mengungkapkan keluhan terkait sistem zonasi dalam penerimaan murid baru di sekolah negeri. Meskipun wilayah mereka dekat dengan sekolah, ternyata mereka tidak termasuk dalam zona tersebut, sementara zona yang diberikan justru berada jauh dari rumah. "Setiap tahun kami menghadapi masalah ini, sementara sekolah terdekat sudah penuh," kata Ketua RT 39.
Menanggapi keluhan tersebut, Nelly menyatakan bahwa dirinya akan membawa masalah ini ke DPRD untuk segera ditindaklanjuti. "Terkait BPJS, saya akan sampaikan ke pihak terkait untuk mencari solusi mengenai tunggakan dan persyaratan untuk beralih ke kelas III," jelas Nelly.
Ia juga berkomitmen untuk memperjuangkan sistem zonasi yang lebih adil agar anak-anak di RT 39 bisa mendapatkan pendidikan di sekolah yang lebih dekat dengan rumah mereka. Melalui kegiatan reses ini, Nelly Turuallo kembali menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ia berharap dapat terus mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang lebih baik, serta menjadi wakil rakyat yang dekat dengan masyarakat. Nelly bertekad untuk terus meningkatkan kualitas hidup warga Balikpapan Tengah dalam masa jabatan yang baru ini.
(ADV/J)