SWARAREPUBLIKA.com Balikpapan - Menjelang Pilkada Serentak 2024, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, menunjukkan optimisme tinggi bahwa partisipasi pemilih dapat mencapai 80 persen.
Menurut Yono, keberhasilan target ini sangat bergantung pada sosialisasi yang dilakukan oleh berbagai pihak, terutama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan. "Penting agar masyarakat memahami hak pilih mereka," ungkapnya dalam wawancara pada Rabu, 6 November 2024.
Yono menekankan pentingnya peningkatan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memberikan suara dalam Pilkada 2024. “Melalui sosialisasi yang intens, kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk berpartisipasi.
Dengan begitu, target partisipasi 80 persen bisa tercapai,” jelasnya. Selain itu, Yono memberikan apresiasi atas persiapan KPU Kota Balikpapan, yang telah mencapai 95 persen, termasuk dalam distribusi logistik dan kesiapan kertas suara. Ia menilai bahwa persiapan matang ini akan meminimalisir potensi hambatan pada hari pemungutan suara.
Meskipun ada tantangan dalam memobilisasi pemilih, kesiapan dari KPU diharapkan dapat memastikan kelancaran jalannya Pilkada. Lebih lanjut, Yono mengungkapkan bahwa tingginya partisipasi pemilih akan memberikan legitimasi kuat pada hasil Pilkada, yang penting untuk kelangsungan demokrasi yang sehat. "Tingkat partisipasi tinggi akan mencerminkan demokrasi yang sah dan kuat.
DPRD Balikpapan akan terus mendorong masyarakat agar tidak ragu menggunakan hak pilihnya,” ujarnya. Ia juga berharap agar pelaksanaan Pilkada di Kota Balikpapan berjalan lancar, tertib, dan aman, sehingga bisa menjadi contoh positif bagi daerah lain. Yono mengungkapkan harapannya bahwa Pilkada 2024 di Balikpapan akan menghasilkan pemimpin berkualitas yang mampu membawa kemajuan bagi kota dan memperkuat demokrasi lokal.
Dengan persiapan matang dari KPU dan dukungan penuh dari masyarakat serta DPRD Balikpapan, pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 diharapkan berjalan sukses. Partisipasi yang tinggi tidak hanya menjadi indikator keberhasilan teknis, tetapi juga mencerminkan tingkat kepedulian warga terhadap masa depan daerah mereka.
(ADV/J)